(e-RH) 20 Februari -- AYUB 2 - PENGHIBURAN DALAM DIAM

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 20 Februari 2022
Bacaan : AYUB 2
Setahun: Bilangan 16-18
Nats: Lalu mereka duduk bersama-sama dia di tanah selama tujuh hari tujuh malam. Seorang pun tidak mengucapkan sepatah kata kepadanya, karena mereka melihat, bahwa sangat berat penderitaannya. (Ayub 2:13)

Renungan:

PENGHIBURAN DALAM DIAM

Mengunjungi teman yang sakit adalah bentuk kepedulian yang sangat baik. Namun tanpa dilakukan dengan bijak, alih-alih menghibur dan mempercepat pemulihan, kita dapat memperburuk keadaan. Hal ini dialami seorang teman yang dirawat karena serangan jantung. Ia harus masuk ke ruang ICU karena kelelahan menerima kunjungan banyak teman, hingga akhirnya meninggal.

Mendengar kabar penderitaan yang dialami Ayub, ketiga temannya yakni Elifas, Bildad dan Zofar datang berkunjung untuk menyatakan simpati. Mereka berdiam diri selama tujuh hari tujuh malam. Mereka menangis bersama, mengoyak jubah dan menabur abu di kepala sebagai tanda berkabung bersama Ayub. Mereka menunjukkan kepekaan dan menempatkan diri dengan tepat, yakni ikut merasakan penderitaan Ayub. Kehadiran mereka menguatkan Ayub. Di tengah penderitaan yang dialaminya, Ayub boleh melihat bahwa teman-temannya tidak meninggalkannya.

Ketiga teman Ayub tidak mengucapkan kata-kata penghiburan, nasihat, atau kutipan ayat Alkitab. Mereka tidak beramai-ramai mengunjungi Ayub sekadar untuk menjawab rasa ingin tahu mereka terhadap penderitaan Ayub. Mereka tidak memosisikan diri sebagai konselor yang menangani masalah, sedangkan Ayub adalah klien yang bermasalah. Mereka datang untuk menemani, memosisikan diri serendah jurang penderitaan yang dialami Ayub. Mereka paham, orang yang tengah mengalami penderitaan tidak membutuhkan banyak nasihat dan kata-kata penguatan. Mereka lebih merasa tertolong ketika memiliki teman yang merasa sepenanggungan. --EBL/www.renunganharian.net
   
PENGHIBURAN BUKAN SEKADAR RANGKAIAN KATA BIJAK YANG KLISE. PENGHIBURAN ADALAH UNGKAPAN RASA SEPENANGGUNGAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2022/02/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2022/02/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?AYUB+2

AYUB 2

 1  Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datang juga Iblis untuk menghadap TUHAN.
 2  Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."
 3  Firman TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan. Ia tetap tekun dalam kesalehannya, meskipun engkau telah membujuk Aku melawan dia untuk mencelakakannya tanpa alasan."
 4  Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Kulit ganti kulit! Orang akan memberikan segala yang dipunyainya ganti nyawanya.
 5  Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah tulang dan dagingnya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
 6  Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, ia dalam kuasamu; hanya sayangkan nyawanya."
 7  Kemudian Iblis pergi dari hadapan TUHAN, lalu ditimpanya Ayub dengan barah yang busuk dari telapak kakinya sampai ke batu kepalanya.
 8  Lalu Ayub mengambil sekeping beling untuk menggaruk-garuk badannya, sambil duduk di tengah-tengah abu.
 9  Maka berkatalah isterinya kepadanya: "Masih bertekunkah engkau dalam kesalehanmu? Kutukilah Allahmu dan matilah!"
10  Tetapi jawab Ayub kepadanya: "Engkau berbicara seperti perempuan gila! Apakah kita mau menerima yang baik dari Allah, tetapi tidak mau menerima yang buruk?" Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dengan bibirnya.
11  Ketika ketiga sahabat Ayub mendengar kabar tentang segala malapetaka yang menimpa dia, maka datanglah mereka dari tempatnya masing-masing, yakni: Elifas, orang Teman, dan Bildad, orang Suah, serta Zofar, orang Naama. Mereka bersepakat untuk mengucapkan belasungkawa kepadanya dan menghibur dia.
12  Ketika mereka memandang dari jauh, mereka tidak mengenalnya lagi. Lalu menangislah mereka dengan suara nyaring. Mereka mengoyak jubahnya, dan menaburkan debu di kepala terhadap langit.
13  Lalu mereka duduk bersama-sama dia di tanah selama tujuh hari tujuh malam. Seorangpun tidak mengucapkan sepatah kata kepadanya, karena mereka melihat, bahwa sangat berat penderitaannya.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Bilangan+16-18
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Bilangan+16-18

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2022 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar