(e-RH) 25 September -- 1 Samuel 22:1-5 - MENJADI BERKAT KALA MENDENGAR

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 25 September 2020
Bacaan : 1 Samuel 22:1-5
Setahun: Mikha 1-7
Nats: Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. (1 Samuel 22:2)

Renungan:

MENJADI BERKAT KALA MENDENGAR

Seorang figur publik dalam sebuah acara yang mendunia karena kemampuannya untuk mendengarkan curahan hati orang, menjadi sangat terkenal, sukses dan mempunyai pengaruh yang luar biasa. Para tokoh dunia berkata tentang dia: "Ia mempunyai simpati yang demikian menakjubkan. Ia melakukannya dengan mendengarkan."

Tahukah Anda mengapa Tuhan memberikan kepada kita dua telinga, dua mata, dua tangan, dan satu mulut? Jelas Tuhan pasti punya maksud mulia dengan apa yang telah diberikan-Nya. Ia ingin supaya kita lebih banyak melihat, lebih banyak mendengarkan, dan lebih banyak melakukan daripada berbicara! Dengan mendengarkan, kita dapat menjalin hubungan serta belajar dari pengalaman orang lain untuk menyempurnakan diri kita.

Philip D. Stanhope berkata demikian: "Lebih banyak orang suka didengarkan ceritanya daripada dipenuhi permintaannya." Ya, begitu banyak orang saat ini membutuhkan kehadiran kita. Hal inilah yang dialami Daud ketika ia ada di gua Adulam. Tuhan mengirimkan kepadanya orang-orang bermasalah yang butuh didengarkan. Daud pun menerima dan mendengarkan persoalan mereka. Lihatlah bagaimana orang-orang itu kemudian dipulihkan dan hidup Daud makin disempurnakan. Tahukah Anda bahwa sikap simpati dan empati yang kita berikan kepada orang lain saat kita memberikan waktu kita untuk mendengarkan ungkapan hati atau pengalaman orang lain akan membawa mereka kepada pemulihan hati dan memberikan begitu banyak pengalaman yang akan menyempurnakan hidup kita? --SYS/www.renunganharian.net

DENGAN BELAJAR MENDENGARKAN, KITA SEDANG MEMULIHKAN HIDUP ORANG LAIN DAN MENYEMPURNAKAN HIDUP KITA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2020/09/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2020/09/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+22:1-5

1 Samuel 22:1-5

 1  Lalu Daud pergi dari sana dan melarikan diri ke gua Adulam. Ketika saudara-saudaranya dan seluruh keluarganya mendengar hal itu, pergilah mereka ke sana mendapatkan dia.
 2  Berhimpunlah juga kepadanya setiap orang yang dalam kesukaran, setiap orang yang dikejar-kejar tukang piutang, setiap orang yang sakit hati, maka ia menjadi pemimpin mereka. Bersama-sama dengan dia ada kira-kira empat ratus orang.
 3  Dari sana Daud pergi ke Mizpa di Moab dan berkata kepada raja negeri Moab: "Izinkanlah ayahku dan ibuku tinggal padamu, sampai aku tahu, apa yang dilakukan Allah kepadaku."
 4  Lalu diantarkannyalah mereka kepada raja negeri Moab, dan mereka tinggal bersama dia selama Daud ada di kubu gunung.
 5  Tetapi Gad, nabi itu, berkata kepada Daud: "Janganlah tinggal di kubu gunung itu, pergilah dan pulanglah ke tanah Yehuda." Lalu pergilah Daud dan masuk ke hutan Keret.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Mikha+1-7
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mikha+1-7

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2020 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

[Read more]

(e-SH) 25 September -- Mazmur 110 - Menanti dengan Setia

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 25 September 2020
Ayat SH: Mazmur 110

Judul: Menanti dengan Setia

Mazmur ini unik karena dianggap sebagai mazmur yang menggambarkan tentang Mesias yang dilihat dari figur Raja Daud. Dalam ayat 4 disebutkan bahwa Tuhan bersumpah. Apa artinya? Ia berjanji berdasarkan sifat diri-Nya. Tuhan mengikatkan diri-Nya sebagai Pribadi yang tidak pernah berdusta sekaligus selalu menepati janji-Nya. Jadi, ketika Tuhan bersumpah bahwa Ia memberikan janji-Nya kepada orang percaya, maka umat harus menunggu penggenapan janji tersebut.

Ayat 5 dan 6 memperlihatkan Tuhan memusnahkan manusia yang berbuat jahat, baik itu raja, kepala negeri, maupun bangsa-bangsa. Mereka yang dimusnahkan adalah musuh-musuh Allah dan musuh pemazmur atau bangsa Israel, yang merupakan bangsa pilihan Allah. Pemusnahan tersebut merupakan pertolongan yang diberikan Allah kepada pemazmur dan bangsa Israel. Pertolongan itu adalah pemenuhan janji Tuhan kepada pemazmur dan bangsa pilihan-Nya.

Di seluruh dunia ada tempat-tempat ibadah yang mengalami gangguan dari kelompok-kelompok yang kurang menyukai kehadiran gereja Tuhan di tengah-tengah mereka. Kelompok-kelompok tersebut kurang bisa menerima ketika melihat anak-anak Tuhan beribadah dalam kondisi yang tenang di wilayah mereka.

Akibat persekusi dan penindasan oleh kalangan tertentu itu, banyak anak Tuhan tidak memiliki tempat ibadah. Mereka tidak dapat beribadah dengan damai. Lalu, apakah Tuhan akan menolong umat-Nya yang mengalami kesulitan itu agar bisa beribadah di gereja masing-masing? Tentu saja pertolongan Tuhan akan datang. Hanya harus dipahami bahwa penggenapan-Nya bukan berdasarkan kehendak kita, melainkan semata-mata berdasarkan waktunya Tuhan.

Dalam masa menantikan pertolongan Tuhan, akan datang banyak pencobaan yang bisa membuat kita goyah. Di sinilah anak-anak Tuhan harus tetap bertekun dalam iman, tetap bersekutu dengan Tuhan secara pribadi dalam doa dan perenungan firman-Nya, sambil menanti dengan setia hingga pertolongan itu tiba. [RMS]

e-SH versi web:https://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/09/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+110
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+110

Mazmur 110

 1  Mazmur Daud. Demikianlah firman TUHAN kepada tuanku: "Duduklah di sebelah kanan-Ku, sampai Kubuat musuh-musuhmu menjadi tumpuan kakimu."
 2  Tongkat kekuatanmu akan diulurkan TUHAN dari Sion: memerintahlah di antara musuhmu!
 3  Pada hari tentaramu bangsamu merelakan diri untuk maju dengan berhiaskan kekudusan; dari kandungan fajar tampil bagimu keremajaanmu seperti embun.
 4  TUHAN telah bersumpah, dan Ia tidak akan menyesal: "Engkau adalah imam untuk selama-lamanya, menurut Melkisedek."
 5  TUHAN ada di sebelah kananmu; Ia meremukkan raja-raja pada hari murka-Nya,
 6  Ia menghukum bangsa-bangsa, sehingga mayat-mayat bergelimpangan; Ia meremukkan orang-orang yang menjadi kepala di negeri luas.
 7  Dari sungai di tepi jalan ia minum, oleh sebab itu ia mengangkat kepala.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

[Read more]

FedEx Shipment 464615396235: Delivered

Posted On // Leave a Comment
FedEx@
Your package has been delivered
Tracking # 464615396235
Ship date:
Wed, 9/23/2020
Delivery progress bar
Delivered
Delivery date:
Thu, 9/24/2020 4:39 pm

Shipment Facts
Our records indicate that the following package has been delivered.
Tracking number: 464615396235
Status: Delivered: 9/24/2020 4:39 pm Signed for By: L.FYA
Reference: CLC75923
Signed for by: L.FYA
Service type: FedEx Home Delivery
Packaging type: FedEx@ Envelope
Number of pieces: 1
Weight: 1.03 lb.
Special handling/Services:
Direct Signature Required
Standard transit: 9/24/2020 by 8:00 pm

�Please do not respond to this message. This email was sent from an unattended mailbox. This report was generated at approximately 9/24/2020.
All weights are estimated.
To track the latest status of your shipment, click on the tracking number above.
Standard transit is the date and time the package is scheduled to be delivered by, based on the selected service, destination and ship date. Limitations and exceptions may apply. Please see the FedEx Service Guide for terms and conditions of service, including the FedEx Money-Back Guarantee, or contact your FedEx Customer Support representative.
(c) 2020 Federal Express Corporation. The content of this message is protected by copyright and trademark laws under U.S. and international law. Review our privacy policy. All rights reserved.
Thank you for your business.
[Read more]

(e-RH) 24 September -- 1 Raja-raja 19:9-18 - ANGGAPLAH ANGIN LALU

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 24 September 2020
Bacaan : 1 Raja-raja 19:9-18
Setahun: Yunus 1-4
Nats: Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?" (1 Raja-raja 19:9)

Renungan:

ANGGAPLAH ANGIN LALU

Mampu beli mobil setelah kerja dua tahun, dicurigai melakukan korupsi. Usaha yang dirintis menuai kesuksesan, dituduh memakai kekuatan kuasa gelap. Mengambil studi lanjut disangka ingin menyaingi atasan. Melakukan pelayanan dicibir sebagai pencitraan. Apa yang akan Anda lakukan jika serangan-serangan semacam ini terjadi pada diri Anda? Bertahan dan terus maju, atau undur dari tengah komunitas karena merasa tidak tahan?

Dalam nama Allah, Elia berhasil mengalahkan empat ratus lima puluh nabi Baal di gunung Karmel dan mereka disembelih di sungai Kison. Tetapi setelah mendengar bahwa Izebel akan membalas dendam, Elia sangat ketakutan hingga meminta Tuhan mengambil nyawanya. Ia juga pergi menyelamatkan nyawanya hingga ke gunung Horeb. Elia masuk ke dalam gua dan bermalam di sana.

Mengapa Elia harus melarikan diri? Bukankah Tuhan yang memampukannya menghabisi nabi Baal sanggup melindunginya dari Izebel? Tampaknya Elia mengalami krisis rohani. Hal yang wajar karena ia harus menghadapi begitu banyak musuh seorang diri. Ia tentu tertekan luar biasa hingga ingin menyerah saja. Tetapi Tuhan berkehendak lain. Ia mau Elia terus melakukan pelayanannya.

Ketika tantangan, cibiran, tuduhan, dan serangan datang menghalangi setiap usaha dan karya kita dalam kebenaran, Tuhan pun rindu kita tetap bertahan. Anggap saja rintangan itu sebagai angin lalu yang mesti kita abaikan. Belajarlah untuk selalu memandang Tuhan sekalipun banyak tantangan. Jangan termakan omongan orang, tetapi bertahanlah, karena Tuhan senantiasa menolong dan menguatkan. --EBL/www.renunganharian.net

WALAU SERIBU ORANG BERUSAHA MENJATUHKAN, KEKUATAN TUHAN SENANTIASA MENOPANG.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2020/09/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2020/09/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+19:9-18

1 Raja-raja 19:9-18

 9  Di sana masuklah ia ke dalam sebuah gua dan bermalam di situ. Maka firman TUHAN datang kepadanya, demikian: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?"
10  Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup dan mereka ingin mencabut nyawaku."
11  Lalu firman-Nya: "Keluarlah dan berdiri di atas gunung itu di hadapan TUHAN!" Maka TUHAN lalu! Angin besar dan kuat, yang membelah gunung-gunung dan memecahkan bukit-bukit batu, mendahului TUHAN. Tetapi tidak ada TUHAN dalam angin itu. Dan sesudah angin itu datanglah gempa. Tetapi tidak ada TUHAN dalam gempa itu.
12  Dan sesudah gempa itu datanglah api. Tetapi tidak ada TUHAN dalam api itu. Dan sesudah api itu datanglah bunyi angin sepoi-sepoi basa.
13  Segera sesudah Elia mendengarnya, ia menyelubungi mukanya dengan jubahnya, lalu pergi ke luar dan berdiri di pintu gua itu. Maka datanglah suara kepadanya yang berbunyi: "Apakah kerjamu di sini, hai Elia?"
14  Jawabnya: "Aku bekerja segiat-giatnya bagi TUHAN, Allah semesta alam, karena orang Israel meninggalkan perjanjian-Mu, meruntuhkan mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu dengan pedang; hanya aku seorang dirilah yang masih hidup, dan mereka ingin mencabut nyawaku."
15  Firman TUHAN kepadanya: "Pergilah, kembalilah ke jalanmu, melalui padang gurun ke Damsyik, dan setelah engkau sampai, engkau harus mengurapi Hazael menjadi raja atas Aram.
16  Juga Yehu, cucu Nimsi, haruslah kauurapi menjadi raja atas Israel, dan Elisa bin Safat, dari Abel-Mehola, harus kauurapi menjadi nabi menggantikan engkau.
17  Maka siapa yang terluput dari pedang Hazael akan dibunuh oleh Yehu; dan siapa yang terluput dari pedang Yehu akan dibunuh oleh Elisa.
18  Tetapi Aku akan meninggalkan tujuh ribu orang di Israel, yakni semua orang yang tidak sujud menyembah Baal dan yang mulutnya tidak mencium dia."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yunus+1-4
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yunus+1-4

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2020 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

[Read more]

(e-SH) 24 September -- Mazmur 109 - Meminta Keadilan Allah atas Musuh

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 24 September 2020
Ayat SH: Mazmur 109

Judul: Meminta Keadilan Allah atas Musuh

Satu hal yang patut kita renungkan melalui perikop ini, pemazmur terkena fitnah keji dari musuh-musuhnya, namun ia tidak mengambil tindakan sendiri untuk membalas sakit hatinya. Sebaliknya, ia memohon kepada Tuhan dalam doanya (1) agar Tuhan "turun tangan" menolong dirinya.

Untuk kedua dan ketiga kalinya pemazmur berseru kembali kepada Tuhan agar segera menolongnya (21, 26). Permohonan tersebut muncul karena pemazmur merasa tidak tahan lagi dengan kondisi yang dibuat oleh musuhnya terhadap dirinya. Permohonannya ini diikuti dengan permintaan agar Tuhan segera menghukum semua musuhnya.

Coba kita perhatikan ayat 6-20; seandainya permintaan tersebut dikabulkan, itu benar-benar akan membuat musuh-musuh pemazmur hidup sengsara. Mengapa? Karena ini adalah bagian dari mazmur kutukan, yaitu mazmur yang berisi permohonan dari pemazmur agar Tuhan membinasakan musuh-musuhnya. Pertanyaannya, apakah permohonan pemazmur ini dapat dikategorikan sebagai dosa? Tentu saja tidak. Walaupun pemazmur mengharapkan adanya pembalasan terhadap para musuhnya, namun ia dengan rendah hati menyerahkan hak penghukuman kepada Tuhan. Bagaimanapun, hal ini sesuai dengan firman Tuhan yang mengatakan bahwa pembalasan adalah hak Tuhan (bdk. Ul. 32:35; Rm. 12:19; Ibr. 10:30).

Dari perikop di atas, ada nasihat penting bagi kita, yaitu kita tidak perlu membalas kejahatan orang lain dengan tindakan yang berdasarkan niat membalas dendam. Apabila kita merasa sakit hati karena perkataan atau perbuatan orang lain, hendaklah kita menyerahkannya kepada Allah untuk memberikan keadilan kepada kita; karena Dia adalah Pembela kita. Dialah yang akan bertindak menyatakan keadilan-Nya. Kita bisa menceritakan sakit hati atau kepedihan kita kepada Tuhan tanpa disertai tindakan membalas. Kita hanya memohon keadilan Tuhan saja. Serahkan semuanya kepada Dia. Dengan demikian, kita akan terlepas dari dosa yang menggerogoti kita. [RMS]

e-SH versi web:https://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/09/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+109
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+109

Mazmur 109

 1  Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Ya Allah pujianku, janganlah berdiam diri!
 2  Sebab mulut orang fasik dan mulut penipu ternganga terhadap aku, mereka berbicara terhadap aku dengan lidah dusta;
 3  dengan kata-kata kebencian mereka menyerang aku dan memerangi aku tanpa alasan.
 4  Sebagai balasan terhadap kasihku mereka menuduh aku, sedang aku mendoakan mereka.
 5  Mereka membalas kejahatan kepadaku ganti kebaikan dan kebencian ganti kasihku.
 6  "Angkatlah seorang fasik atas dia, dan biarlah seorang pendakwa berdiri di sebelah kanannya;
 7  apabila dihakimi, biarlah ia keluar sebagai orang bersalah, dan biarlah doanya menjadi dosa.
 8  Biarlah umurnya berkurang, biarlah jabatannya diambil orang lain.
 9  Biarlah anak-anaknya menjadi yatim, dan isterinya menjadi janda.
10  Biarlah anak-anaknya mengembara tidak keruan dan mengemis, dan dihalau dari reruntuhan rumahnya.
11  Biarlah penagih hutang menyita segala kepunyaannya, dan orang-orang lain menjarah hasil jerih payahnya.
12  Janganlah ada orang yang tetap menunjukkan kasihnya kepadanya, dan janganlah ada orang yang sayang kepada anak-anaknya yang menjadi yatim.
13  Biarlah dilenyapkan keturunannya, dan dihapuskan namanya dalam angkatan yang kemudian.
14  Biarlah kesalahan nenek moyangnya diingat-ingat di hadapan TUHAN, dan janganlah dihapuskan dosa ibunya.
15  Biarlah itu selalu diperhatikan TUHAN, supaya ingatan kepada mereka dilenyapkan dari bumi.
16  Oleh karena ia tidak ingat menunjukkan kasih, tetapi mengejar orang sengsara dan miskin dan orang yang hancur hati sampai mereka mati.
17  Ia cinta kepada kutuk--biarlah itu datang kepadanya; ia tidak suka kepada berkat--biarlah itu menjauh dari padanya.
18  Ia memakai kutuk sebagai bajunya--biarlah itu merembes seperti air ke dalam dirinya, dan seperti minyak ke dalam tulang-tulangnya;
19  biarlah itu baginya seperti pakaian yang dikenakannya, sebagai ikat pinggang yang senantiasa dipakainya.
20  Biarlah semuanya itu dari pihak TUHAN menjadi upah orang yang mendakwa aku, dan upah orang-orang yang berkata-kata jahat terhadap aku."
21  Tetapi Engkau, ya ALLAH, Tuhanku, bertindaklah kepadaku oleh karena nama-Mu, lepaskanlah aku oleh sebab kasih setia-Mu yang baik!
22  Sebab sengsara dan miskin aku, dan hatiku terluka dalam diriku;
23  aku menghilang seperti bayang-bayang pada waktu memanjang, aku dikebutkan seperti belalang.
24  Lututku melentuk oleh sebab berpuasa, dan badanku menjadi kurus, habis lemaknya.
25  Aku telah menjadi cela bagi mereka; melihat aku, mereka menggelengkan kepalanya.
26  Tolonglah aku, ya TUHAN, Allahku, selamatkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu,
27  supaya mereka tahu, bahwa tangan-Mulah ini, bahwa Engkaulah, ya TUHAN, yang telah melakukannya.
28  Biar mereka mengutuk, Engkau akan memberkati; biarlah lawan-lawanku mendapat malu, tetapi hamba-Mu ini kiranya bersukacita.
29  Biarlah orang-orang yang mendakwa aku berpakaikan noda, dan berselimutkan malunya sebagai jubah.
30  Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku, dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak.
31  Sebab Ia berdiri di sebelah kanan orang miskin untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang menghukumnya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

[Read more]

Invoice #-505247

Posted On // Leave a Comment


We appreciate your prompt attention and payment of this invoice at your earliest convenience.

Please open the attached file to view your Invoice.

  Invoice Due Date: 09/23/2020
  Invoice Total Amount: $3,227.00

Best Regards

Billing and Payments 888.433.2754
Sales 1.888.790.1527

[Read more]

Invoice #-851270

Posted On // Leave a Comment


Thank you for your continued business!

Please find attached your invoice.

  Invoice Due Date: 09/23/2020
  Invoice Total Amount: $2,544.00

Best Regards

Billing and Payments 888.433.8526
Sales 1.888.790.3877

[Read more]

(e-RH) 23 September -- Ayub 1:1-22 - RESPONS YANG BERBEDA

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 23 September 2020
Bacaan : Ayub 1:1-22
Setahun: Amos 6 -Obaja 1
Nats: Katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!" (Ayub 1:21)

Renungan:

RESPONS YANG BERBEDA

Ada yang berbeda dengan respons keluarga Ibu Mien ketika lansia 70 tahun itu harus kembali dirawat di rumah sakit. Anak-anaknya merespons dengan lebih tenang, bahkan dapat mendampingi Ibu Mien dengan sangat baik. Respons berbeda mereka tunjukkan dua tahun sebelumnya, ketika Ibu Mien juga dirawat di rumah sakit. Perubahan sikap hati mereka bahkan mampu menularkan semangat dan sukacita bagi para dokter dan perawat setiap kali mendatangi kamar Ibu Mien dirawat. Keluarga ini pun bersyukur karena dapat memakai kesempatan dirawatnya orang tua mereka untuk dapat menjadi berkat bagi orang lain.

Ketika Allah izinkan Ayub mengalami tragedi kehidupan, ia memilih menghadapi semua itu dengan tetap memuji Allah. Dengan kesadaran penuh, yang mungkin datang dari pengenalannya akan Allah, menghasilkan perkataan: "Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil, terpujilah nama Tuhan!" Respons positif Ayub bahkan terlihat ketika istrinya menyuruhnya mengutuki Allah supaya ia dibinasakan oleh murka Allah, yakni dengan tegas menolak nasihat buruk tersebut (Ayb. 2:10). Sebagai ciptaan sekaligus umat Tuhan, perlu adanya kesediaan untuk menerima segala sesuatu yang Tuhan izinkan terjadi, entahkah untuk hal yang baik atau buruk.

Dua orang dapat mengalami peristiwa yang sama, tetapi respons yang muncul bisa sangat berbeda. Semuanya berpulang pada keputusan kita, yang didasari oleh pemahaman dan pengenalan kita akan Allah. Bagaimana respons kita terhadap hal-hal yang tidak kita inginkan, tetapi Tuhan izinkan terjadi? --Obaja/www.renunganharian.net

RESPONS TERHADAP PERISTIWA KEHIDUPAN MENUNJUKKAN TINGKAT PENGENALAN KITA AKAN ALLAH.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2020/09/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2020/09/23/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ayub+1:1-22

Ayub 1:1-22

 1  Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
 2  Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
 3  Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.
 4  Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka.
 5  Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.
 6  Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.
 7  Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."
 8  Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
 9  Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?
10  Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
11  Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
12  Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.
13  Pada suatu hari, ketika anak-anaknya yang lelaki dan yang perempuan makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,
14  datanglah seorang pesuruh kepada Ayub dan berkata: "Sedang lembu sapi membajak dan keledai-keledai betina makan rumput di sebelahnya,
15  datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
16  Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
17  Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
18  Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Anak-anak tuan yang lelaki dan yang perempuan sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,
19  maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
20  Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah,
21  katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"
22  Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Amos+6+-Obaja+1
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Amos+6+-Obaja+1

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2020 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

[Read more]