(e-RH) 17 November -- Kejadian 33:1-20 - TERSEDIA ANUGERAH

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 17 November 2019
Bacaan : Kejadian 33:1-20
Setahun: Kisah Para Rasul 23-25
Nats: Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka. (Kejadian 33:4)

Renungan:

TERSEDIA ANUGERAH

Pelarian Yakub dimulai ketika ia menipu Ishak, ayahnya, untuk mendapatkan berkat kesulungan sehingga ia harus lari dari Esau yang berniat membalas dendam kepadanya. Yakub lari meninggalkan rumahnya ke Padan-Aram. Tempat pelarian yang tidak mudah, karena harus berpisah dengan keluarga yang sangat dikasihinya dalam waktu lama. Di tempat itulah Yakub menerima segala konsekuensi dari perbuatan dosanya: tinggal sebagai orang asing, diperdaya oleh Laban, harus bekerja keras, dan hidup dalam bayang-bayang ketakutan karena amarah Esau.

Allah kita adalah Bapa yang kaya dengan anugerah! Beberapa kali Allah menjumpai Yakub dan menguatkannya. Tinggal sebagai orang asing namun Yakub tetap diberkati. Hingga Allah pun menyuruh Yakub untuk pulang kepada keluarganya dengan janji bahwa Allah akan menyertainya. Yakub mengikuti perintah Allah itu meski dengan perasaan takut. Dalam situasi takut, lagi-lagi Allah beranugerah kepadanya. Nyatanya Allah melembutkan hati Esau dan dilepaskannya pengampunan. Anugerah Allah berlanjut saat Yakub berkumpul kembali dengan keluarganya dan hidup dengan sukacita.

Setiap orang pasti pernah bersalah dan itu menimbulkan sebuah konsekuensi yang harus ditanggung. Namun, penderitaan yang kita alami akibat dosa yang kita perbuat tidak berarti menutup pintu anugerah Allah bagi hidup kita. Allah tetap beranugerah karena Ia tidak menghendaki kita binasa karena dosa. Anugerah yang diberikan-Nya menunjukkan bahwa Ia tidak saja mengampuni segala dosa kita, tetapi Ia juga memulihkan hidup kita. --SYS/www.renunganharian.net
   
KONSEKUENSI APA PUN YANG KITA ALAMI TIDAK AKAN MENUTUP PINTU ANUGERAH-NYA UNTUK MENYELAMATKAN KITA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2019/11/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2019/11/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kejadian+33:1-20

Kejadian 33:1-20

 1  Yakubpun melayangkan pandangnya, lalu dilihatnyalah Esau datang dengan diiringi oleh empat ratus orang. Maka diserahkannyalah sebagian dari anak-anak itu kepada Lea dan sebagian kepada Rahel serta kepada kedua budak perempuan itu.
 2  Ia menempatkan budak-budak perempuan itu beserta anak-anak mereka di muka, Lea beserta anak-anaknya di belakang mereka, dan Rahel beserta Yusuf di belakang sekali.
 3  Dan ia sendiri berjalan di depan mereka dan ia sujud sampai ke tanah tujuh kali, hingga ia sampai ke dekat kakaknya itu.
 4  Tetapi Esau berlari mendapatkan dia, didekapnya dia, dipeluk lehernya dan diciumnya dia, lalu bertangis-tangisanlah mereka.
 5  Kemudian Esau melayangkan pandangnya, dilihatnyalah perempuan-perempuan dan anak-anak itu, lalu ia bertanya: "Siapakah orang-orang yang beserta engkau itu?" Jawab Yakub: "Anak-anak yang telah dikaruniakan Allah kepada hambamu ini."
 6  Sesudah itu mendekatlah budak-budak perempuan itu beserta anak-anaknya, lalu mereka sujud.
 7  Mendekat jugalah Lea beserta anak-anaknya, dan merekapun sujud. Kemudian mendekatlah Yusuf beserta Rahel, dan mereka juga sujud.
 8  Berkatalah Esau: "Apakah maksudmu dengan seluruh pasukan, yang telah bertemu dengan aku tadi?" Jawabnya: "Untuk mendapat kasih tuanku."
 9  Tetapi kata Esau: "Aku mempunyai banyak, adikku; peganglah apa yang ada padamu."
10  Tetapi kata Yakub: "Janganlah kiranya demikian; jikalau aku telah mendapat kasihmu, terimalah persembahanku ini dari tanganku, karena memang melihat mukamu adalah bagiku serasa melihat wajah Allah, dan engkaupun berkenan menyambut aku.
11  Terimalah kiranya pemberian tanda salamku ini, yang telah kubawa kepadamu, sebab Allah telah memberi karunia kepadaku dan akupun mempunyai segala-galanya." Lalu dibujuk-bujuknyalah Esau, sehingga diterimanya.
12  Kata Esau: "Baiklah kita berangkat berjalan terus; aku akan menyertai engkau."
13  Tetapi Yakub berkata kepadanya: "Tuanku maklum, bahwa anak-anak ini masih kurang kuat, dan bahwa beserta aku ada kambing domba dan lembu sapi yang masih menyusui, jika diburu-buru, satu hari saja, maka seluruh kumpulan binatang itu akan mati.
14  Biarlah kiranya tuanku berjalan lebih dahulu dari hambamu ini dan aku mau dengan hati-hati beringsut maju menurut langkah hewan, yang berjalan di depanku dan menurut langkah anak-anak, sampai aku tiba pada tuanku di Seir."
15  Lalu kata Esau: "Kalau begitu, baiklah kutinggalkan padamu beberapa orang dari pengiringku." Tetapi Yakub berkata: "Tidak usah demikian! Biarlah aku mendapat kasih tuanku saja."
16  Jadi pulanglah Esau pada hari itu berjalan ke Seir.
17  Tetapi Yakub berangkat ke Sukot, lalu mendirikan rumah, dan untuk ternaknya dibuatnya gubuk-gubuk. Itulah sebabnya tempat itu dinamai Sukot.
18  Dalam perjalanannya dari Padan-Aram sampailah Yakub dengan selamat ke Sikhem, di tanah Kanaan, lalu ia berkemah di sebelah timur kota itu.
19  Kemudian dibelinyalah dari anak-anak Hemor, bapa Sikhem, sebidang tanah, tempat ia memasang kemahnya, dengan harga seratus kesita.
20  Ia mendirikan mezbah di situ dan dinamainya itu: "Allah Israel ialah Allah."

Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Kisah+Para+Rasul+23-25
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Kisah+Para+Rasul+23-25

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2019 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

[Read more]

(e-SH) 17 November -- Mazmur 72 - Doa untuk Pemimpin

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 17 November 2019
Ayat SH: Mazmur 72

Judul: Doa untuk Pemimpin

Kesejahteraan rakyat sangat bergantung kepada pemimpin. Dalam sistem kerajaan, raja yang bijaksana akan membawa kebaikan dan kemakmuran bagi rakyat. Raja yang jahat akan membuat rakyatnya menderita. Pemazmur mengajak umat untuk berdoa agar Tuhan memampukan seorang raja menjalankan pemerintahannya dengan adil.

Hal terutama yang diminta pemazmur adalah Tuhan memberikan hukum dan keadilan-Nya kepada raja sehingga ia dapat mengadili rakyat dengan adil. Kata "adil" di sini dalam bentuk kata benda dan kata kerja telah muncul berkali-kali di awal mazmur (1, 2, 3). Baru setelah itu, pemazmur meminta dua hal, yaitu umur yang panjang kepada sang raja (5) agar raja membawa kemakmuran kepada rakyat (6-7, 16) dan kekuasaan yang besar supaya semua raja tunduk kepadanya dan memberkatinya (8-11, 17).

Kata yang diterjemahkan sebagai "sebab" di ayat 12 dapat diterjemahkan sebagai "jika", yang berarti Tuhan kiranya menjawab doa tersebut jika ia adalah raja yang adil. Atau, kata "sebab" itu menunjukkan bahwa pemazmur berdoa seperti ini karena rajanya adalah raja yang penuh dengan belas kasihan dan sayang kepada rakyatnya (12-14). Kita dapat melihat bahwa apa yang didoakan oleh pemazmur nantinya terwujud dengan sempurna dalam kerajaan Mesias.

Pemazmur sangat mengerti bahwa raja perlu didoakan oleh rakyatnya. Kalau rajanya baik berarti berkat bagi rakyat. Karena itu, pemazmur berdoa supaya Tuhan memberkati raja yang baik dengan umur panjang dan kekuasaan yang besar.

Kita perlu berdoa supaya Tuhan memberikan pemimpin yang baik. Karena kesejahteraan kita bergantung kepada seorang pemimpin yang berani menegakkan keadilan atau tidak dalam pemerintahannya.

Marilah berdoa supaya Tuhan memberikan kita kepala negara dan pejabat tinggi negara yang berani menegakkan hukum serta memiliki hati untuk menyejahterakan rakyatnya.

Doa: Tuhan, kiranya Engkau mengirimkan bagi kami para pemimpin yang jujur dan adil. [IT]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2019/11/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+72
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+72

Mazmur 72

 1  Dari Salomo. Ya Allah, berikanlah hukum-Mu kepada raja dan keadilan-Mu kepada putera raja!
 2  Kiranya ia mengadili umat-Mu dengan keadilan dan orang-orang-Mu yang tertindas dengan hukum!
 3  Kiranya gunung-gunung membawa damai sejahtera bagi bangsa, dan bukit-bukit membawa kebenaran!
 4  Kiranya ia memberi keadilan kepada orang-orang yang tertindas dari bangsa itu, menolong orang-orang miskin, tetapi meremukkan pemeras-pemeras!
 5  Kiranya lanjut umurnya selama ada matahari, dan selama ada bulan, turun-temurun!
 6  Kiranya ia seperti hujan yang turun ke atas padang rumput, seperti dirus hujan yang menggenangi bumi!
 7  Kiranya keadilan berkembang dalam zamannya dan damai sejahtera berlimpah, sampai tidak ada lagi bulan!
 8  Kiranya ia memerintah dari laut ke laut, dari sungai Efrat sampai ke ujung bumi!
 9  Kiranya penghuni padang belantara berlutut di depannya, dan musuh-musuhnya menjilat debu;
10  kiranya raja-raja dari Tarsis dan pulau-pulau membawa persembahan-persembahan; kiranya raja-raja dari Syeba dan Seba menyampaikan upeti!
11  Kiranya semua raja sujud menyembah kepadanya, dan segala bangsa menjadi hambanya!
12  Sebab ia akan melepaskan orang miskin yang berteriak minta tolong, orang yang tertindas, dan orang yang tidak punya penolong;
13  ia akan sayang kepada orang lemah dan orang miskin, ia akan menyelamatkan nyawa orang miskin.
14  Ia akan menebus nyawa mereka dari penindasan dan kekerasan, darah mereka mahal di matanya.
15  Hiduplah ia! Kiranya dipersembahkan kepadanya emas Syeba! Kiranya ia didoakan senantiasa, dan diberkati sepanjang hari!
16  Biarlah tanaman gandum berlimpah-limpah di negeri, bergelombang di puncak pegunungan; biarlah buahnya mekar bagaikan Libanon, bulir-bulirnya berkembang bagaikan rumput di bumi.
17  Biarlah namanya tetap selama-lamanya, kiranya namanya semakin dikenal selama ada matahari. Kiranya segala bangsa saling memberkati dengan namanya, dan menyebut dia berbahagia.
18  Terpujilah TUHAN, Allah Israel, yang melakukan perbuatan yang ajaib seorang diri!
19  Dan terpujilah kiranya nama-Nya yang mulia selama-lamanya, dan kiranya kemuliaan-Nya memenuhi seluruh bumi. Amin, ya amin.
20  Sekianlah doa-doa Daud bin Isai.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

[Read more]
Posted On // Leave a Comment
--
Patoh Sembiring  .
[Read more]

(e-RH) 16 November -- Matius 15:29-31 - TAKJUB

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 16 November 2019
Bacaan : Matius 15:29-31
Setahun: Kisah Para Rasul 20-22
Nats: Orang banyak itu pun takjub ... dan mereka memuliakan Allah Israel. (Matius 15:31)

Renungan:

TAKJUB

Arum dan Sekar mendekati perdu itu karena bunga indahnya. Keduanya terpekik. Daun-daunnya menguncup saat mereka menyentuhnya. Hal itu terjadi tiap kali mereka menyentuh daun-daun yang lain. Seruan takjub pun tak henti terucap dari mulut mereka. "Dasar anak-anak. Apa hebatnya putri malu?" gumam seseorang pelan. Rasa takjub menguasai hati saat orang dicengkam kekaguman. Kekanak-kanakankah itu?

Tuhan Yesus membebaskan banyak orang dari penyakit dan penderitaan (ay. 30). Menyaksikan hal itu, orang banyak dicengkam kekaguman. "Orang banyak itu pun takjub ... dan mereka memuliakan Allah Israel." (ay. 31). Sangat terasa, dalam ketakjuban mereka ada rasa kagum yang kuat, ada rasa hormat yang dalam. Rasa takjub itu membuat hati mereka terhubung dengan Allah, dan mendorong mereka memuliakan Allah.

Rasa takjub adalah anugerah amat berharga. Itu membuat Pemazmur berseru, "Langit menceritakan kemuliaan Allah" (Mzm. 19:2). Rasa takjub membuat kita tergetar oleh karya Allah, dan merasakan kasih-Nya. Rasa takjub menolong kita merasakan bahwa di balik hal yang amat sederhana pun ada tangan Allah yang luar biasa. Rasa takjub menolong kita merasakan kehadiran Allah, dan mensyukurinya.

Rasa takjub, yang menolong kita terhubung dengan Tuhan itu, menolong kita untuk tidak berhenti pada fakta, tetapi merasakan tangan Tuhan di balik fakta itu. Betapa gersang hidup ini jika rasa takjub tak lagi kita miliki. Kita patut mensyukuri rasa takjub itu, bukan merendahkan, apalagi mengingkarinya. --EE/www.renunganharian.net
   
RASA TAKJUB MENOLONG KITA UNTUK TIDAK BERHENTI PADA FAKTA, TETAPI MERASAKAN TANGAN SANG CINTA DI BALIK FAKTA ITU.-O.S. RAILLE

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2019/11/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2019/11/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Matius+15:29-31

Matius 15:29-31

29  Setelah meninggalkan daerah itu, Yesus menyusur pantai danau Galilea dan naik ke atas bukit lalu duduk di situ.
30  Kemudian orang banyak berbondong-bondong datang kepada-Nya membawa orang lumpuh, orang timpang, orang buta, orang bisu dan banyak lagi yang lain, lalu meletakkan mereka pada kaki Yesus dan Ia menyembuhkan mereka semuanya.
31  Maka takjublah orang banyak itu melihat orang bisu berkata-kata, orang timpang sembuh, orang lumpuh berjalan, orang buta melihat, dan mereka memuliakan Allah Israel.

Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Kisah+Para+Rasul+20-22
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Kisah+Para+Rasul+20-22

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2019 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

[Read more]

(e-SH) 16 November -- Mazmur 71 - Kenangan dan Pengharapan

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 16 November 2019
Ayat SH: Mazmur 71

Judul: Kenangan dan Pengharapan

Seorang profesor yang pernah mengajar saya mengatakan, "the greatest enemy of faith is forgetfulness" (musuh utama dari iman adalah kelupaan). Karena itu, penting bagi kita untuk selalu mengingat berbagai perbuatan Allah yang ajaib dalam hidup kita. Kenangan tersebut memampukan kita percaya bahwa Tuhan senantiasa menolong kita dalam kesusahan, baik saat ini maupun masa datang.

Pemazmur adalah umat yang sudah lanjut usia (18). Ia sudah percaya dan bergantung kepada Tuhan sejak masih kecil (17). Bahkan, pemazmur menggambarkan bahwa ia sudah bergantung kepada Tuhan sejak ia ada dalam kandungan (6). Karena itu, ketika berada dalam bahaya, ia meminta Tuhan melepaskannya dari tangan orang fasik (4). Pemazmur percaya bahwa Tuhan yang sudah membuatnya mengalami banyak kesusahan dan malapetaka telah menyelamatkannya pada masa lampau dan akan menolongnya kembali (20). Ia meminta agar musuhnya mendapat malu dan musnah (13).

Pemazmur mengaitkan permintaannya agar Tuhan menghukum musuhnya dengan cara menceritakan dan memasyhurkan keadilan Tuhan (15-16). Bahkan, pemazmur kembali memuji keadilan Tuhan yang sampai ke langit (19). Di sini, yang diminta pemazmur adalah Tuhan yang adil kembali menolongnya dari pengejaran para musuhnya.

Perjalanan orang percaya bukanlah perjalanan yang mudah. Pemazmur mengalami banyak kesulitan selama hidupnya, dari muda sampai tua. Pertolongan yang Tuhan berikan melahirkan iman dan pengharapan bahwa Tuhan senantiasa menolong dan memberikan keadilan kepadanya serta menghukum mereka yang jahat.

Ketika kita berada dalam kesulitan dan mulai meragukan pertolongan Tuhan, ingatlah kembali saat di mana Ia memberikan pertolongan dan perlindungan. Marilah kita belajar mencatat berkat dan mengingat pertolongan Tuhan sampai saat ini.

Doa: Mampukan aku untuk terus mengingat kasih setia dan pertolongan-Mu. [IT]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2019/11/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+71
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+71

Mazmur 71

 1  Pada-Mu, ya TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu.
 2  Lepaskanlah aku dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku!
 3  Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.
 4  Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam.
 5  Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.
 6  Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.
 7  Bagi banyak orang aku seperti tanda ajaib, karena Engkaulah tempat perlindunganku yang kuat.
 8  Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari.
 9  Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.
10  Sebab musuh-musuhku berkata-kata tentang aku, orang-orang yang mengincar nyawaku berunding bersama-sama
11  dan berkata: "Allah telah meninggalkan dia, kejar dan tangkaplah dia, sebab tidak ada yang melepaskan dia!"
12  Ya Allah, janganlah jauh dari padaku! Allahku, segeralah menolong aku!
13  Biarlah mendapat malu dan menjadi habis orang-orang yang memusuhi jiwaku; biarlah berselubungkan cela dan noda orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku!
14  Tetapi aku senantiasa mau berharap dan menambah puji-pujian kepada-Mu;
15  mulutku akan menceritakan keadilan-Mu dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya.
16  Aku datang dengan keperkasaan-keperkasaan Tuhan ALLAH, hendak memasyhurkan hanya keadilan-Mu saja!
17  Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;
18  juga sampai masa tuaku dan putih rambutku, ya Allah, janganlah meninggalkan aku, supaya aku memberitakan kuasa-Mu kepada angkatan ini, keperkasaan-Mu kepada semua orang yang akan datang.
19  Keadilan-Mu, ya Allah, sampai ke langit. Engkau yang telah melakukan hal-hal yang besar, ya Allah, siapakah seperti Engkau?
20  Engkau yang telah membuat aku mengalami banyak kesusahan dan malapetaka, Engkau akan menghidupkan aku kembali, dan dari samudera raya bumi Engkau akan menaikkan aku kembali.
21  Engkau akan menambah kebesaranku dan akan berpaling menghibur aku.
22  Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus atas kesetiaan-Mu, ya Allahku, menyanyikan mazmur bagi-Mu dengan kecapi, ya Yang Kudus Israel.
23  Bibirku bersorak-sorai sementara menyanyikan mazmur bagi-Mu, juga jiwaku yang telah Kaubebaskan.
24  Lidahku juga menyebut-nyebut keadilan-Mu sepanjang hari, sebab akan mendapat malu dan tersipu-sipu orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

[Read more]

(e-SH) 16 November -- Baca Gali Alkitab

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Baca Gali Alkitab

Mazmur 71:1-24

Allah menciptakan memori dalam diri manusia. Memori itu dapat membawa manusia "menembus" masa lampau dan menghadirkan sesuatu yang bernilai pada masa kini. Allah menciptakan manusia dengan segala kerumitannya, baik itu akal budi maupun memori, untuk memuliakan-Nya.

Sering kali, manusia mengingat yang harus dilupakan dan melupakan yang seharusnya diingat. Iblis pun bekerja dalam area ini sehingga ingatan akan kebaikan Allah terlupakan.

Pemazmur sudah tua dan ia mengingat kembali semua kebaikan Tuhan. Ingatan ini menghadirkan kekuatan baru dan iman yang lebih kuat. Pemazmur menggunakan memorinya untuk memuliakan Tuhan. Apakah yang diperoleh pemazmur dengan mengingat semua kebaikan Tuhan?

Apa saja yang Anda baca?
1. Apa yang dimohonkan oleh pemazmur kepada Allah (1-13)?
2. Apa yang akan dilakukan oleh pemazmur untuk memuliakan Allah (14-19)?
3. Apa yang menjadi keyakinan pemazmur akan tindakan Allah berikutnya (20-21)?
4. Apa janji pemazmur jika Allah mendengarkan doanya (22-24)?

Apa pesan yang Allah sampaikan kepada Anda?
1. Apakah Anda pernah merasa terancam dan tidak ada tempat lain untuk berlindung selain Allah?
2. Apakah Anda pernah merasakan jawaban langsung dari Allah yang mengangkat Anda kembali dari keterpurukan?
3. Apakah Anda makin memuji dan memuliakan Allah atas semua tindakan Allah tersebut?

Apa respons Anda?
1. Sudahkah Anda melibatkan Allah dalam pergumulan Anda?
2. Apakah Anda dapat melihat karya Allah lewat pergumulan itu?

Pokok Doa:
Kiranya kita diberikan hati yang senantiasa mampu melihat jejak Allah dalam berbagai peristiwa hidup kita.

++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+71:1-24
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+71:1-24

Mazmur 71:1-24
   

1 Pada-Mu, ya TUHAN, aku berlindung, janganlah sekali-kali aku mendapat malu.
2 Lepaskanlah aku dan luputkanlah aku oleh karena keadilan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepadaku dan selamatkanlah aku!
3 Jadilah bagiku gunung batu, tempat berteduh, kubu pertahanan untuk menyelamatkan aku; sebab Engkaulah bukit batuku dan pertahananku.
4 Ya Allahku, luputkanlah aku dari tangan orang fasik, dari cengkeraman orang-orang lalim dan kejam.
5 Sebab Engkaulah harapanku, ya Tuhan, kepercayaanku sejak masa muda, ya ALLAH.
6 Kepada-Mulah aku bertopang mulai dari kandungan, Engkau telah mengeluarkan aku dari perut ibuku; Engkau yang selalu kupuji-puji.
7 Bagi banyak orang aku seperti tanda ajaib, karena Engkaulah tempat perlindunganku yang kuat.
8 Mulutku penuh dengan puji-pujian kepada-Mu, dengan penghormatan kepada-Mu sepanjang hari.
9 Janganlah membuang aku pada masa tuaku, janganlah meninggalkan aku apabila kekuatanku habis.
10 Sebab musuh-musuhku berkata-kata tentang aku, orang-orang yang mengincar nyawaku berunding bersama-sama
11 dan berkata: "Allah telah meninggalkan dia, kejar dan tangkaplah dia, sebab tidak ada yang melepaskan dia!"
12 Ya Allah, janganlah jauh dari padaku! Allahku, segeralah menolong aku!
13 Biarlah mendapat malu dan menjadi habis orang-orang yang memusuhi jiwaku; biarlah berselubungkan cela dan noda orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku!
14 Tetapi aku senantiasa mau berharap dan menambah puji-pujian kepada-Mu;
15 mulutku akan menceritakan keadilan-Mu dan keselamatan yang dari pada-Mu sepanjang hari, sebab aku tidak dapat menghitungnya.
16 Aku datang dengan keperkasaan-keperkasaan Tuhan ALLAH, hendak memasyhurkan hanya keadilan-Mu saja!
17 Ya Allah, Engkau telah mengajar aku sejak kecilku, dan sampai sekarang aku memberitakan perbuatan-Mu yang ajaib;
18 juga sampai masa tuaku dan putih rambutku, ya Allah, janganlah meninggalkan aku, supaya aku memberitakan kuasa-Mu kepada angkatan ini, keperkasaan-Mu kepada semua orang yang akan datang.
19 Keadilan-Mu, ya Allah, sampai ke langit. Engkau yang telah melakukan hal-hal yang besar, ya Allah, siapakah seperti Engkau?
20 Engkau yang telah membuat aku mengalami banyak kesusahan dan malapetaka, Engkau akan menghidupkan aku kembali, dan dari samudera raya bumi Engkau akan menaikkan aku kembali.
21 Engkau akan menambah kebesaranku dan akan berpaling menghibur aku.
22 Akupun mau menyanyikan syukur bagi-Mu dengan gambus atas kesetiaan-Mu, ya Allahku, menyanyikan mazmur bagi-Mu dengan kecapi, ya Yang Kudus Israel.
23 Bibirku bersorak-sorai sementara menyanyikan mazmur bagi-Mu, juga jiwaku yang telah Kaubebaskan.
24 Lidahku juga menyebut-nyebut keadilan-Mu sepanjang hari, sebab akan mendapat malu dan tersipu-sipu orang-orang yang mengikhtiarkan celakaku.

e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab


[Read more]

(e-RH) 15 November -- Amos 9:7-10 - MENYIA-NYIAKAN ANUGERAH

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 15 November 2019
Bacaan : Amos 9:7-10
Setahun: Kisah Para Rasul 17-19
Nats: "Sebab sesungguhnya, Aku memberi perintah, dan Aku mengiraikan kaum Israel di antara segala bangsa, seperti orang mengiraikan ayak, dan sebiji batu kecil pun tidak akan jatuh ke tanah." (Amos 9:9)

Renungan:

MENYIA-NYIAKAN ANUGERAH

Bagaimana perasaan kita, kalau kita memberikan sesuatu yang berharga kepada seseorang dan orang tersebut menyia-nyiakannya? Tentu kecewa, karena kita berharap pemberian itu dapat bermanfaat baginya. Itulah gambaran umat Israel. Mereka mendapat anugerah telah dipanggil keluar dari Mesir untuk masuk dalam hitungan sebagai umat Tuhan. Sepatutnya mereka hidup benar dalam anugerah itu. Namun nyatanya, mereka lebih menyesuaikan hidup dengan bangsa-bangsa lain dan berkubang dalam dosa.

Karena mereka tegar tengkuk, maka Allah menghukum Isarel dengan memecah kerajaan tersebut pada masa Rehabeam. Wilayah Israel terbagi menjadi Israel dan Yehuda. Israel dengan sepuluh suku menempati wilayah utara. Yehuda dan Benyamin menempati wilayah selatan. Kehidupan rohani kerajaan utara semakin jauh dari Tuhan. Mereka akan hancur di tangan bangsa Asyur. Setelah Amos menyatakan hukuman Tuhan, Allah menyatakan bahwa kesepuluh keturunan Yakub akan punah. Dalam pengamatan Tuhan mereka telah berbuat dosa. Tuhan akan menampi mereka seperti gandum untuk memisahkan gandum dari kotoran. Mereka seperti kerikil yang tidak lolos saringan.

Kegagalan hidup Israel menjadi pelajaran bagi kita. Siapakah kita sehingga Tuhan menebus kita dengan darah Kristus? Adakah yang dapat kita bayar bagi karya Yesus? Tidak ada. Semua yang Yesus kerjakan adalah anugerah semata. Semua dilakukan untuk kebaikan kita. Maka sepatutnya kita hidup sebagai orang yang bersyukur, mengandalkan Yesus, dan hidup di dalam kekudusan sesuai dengan panggilan kita. --ENO/www.renunganharian.net
   
HARGA PENEBUSAN KITA TERLALU MAHAL UNTUK DISIA-SIAKAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2019/11/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2019/11/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Amos+9:7-10

Amos 9:7-10

 7  "Bukankah kamu sama seperti orang Etiopia bagi-Ku, hai orang Israel?" demikianlah firman TUHAN. "Bukankah Aku telah menuntun orang Israel keluar dari tanah Mesir, orang Filistin dari Kaftor, dan orang Aram dari Kir?
 8  Sesungguhnya, TUHAN Allah sudah mengamat-amati kerajaan yang berdosa ini: Aku akan memunahkannya dari muka bumi! Tetapi Aku tidak akan memunahkan keturunan Yakub sama sekali," demikianlah firman TUHAN.
 9  "Sebab sesungguhnya, Aku memberi perintah, dan Aku mengiraikan kaum Israel di antara segala bangsa, seperti orang mengiraikan ayak, dan sebiji batu kecilpun tidak akan jatuh ke tanah.
10  Oleh pedang akan mati terbunuh semua orang berdosa di antara umat-Ku yang mengatakan: Malapetaka itu tidak akan menyusul dan tidak akan mencapai kami."

Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Kisah+Para+Rasul+17-19
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Kisah+Para+Rasul+17-19

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2019 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

[Read more]

(e-SH) 15 November -- Mazmur 70:1-6 - Penawar Kepedihan

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 15 November 2019
Ayat SH: Mazmur 70:1-6

Judul: Penawar Kepedihan

Ketika kita menghadapi kesedihan dan kepedihan ada baiknya kita memiliki "amunisi" yang dapat digunakan berulang-ulang untuk mengingatkan kita agar tetap kuat menghadapi masalah.

Raja Daud menulis sebuah mazmur pujian pada waktu mempersembahkan kurban peringatan (2). Mazmur ini merupakan pengulangan dari lima ayat terakhir dalam Mazmur 40. Para penafsir Alkitab menjelaskan bahwa mazmur ini dapat disebut sebagai sebuah doa pendek. Doa pendek ini ditulis sebagai sebuah peringatan dan dimaksudkan untuk dinyanyikan berulang-ulang sebagai penawar kepedihan bagi Daud atau pun bagi umat yang menyanyikannya. Isi doanya ialah supaya Allah berkenan mengirimkan pertolongan.

Kemiskinan dan kebutuhan adalah alasan pemazmur berseru kepada Allah (2, 6). Ia berdoa agar Allah memenuhi wajah musuh-musuhnya dengan aib, malu, dan noda (3-4). Pemazmur juga berdoa agar Allah berkenan melimpahkan hati orang yang memuji Allah dengan sukacita.

Mazmur ini bisa menjadi contoh "amunisi" dalam mengatasi kepedihan hidup ketika menghadapi musuh yang memandang rendah dan terus-menerus ingin menjatuhkan kita. Kata "amunisi" di sini jangan dipahami sebagai mesiu atau peluru, melainkan doa yang dinaikkan berulang-ulang untuk mengingatkan kita agar senantiasa mendekatkan diri kepada Allah.

Lagi pula, orang-orang yang menimbulkan kepedihan di hati kita akan menerima balasannya. Bukan berarti kita boleh berdoa dengan penuh kebencian, sebaliknya sebagaimana yang diajarkan Yesus, kita harus mampu mengasihi dan mengampuni orang yang bersalah kepada kita. Balasan adalah bagian Allah. Bagian kita adalah berdoa dengan kasih. Dan pemazmur sadar bahwa orang-orang yang berharap dan memuji-Nya akan mendapat kebaikan. Kita juga dapat memohon Allah segera menolong kita.

Doa: Tuhan, ingatkan kami untuk terus berharap kepada-Mu tanpa henti dan tidak kenal menyerah. [PC]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2019/11/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+70
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+70

Mazmur 70:1-6

1 Untuk pemimpin biduan. Dari Daud, pada waktu mempersembahkan korban peringatan. (70-2) Ya Allah, bersegeralah melepaskan aku, menolong aku, ya TUHAN!
2 (70-3) Biarlah mendapat malu dan tersipu-sipu mereka yang ingin mencabut nyawaku; biarlah mundur dan kena noda mereka yang mengingini kecelakaanku;
3 (70-4) biarlah berbalik karena malu mereka yang mengatakan: "Syukur, syukur!"
4 (70-5) Biarlah bergirang dan bersukacita karena Engkau semua orang yang mencari Engkau; biarlah mereka yang mencintai keselamatan dari pada-Mu selalu berkata: "Allah itu besar!"
5 (70-6) Tetapi aku ini sengsara dan miskin--ya Allah, segeralah datang! Engkaulah yang menolong aku dan meluputkan aku; ya TUHAN, janganlah lambat datang!

e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

[Read more]