(e-SH) 7 Oktober -- 1 Raja-raja 2:1-12 - Siapkanlah Warisanmu!

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Rabu, 7 Oktober 2026
Ayat SH: 1 Raja-raja 2:1-12

Judul: Siapkanlah Warisanmu!

Sebagai generasi sekarang, apa yang sedang kita persiapkan untuk kita wariskan kepada generasi berikutnya? Wejangan apa yang ingin kita sampaikan pada masa tua kita nanti?

Daud di masa akhir hidupnya memberikan wasiat penting yang akan membuat Salomo tidak hanya menjadi raja yang sukses di mata manusia, tetapi juga raja yang hidup benar di mata Allah.

Kunci keberhasilan Daud sebagai seorang raja adalah TUHAN. Inilah yang ia teruskan kepada Salomo. Ia mengingatkan Salomo untuk menjalankan tugasnya sebagai raja dengan ketaatan kepada TUHAN dan firman-Nya (1-3). Ia juga menegaskan bahwa janji TUHAN haruslah direspons dengan kesetiaan agar janji pemeliharaan-Nya nyata bagi Salomo beserta seluruh keturunannya (4).

Di sisi lain, Daud juga berpesan kepada Salomo untuk hidup dalam kebijaksanaan agar ia dapat bertindak adil terhadap mereka yang melakukan kejahatan dan juga mereka yang telah berjasa (5-9). Daud tidak hanya mewariskan takhta kerajaan (10-12), tetapi juga hidup beriman kepada Allah.

Ia meneruskan janji Allah dan teladan hidup raja yang berkenan kepada Allah.

Tidak salah ketika sebagai orang tua kita mempersiapkan harta warisan untuk memastikan keberlangsungan hidup anak-anak kita. Namun, sebagai orang percaya, penting bagi kita untuk memastikan juga bahwa kita mewariskan iman Kristen kepada mereka, bukan sekadar agama, melainkan teladan hidup taat kepada Allah.

Sepanjang umur kita, Allah memberikan harta, pekerjaan, pelayanan, dan banyak hal kepada kita, dan Ia memampukan kita untuk dapat menjalankan semuanya itu di dalam ketaatan kepada Allah.

Janji Allah kepada Daud dan Salomo adalah janji pemeliharaan yang sama yang Allah berikan kepada kita. Jika kita setia di dalam ketaatan kepada Allah, maka kita akan menyelesaikan segala tugas kita dengan bijaksana dan mempersiapkan warisan iman bagi keturunan kita untuk hidup dalam pemeliharaan Allah selama-lamanya. Tidak ada warisan yang lebih berharga daripada iman di dalam Allah yang mahasetia. [MAR]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/10/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+2:1-12
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+2:1-12

1 Raja-raja 2:1-12

 1  Ketika saat kematian Daud mendekat, ia berpesan kepada Salomo, anaknya:
 2  "Aku ini akan menempuh jalan segala yang fana, maka kuatkanlah hatimu dan berlakulah seperti laki-laki.
 3  Lakukanlah kewajibanmu dengan setia terhadap TUHAN, Allahmu, dengan hidup menurut jalan yang ditunjukkan-Nya, dan dengan tetap mengikuti segala ketetapan, perintah, peraturan dan ketentuan-Nya, seperti yang tertulis dalam hukum Musa, supaya engkau beruntung dalam segala yang kaulakukan dan dalam segala yang kautuju,
 4  dan supaya TUHAN menepati janji yang diucapkan-Nya tentang aku, yakni: Jika anak-anakmu laki-laki tetap hidup di hadapan-Ku dengan setia, dengan segenap hati dan dengan segenap jiwa, maka keturunanmu takkan terputus dari takhta kerajaan Israel.
 5  Dan lagi engkaupun mengetahui apa yang dilakukan kepadaku oleh Yoab, anak Zeruya, apa yang dilakukannya kepada kedua panglima Israel, yakni Abner bin Ner dan Amasa bin Yeter. Ia membunuh mereka dan menumpahkan darah dalam zaman damai seakan-akan ada perang, sehingga sabuk pinggangnya dan kasut kakinya berlumuran darah.
 6  Maka bertindaklah dengan bijaksana dan janganlah biarkan yang ubanan itu turun dengan selamat ke dalam dunia orang mati.
 7  Tetapi kepada anak-anak Barzilai, orang Gilead itu, haruslah kautunjukkan kemurahan hati. Biarlah mereka termasuk golongan yang mendapat makanan dari mejamu, sebab merekapun menunjukkan kesetiaannya dengan menyambut aku pada waktu aku melarikan diri dari depan kakakmu Absalom.
 8  Juga masih ada padamu Simei bin Gera, orang Benyamin, dari Bahurim. Dialah yang mengutuki aku dengan kutuk yang kejam pada waktu aku pergi ke Mahanaim, tetapi kemudian ia datang menyongsong aku di sungai Yordan dan aku telah bersumpah kepadanya demi TUHAN: Takkan kubunuh engkau dengan pedang!
 9  Sekarang janganlah bebaskan dia dari hukuman, sebab engkau seorang yang bijaksana dan tahu apa yang harus kaulakukan kepadanya untuk membuat yang ubanan itu turun dengan berdarah ke dalam dunia orang mati."
10  Kemudian Daud mendapat perhentian bersama-sama nenek moyangnya, dan ia dikuburkan di kota Daud.
11  Dan Daud memerintah orang Israel selama empat puluh tahun; di Hebron ia memerintah tujuh tahun, dan di Yerusalem ia memerintah tiga puluh tiga tahun.
12  Salomo duduk di atas takhta Daud, ayahnya, dan kerajaannya sangat kokoh.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar