(e-RH) 11 Oktober -- MATIUS 18:6-11 - PENYESAT

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 11 Oktober 2026
Bacaan : MATIUS 18:6-11
Setahun: Matius 22-23
Nats: "Celakalah dunia dengan segala hal yang menyebabkan orang berdosa! Memang hal-hal itu harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya." (Matius 18:7)

Renungan:

PENYESAT

Suatu kali, Hena mengunggah foto dan video liburannya selama satu minggu di Bali. Dalam sehari, ia bisa mengunggah berkali-kali. Melihat unggahan itu, salah seorang teman mengomentarinya secara langsung. "Kamu pede mengunggah foto seneng-seneng sementara teman kita baru kehilangan pekerjaan?" "Lah, apa salahnya? Aku pergi dengan uangku sendiri, nggak minta sama dia. Lagipula media sosial memang buat pamer kan? Kalau nggak kuat lihat postingan orang lain, ya jangan main medsos!"

Kadang, kita tidak berpikir jauh tentang dampak dari perkataan dan perbuatan kita. Asal kita senang, maka lakukan. Malangnya, tubuh yang pada hakikatnya baik dan seharusnya digunakan sebagai alat kebaikan sering kali justru menjadi jerat karena kejahatan hati kita. Termasuk tindakan remeh yang ternyata berdampak buruk bagi orang lain. Perkataan dan perbuatan kita dapat menjadi batu sandungan, menyesatkan orang lain, bahkan menyebabkan mereka berbuat dosa.

Sebuah kesalahan, meski tampak kecil, bisa menjadi benih penyesatan. Sebab hidup kita dibaca orang lain, bahkan gaungnya akan lebih keras dibanding khotbah apa pun. Padahal, bukankah semestinya hidup orang percaya senantiasa mencerminkan kesaksian yang memuliakan Allah? Karena itu, Yesus mengingatkan supaya jangan sampai kita menjadi penyesat yang berpotensi membawa orang lain terjatuh dalam dosa. Yesus rindu terang kita bercahaya di depan orang supaya mereka melihat perbuatan kita yang baik. Sehingga melalui itu, mereka memuliakan Tuhan (bdk. Mat. 5:16). --EBL/www.renunganharian.net
   
JADILAH BERKAT, BUKAN PENYESAT KARENA KESELAMATAN BERARTI KESAKSIAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/10/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+18:6-11

MATIUS 18:6-11

 6  "Tetapi barangsiapa menyesatkan salah satu dari anak-anak kecil ini yang percaya kepada-Ku, lebih baik baginya jika sebuah batu kilangan diikatkan pada lehernya lalu ia ditenggelamkan ke dalam laut.
 7  Celakalah dunia dengan segala penyesatannya: memang penyesatan harus ada, tetapi celakalah orang yang mengadakannya.
 8  Jika tanganmu atau kakimu menyesatkan engkau, penggallah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan tangan kudung atau timpang dari pada dengan utuh kedua tangan dan kedua kakimu dicampakkan ke dalam api kekal.
 9  Dan jika matamu menyesatkan engkau, cungkillah dan buanglah itu, karena lebih baik bagimu masuk ke dalam hidup dengan bermata satu dari pada dicampakkan ke dalam api neraka dengan bermata dua.
10  Ingatlah, jangan menganggap rendah seorang dari anak-anak kecil ini. Karena Aku berkata kepadamu: Ada malaikat mereka di sorga yang selalu memandang wajah Bapa-Ku yang di sorga.
11  (Karena Anak Manusia datang untuk menyelamatkan yang hilang.)"

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Matius+22-23
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Matius+22-23

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 11 Oktober -- 1 Raja-raja 4 - Target Akhir

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 11 Oktober 2026
Ayat SH: 1 Raja-raja 4

Judul: Target Akhir

Sesuai janji-Nya, Allah tidak hanya mengabulkan permintaan Salomo, tetapi juga memberinya kekayaan dan kemuliaan (1Raj. 3:10-13).

Semua itu terlihat dari apa yang dimiliki oleh Salomo, mulai dari orang-orang yang TUHAN tempatkan di sampingnya untuk menopang dan menolongnya dalam menjalankan tugasnya sebagai seorang raja (1-19), kekuasaan yang TUHAN serahkan ke dalam tangannya (21-24), hingga harta melimpah bagi Salomo maupun seluruh istananya (26-28). Kekuasaan Salomo mendatangkan sukacita dan kedamaian bagi bangsa Israel (20, 25). Tidak hanya itu, Allah juga memberikan hikmat, pengertian, dan akal budi kepada Salomo. Bahkan, Alkitab mencatat bahwa tidak ada seorang pun yang lebih bijaksana dari dirinya (29-33).

Begitu terkenalnya Salomo sampai-sampai banyak bangsa datang untuk mendengar hikmatnya secara langsung (34). Hal ini tidak sedang menampilkan kehebatan Salomo semata-mata, tetapi sedang menunjukkan bahwa Allah memberikan semua berkat-Nya agar segala bangsa dapat mengenal Allah (34).

Meski kita bukan Salomo, janji Allah yang sama mengikat kita sebagai umat-Nya. Allah memanggil kita melakukan pekerjaan sesuai panggilan-Nya dan Ia tidak mengutus kita seorang diri tanpa bekal.

Lihatlah ke sekeliling Anda!

Allah menempatkan orang-orang yang Ia percayakan kepada kita untuk dapat menolong dan menopang kita dalam menjalankan rencana Allah melalui pekerjaan kita. Ia juga mengaruniakan kemampuan, keahlian, dan keterampilan kepada kita agar kita dapat melakukan pekerjaan-Nya. Itulah berkat Tuhan.

Berkat itu bukan untuk kita nikmati sendiri. Berkat itu diberikan agar kita hidup di dalam anugerah Allah dan semua orang di sekeliling kita, bahkan seluruh bangsa, dapat mengenal Allah sesuai dengan Amanat Agung Yesus Kristus (Mat. 28:18-20).

Target akhir kita bukanlah seberapa banyak berkat yang kita bisa nikmati, melainkan seberapa banyak orang yang mengenal Allah melalui hidup kita dan apa yang kita miliki. [MAR]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/10/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+4
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+4

1 Raja-raja 4

 1  Maka Salomo menjadi raja atas seluruh Israel.
 2  Inilah para pembesarnya: Azarya bin Zadok menjadi imam;
 3  Elihoref dan Ahia, anak-anak Sisa menjadi panitera negara; Yosafat bin Ahilud menjadi bendahara negara;
 4  Benaya bin Yoyada menjadi panglima; Zadok dan Abyatar menjadi imam.
 5  Azarya bin Natan mengawasi para kepala daerah; Zabut bin Natan, seorang imam, menjadi sahabat raja;
 6  Ahisar menjadi kepala istana; Adoniram bin Abda menjadi kepala rodi.
 7  Salomo mempunyai dua belas orang kepala daerah atas seluruh Israel yang harus menjamin makanan raja dan seisi istananya: adalah tanggungan tiap-tiap kepala daerah untuk menjamin makanan selama sebulan dalam setahun.
 8  Inilah nama-nama mereka: Ben-Hur di pegunungan Efraim;
 9  Ben-Deker di Makas, di Saalbim, di Bet-Semes dan di Elon-Bet-Hanan;
10  Ben-Hesed di Arubot; wilayahnya ialah Sokho dan seluruh tanah Hefer;
11  Ben-Abinadab memegang seluruh tanah bukit Dor, dan Tafat binti Salomo menjadi isterinya;
12  Baana bin Ahilud memegang Taanakh, Megido dan seluruh Bet-Sean yang di sebelah Sartan di sebelah hilir Yizreel, dari Bet-Sean sampai Abel-Mehola sampai ke seberang Yokmeam.
13  Selanjutnya Ben-Geber di Ramot-Gilead; wilayahnya ialah Hawot-Yair yang di Gilead; Yair ialah anak Manasye. Juga wilayah Argob yang di Basan dipegangnya, enam puluh kota besar, berpagar tembok dan berpalang pintu tembaga;
14  Ahinadab bin Ido memegang Mahanaim.
15  Selanjutnya Ahimaas di Naftali; ia juga mengambil seorang anak Salomo menjadi isterinya, yakni Basmat.
16  Selanjutnya Baana bin Husai di Asyer dan di Alot.
17  Lalu Yosafat bin Paruah di Isakhar
18  dan Simei bin Ela di Benyamin.
19  Geber bin Uri di tanah Gilead memegang tanah Sihon, raja orang Amori, dan tanah Og, raja Basan; dan dialah satu-satunya kepala daerah yang ada di tanah itu.
20  Orang Yehuda dan orang Israel jumlahnya seperti pasir di tepi laut. Mereka makan dan minum serta bersukaria.
21  Maka Salomo berkuasa atas segala kerajaan mulai dari sungai Efrat sampai negeri orang Filistin dan sampai ke tapal batas Mesir. Mereka menyampaikan upeti dan tetap takluk kepada Salomo seumur hidupnya.
22  Adapun persediaan makanan yang diperlukan Salomo untuk sehari ialah tiga puluh kor tepung yang terbaik dan enam puluh kor tepung biasa,
23  sepuluh ekor lembu gemukan dan dua puluh lembu gembalaan dan seratus ekor domba, belum terhitung rusa, kijang, rusa dandi dan gangsa piaraan,
24  sebab ia berkuasa atas seluruh tanah di sebelah sini sungai Efrat, mulai dari Tifsah sampai ke Gaza, dan atas semua raja di sebelah sini sungai Efrat; ia dikaruniai damai di seluruh negerinya,
25  sehingga orang Yehuda dan orang Israel diam dengan tenteram, masing-masing di bawah pohon anggur dan pohon aranya, dari Dan sampai Bersyeba seumur hidup Salomo.
26  Lagipula Salomo mempunyai kuda empat puluh ribu kandang untuk kereta-keretanya dan dua belas ribu orang berkuda.
27  Dan para kepala daerah itu menjamin makanan raja Salomo serta semua orang yang ikut makan dari meja raja Salomo. Mereka membawanya masing-masing dalam bulan gilirannya dengan tidak mengurangi sesuatu apapun.
28  Jelai dan jerami untuk kuda-kuda biasa dan kuda-kuda teji dibawa mereka ke tempat yang semestinya, masing-masing menurut tanggungannya.
29  Dan Allah memberikan kepada Salomo hikmat dan pengertian yang amat besar, serta akal yang luas seperti dataran pasir di tepi laut,
30  sehingga hikmat Salomo melebihi hikmat segala bani Timur dan melebihi segala hikmat orang Mesir.
31  Ia lebih bijaksana dari pada semua orang, dari pada Etan, orang Ezrahi itu, dan dari pada Heman, Kalkol dan Darda, anak-anak Mahol; sebab itu ia mendapat nama di antara segala bangsa sekelilingnya.
32  Ia menggubah tiga ribu amsal, dan nyanyiannya ada seribu lima.
33  Ia bersajak tentang pohon-pohonan, dari pohon aras yang di gunung Libanon sampai kepada hisop yang tumbuh pada dinding batu; ia berbicara juga tentang hewan dan tentang burung-burung dan tentang binatang melata dan tentang ikan-ikan.
34  Maka datanglah orang dari segala bangsa mendengarkan hikmat Salomo, dan ia menerima upeti dari semua raja-raja di bumi, yang telah mendengar tentang hikmatnya itu.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

Re(1) New active customer databases for your business.

Posted On // Leave a Comment

Hello

New active customer databases for your business:

Country: Number of email addresses: Price
AU : 12 million : $50
CA :  7 million : $40
DE : 24 million : $60
FR : 13 million : $50
NZ :  3 million : $30
UK : 14 million : $50
US : 35 million : $90
COM 45,1 million : $120
ALL WORLD 170 million : $170

Many thematic databases.
A wide range of software.

Email: basefree842@gmail.com

To unsubscribe, send us an email with the subject 'unsubscribe'

[Read more]

(e-RH) 10 Oktober -- MATIUS 7:6 - MENJAGA MUTIARA

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 10 Oktober 2026
Bacaan : MATIUS 7:6
Setahun: Matius 20-21
Nats: "Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu." (Matius 7:6)

Renungan:

MENJAGA MUTIARA

Pernahkah kita punya pengalaman ketika kita begitu bersemangat membagikan sesuatu yang berharga? Sesuatu yang berharga itu bisa berupa pengalaman rohani, pergumulan yang Tuhan pulihkan, atau kebenaran yang baru kita pahami. Namun, tak jarang yang kita terima justru tatapan dingin, tanggapan sinis, bahkan penolakan yang melukai. Itu ibaratnya seperti kita memberi sesuatu yang indah kepada tangan yang belum siap menerimanya. Menyedihkan, bukan?

Dalam khotbah di bukit, Yesus berkata, "Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi ...." Kata-kata yang terdengar keras, tetapi sesungguhnya mengandung nasihat yang indah. Yesus tidak sedang mengajarkan pendengar-Nya untuk merendahkan orang lain, melainkan mengingatkan bahwa hal-hal kudus membutuhkan tempat yang tepat. Tidak semua hati siap menerima kebenaran dan tidak semua waktu tepat untuk berbagi kedalaman iman.

Ada "hal kudus atau mutiara" dalam hidup kita, orang percaya. Mutiara itu bisa berarti sebuah nilai, panggilan, dan pengalaman bersama Tuhan yang sangat pribadi. Ketika kita membagikannya tanpa hikmat, kita bukan hanya berisiko disalahpahami, tetapi juga melukai diri sendiri. Sebelum kita berbagi, kita diingatkan untuk memikirkan hal ini: kapan harus berbicara, kepada siapa berbagi, dan kapan cukup menyimpannya dalam diam bersama Tuhan. Hari ini, Yesus menasihati kita bahwa tidak semua hal perlu diungkapkan, ada bagian yang cukup disimpan, dirawat, dan didoakan sampai waktunya tiba. --SYS/www.renunganharian.net
   
MENJAGA YANG KUDUS BUKANLAH SIKAP TERTUTUP, MELAINKAN BENTUK PENGHORMATAN TERHADAP APA YANG TUHAN PERCAYAKAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/10/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+7:6

MATIUS 7:6

 6  "Jangan kamu memberikan barang yang kudus kepada anjing dan jangan kamu melemparkan mutiaramu kepada babi, supaya jangan diinjak-injaknya dengan kakinya, lalu ia berbalik mengoyak kamu."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Matius+20-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Matius+20-21

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]

(e-SH) 10 Oktober -- 1 Raja-raja 3:16-28 - Jangan Curi Kemuliaan Allah!

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 10 Oktober 2026
Ayat SH: 1 Raja-raja 3:16-28

Judul: Jangan Curi Kemuliaan Allah!

Saat kita meminta hikmat dari Allah, sering kali kita diperhadapkan pada situasi yang menguji dan melatih diri kita. Tujuannya adalah agar kebijaksanaan yang kita miliki sesuai dengan standar Allah.

Seperti itulah yang dialami Salomo saat ia diperhadapkan pada permasalahan antara dua orang pelacur yang memperebutkan seorang bayi (16). Meski mereka adalah perempuan yang statusnya rendah, Salomo mendengarkan mereka. Ia tidak menyela sedikit pun saat mereka menyampaikan keluh kesah mereka hingga mereka bertengkar di hadapannya (17-23).

Setelah mendengarkan aduan mereka, Salomo memerintahkan agar bayi itu dibelah menjadi dua (23-25). Tentu, ini bukan keputusan akhir Salomo. Ini adalah strateginya untuk menemukan kebenaran. Melalui respons instan kedua wanita itu, Salomo mengetahui siapa ibu yang sebenarnya dari bayi itu dan mengambil keputusan akhir yang paling adil (26-27).

Berdasarkan keputusan itulah, ia menjadi raja yang disegani oleh bangsa Israel.

Melalui peristiwa tersebut, mereka yakin bahwa Salomo memiliki hikmat yang berasal dari Allah (28).

Hal ini menunjukkan bahwa yang menjadikan Salomo raja yang adil bukanlah kehebatannya, melainkan Allah yang ada padanya.

Dalam kehidupan zaman sekarang kita diperhadapkan pada berbagai peristiwa yang menguji kebijaksanaan kita. Allah mengingatkan kita bahwa semua kemampuan yang kita miliki maupun keberhasilan yang kita dapatkan dalam pekerjaan kita berasal dari-Nya. Semua itu Ia berikan kepada kita untuk melakukan pekerjaan-Nya dan memuliakan-Nya.

Keberhasilan kita bukanlah pada saat nama kita diagung-agungkan oleh sesama. Keberhasilan kita adalah pada saat nama Allah dikenal dan diakui melalui semua yang kita lakukan, termasuk dalam setiap keputusan dan kebijakan yang kita buat.

Bersyukurlah kepada Allah untuk hikmat yang Ia berikan kepada kita. Jangan curi kemuliaan Allah! Segala sesuatu berasal dari Allah dan untuk kemuliaan-Nya. [MAR]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/10/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+3:16-28
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+3:16-28

1 Raja-raja 3:16-28

16  Pada waktu itu masuklah dua orang perempuan sundal menghadap raja, lalu mereka berdiri di depannya.
17  Kata perempuan yang satu: "Ya tuanku! aku dan perempuan ini diam dalam satu rumah, dan aku melahirkan anak, pada waktu dia ada di rumah itu.
18  Kemudian pada hari ketiga sesudah aku, perempuan inipun melahirkan anak; kami sendirian, tidak ada orang luar bersama-sama kami dalam rumah, hanya kami berdua saja dalam rumah.
19  Pada waktu malam anak perempuan ini mati, karena ia menidurinya.
20  Pada waktu tengah malam ia bangun, lalu mengambil anakku dari sampingku; sementara hambamu ini tidur, dibaringkannya anakku itu di pangkuannya, sedang anaknya yang mati itu dibaringkannya di pangkuanku.
21  Ketika aku bangun pada waktu pagi untuk menyusui anakku, tampaklah anak itu sudah mati, tetapi ketika aku mengamat-amati dia pada waktu pagi itu, tampaklah bukan dia anak yang kulahirkan."
22  Kata perempuan yang lain itu: "Bukan! anakkulah yang hidup dan anakmulah yang mati." Tetapi perempuan yang pertama berkata pula: "Bukan! anakmulah yang mati dan anakkulah yang hidup." Begitulah mereka bertengkar di depan raja.
23  Lalu berkatalah raja: "Yang seorang berkata: Anakkulah yang hidup ini dan anakmulah yang mati. Yang lain berkata: Bukan! Anakmulah yang mati dan anakkulah yang hidup."
24  Sesudah itu raja berkata: "Ambilkan aku pedang," lalu dibawalah pedang ke depan raja.
25  Kata raja: "Penggallah anak yang hidup itu menjadi dua dan berikanlah setengah kepada yang satu dan yang setengah lagi kepada yang lain."
26  Maka kata perempuan yang empunya anak yang hidup itu kepada raja, sebab timbullah belas kasihannya terhadap anaknya itu, katanya: "Ya tuanku! Berikanlah kepadanya bayi yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia." Tetapi yang lain itu berkata: "Supaya jangan untukku ataupun untukmu, penggallah!"
27  Tetapi raja menjawab, katanya: "Berikanlah kepadanya bayi yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia; dia itulah ibunya."
28  Ketika seluruh orang Israel mendengar keputusan hukum yang diberikan raja, maka takutlah mereka kepada raja, sebab mereka melihat, bahwa hikmat dari pada Allah ada dalam hatinya untuk melakukan keadilan.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-SH) 10 Oktober -- Baca Gali Alkitab

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab

1 Raja-raja 3:16-28

Pada zaman kuno, bagaimana kita bisa membuktikan apakah seorang bayi adalah anak dari ibu yang satu atau ibu yang lain?

Ini adalah salah satu contoh dari sekian banyak kasus yang bisa terjadi di tengah-tengah masyarakat. Sebagai pemimpin, raja harus memecahkan kasus ini dengan adil. Masalahnya, keadilan seperti apa yang harus raja berikan? Apa yang mesti raja lakukan supaya keputusannya adil di mata rakyat maupun di mata Tuhan?

Apa saja yang Anda baca?
1. Siapa yang datang kepada raja? (16)
2. Apa yang dikatakan oleh salah seorang perempuan itu? (17-21)
3. Apa yang dikatakan oleh perempuan yang lain, dan apa pula yang dikatakan oleh perempuan yang pertama tadi? (22)
4. Apa yang raja katakan, dan apa yang dibawakan ke hadapannya? (23-25)
5. Apa respons dari kedua perempuan tersebut? (26)
6. Apa jawaban raja, dan apa reaksi seluruh orang Israel terhadap keputusan raja? (27)

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Apa yang diperlukan seorang raja untuk memimpin selain kekuasaan politik dan kekuatan militer?
2. Bagaimana seorang raja yang bijak sepatutnya menangani konflik di antara orang-orang yang ia pimpin?
3. Apa yang membedakan antara seorang ibu sejati dari perempuan lain yang bukan ibu sebenarnya?
4. Hikmat siapa yang paling ditonjolkan di dalam kisah ini, dan mengapa?

Apa respons Anda?
1. Apa yang akan Anda lakukan untuk mewujudkan hikmat Allah di dalam hati Anda?
2. Bagaimana Anda akan menangani konflik di dalam keluarga atau relasi pertemanan Anda?

Pokok Doa:
Bersyukur atas berkat hikmat yang Allah sediakan bagi setiap umat-Nya yang mau membuka hatinya kepada-Nya.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+3:16-28
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+3:16-28

1 Raja-raja 3:16-28

16  Pada waktu itu masuklah dua orang perempuan sundal menghadap raja, lalu mereka berdiri di depannya.
17  Kata perempuan yang satu: "Ya tuanku! aku dan perempuan ini diam dalam satu rumah, dan aku melahirkan anak, pada waktu dia ada di rumah itu.
18  Kemudian pada hari ketiga sesudah aku, perempuan inipun melahirkan anak; kami sendirian, tidak ada orang luar bersama-sama kami dalam rumah, hanya kami berdua saja dalam rumah.
19  Pada waktu malam anak perempuan ini mati, karena ia menidurinya.
20  Pada waktu tengah malam ia bangun, lalu mengambil anakku dari sampingku; sementara hambamu ini tidur, dibaringkannya anakku itu di pangkuannya, sedang anaknya yang mati itu dibaringkannya di pangkuanku.
21  Ketika aku bangun pada waktu pagi untuk menyusui anakku, tampaklah anak itu sudah mati, tetapi ketika aku mengamat-amati dia pada waktu pagi itu, tampaklah bukan dia anak yang kulahirkan."
22  Kata perempuan yang lain itu: "Bukan! anakkulah yang hidup dan anakmulah yang mati." Tetapi perempuan yang pertama berkata pula: "Bukan! anakmulah yang mati dan anakkulah yang hidup." Begitulah mereka bertengkar di depan raja.
23  Lalu berkatalah raja: "Yang seorang berkata: Anakkulah yang hidup ini dan anakmulah yang mati. Yang lain berkata: Bukan! Anakmulah yang mati dan anakkulah yang hidup."
24  Sesudah itu raja berkata: "Ambilkan aku pedang," lalu dibawalah pedang ke depan raja.
25  Kata raja: "Penggallah anak yang hidup itu menjadi dua dan berikanlah setengah kepada yang satu dan yang setengah lagi kepada yang lain."
26  Maka kata perempuan yang empunya anak yang hidup itu kepada raja, sebab timbullah belas kasihannya terhadap anaknya itu, katanya: "Ya tuanku! Berikanlah kepadanya bayi yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia." Tetapi yang lain itu berkata: "Supaya jangan untukku ataupun untukmu, penggallah!"
27  Tetapi raja menjawab, katanya: "Berikanlah kepadanya bayi yang hidup itu, jangan sekali-kali membunuh dia; dia itulah ibunya."
28  Ketika seluruh orang Israel mendengar keputusan hukum yang diberikan raja, maka takutlah mereka kepada raja, sebab mereka melihat, bahwa hikmat dari pada Allah ada dalam hatinya untuk melakukan keadilan.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-SH) 9 Oktober -- 1 Raja-raja 3:1-15 - Meminta dalam Ketaatan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 9 Oktober 2026
Ayat SH: 1 Raja-raja 3:1-15

Judul: Meminta dalam Ketaatan

Berbeda dengan kita yang mengajukan permintaan kita kepada Allah melalui doa. Salomo justru mendapat kesempatan untuk meminta apa pun dari Allah.

Meski sudah menjadi raja, Salomo menyadari bahwa ia membutuhkan pertolongan Allah untuk menghadapi bangsa Mesir dan memimpin bangsanya sendiri (1-3).

Ketika Allah menampakkan diri dan memberi Salomo kesempatan untuk meminta apa pun, Salomo menjawab bukan sebagai raja yang menaklukan rakyatnya dengan kekuasaan, melainkan hamba Allah yang mengalami kasih setia-Nya dan diangkat oleh-Nya untuk berada di tengah umat-Nya yang besar (4-8). Salomo tidak meminta kekayaan, melainkan hati yang penuh pengertian agar ia dapat menjadi hakim yang adil bagi umat Allah (9).

Berdasarkan permintaannya ini, Allah mengaruniakan kepadanya hati yang bijaksana (10-12). Bahkan, tidak hanya itu, Allah juga memberikan apa yang ia tidak minta, yakni kekayaan dan kejayaan yang tidak tertandingi di sepanjang zaman (13). Meski demikian,

Allah mengingatkan Salomo untuk hidup dalam ketaatan kepada Allah, sesuai kehendak dan ketetapan-Nya (14).

Saat Allah memilih dan mengutus kita untuk melakukan panggilan-Nya, Ia akan memberikan apa pun yang kita butuhkan menurut kehendak-Nya. Bahkan, Ia akan memberikan lebih dari apa yang kita harapkan. Di balik itu semua, Allah ingin kita taat kepada-Nya: menggunakan kebijaksanaan yang Ia berikan kepada kita untuk menaati perintah dan ketetapan-Nya.

Sebagai umat-Nya, kita diberi hak istimewa untuk dapat meminta apa pun yang kita butuhkan kepada Allah. Hendaklah kita memakai hak ini bukan untuk memenuhi kepentingan pribadi, apalagi membuat kita hidup dalam dosa. Ia ingin kita meminta sesuatu yang dapat membekali dan memperlengkapi kita dalam memenuhi panggilan-Nya, baik melalui pekerjaan, pelayanan, ataupun relasi kita dengan sesama.

Jadikan doa kita bukan permohonan untuk memenuhi kehendak kita, tetapi kehendak Allah! [MAR]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/10/09/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+3:1-15
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+3:1-15

1 Raja-raja 3:1-15

 1  Lalu Salomo menjadi menantu Firaun, raja Mesir; ia mengambil anak Firaun, dan membawanya ke kota Daud, sampai ia selesai mendirikan istananya dan rumah TUHAN dan tembok sekeliling Yerusalem.
 2  Hanya, bangsa itu masih mempersembahkan korban di bukit-bukit pengorbanan, sebab belum ada didirikan rumah untuk nama TUHAN sampai pada waktu itu.
 3  Dan Salomo menunjukkan kasihnya kepada TUHAN dengan hidup menurut ketetapan-ketetapan Daud, ayahnya; hanya, ia masih mempersembahkan korban sembelihan dan ukupan di bukit-bukit pengorbanan.
 4  Pada suatu hari raja pergi ke Gibeon untuk mempersembahkan korban, sebab di situlah bukit pengorbanan yang paling besar; seribu korban bakaran dipersembahkan Salomo di atas mezbah itu.
 5  Di Gibeon itu TUHAN menampakkan diri kepada Salomo dalam mimpi pada waktu malam. Berfirmanlah Allah: "Mintalah apa yang hendak Kuberikan kepadamu."
 6  Lalu Salomo berkata: "Engkaulah yang telah menunjukkan kasih setia-Mu yang besar kepada hamba-Mu Daud, ayahku, sebab ia hidup di hadapan-Mu dengan setia, benar dan jujur terhadap Engkau; dan Engkau telah menjamin kepadanya kasih setia yang besar itu dengan memberikan kepadanya seorang anak yang duduk di takhtanya seperti pada hari ini.
 7  Maka sekarang, ya TUHAN, Allahku, Engkaulah yang mengangkat hamba-Mu ini menjadi raja menggantikan Daud, ayahku, sekalipun aku masih sangat muda dan belum berpengalaman.
 8  Demikianlah hamba-Mu ini berada di tengah-tengah umat-Mu yang Kaupilih, suatu umat yang besar, yang tidak terhitung dan tidak terkira banyaknya.
 9  Maka berikanlah kepada hamba-Mu ini hati yang faham menimbang perkara untuk menghakimi umat-Mu dengan dapat membedakan antara yang baik dan yang jahat, sebab siapakah yang sanggup menghakimi umat-Mu yang sangat besar ini?"
10  Lalu adalah baik di mata Tuhan bahwa Salomo meminta hal yang demikian.
11  Jadi berfirmanlah Allah kepadanya: "Oleh karena engkau telah meminta hal yang demikian dan tidak meminta umur panjang atau kekayaan atau nyawa musuhmu, melainkan pengertian untuk memutuskan hukum,
12  maka sesungguhnya Aku melakukan sesuai dengan permintaanmu itu, sesungguhnya Aku memberikan kepadamu hati yang penuh hikmat dan pengertian, sehingga sebelum engkau tidak ada seorangpun seperti engkau, dan sesudah engkau takkan bangkit seorangpun seperti engkau.
13  Dan juga apa yang tidak kauminta Aku berikan kepadamu, baik kekayaan maupun kemuliaan, sehingga sepanjang umurmu takkan ada seorangpun seperti engkau di antara raja-raja.
14  Dan jika engkau hidup menurut jalan yang Kutunjukkan dan tetap mengikuti segala ketetapan dan perintah-Ku, sama seperti ayahmu Daud, maka Aku akan memperpanjang umurmu."
15  Lalu terjagalah Salomo; ternyata ia bermimpi. Sekembalinya ke Yerusalem, berdirilah ia di hadapan tabut perjanjian Tuhan, dipersembahkannya korban-korban bakaran dan korban-korban keselamatan, kemudian ia mengadakan perjamuan bagi semua pegawainya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
[Read more]

(e-RH) 8 Oktober -- MATIUS 25:31-46 - KASIH DALAM AKSI

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 8 Oktober 2026
Bacaan : MATIUS 25:31-46
Setahun: Matius 15-17
Nats: "Segala sesuatu yang telah kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku." (Matius 25:40b)

Renungan:

KASIH DALAM AKSI

Kasih sering berhenti sebagai perasaan atau kata-kata indah di tangan seorang pujangga atau penyanyi. Kita mudah berkata "Tuhan memberkati" atau "saya peduli", tetapi lupa bahwa kasih tanpa perbuatan adalah mati dan sia-sia belaka. Jurang antara niat dan aksi inilah yang membedakan antara kasih sejati dan kasih yang pura-pura.

Yesus, dalam Matius 25:35-40, memberikan solusi radikal. Dia menyatakan bahwa setiap tindakan nyata-memberi makan, menjenguk yang sakit, menyambut orang asing-yang kita lakukan untuk orang yang hina dan terlupakan, sesungguhnya kita lakukan untuk Dia sendiri. Inilah tindakan nyata kasih yang mengubah segalanya, "Sesungguhnya Aku berkata kepadamu: Segala sesuatu yang telah kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku" (ay. 40). Ini bukan sekadar amal, tetapi ibadah yang praktis. Kristus mengidentikkan diri-Nya dengan orang yang menderita, mengubahkan belas kasih biasa menjadi pelayanan sakral. Ketika kita melakukan tindakan kasih yang nyata untuk mereka yang tersisih maka seakan-akan kita sedang melakukannya bagi Kristus. Begitu pula sebaliknya, "Segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku" (ay. 45).

Karena itu, jangan tunda! Hidup yang diubahkan oleh kasih karunia harus terwujud dalam kepedulian aktif. Mari buka mata melihat "Kristus yang tersembunyi" dalam sesama yang membutuhkan. Hari ini, maukah kita melakukan satu tindakan kasih yang nyata? Sebab, dalam kerajaan-Nya, segelas air yang diberikan dengan kasih lebih berharga daripada ritual yang dingin. --DSK/www.renunganharian.net
   
TEMUKAN KRISTUS DALAM SETIAP WAJAH YANG MEMBUTUHKAN, DAN LAYANI DIA HARI INI JUGA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/10/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+25:31-46

MATIUS 25:31-46

31  "Apabila Anak Manusia datang dalam kemuliaan-Nya dan semua malaikat bersama-sama dengan Dia, maka Ia akan bersemayam di atas takhta kemuliaan-Nya.
32  Lalu semua bangsa akan dikumpulkan di hadapan-Nya dan Ia akan memisahkan mereka seorang dari pada seorang, sama seperti gembala memisahkan domba dari kambing,
33  dan Ia akan menempatkan domba-domba di sebelah kanan-Nya dan kambing-kambing di sebelah kiri-Nya.
34  Dan Raja itu akan berkata kepada mereka yang di sebelah kanan-Nya: Mari, hai kamu yang diberkati oleh Bapa-Ku, terimalah Kerajaan yang telah disediakan bagimu sejak dunia dijadikan.
35  Sebab ketika Aku lapar, kamu memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu memberi Aku minum; ketika Aku seorang asing, kamu memberi Aku tumpangan;
36  ketika Aku telanjang, kamu memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit, kamu melawat Aku; ketika Aku di dalam penjara, kamu mengunjungi Aku.
37  Maka orang-orang benar itu akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar dan kami memberi Engkau makan, atau haus dan kami memberi Engkau minum?
38  Bilamanakah kami melihat Engkau sebagai orang asing, dan kami memberi Engkau tumpangan, atau telanjang dan kami memberi Engkau pakaian?
39  Bilamanakah kami melihat Engkau sakit atau dalam penjara dan kami mengunjungi Engkau?
40  Dan Raja itu akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang kamu lakukan untuk salah seorang dari saudara-Ku yang paling hina ini, kamu telah melakukannya untuk Aku.
41  Dan Ia akan berkata juga kepada mereka yang di sebelah kiri-Nya: Enyahlah dari hadapan-Ku, hai kamu orang-orang terkutuk, enyahlah ke dalam api yang kekal yang telah sedia untuk Iblis dan malaikat-malaikatnya.
42  Sebab ketika Aku lapar, kamu tidak memberi Aku makan; ketika Aku haus, kamu tidak memberi Aku minum;
43  ketika Aku seorang asing, kamu tidak memberi Aku tumpangan; ketika Aku telanjang, kamu tidak memberi Aku pakaian; ketika Aku sakit dan dalam penjara, kamu tidak melawat Aku.
44  Lalu merekapun akan menjawab Dia, katanya: Tuhan, bilamanakah kami melihat Engkau lapar, atau haus, atau sebagai orang asing, atau telanjang atau sakit, atau dalam penjara dan kami tidak melayani Engkau?
45  Maka Ia akan menjawab mereka: Aku berkata kepadamu, sesungguhnya segala sesuatu yang tidak kamu lakukan untuk salah seorang dari yang paling hina ini, kamu tidak melakukannya juga untuk Aku.
46  Dan mereka ini akan masuk ke tempat siksaan yang kekal, tetapi orang benar ke dalam hidup yang kekal."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Matius+15-17
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Matius+15-17

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
[Read more]