(e-RH) 5 Februari -- MAZMUR 145:1-13 - KOMUNITAS YANG BERNYANYI

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 5 Februari 2023
Bacaan : MAZMUR 145:1-13
Setahun: Imamat 11-13
Nats: ... dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau. (Mazmur 145:10)

Renungan:

KOMUNITAS YANG BERNYANYI

Dalam sebuah seminar yang saya pimpin, seorang peserta bertanya, "Bila saya suka memuji Tuhan secara pribadi setiap hari maka mengapa saya harus memuji Tuhan bersama jemaat lainnya di gereja pada hari Minggu?" Pertanyaan ini mungkin awalnya terdengar aneh karena kita sudah menganggap bernyanyi bersama dalam ibadah gereja sebagai hal yang sangat lumrah. Saking lumrahnya, kita tidak lagi mengerti mengapa kita perlu memuji Tuhan bersama saudara seiman lainnya.

Mazmur ini dibuka dengan aktivitas Daud seorang diri memuji Tuhan (ay. 1-5). Namun, ayat 6 menjadi transisi besar dari pujian personal ke pujian komunal. Daud melukiskan tentang seluruh umat memuji Dia. Memuji bersama seluruh umat-Nya merupakan hal yang juga penting untuk dilakukan. Mengapa? Pertama, dengan bernyanyi bersama maka kita sedang diingatkan bahwa kasih Allah tercurah kepada semua orang tanpa pandang bulu (ay. 9-10). Bernyanyi bersama mencegah sikap individualis dalam diri kita. Kita disadarkan bahwa Allah mengasihi semua orang percaya tanpa pandang bulu. Kedua, dengan bernyanyi bersama maka kita sedang mempersaksikan kepada dunia tentang Kerajaan Allah yang terdiri dari orang-orang yang berbeda-beda tapi sehati mengasihi dan menyembah Allah (ay. 13). Bernyanyi bersama menjadi oase di tengah dunia yang terfragmentasi.

Pahamilah makna dan alasan memuji Tuhan bersama saudara seiman dalam ibadah, supaya kita tidak terjebak pada ritual yang kosong. Kiranya renungan hari ini semakin menggairahkan kita untuk aktif memuji Tuhan dalam ibadah gereja. --JIM/www.renunganharian.net
   
MEMUJI TUHAN BERSAMA SAUDARA SEIMAN MENGHADIRKAN BERKAT YANG TIDAK ADA DALAM MEMUJI TUHAN SECARA PRIBADI.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2023/02/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+145:1-13

MAZMUR 145:1-13

 1  Puji-pujian dari Daud. Aku hendak mengagungkan Engkau, ya Allahku, ya Raja, dan aku hendak memuji nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
 2  Setiap hari aku hendak memuji Engkau, dan hendak memuliakan nama-Mu untuk seterusnya dan selamanya.
 3  Besarlah TUHAN dan sangat terpuji, dan kebesaran-Nya tidak terduga.
 4  Angkatan demi angkatan akan memegahkan pekerjaan-pekerjaan-Mu dan akan memberitakan keperkasaan-Mu.
 5  Semarak kemuliaan-Mu yang agung dan perbuatan-perbuatan-Mu yang ajaib akan kunyanyikan.
 6  Kekuatan perbuatan-perbuatan-Mu yang dahsyat akan diumumkan mereka, dan kebesaran-Mu hendak kuceritakan.
 7  Peringatan kepada besarnya kebajikan-Mu akan dimasyhurkan mereka, dan tentang keadilan-Mu mereka akan bersorak-sorai.
 8  TUHAN itu pengasih dan penyayang, panjang sabar dan besar kasih setia-Nya.
 9  TUHAN itu baik kepada semua orang, dan penuh rahmat terhadap segala yang dijadikan-Nya.
10  Segala yang Kaujadikan itu akan bersyukur kepada-Mu, ya TUHAN, dan orang-orang yang Kaukasihi akan memuji Engkau.
11  Mereka akan mengumumkan kemuliaan kerajaan-Mu, dan akan membicarakan keperkasaan-Mu,
12  untuk memberitahukan keperkasaan-Mu kepada anak-anak manusia, dan kemuliaan semarak kerajaan-Mu.
13  Kerajaan-Mu ialah kerajaan segala abad, dan pemerintahan-Mu tetap melalui segala keturunan. TUHAN setia dalam segala perkataan-Nya dan penuh kasih setia dalam segala perbuatan-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Imamat+11-13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Imamat+11-13

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2023 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 5 Februari -- 2 Raja-raja 13:14-25 - Nabi yang Benar

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 5 Februari 2023
Ayat SH: 2 Raja-raja 13:14-25

Judul: Nabi yang Benar

Untuk mengetahui bahwa sesuatu itu salah atau mengandung kesalahan, apa yang menjadi acuannya adalah hal yang benar. Untuk tahu bahwa ada nabi yang salah/ palsu kita harus lebih dulu tahu seperti apa nabi yang benar.

Elisa pernah mengucapkan perkataan yang sama dengan Yoas: "Bapaku, Bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!" (14; 2Raj. 2:12). Kalimat ini menunjukkan ketidakberdayaan pasukan Israel menghadapi pasukan Aram. Dalam suatu penglihatan, Elisa bersedih karena suatu waktu Hazael akan menjadi raja Aram dan membawa malapetaka bagi Israel (2Raj. 8:11-13).

Waktunya telah datang, Hazael telah menjadi raja Aram dan menindas Israel (22). Di tengah keadaan itu, Elisa menubuatkan bahwa Allah akan memberikan tiga kemenangan kepada Israel. Hal itu terjadi pada masa Yoas (23-25).

Elisa sungguh-sungguh nabi Allah. Ia dipenuhi Roh untuk menampilkan kuasa Allah kepada umat-Nya (4:32-35; 13:21). Ia adalah juru bicara yang menerima penyataan dari Allah. Ia meneruskan penyataan tersebut kepada umat Allah sekalipun pesannya tidak masuk akal pada masa itu. Tergenapinya penyataan itu menegaskan bahwa ia seorang nabi yang benar.

Yang membedakan nabi sejati dengan nabi palsu adalah kehidupan dan pesan yang dibawanya. Ia adalah orang yang dekat dengan Allah sehingga menangkap pesan Allah dengan jelas. Pesannya adalah perkataan keselamatan maupun hukuman yang sesuai dengan kehendak Allah.

Ada banyak orang yang mengaku sebagai nabi Allah. Mereka meramal apa yang akan terjadi dan berbicara dengan penuh keyakinan. Namun, itu hanya pesannya sendiri dengan membawa-bawa nama Allah.

Kita harus menguji orang itu dan pesannya. Apakah hidupnya sesuai dengan pesan yang disampaikannya? Apakah pesannya selaras dengan seluruh rencana Allah dalam Alkitab? Apakah ia menekankan pribadi dan karya Yesus Kristus? Apakah ia menggunakannya untuk membangun jemaat (1Kor. 14:29-32)? Tidak semua penyataan berasal dari Allah. Waspada dan ujilah! [JMH]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2023/02/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+13:14-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+13:14-25

2 Raja-raja 13:14-25

14  Ketika Elisa menderita sakit yang menyebabkan kematiannya, datanglah Yoas, raja Israel, kepadanya dan menangis oleh karena dia, katanya: "Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!"
15  Berkatalah Elisa kepadanya: "Ambillah busur dan anak-anak panah!" Lalu diambillah busur dan anak-anak panah.
16  Berkatalah ia kepada raja Israel: "Tariklah busurmu!" Lalu ia menarik busurnya, tetapi Elisa menaruh tangannya di atas tangan raja,
17  serta berkata: "Bukalah jendela yang di sebelah timur!" Dan ketika dibukanya, berkatalah Elisa: "Panahlah!" Lalu dipanahnya. Kemudian berkatalah Elisa: "Itulah anak panah kemenangan dari pada TUHAN, anak panah kemenangan terhadap Aram. Engkau akan mengalahkan Aram di Afek sampai habis lenyap."
18  Sesudah itu berkatalah ia: "Ambillah anak-anak panah itu!" Lalu diambilnya. Setelah diambilnya, berkatalah Elisa kepada raja Israel: "Pukulkanlah itu ke tanah!" Lalu dipukulkannya tiga kali, kemudian ia berhenti.
19  Tetapi gusarlah abdi Allah itu kepadanya serta berkata: "Seharusnya engkau memukul lima atau enam kali! Dengan berbuat demikian engkau akan memukul Aram sampai habis lenyap. Tetapi sekarang, hanya tiga kali saja engkau akan memukul Aram."
20  Sesudah itu matilah Elisa, lalu ia dikuburkan. Adapun gerombolan Moab sering memasuki negeri itu pada pergantian tahun.
21  Pada suatu kali orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat gerombolan datang, dicampakkan merekalah mayat itu ke dalam kubur Elisa, lalu pergi. Dan demi mayat itu kena kepada tulang-tulang Elisa, maka hiduplah ia kembali dan bangun berdiri.
22  Hazael, raja Aram, menindas orang Israel sepanjang umur Yoahas.
23  Tetapi TUHAN mengasihani serta menyayangi mereka, dan Ia berpaling kepada mereka oleh karena perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub, jadi Ia tidak mau memusnahkan mereka dan belum membuang mereka pada waktu itu dari hadapan-Nya.
24  Kemudian matilah Hazael, raja Aram, maka Benhadad, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
25  Yoas bin Yoahas merebut kembali dari tangan Benhadad bin Hazael kota-kota yang dalam peperangan direbut Benhadad dari tangan Yoahas, ayah Yoas. Tiga kali Yoas mengalahkan dia dan mendapat kembali kota-kota Israel.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 4 Februari -- 1 TIMOTIUS 1:12-17 - KRISTUS ITU SABAR

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 4 Februari 2023
Bacaan : 1 TIMOTIUS 1:12-17
Setahun: Imamat 9-10
Nats: Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian, aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal. (1 Timotius 1:16)

Renungan:

KRISTUS ITU SABAR

Kita hidup di tengah zaman yang serba instan. Kondisi ini tanpa disadari justru membuat orang semakin mudah kehilangan kesabaran, karena ada banyak hal yang dahulu sukar diperoleh, atau setidaknya membutuhkan upaya untuk memperolehnya, kini bisa diperoleh dengan cepat. Namun, kondisi serupa jika direnungkan justru dapat dimanfaatkan untuk melatih kesabaran dalam banyak perkara, termasuk kesabaran dalam menantikan perubahan hidup orang lain.

Paulus dalam suratnya kepada Timotius, mengakui bahwa kesabaran Kristus yang menjadi kunci dalam pertobatan yang dialaminya. Paulus yang masa lalunya adalah seorang yang ganas, penghujat dan penganiaya (ay. 13), namun bertobat menjadi rasul yang hebat oleh karena kesabaran Kristus. Pengalaman hidup yang dapat menjadi harapan bagi setiap orang yang merasa hidupnya sungguh buruk, bahwa kesabaran Kristus pun dapat berbuah manis berupa perubahan hidup yang drastis. Begitu pula ada harapan bagi orang yang kita rindukan untuk bertobat dan percaya kepada Kristus.

Dalam sejarah kehidupan manusia, Allah sering menunjukkan kesabaran supaya manusia dapat menyadari kesalahannya, lalu bertobat dan mengalami perubahan hidup. Kehidupan yang kita alami saat ini mungkin juga hasil dari kesabaran Kristus, jika kita mau mengingat masa lalu kita yang kelam. Suatu pengalaman berharga yang dapat kita teruskan dengan menunjukkan kesabaran dalam diri kita, termasuk dalam menantikan perubahan hidup dari orang yang kita kasihi. --GHJ/www.renunganharian.net
   
KRISTUS SUDAH MENELADANKAN KESABARAN, KINI KITA TINGGAL MENGIKUTI JEJAK-NYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2023/02/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+TIMOTIUS+1:12-17

1 TIMOTIUS 1:12-17

12  Aku bersyukur kepada Dia, yang menguatkan aku, yaitu Kristus Yesus, Tuhan kita, karena Ia menganggap aku setia dan mempercayakan pelayanan ini kepadaku--
13  aku yang tadinya seorang penghujat dan seorang penganiaya dan seorang ganas, tetapi aku telah dikasihani-Nya, karena semuanya itu telah kulakukan tanpa pengetahuan yaitu di luar iman.
14  Malah kasih karunia Tuhan kita itu telah dikaruniakan dengan limpahnya kepadaku dengan iman dan kasih dalam Kristus Yesus.
15  Perkataan ini benar dan patut diterima sepenuhnya: "Kristus Yesus datang ke dunia untuk menyelamatkan orang berdosa," dan di antara mereka akulah yang paling berdosa.
16  Tetapi justru karena itu aku dikasihani, agar dalam diriku ini, sebagai orang yang paling berdosa, Yesus Kristus menunjukkan seluruh kesabaran-Nya. Dengan demikian aku menjadi contoh bagi mereka yang kemudian percaya kepada-Nya dan mendapat hidup yang kekal.
17  Hormat dan kemuliaan sampai selama-lamanya bagi Raja segala zaman, Allah yang kekal, yang tak nampak, yang esa! Amin.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Imamat+9-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Imamat+9-10

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2023 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 4 Februari -- 2 Raja-raja 13:1-13 - Penyesalan tanpa Pertobatan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 4 Februari 2023
Ayat SH: 2 Raja-raja 13:1-13

Judul: Penyesalan tanpa Pertobatan

Ingatkah Anda kapan terakhir kali Anda datang memohon pengampunan kepada Tuhan?

Nas hari ini memperlihatkan alasan yang umum ketika orang memohon pengampunan Tuhan, yaitu karena tidak tahan menanggung hukuman Allah. Ketika Yoahas tidak menjauhi penyembahan berhala, Allah menyerahkan Israel ke tangan raja Aram (2-3). Israel tidak berdaya melawan Aram (7). Karena itu, Yoahas memohon belas kasihan Tuhan (4).

Allah pun menyelamatkan mereka. Tetapi, kelepasan dari Allah itu tidak mengubah sikap Yoahas (dan bangsa Israel) kepada Allah. Mereka tidak menjauh dari dosa, bahkan terus hidup di dalamnya (5-6). Inilah sikap penyesalan tanpa pertobatan.

Sikap ini sering juga ditemukan pada orang Kristen. Penyesalan tanpa pertobatan terjadi ketika kita lebih takut kepada konsekuensi dosa ketimbang kepada dosa itu sendiri. Penyesalan timbul hanya setelah hukuman Allah dialami. Jika belum, tak ada penyesalan.

Sikap ini juga terlihat dalam mempraktikkan ritual penyesalan-menangis, berkabung, menundukkan kepala-sebagai pertunjukan di hadapan Allah bahwa kita pantas diampuni. Kita berharap bahwa sikap itu menenangkan hati Allah sehingga menghenti-kan hukuman-Nya. Ya, seakan-akan kita bisa menyuap Tuhan. Dampaknya, tidak ada transformasi hidup. Seperti orang Israel, kita "tidak menjauh dari dosa-dosa", melainkan "terus hidup dalam dosa itu" (6).

Ini adalah praktik pertobatan yang salah. Allah tidak menghendakinya. Allah menghendaki pertobatan batiniah, yaitu perubahan sikap hati. Hal ini berarti mengasihi Allah karena siapa Dia, bukan karena berkat atau hukuman-Nya. Kita menempatkan Allah sebagai pusat dan arah kasih kita-tempat yang memang seharusnya adalah takhta-Nya. Oleh kasih kepada Allah, kita membenci dosa dan menolak godaan si jahat yang merebut takhta Allah itu.

Mari kembali ke pertanyaan pada bagian awal. Kiranya penyesalan dengan pertobatan menjadi jawaban kita. Kiranya anugerah pengampunan Allah menuntun kita kepada transformasi hidup. [JMH]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2023/02/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+13:1-13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+13:1-13

2 Raja-raja 13:1-13

 1  Dalam tahun kedua puluh tiga zaman Yoas bin Ahazia, raja Yehuda, Yoahas, anak Yehu, menjadi raja atas Israel di Samaria; ia memerintah tujuh belas tahun lamanya.
 2  Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN, dan ia hidup menuruti dosa Yerobeam bin Nebat, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula. Ia tidak menjauhinya.
 3  Sebab itu bangkitlah murka TUHAN terhadap Israel, lalu diserahkan-Nyalah mereka ke dalam tangan Hazael, raja Aram, dan ke dalam tangan Benhadad, anak Hazael, selama zaman itu.
 4  Tetapi kemudian Yoahas memohon belas kasihan TUHAN, dan TUHAN mendengarkan dia, sebab Ia telah melihat, bagaimana beratnya orang Israel ditindas oleh raja Aram.
 5  --TUHAN memberikan kepada orang Israel seorang penolong, sehingga mereka lepas dari tangan Aram dan dapat duduk di kemah-kemah mereka seperti yang sudah-sudah.
 6  Hanya mereka tidak menjauh dari dosa-dosa keluarga Yerobeam, yang mengakibatkan orang Israel berdosa pula, melainkan mereka terus hidup dalam dosa itu. Juga patung Asyera masih berdiri di Samaria. --
 7  Sebab tidak ada laskar ditinggalkan pada Yoahas, selain dari lima puluh orang berkuda dan sepuluh kereta dan sepuluh ribu orang berjalan kaki, sebab raja Aram telah membinasakan mereka dan meniupkan mereka seperti abu pengirikan.
 8  Selebihnya dari riwayat Yoahas dan segala yang dilakukannya dan kepahlawanannya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Israel?
 9  Kemudian Yoahas mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di Samaria. Maka Yoas, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
10  Dalam tahun ketiga puluh tujuh zaman Yoas, raja Yehuda, Yoas anak Yoahas, menjadi raja atas Israel di Samaria. Ia memerintah enam belas tahun lamanya.
11  Ia melakukan apa yang jahat di mata TUHAN. Ia tidak menjauh dari segala dosa yang disuruh Yerobeam bin Nebat dilakukan orang Israel, tetapi terus hidup dalam dosa itu.
12  Selebihnya dari riwayat Yoas dan segala yang dilakukannya dan kepahlawanannya, bagaimana ia berperang melawan Amazia, raja Yehuda, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Israel?
13  Setelah Yoas mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya, maka duduklah Yerobeam di atas takhta ayahnya. Dan Yoas dikuburkan di Samaria di samping raja Israel.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-SH) 4 Februari -- Baca Gali Alkitab

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab

2 Raja-raja 13:14-25

Tidak ada kematian yang sia-sia dari orang yang melayani Tuhan dengan sungguh-sungguh. Jika semasa hidupnya, ia setia mengerjakan kehendak Tuhan, menyatakan kebenaran, dan mewujudkan kebaikan di antara manusia, maka di dalam matinya pun akan terpancar kemuliaan Tuhan.

Nabi Elisa yang telah hidup berjuang menyatakan kebenaran di tengah-tengah umat Israel sedang menghadapi kematiannya. Tetapi, bahkan di akhir hayatnya pun, Tuhan tetap memakai dia untuk memberitakan kebenaran kehendak Tuhan.

Apa saja yang Anda baca?
1. Apa reaksi/respons Yoas ketika datang menjenguk Elisa yang sedang sakit parah? (14)
2. Apa pesan Elisa kepada Yoas? (15-17a, 18)
3. Apa makna dari tindakan Yoas yang diperintahkan Elisa kepadanya? (17b, 19)
4. Mukjizat apa yang terjadi sehubungan dengan mayat seseorang yang mengenai tulang-belulang Elisa? (20-21)
5. Bagaimanakah penggenapan nubuat yang disampaikan Elisa kepada Yoas? (22-25)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Melalui tindakan Yoas dan akhir hidup Elisa, pelajaran apa yang Anda dapatkan?
2. Teladan apakah yang bisa Anda petik dari ketaatan Elisa dalam menyampaikan firman Tuhan?

Apa respons Anda?
1. Sebagai anak Tuhan sekaligus hamba Tuhan, apa yang akan Anda lakukan agar dapat menjalani seluruh hidup Anda seperti Elisa?

Pokok Doa:
Doakanlah hamba-hamba Tuhan agar baik semasa hidup maupun di akhir hidupnya selalu memuliakan Tuhan.

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2023/02/05/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+13:14-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+13:14-25

2 Raja-raja 13:14-25

14  Ketika Elisa menderita sakit yang menyebabkan kematiannya, datanglah Yoas, raja Israel, kepadanya dan menangis oleh karena dia, katanya: "Bapaku, bapaku! Kereta Israel dan orang-orangnya yang berkuda!"
15  Berkatalah Elisa kepadanya: "Ambillah busur dan anak-anak panah!" Lalu diambillah busur dan anak-anak panah.
16  Berkatalah ia kepada raja Israel: "Tariklah busurmu!" Lalu ia menarik busurnya, tetapi Elisa menaruh tangannya di atas tangan raja,
17  serta berkata: "Bukalah jendela yang di sebelah timur!" Dan ketika dibukanya, berkatalah Elisa: "Panahlah!" Lalu dipanahnya. Kemudian berkatalah Elisa: "Itulah anak panah kemenangan dari pada TUHAN, anak panah kemenangan terhadap Aram. Engkau akan mengalahkan Aram di Afek sampai habis lenyap."
18  Sesudah itu berkatalah ia: "Ambillah anak-anak panah itu!" Lalu diambilnya. Setelah diambilnya, berkatalah Elisa kepada raja Israel: "Pukulkanlah itu ke tanah!" Lalu dipukulkannya tiga kali, kemudian ia berhenti.
19  Tetapi gusarlah abdi Allah itu kepadanya serta berkata: "Seharusnya engkau memukul lima atau enam kali! Dengan berbuat demikian engkau akan memukul Aram sampai habis lenyap. Tetapi sekarang, hanya tiga kali saja engkau akan memukul Aram."
20  Sesudah itu matilah Elisa, lalu ia dikuburkan. Adapun gerombolan Moab sering memasuki negeri itu pada pergantian tahun.
21  Pada suatu kali orang sedang menguburkan mayat. Ketika mereka melihat gerombolan datang, dicampakkan merekalah mayat itu ke dalam kubur Elisa, lalu pergi. Dan demi mayat itu kena kepada tulang-tulang Elisa, maka hiduplah ia kembali dan bangun berdiri.
22  Hazael, raja Aram, menindas orang Israel sepanjang umur Yoahas.
23  Tetapi TUHAN mengasihani serta menyayangi mereka, dan Ia berpaling kepada mereka oleh karena perjanjian-Nya dengan Abraham, Ishak dan Yakub, jadi Ia tidak mau memusnahkan mereka dan belum membuang mereka pada waktu itu dari hadapan-Nya.
24  Kemudian matilah Hazael, raja Aram, maka Benhadad, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.
25  Yoas bin Yoahas merebut kembali dari tangan Benhadad bin Hazael kota-kota yang dalam peperangan direbut Benhadad dari tangan Yoahas, ayah Yoas. Tiga kali Yoas mengalahkan dia dan mendapat kembali kota-kota Israel.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 3 Februari -- KISAH PARA RASUL 9:36-43 - KONSUMSI DAN KONTRIBUSI

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 3 Februari 2023
Bacaan : KISAH PARA RASUL 9:36-43
Setahun: Imamat 7-8
Nats: Semua janda datang berdiri dekatnya dan sambil menangis mereka menunjukkan kepadanya semua baju dan pakaian yang dibuat Dorkas waktu ia masih bersama mereka. (Kisah Para Rasul 9:39)

Renungan:

KONSUMSI DAN KONTRIBUSI

Tuhan menciptakan manusia sebagai sarana penerima berkat dari-Nya. Namun demikian, Dia juga menciptakan manusia sebagai sarana penyalur berkat bagi orang lain. Tidak hanya berfokus kepada kebutuhan atau keinginan diri sendiri, Tuhan rindu kita memperhatikan kehidupan orang lain. Saat dunia lantang berseru, "Ambil semua yang bisa Anda dapat!" Tuhan berbisik, "Bagikan sebagian yang kau terima dari-Ku kepada orang lain yang membutuhkan!" Sulitkah hal ini kita lakukan? Tidak, sekiranya kita menyadari segala yang kita miliki bukan milik kita sendiri, melainkan pemberian Tuhan.

Tuhan, Sang Pemberi Berkat, rindu kita tidak sekadar mengonsumsi, tetapi juga berkontribusi. Dorkas adalah teladan seorang yang menjawab kerinduan hati Tuhan. Faktanya, firman Tuhan tidak menyebut Dorkas sebagai seorang kaya atau miskin. Ia disebut sebagai perempuan yang banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah (ay. 36). Segala berkat yang Dorkas terima dari Tuhan, tidak habis untuk konsumsi diri sendiri, tetapi ia kontribusikan sebagian untuk membantu para janda yang berkekurangan (ay. 39). Tidak heran orang-orang menginginkan Dorkas hidup lebih lama di dunia.

Tidak salah kita mengharapkan kelimpahan berkat dari Tuhan. Tidak salah pula kita menikmati berkat-berkat Tuhan. Hanya saja jangan pernah kita melupakan orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan bantuan. Alih-alih serakah mengonsumsi, milikilah hati yang mau berkontribusi. Tidak perlu khawatir. Kebahagiaan kita tidak akan berkurang, tetapi justru bertambah-tambah. Ingatlah firman Tuhan mengatakan, "Lebih berbahagia memberi daripada menerima." (Kis. 20:35). Hari ini, selain mengonsumsi berkat, mari kita bersedia berkontribusi. --LIN/www.renunganharian.net
   
ADA KEBAHAGIAAN SEJATI TUHAN SEDIAKAN BAGI ORANG-ORANG YANG SEIMBANG MENGONSUMSI DAN MENGONTRIBUSI BERKAT.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2023/02/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KISAH+PARA+RASUL+9:36-43

KISAH PARA RASUL 9:36-43

36  Di Yope ada seorang murid perempuan bernama Tabita--dalam bahasa Yunani Dorkas. Perempuan itu banyak sekali berbuat baik dan memberi sedekah.
37  Tetapi pada waktu itu ia sakit lalu meninggal. Dan setelah dimandikan, mayatnya dibaringkan di ruang atas.
38  Lida dekat dengan Yope. Ketika murid-murid mendengar, bahwa Petrus ada di Lida, mereka menyuruh dua orang kepadanya dengan permintaan: "Segeralah datang ke tempat kami."
39  Maka berkemaslah Petrus dan berangkat bersama-sama dengan mereka. Setelah sampai di sana, ia dibawa ke ruang atas dan semua janda datang berdiri dekatnya dan sambil menangis mereka menunjukkan kepadanya semua baju dan pakaian, yang dibuat Dorkas waktu ia masih hidup.
40  Tetapi Petrus menyuruh mereka semua keluar, lalu ia berlutut dan berdoa. Kemudian ia berpaling ke mayat itu dan berkata: "Tabita, bangkitlah!" Lalu Tabita membuka matanya dan ketika melihat Petrus, ia bangun lalu duduk.
41  Petrus memegang tangannya dan membantu dia berdiri. Kemudian ia memanggil orang-orang kudus beserta janda-janda, lalu menunjukkan kepada mereka, bahwa perempuan itu hidup.
42  Peristiwa itu tersiar di seluruh Yope dan banyak orang menjadi percaya kepada Tuhan.
43  Kemudian dari pada itu Petrus tinggal beberapa hari di Yope, di rumah seorang yang bernama Simon, seorang penyamak kulit.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Imamat+7-8
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Imamat+7-8

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2023 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 3 Februari -- 2 Raja-raja 11:21-12:21 - Persahabatan Rohani

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 3 Februari 2023
Ayat SH: 2 Raja-raja 11:21-12:21

Judul: Persahabatan Rohani

Imam Yoyada menjadi figur penting dalam hidup Yoas. Bersama Yosabat, istrinya, ia melindungi Yoas dari kekejian Atalya. Yoyada menahbiskan Yoas sebagai raja. Ia mengikatkan perjanjian antara Allah, raja, dan umat (2Raj. 11:2-17). Yoas melakukan apa yang benar di mata Tuhan seumur hidupnya selama imam Yoyada mengajar dia (12:2).

Pendampingan Yoyada juga terlihat dalam upaya Yoas memperbaiki rumah Tuhan. Dalam tradisi Timur Dekat Kuno, membangun atau merenovasi rumah Tuhan menjadi gambaran spiritualitas raja. Setelah ide Yoas tidak dikerjakan para imam (4-8), ia mengambil tindakan nyata untuk pengumpulan dana (9-10) sampai perbaikan itu terwujud (11-15).

Akan tetapi, sesudah Yoyada meninggal (bdk. 2Taw. 24), Yoas bertindak sebaliknya. Ia menyuap Hazael agar tidak menaklukkan Yerusalem dengan memberikan semua harta rumah Tuhan (17-18). Ini sekali lagi menunjukkan spiritualitas Yoas. Tak berlebihan jika dikatakan spiritualitas Yoas dipengaruhi kehadiran Yoyada.

Imam dan raja saling membutuhkan. Imam bertugas untuk mengajarkan peraturan kepada Israel termasuk raja (Im. 10:10-11; Ul. 33:9-10). Raja juga harus berpegang pada hukum seumur hidupnya (Ul. 17:14-20). Hubungan yang resiprokal ini menghasilkan hidup yang benar di hadapan Allah serta keadaan sosial yang aman dan damai.

Persahabatan rohani adalah keniscayaan bagi pertumbuhan kita sebagai murid Kristus. Kita butuh sahabat rohani dalam perjalanan menjadi serupa Kristus. Ia adalah seorang yang berjalan dalam jalan pemuridan, yang memberikan hidupnya diamati dan dinilai, serta yang menjadi teladan bagi kita untuk mengasihi Yesus. Persahabatan rohani akan saling berperan: mengajar-diajar, memimpin-dipimpin, menegur-ditegur, dan menantang-ditantang, di dalam kasih untuk menjadi murid Kristus yang sejati.

Yang harus kita lakukan adalah menemukan orang itu, mengizinkannya masuk ke dalam hidup kita, dan begitu juga sebaliknya, sehingga kita berkata, "Jadilah pengikutku, sama seperti aku juga menjadi pengikut Kristus" (1Kor. 11:1). [JMH]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2023/02/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+11:21-12:21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+11:21-12:21

2 Raja-raja 11:21-12:21

21  Yoas berumur tujuh tahun pada waktu ia menjadi raja.
 1  Dalam tahun ketujuh zaman Yehu, Yoas menjadi raja dan empat puluh tahun lamanya ia memerintah di Yerusalem. Nama ibunya ialah Zibya, dari Bersyeba.
 2  Yoas melakukan apa yang benar di mata TUHAN seumur hidupnya, selama imam Yoyada mengajar dia.
 3  Namun demikian, bukit-bukit pengorbanan tidaklah dijauhkan. Bangsa itu masih mempersembahkan dan membakar korban di bukit-bukit itu.
 4  Berkatalah Yoas kepada para imam: "Segala uang yang dibawa ke dalam rumah TUHAN sebagai persembahan kudus, yakni uang masuk untuk pencatatan jiwa, uang tebusan jiwa menurut penilaian yang berlaku untuk seseorang, dan segala uang yang dibawa ke dalam rumah TUHAN karena dorongan hati seseorang,
 5  baiklah para imam sendiri menerimanya, masing-masing dari kenalannya, dan memakainya untuk memperbaiki yang rusak pada rumah itu, di mana saja terdapat kerusakan."
 6  Tetapi dalam tahun kedua puluh tiga zaman raja Yoas para imam belum juga memperbaiki kerusakan rumah itu.
 7  Sebab itu raja Yoas memanggil imam Yoyada, dan imam-imam lain serta berkata kepada mereka: "Mengapa kamu tidak perbaiki kerusakan rumah itu? Maka sekarang, tidak boleh lagi kamu menerima uang dari kenalan-kenalanmu, tetapi serahkanlah itu untuk memperbaiki kerusakan rumah itu."
 8  Lalu setujulah para imam itu untuk tidak menerima uang dari rakyat, tetapi merekapun tidak usah lagi memperbaiki kerusakan rumah itu.
 9  Kemudian imam Yoyada mengambil sebuah peti, membuat lobang pada tutupnya dan menaruhnya di samping mezbah, di sebelah kanan apabila orang masuk ke rumah TUHAN. Para imam penjaga pintu menaruh ke dalamnya segala uang yang dibawa orang ke dalam rumah TUHAN.
10  Dan apabila dilihat mereka bahwa sudah banyak uang dalam peti itu, maka datanglah panitera raja beserta imam besar, lalu membungkus dan menghitung uang yang terdapat dalam rumah TUHAN itu.
11  Mereka menyerahkan jumlah uang yang ditentukan ke tangan para pekerja yang diangkat mengawasi rumah TUHAN, dan mereka ini membayarkannya kepada tukang-tukang kayu, kepada tukang-tukang bangunan yang mengerjakan rumah TUHAN itu,
12  kepada tukang-tukang tembok dan kepada tukang-tukang pemahat batu; mereka memakainya juga bagi pembelian kayu dan batu pahat untuk memperbaiki rumah TUHAN dan bagi segala pengeluaran untuk memperbaiki rumah itu.
13  Tetapi untuk rumah TUHAN tidaklah dibuat pasu perak, pisau, bokor penyiraman, nafiri, atau sesuatu perkakas emas dan perak dari uang yang telah dibawa ke dalam rumah TUHAN itu.
14  Melainkan mereka menyerahkannya kepada para pekerja, supaya dipakai memperbaiki rumah TUHAN.
15  Mereka kemudian tidak mengadakan perhitungan dengan orang-orang yang diserahi uang itu untuk memberikannya kepada tukang-tukang, sebab mereka bekerja dengan jujur.
16  Tetapi uang korban penebus salah dan uang korban penghapus dosa tidaklah dibawa ke dalam rumah TUHAN; semuanya itu adalah bagian para imam.
17  Pada waktu itu majulah Hazael, raja Aram, diperanginyalah Gat dan direbutnya. Kemudian Hazael berniat menyerang Yerusalem,
18  tetapi Yoas, raja Yehuda, mengambil segala persembahan kudus yang telah dikuduskan oleh para leluhurnya yakni Yosafat, Yoram dan Ahazia, raja-raja Yehuda, dan persembahan-persembahan kudusnya sendiri, juga segala emas yang terdapat dalam perbendaharaan rumah TUHAN dan istana raja. Dikirimkannyalah semuanya itu kepada Hazael, raja Aram, maka tidak jadi lagi Hazael menyerang Yerusalem.
19  Selebihnya dari riwayat Yoas dan segala yang dilakukannya, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Yehuda?
20  Pegawai-pegawainya bangkit mengadakan persepakatan, lalu membunuh Yoas di rumah Milo yang letaknya di penurunan ke Sila.
21  Yozakar, anak Simeat, dan Yozabad, anak Somer, ialah pegawai-pegawainya yang membunuh dia. Lalu ia dikuburkan di samping nenek moyangnya di kota Daud, maka Amazia, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 2 Februari -- YOHANES 2:1-11 - PEKA DAN BERTINDAK BENAR

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 2 Februari 2023
Bacaan : YOHANES 2:1-11
Setahun: Imamat 4-6
Nats: Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya, "Mereka kehabisan anggur." (Yohanes 2:3)

Renungan:

PEKA DAN BERTINDAK BENAR

Masyarakat pedesaan pada umumnya kental dengan jiwa persaudaraan. Ketika seorang warga hendak mengadakan hajatan, misalnya, tanpa diminta para tetangga akan datang membantu. Biasanya ibu-ibu akan sibuk membantu dalam urusan dapur atau biasa disebut dengan tradisi rewang. Jadi, para ibu datang tidak sekadar karena undangan, tapi mereka juga ikut membantu agar acara hajatan berjalan lancar sampai selesainya.

Bacaan Injil hari ini mengajak kita berkenalan dengan budaya orang Israel di zaman Yesus, khususnya tentang pesta pernikahan. Maria, Yesus, dan para murid-Nya menjadi tamu undangan dalam suatu pesta pernikahan. Sebagai ibu rumah tangga, Maria bukan sekadar hadir di pesta tetapi ia juga membantu di dapur. Maria tahu situasi dan kondisi yang ada di sana. Dan Maria tahu persis ketika persediaan anggur kian menipis. Maria peka dan sadar bahwa persoalan ini membuat tuan rumah berada dalam kesulitan. Maria tahu yang perlu dilakukannya: menceritakan masalah ini kepada Putranya, bukan kepada orang lain. Langkah Maria ini tepat, Yesus menyediakan anggur terbaik dan pesta berakhir baik.

Keteladanan seorang Maria mengingatkan kita untuk peka pada kesulitan yang sedang dihadapi orang lain. Peka dan sadar untuk melakukan sebuah tindakan yang bijak dan benar guna membantu seseorang keluar dari kesulitannya. Maria menceritakan masalah orang lain kepada orang yang tepat yaitu Yesus. Ia tidak menceritakannya kepada sembarang orang yang justru bisa saja memperburuk keadaan. Kiranya kepekaan hati yang Tuhan karuniakan kepada kita mendorong kita bertindak benar demi meringankan kesulitan orang lain. --SYS/www.renunganharian.net
   
KETIKA MELIHAT KESULITAN SESEORANG DAN KITA TIDAK TAHU SOLUSINYA, KIRANYA KITA DAPAT MENGAMBIL TINDAKAN YANG TEPAT YAITU DATANG KEPADA YESUS DAN MENDOAKANNYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2023/02/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+2:1-11

YOHANES 2:1-11

 1  Pada hari ketiga ada perkawinan di Kana yang di Galilea, dan ibu Yesus ada di situ;
 2  Yesus dan murid-murid-Nya diundang juga ke perkawinan itu.
 3  Ketika mereka kekurangan anggur, ibu Yesus berkata kepada-Nya: "Mereka kehabisan anggur."
 4  Kata Yesus kepadanya: "Mau apakah engkau dari pada-Ku, ibu? Saat-Ku belum tiba."
 5  Tetapi ibu Yesus berkata kepada pelayan-pelayan: "Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!"
 6  Di situ ada enam tempayan yang disediakan untuk pembasuhan menurut adat orang Yahudi, masing-masing isinya dua tiga buyung.
 7  Yesus berkata kepada pelayan-pelayan itu: "Isilah tempayan-tempayan itu penuh dengan air." Dan merekapun mengisinya sampai penuh.
 8  Lalu kata Yesus kepada mereka: "Sekarang cedoklah dan bawalah kepada pemimpin pesta." Lalu merekapun membawanya.
 9  Setelah pemimpin pesta itu mengecap air, yang telah menjadi anggur itu--dan ia tidak tahu dari mana datangnya, tetapi pelayan-pelayan, yang mencedok air itu, mengetahuinya--ia memanggil mempelai laki-laki,
10  dan berkata kepadanya: "Setiap orang menghidangkan anggur yang baik dahulu dan sesudah orang puas minum, barulah yang kurang baik; akan tetapi engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang."
11  Hal itu dibuat Yesus di Kana yang di Galilea, sebagai yang pertama dari tanda-tanda-Nya dan dengan itu Ia telah menyatakan kemuliaan-Nya, dan murid-murid-Nya percaya kepada-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Imamat+4-6
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Imamat+4-6

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2023 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]