e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 26 Januari 2026
Ayat SH: Yohanes 10:1-21
Judul: Teladan Sang Gembala Agung
Gambaran mengenai gembala yang diambil dari kehidupan orang Israel disampaikan dengan sangat terperinci, memberikan ilustrasi yang indah tentang Yesus sebagai Gembala yang baik. Pada bagian awal, ditekankan bahwa gembala yang baik tidak hanya dikenal oleh domba-dombanya, tetapi juga oleh penjaga kandang. Gembala yang baik mengetahui jalan menuju kandang, dan ketika ia berjalan, domba-dombanya mengikuti dari belakang (1-6). Namun, orang-orang Yahudi tidak memahami apa yang Yesus katakan.
Kemudian, Yesus menerangkan dengan lebih detail lagi gambaran tentang diri-Nya bahwa Dia adalah pintu (7-10) untuk sampai kepada keselamatan. Dalam tradisi beternak orang Yahudi, terdapat dua jenis kandang. Pertama, kandang umum di mana semua orang dalam satu kampung memasukkan hewan-hewan mereka ke tempat yang sama. Kedua, di dalam kandang umum itu terdapat kandang khusus yang dilindungi pintu, dan hanya penjaga pemegang kunci pintu tersebut yang bisa masuk. Artinya, hanya kawanan domba dari pemilik kunci tersebut yang diperbolehkan berada di dalam kandang khusus itu.
Gembala yang baik akan menuntun domba-dombanya ke jalan yang benar serta menjaga mereka dari bahaya. Sebaliknya, ada pula gembala yang tidak baik, yang akan membiarkan domba-dombanya saat bahaya mengancam. Gambaran ini menunjukkan bagaimana Yesus memberikan diri-Nya demi keselamatan manusia. Perkataan Yesus sering kali menimbulkan pertentangan karena banyak orang tidak percaya dan tidak memahami apa yang dikatakan-Nya. Mereka juga tidak mengerti mukjizat-mukjizat yang telah dilakukan-Nya.
Dalam kasih-Nya, Bapa menebus dosa manusia melalui Yesus Kristus, yang menjadi Juru Selamat dunia. Relasi dan pengorbanan ini terjalin dalam bingkai kasih. Sebagai orang-orang yang telah ditebus, kita dipanggil untuk hidup dalam teladan kasih, kesetiaan, dan pengorbanan. Dengan meneladan apa yang dilakukan oleh Yesus, kita menjadi saksi kasih Bapa bagi dunia. [ANM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/01/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+10:1-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+10:1-21
Yohanes 10:1-21
1 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
2 tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
3 Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
5 Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."
6 Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.
7 Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.
8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;
12 sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.
13 Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu.
14 Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku
15 sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.
16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
17 Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.
18 Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."
19 Maka timbullah pula pertentangan di antara orang-orang Yahudi karena perkataan itu. Banyak di antara mereka berkata:
20 "Ia kerasukan setan dan gila; mengapa kamu mendengarkan Dia?"
21 Yang lain berkata: "Itu bukan perkataan orang yang kerasukan setan; dapatkah setan memelekkan mata orang-orang buta?"
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 26 Januari 2026
Ayat SH: Yohanes 10:1-21
Judul: Teladan Sang Gembala Agung
Gambaran mengenai gembala yang diambil dari kehidupan orang Israel disampaikan dengan sangat terperinci, memberikan ilustrasi yang indah tentang Yesus sebagai Gembala yang baik. Pada bagian awal, ditekankan bahwa gembala yang baik tidak hanya dikenal oleh domba-dombanya, tetapi juga oleh penjaga kandang. Gembala yang baik mengetahui jalan menuju kandang, dan ketika ia berjalan, domba-dombanya mengikuti dari belakang (1-6). Namun, orang-orang Yahudi tidak memahami apa yang Yesus katakan.
Kemudian, Yesus menerangkan dengan lebih detail lagi gambaran tentang diri-Nya bahwa Dia adalah pintu (7-10) untuk sampai kepada keselamatan. Dalam tradisi beternak orang Yahudi, terdapat dua jenis kandang. Pertama, kandang umum di mana semua orang dalam satu kampung memasukkan hewan-hewan mereka ke tempat yang sama. Kedua, di dalam kandang umum itu terdapat kandang khusus yang dilindungi pintu, dan hanya penjaga pemegang kunci pintu tersebut yang bisa masuk. Artinya, hanya kawanan domba dari pemilik kunci tersebut yang diperbolehkan berada di dalam kandang khusus itu.
Gembala yang baik akan menuntun domba-dombanya ke jalan yang benar serta menjaga mereka dari bahaya. Sebaliknya, ada pula gembala yang tidak baik, yang akan membiarkan domba-dombanya saat bahaya mengancam. Gambaran ini menunjukkan bagaimana Yesus memberikan diri-Nya demi keselamatan manusia. Perkataan Yesus sering kali menimbulkan pertentangan karena banyak orang tidak percaya dan tidak memahami apa yang dikatakan-Nya. Mereka juga tidak mengerti mukjizat-mukjizat yang telah dilakukan-Nya.
Dalam kasih-Nya, Bapa menebus dosa manusia melalui Yesus Kristus, yang menjadi Juru Selamat dunia. Relasi dan pengorbanan ini terjalin dalam bingkai kasih. Sebagai orang-orang yang telah ditebus, kita dipanggil untuk hidup dalam teladan kasih, kesetiaan, dan pengorbanan. Dengan meneladan apa yang dilakukan oleh Yesus, kita menjadi saksi kasih Bapa bagi dunia. [ANM]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/01/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+10:1-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+10:1-21
Yohanes 10:1-21
1 Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya siapa yang masuk ke dalam kandang domba dengan tidak melalui pintu, tetapi dengan memanjat tembok, ia adalah seorang pencuri dan seorang perampok;
2 tetapi siapa yang masuk melalui pintu, ia adalah gembala domba.
3 Untuk dia penjaga membuka pintu dan domba-domba mendengarkan suaranya dan ia memanggil domba-dombanya masing-masing menurut namanya dan menuntunnya ke luar.
4 Jika semua dombanya telah dibawanya ke luar, ia berjalan di depan mereka dan domba-domba itu mengikuti dia, karena mereka mengenal suaranya.
5 Tetapi seorang asing pasti tidak mereka ikuti, malah mereka lari dari padanya, karena suara orang-orang asing tidak mereka kenal."
6 Itulah yang dikatakan Yesus dalam perumpamaan kepada mereka, tetapi mereka tidak mengerti apa maksudnya Ia berkata demikian kepada mereka.
7 Maka kata Yesus sekali lagi: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Akulah pintu ke domba-domba itu.
8 Semua orang yang datang sebelum Aku, adalah pencuri dan perampok, dan domba-domba itu tidak mendengarkan mereka.
9 Akulah pintu; barangsiapa masuk melalui Aku, ia akan selamat dan ia akan masuk dan keluar dan menemukan padang rumput.
10 Pencuri datang hanya untuk mencuri dan membunuh dan membinasakan; Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.
11 Akulah gembala yang baik. Gembala yang baik memberikan nyawanya bagi domba-dombanya;
12 sedangkan seorang upahan yang bukan gembala, dan yang bukan pemilik domba-domba itu sendiri, ketika melihat serigala datang, meninggalkan domba-domba itu lalu lari, sehingga serigala itu menerkam dan mencerai-beraikan domba-domba itu.
13 Ia lari karena ia seorang upahan dan tidak memperhatikan domba-domba itu.
14 Akulah gembala yang baik dan Aku mengenal domba-domba-Ku dan domba-domba-Ku mengenal Aku
15 sama seperti Bapa mengenal Aku dan Aku mengenal Bapa, dan Aku memberikan nyawa-Ku bagi domba-domba-Ku.
16 Ada lagi pada-Ku domba-domba lain, yang bukan dari kandang ini; domba-domba itu harus Kutuntun juga dan mereka akan mendengarkan suara-Ku dan mereka akan menjadi satu kawanan dengan satu gembala.
17 Bapa mengasihi Aku, oleh karena Aku memberikan nyawa-Ku untuk menerimanya kembali.
18 Tidak seorangpun mengambilnya dari pada-Ku, melainkan Aku memberikannya menurut kehendak-Ku sendiri. Aku berkuasa memberikannya dan berkuasa mengambilnya kembali. Inilah tugas yang Kuterima dari Bapa-Ku."
19 Maka timbullah pula pertentangan di antara orang-orang Yahudi karena perkataan itu. Banyak di antara mereka berkata:
20 "Ia kerasukan setan dan gila; mengapa kamu mendengarkan Dia?"
21 Yang lain berkata: "Itu bukan perkataan orang yang kerasukan setan; dapatkah setan memelekkan mata orang-orang buta?"
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
0 komentar:
Posting Komentar