e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 14 Mei 2026
Ayat SH: Yohanes 21:20-25
Judul: Jangan Bandingkan Diri dengan Orang Lain
Dalam kehidupan di tengah masyarakat sering kali kita membandingkan diri dengan orang lain. Kadang kita merasa pengabdian kita kepada Tuhan lebih baik daripada orang lain. Kita kurang menyadari bahwa Tuhan berelasi dengan setiap pribadi dengan cara-Nya yang unik. Kita akan belajar dari Petrus untuk hal ini.
Setelah Petrus dipulihkan Yesus dan diberi tugas untuk menggembalakan domba-domba-Nya, ia melihat Yohanes, lalu bertanya kepada Yesus, "Tuhan, bagaimana dengan dia ini?" (21). Ini momen yang sangat manusiawi.
Setelah memperoleh mandat besar dan bahkan nubuat tentang penderitaan yang akan ia alami, Petrus mungkin merasa penasaran dengan nasib murid yang lain. Mungkin ia ingin tahu apakah Yohanes juga akan mengalami hal serupa dirinya atau bahkan lebih berat.
Jawaban Yesus sangat jelas: "itu bukan urusanmu", karena bagi Yesus hanya satu yang penting: "ikutlah Aku" (22). Yesus mengajar Petrus untuk tidak membandingkan panggilan, perjalanan, atau penderitaannya dengan orang lain.
Yohanes menutup kitab Injilnya dengan penegasan bahwa kisah Yesus jauh lebih besar daripada yang bisa dicatat di dunia ini (24-25).
Dalam hidup ini, sangat mudah bagi kita untuk melihat orang lain lalu bertanya, "Mengapa dia lebih diberkati?" atau "Mengapa hidupku lebih berat daripada hidup orang lain?" Kita cenderung membandingkan kondisi kita dengan orang lain, tetapi Yesus tidak memanggil kita untuk itu. Ia memanggil kita untuk setia dalam mengikuti-Nya, apa pun bentuk perjalanan hidup kita. Setiap orang percaya punya panggilan unik dari-Nya.
Ingatlah bahwa kehidupan kita bersama Kristus jauh lebih dalam daripada pemahaman kita, dan misi utama kita adalah tetap setia kepada-Nya, bukan menjadi juri atau hakim atas rencana Tuhan bagi orang lain.
Mengikut Yesus adalah perjalanan pribadi di mana tiap orang berjuang menumbuhkan ketaatan dan iman, bukan perbandingan! Hidup berdampingan dengan orang lain bukan untuk menghakimi, tetapi untuk saling mendukung dan memulihkan. [PMS]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+21:20-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+21:20-25
Yohanes 21:20-25
20 Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
21 Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
22 Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
23 Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."
24 Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.
25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 14 Mei 2026
Ayat SH: Yohanes 21:20-25
Judul: Jangan Bandingkan Diri dengan Orang Lain
Dalam kehidupan di tengah masyarakat sering kali kita membandingkan diri dengan orang lain. Kadang kita merasa pengabdian kita kepada Tuhan lebih baik daripada orang lain. Kita kurang menyadari bahwa Tuhan berelasi dengan setiap pribadi dengan cara-Nya yang unik. Kita akan belajar dari Petrus untuk hal ini.
Setelah Petrus dipulihkan Yesus dan diberi tugas untuk menggembalakan domba-domba-Nya, ia melihat Yohanes, lalu bertanya kepada Yesus, "Tuhan, bagaimana dengan dia ini?" (21). Ini momen yang sangat manusiawi.
Setelah memperoleh mandat besar dan bahkan nubuat tentang penderitaan yang akan ia alami, Petrus mungkin merasa penasaran dengan nasib murid yang lain. Mungkin ia ingin tahu apakah Yohanes juga akan mengalami hal serupa dirinya atau bahkan lebih berat.
Jawaban Yesus sangat jelas: "itu bukan urusanmu", karena bagi Yesus hanya satu yang penting: "ikutlah Aku" (22). Yesus mengajar Petrus untuk tidak membandingkan panggilan, perjalanan, atau penderitaannya dengan orang lain.
Yohanes menutup kitab Injilnya dengan penegasan bahwa kisah Yesus jauh lebih besar daripada yang bisa dicatat di dunia ini (24-25).
Dalam hidup ini, sangat mudah bagi kita untuk melihat orang lain lalu bertanya, "Mengapa dia lebih diberkati?" atau "Mengapa hidupku lebih berat daripada hidup orang lain?" Kita cenderung membandingkan kondisi kita dengan orang lain, tetapi Yesus tidak memanggil kita untuk itu. Ia memanggil kita untuk setia dalam mengikuti-Nya, apa pun bentuk perjalanan hidup kita. Setiap orang percaya punya panggilan unik dari-Nya.
Ingatlah bahwa kehidupan kita bersama Kristus jauh lebih dalam daripada pemahaman kita, dan misi utama kita adalah tetap setia kepada-Nya, bukan menjadi juri atau hakim atas rencana Tuhan bagi orang lain.
Mengikut Yesus adalah perjalanan pribadi di mana tiap orang berjuang menumbuhkan ketaatan dan iman, bukan perbandingan! Hidup berdampingan dengan orang lain bukan untuk menghakimi, tetapi untuk saling mendukung dan memulihkan. [PMS]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+21:20-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+21:20-25
Yohanes 21:20-25
20 Ketika Petrus berpaling, ia melihat bahwa murid yang dikasihi Yesus sedang mengikuti mereka, yaitu murid yang pada waktu mereka sedang makan bersama duduk dekat Yesus dan yang berkata: "Tuhan, siapakah dia yang akan menyerahkan Engkau?"
21 Ketika Petrus melihat murid itu, ia berkata kepada Yesus: "Tuhan, apakah yang akan terjadi dengan dia ini?"
22 Jawab Yesus: "Jikalau Aku menghendaki, supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu. Tetapi engkau: ikutlah Aku."
23 Maka tersebarlah kabar di antara saudara-saudara itu, bahwa murid itu tidak akan mati. Tetapi Yesus tidak mengatakan kepada Petrus, bahwa murid itu tidak akan mati, melainkan: "Jikalau Aku menghendaki supaya ia tinggal hidup sampai Aku datang, itu bukan urusanmu."
24 Dialah murid, yang memberi kesaksian tentang semuanya ini dan yang telah menuliskannya dan kita tahu, bahwa kesaksiannya itu benar.
25 Masih banyak hal-hal lain lagi yang diperbuat oleh Yesus, tetapi jikalau semuanya itu harus dituliskan satu per satu, maka agaknya dunia ini tidak dapat memuat semua kitab yang harus ditulis itu.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
0 komentar:
Posting Komentar