(e-SH) 18 April -- Hakim-hakim 5 - Rekam Jejak Iman

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 18 April 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 5

Judul: Rekam Jejak Iman

Rekam jejak artinya kumpulan informasi mengenai aktivitas dan kinerja seseorang pada masa lalu. Ini mencakup semua hal yang telah dilakukan, termasuk keberhasilan dan kegagalan, juga bagaimana mereka mengatasi masalah.

Nyanyian Debora dapat dikatakan sebagai rekam jejak iman bangsa Israel. Tercatat dalam syair lagu yang dinyanyikan Debora dan Barak, ada suatu masa di mana orang Israel menyembah ilah-ilah lain dan Allah menghukum mereka (8). Namun, ada juga masa di mana orang Israel menyadari kesalahannya dan mau bangkit dari keterpurukannya. Dengan sukarela mereka berperang melawan musuh (9).

Ada masanya orang Israel benar-benar merasakan kuasa Tuhan yang luar biasa (4-5). Ada masanya perempuan-perempuan seperti Debora dan Yael dipakai TUHAN menjadi bagian dari perjuangan dan kemenangan (12, 24). Ada masanya suku-suku yang peduli dengan rela berjuang demi kepentingan bersama (14-16), meski suku-suku yang tidak peduli hanya mementingkan diri sendiri (15-17). Ada masanya orang Israel mengakui bahwa orang-orang yang mengasihi TUHAN akan menerima kehidupan yang baru, sedangkan orang-orang yang memusuhi TUHAN akan memperoleh kebinasaan (31).

Rekam jejak iman bangsa Israel tergambar apa adanya dalam nyanyian Debora. Rekam jejak ini tentu menjadi pembelajaran iman yang berharga bagi generasi-generasi berikutnya.

Bagaimana dengan rekam jejak iman kita? Tentu, kita mengharapkan rekam jejak iman yang baik. Namun, pada kenyataannya, perjalanan iman kita tidak selalu mulus.

Ada kalanya kita jatuh ke dalam berbagai kelemahan dan kelalaian. Namun, karakter orang yang beriman kepada Tuhan adalah selalu mau belajar dari kesalahan untuk hidup lebih baik sesuai kehendak Tuhan.

Marilah kita belajar dari rekam jejak iman bangsa Israel yang intinya adalah pujilah Tuhan, kasihilah Tuhan senantiasa, dan hiduplah dalam ketaatan kepada-Nya. Biarlah generasi berikutnya juga belajar dari rekam jejak iman kita yang baik di dalam Tuhan. [LRS]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+5

Hakim-hakim 5

 1  Pada hari itu bernyanyilah Debora dan Barak bin Abinoam, demikian:
 2  Karena pahlawan-pahlawan di Israel siap berperang, karena bangsa itu menawarkan dirinya dengan sukarela, pujilah TUHAN!
 3  Dengarlah, ya raja-raja! Pasanglah telingamu, ya pemuka-pemuka! Kalau aku, aku mau bernyanyi bagi TUHAN, bermazmur bagi TUHAN, Allah Israel.
 4  TUHAN, ketika Engkau bergerak dari Seir, ketika Engkau melangkah maju dari daerah Edom, bergoncanglah bumi, tirislah juga langit, juga awan tiris airnya;
 5  gunung-gunung--yakni Sinai--bergoyang di hadapan TUHAN, di hadapan TUHAN, Allah Israel.
 6  Dalam zaman Samgar bin Anat, dalam zaman Yael, kafilah tidak ada lagi dan orang-orang yang dalam perjalanan terpaksa menempuh jalan yang berbelit-belit.
 7  Penduduk pedusunan diam-diam saja di Israel, ya mereka diam-diam, sampai engkau bangkit, Debora, bangkit sebagai ibu di Israel.
 8  Ketika orang memilih allah baru, maka terjadilah perang di pintu gerbang. Sesungguhnya, perisai ataupun tombak tidak terlihat di antara empat puluh ribu orang di Israel.
 9  Hatiku tertuju kepada para panglima Israel, kepada mereka yang menawarkan dirinya dengan sukarela di antara bangsa itu. Pujilah TUHAN!
10  Kamu, yang menunggang keledai betina putih, kamu, yang duduk di atas permadani, kamu, yang berjalan di jalan, ceriterakanlah hal itu!
11  Di tempat-tempat penimbaan air, menurut suara orang-orang yang berdendang, di sanalah orang menyanyikan perbuatan TUHAN yang adil, perbuatan-Nya yang adil terhadap orang-orang-Nya di pedusunan di Israel. Pada waktu itu turunlah umat TUHAN ke pintu gerbang.
12  Bangunlah, bangunlah, Debora! Bangunlah, bangunlah, nyanyikanlah suatu nyanyian! Bangkitlah, Barak! dan giringlah tawananmu, hai anak Abinoam!
13  Lalu turunlah para bangsawan yang terluput, umat TUHAN turun bagi-Nya sebagai pahlawan.
14  Dari suku Efraim mereka datang ke lembah, mengikuti engkau, ya suku Benyamin, dengan laskarmu; dari suku Makhir turunlah para panglima dan dari suku Zebulon orang-orang pembawa tongkat pengerah.
15  Juga para pemimpin suku Isakhar menyertai Debora, dan seperti Isakhar, demikianlah Naftali menyertai Barak. Mereka menyusul dia dan menyerbu masuk lembah. Tetapi pihak pasukan-pasukan suku Ruben ada banyak pertimbangan.
16  Mengapa engkau tinggal duduk di antara kandang-kandang sambil mendengarkan seruling pemanggil kawanan? Di pihak pasukan-pasukan suku Ruben ada banyak pertimbangan!
17  Orang Gilead tinggal diam di seberang sungai Yordan; dan suku Dan, mengapa mereka tinggal dekat kapal-kapal? Suku Asyer duduk di tepi pantai laut, tinggal diam di teluk-teluknya.
18  Tetapi suku Zebulon ialah bangsa yang berani mempertaruhkan nyawanya, demikian juga suku Naftali, di tempat-tempat tinggi di padang.
19  Raja-raja datang dan berperang, pada waktu itu raja-raja Kanaan berperang dekat Taanakh, pada mata air di Megido, tetapi perak sebagai rampasan tidak diperoleh mereka.
20  Dari langit berperang bintang-bintang, dari peredarannya mereka memerangi Sisera.
21  Sungai Kison menghanyutkan musuh, Kison, sungai yang terkenal dari dahulu kala itu. --Majulah sekuat tenaga, hai jiwaku! --
22  Ketika itu menderaplah telapak kuda, karena berpacu lari kuda-kudanya.
23  "Kutukilah kota Meros!" firman Malaikat TUHAN, "kutukilah habis-habisan penduduknya, karena mereka tidak datang membantu TUHAN, membantu TUHAN sebagai pahlawan."
24  Diberkatilah Yael, isteri Heber, orang Keni itu, melebihi perempuan-perempuan lain, diberkatilah ia, melebihi perempuan-perempuan yang di dalam kemah.
25  Air diminta orang itu, tetapi susu diberikannya; dalam cawan yang indah disuguhkannya dadih.
26  Tangannya diulurkannya mengambil patok, tangan kanannya mengambil tukul tukang, ditukulnya Sisera, dihancurkannya kepalanya, diremukkan dan ditembusnya pelipisnya.
27  Dekat kakinya orang itu rebah, tewas tergeletak, dekat kakinya orang itu rebah dan tewas, di tempat ia rebah, di sanalah orang itu tewas, digagahi.
28  Dari jendela ibu Sisera menjenguk dan berseru dari tingkap: "Mengapa keretanya tak kunjung datang? Mengapa kereta-keretanya belum kedengaran?"
29  Yang paling bijak di antara dayang-dayangnya menjawabnya, dan ia sendiri juga membalas perkataannya itu:
30  "Bukankah mereka mendapat jarahan dan membagi-baginya, gadis seorang dua untuk setiap orang jarahan kain berwarna sehelai dua untuk Sisera, jarahan kain sulaman aneka warna sehelai dua untuk leherku?"
31  Demikianlah akan binasa segala musuh-Mu, ya TUHAN! Tetapi orang yang mengasihi-Nya bagaikan matahari terbit dalam kemegahannya. Lalu amanlah negeri itu empat puluh tahun lamanya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar