(e-RH) 26 Januari -- 2 RAJA-RAJA 6:8-23 - CARA TEPAT MEMANDANG PERGUMULAN

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 26 Januari 2026
Bacaan : 2 RAJA-RAJA 6:8-23
Setahun: Keluaran 25-27
Nats: Jawabnya, "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita daripada yang menyertai mereka." (2 Raja-raja 6:16)

Renungan:

CARA TEPAT MEMANDANG PERGUMULAN

Semua manusia di dunia ini menghadapi pergumulan, tidak terkecuali kita sebagai anak-anak Tuhan. Pergumulan sifatnya selalu tidak menyenangkan. Sewajarnya kita menjadi bersusah hati saat sebuah pergumulan menampakkan diri. Namun, kita dapat tetap bersukacita apabila kita mengerti cara tepat memandangnya.

Raja Aram geram mendapati siasatnya terhadap orang Israel selalu gagal. Pegawainya mengatakan bahwa itu ulah Elisa, nabi di Israel. Segera raja menyuruh orang menangkap Elisa yang diketahui sedang berada di Dotan. Ia mengirim kuda, kereta, dan tentara yang besar mengepung kota itu. Sang pelayan yang pertama kali melihatnya menjadi panik. Berkatalah Elisa kepadanya, "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita daripada yang menyertai mereka" (ay. 16). Perkataan Nabi Elisa kepada sang pelayan memberitahu kita cara tepat memandang pergumulan. Bukan dengan ketakutan, tetapi keberanian. Bukan dengan keraguan, tetapi keyakinan. Pikiran tidak membayangkan kengerian, tetapi sebuah petualangan menyenangkan bersama Tuhan. Perasaan tidak gundah gulana, tetapi damai sejahtera. Badan tidak sempoyongan, tetapi tegap berdiri. Tangan dan kaki tidak gemetar, tetapi bersemangat karena percaya sebentar lagi melihat kemenangan.

Apakah saat ini pergumulan menimpa kehidupan kita? Sekiranya ya, pergunakan cara tepat untuk memandangnya, jangan keliru! Memandang pergumulan dengan cara tepat bukan maksudnya kita berlagak kuat. Dikatakan sesudah Elisa berdoa, mata sang pelayan terbuka lalu ia melihat gunung itu penuh kuda dan kereta berapi di sekeliling Elisa (ay. 17). Artinya, benar pergumulan itu tidak ada apa-apanya dibanding penyertaan Tuhan terhadap kita. Tuhan ada di sisi kita maka pergumulan sebanyak atau sebesar apa pun pasti bisa kita hadapi. --LIN/www.renunganharian.net
   
TAKKAN PERNAH SEBUAH PERGUMULAN TERASA MENYESAKKAN APABILA KITA MAMPU MELIHATNYA DENGAN CARA PANDANG YANG BENAR.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/01/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+RAJA-RAJA+6:8-23

2 RAJA-RAJA 6:8-23

 8  Raja negeri Aram sedang berperang melawan Israel. Ia berunding dengan pegawai-pegawainya, lalu katanya: "Ke tempat ini dan itu haruslah kamu turun menghadang."
 9  Tetapi abdi Allah menyuruh orang kepada raja Israel mengatakan: "Awas, jangan lewat dari tempat itu, sebab orang Aram sudah turun menghadang ke sana."
10  Sebab itu raja Israel menyuruh orang-orang ke tempat yang disebutkan abdi Allah kepadanya. Demikianlah Elisa memperingatkan kepadanya, supaya berawas-awas di sana, bukan sekali dua kali saja.
11  Lalu mengamuklah hati raja Aram tentang hal itu, maka dipanggilnyalah pegawai-pegawainya, katanya kepada mereka: "Tidakkah dapat kamu memberitahukan kepadaku siapa dari kita memihak kepada raja Israel?"
12  Tetapi berkatalah salah seorang pegawainya: "Tidak tuanku raja, melainkan Elisa, nabi yang di Israel, dialah yang memberitahukan kepada raja Israel tentang perkataan yang diucapkan oleh tuanku di kamar tidurmu."
13  Berkatalah raja: "Pergilah melihat, di mana dia, supaya aku menyuruh orang menangkap dia." Lalu diberitahukanlah kepadanya: "Dia ada di Dotan."
14  Maka dikirimnyalah ke sana kuda serta kereta dan tentara yang besar. Sampailah mereka pada waktu malam, lalu mengepung kota itu.
15  Ketika pelayan abdi Allah bangun pagi-pagi dan pergi ke luar, maka tampaklah suatu tentara dengan kuda dan kereta ada di sekeliling kota itu. Lalu berkatalah bujangnya itu kepadanya: "Celaka tuanku! Apakah yang akan kita perbuat?"
16  Jawabnya: "Jangan takut, sebab lebih banyak yang menyertai kita dari pada yang menyertai mereka."
17  Lalu berdoalah Elisa: "Ya TUHAN: Bukalah kiranya matanya, supaya ia melihat." Maka TUHAN membuka mata bujang itu, sehingga ia melihat. Tampaklah gunung itu penuh dengan kuda dan kereta berapi sekeliling Elisa.
18  Ketika orang-orang Aram itu turun mendatangi dia, berdoalah Elisa kepada TUHAN: "Butakanlah kiranya mata orang-orang ini." Maka dibutakan-Nyalah mata mereka, sesuai dengan doa Elisa.
19  Kemudian berkatalah Elisa kepada mereka: "Bukan ini jalannya dan bukan ini kotanya. Ikutlah aku, maka aku akan mengantarkan kamu kepada orang yang kamu cari." Lalu diantarkannya mereka ke Samaria.
20  Segera sesudah mereka sampai ke Samaria berkatalah Elisa: "Ya TUHAN, bukalah mata orang-orang ini, supaya mereka melihat." Lalu TUHAN membuka mata mereka, sehingga mereka melihat, dan heran, mereka ada di tengah-tengah Samaria.
21  Lalu bertanyalah raja Israel kepada Elisa, tatkala melihat mereka: "Kubunuhkah mereka, bapak?"
22  Tetapi jawabnya: "Jangan! Biasakah kaubunuh yang kautawan dengan pedangmu dan dengan panahmu? Tetapi hidangkanlah makanan dan minuman di depan mereka, supaya mereka makan dan minum, lalu pulang kepada tuan mereka."
23  Disediakannyalah bagi mereka jamuan yang besar, maka makan dan minumlah mereka. Sesudah itu dibiarkannyalah mereka pulang kepada tuan mereka. Sejak itu tidak ada lagi gerombolan-gerombolan Aram memasuki negeri Israel.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Keluaran+25-27
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+25-27

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar