(e-SH) 12 Februari -- 1 Raja-raja 2:1-12 - Wasiat Daud

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 12 Februari 2021
Ayat SH: 1 Raja-raja 2:1-12

Judul: Wasiat Daud

Pesan seseorang sebelum meninggal atau wasiat sering merupakan hal yang sangat penting. Bisa jadi wasiat itu merupakan pedoman hidup atau tindakan-tindakan yang tak sempat dilakukan semasa hidup. Maka, penting bagi orang yang ditinggalkan untuk memperhatikan dengan sungguh-sungguh wasiat itu.

Wasiat Daud kepada Salomo bisa dibagi dalam dua bagian. Bagian pertama adalah mengenai prinsip hidup seorang raja. Daud menegaskan kepada Salomo bahwa raja bukanlah tuan di atas segala tuan. Raja harus tunduk kepada Allah. Oleh karena itu, Daud memerintahkan Salomo untuk menjalankan kewajibannya selaku raja dengan setia kepada Allah dan hidup menurut jalan-Nya (3). Berkat dari semua itu adalah takhta kerajaan akan menjadi milik keluarga Daud selama-lamanya (4).

Dari penegasan Daud itu jelas bahwa Allah menghendaki seorang raja harus tetap tunduk kepada Allah. Dia mesti menjadi teladan bagi rakyatnya. Ketika raja tidak lagi menjadi teladan, maka Allah, Sang Pemilik takhta itu, akan bertindak.

Maksud dari semua ini adalah Allah menginginkan semua pemerintah di bumi mengikuti hukum surga. Itu berarti seorang raja harus mengatur pemerintahannya seturut dengan kehendak Allah sendiri. Itulah yang menjadi bagian kedua dari pesan terakhir Daud.

Kepada Salomo, Daud berpesan untuk bertindak sebijaksana mungkin terhadap Yoab, anak-anak Barzilai, dan Simei. Daud meminta Salomo menghukum Yoab dan Simei. Penghukuman itu memperlihatkan bahwa raja--sebagai mandataris Allah--bersifat adil. Yang salah harus dihukum. Sedangkan ganjaran yang baik bagi anak-anak Barzilai juga memperlihatkan bahwa kebaikan seseorang itu tetap diingat oleh Allah.

Apa yang akan dilakukan Salomo memperlihatkan betapa raja semestinya memperlihatkan keadilan dan kasih Allah. Raja harus bertindak seperti Allah sendiri terhadap umat-Nya. Dia harus mematuhi Allah karena Kerajaan Israel adalah milik Allah sendiri. Itu jugalah panggilan kita, umat percaya abad XXI. [YMI]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2021/02/12/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+2:1-12
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+2:1-12

1 Raja-raja 2:1-12

 1  Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan kepada Salomo, anaknya:
 2  "Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana, maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki.
 3  Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju,
 4  dan supaya TUHAN menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.
 5  Dan lagi engkaupun mengetahui apa yang dilakukan kepadaku oleh Yoab, anak Zeruya, apa yang dilakukannya kepada kedua panglima Israel, yakni Abner bin Ner dan Amasa bin Yeter. Ia membunuh mereka dan menumpahkan darah dalam zaman damai seakan-akan ada perang, sehingga sabuk pinggangnya dan kasut kakinya berlumuran darah.
 6  Maka bertindaklah dengan bijaksana dan janganlah biarkan yang ubanan itu turun dengan selamat ke dalam dunia orang mati.
 7  Tetapi kepada anak-anak Barzilai, orang Gilead itu, haruslah kautunjukkan kemurahan hati. Biarlah mereka termasuk golongan yang mendapat makanan dari mejamu, sebab merekapun menunjukkan kesetiaannya dengan menyambut aku pada waktu aku melarikan diri dari depan kakakmu Absalom.
 8  Juga masih ada padamu Simei bin Gera, orang Benyamin, dari Bahurim. Dialah yang mengutuki aku dengan kutuk yang kejam pada waktu aku pergi ke Mahanaim, tetapi kemudian ia datang menyongsong aku di sungai Yordan dan aku telah bersumpah kepadanya demi TUHAN: Takkan kubunuh engkau dengan pedang!
 9  Sekarang janganlah bebaskan dia dari hukuman, sebab engkau seorang yang bijaksana dan tahu apa yang harus kaulakukan kepadanya untuk membuat yang ubanan itu turun dengan berdarah ke dalam dunia orang mati."
10  Kemudian Daud mendapat perhentian bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud.
11  Dan Daud memerintah orang Israel selama empat puluh tahun; di Hebron ia memerintah tujuh tahun, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tiga tahun.
12  Salomo duduk di atas takhta Daud, ayahnya, dan kerajaannya sangat kokoh.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar