(e-RH) 4 April -- YOHANES 19:28-30 - BENAR-BENAR HIDUP

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 4 April 2026
Bacaan : YOHANES 19:28-30
Setahun: 1 Samuel 28-31
Nats: Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia, "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya. (Yohanes 19:30)

Renungan:

BENAR-BENAR HIDUP

Manusia termasuk salah satu makhluk hidup yang mendiami bumi. Mereka duduk, berdiri, berjalan, melompat, atau berlari. Manusia dikatakan "hidup" karena adanya embusan napas dari hidung. Diamati sebagian manusia tidak bersemangat menjalani hidup. Penyebabnya ialah keputusasaan. Mungkin telah dialami kehancuran rumah tangga atau kebangkrutan usaha. Atau mungkin telah didengar vonis penyakit mematikan dari dokter. Tiada lagi sesuatu yang menyenangkan untuk diharapkan terjadi di masa depan. Ibaratnya mereka hidup seakan sudah mati. Sekadar hidung mengembus napas, tetapi tidak lagi merasakan antusias saat duduk, berdiri, berjalan, melompat, atau berlari.

Serupa keadaan manusia saat jatuh ke dalam dosa. Mereka dilanda keputusasaan karena yang tampak di depan mata hanyalah maut. Syukur kepada Allah, Dia merancangkan karya keselamatan (lih. Kej. 3:15). Allah merelakan Yesus Kristus, Anak-Nya yang tunggal untuk turun ke dunia dan menanggung segenap dosa manusia dengan mati di atas kayu salib. Dari atas salib itu terdengar Yesus berseru, "Sudah selesai, " yang artinya telah terlaksana karya keselamatan dari Allah. Detik itu juga manusia merasakan hidup yang benar-benar hidup. Terbentang harapan akan sesuatu yang sangat menyenangkan terjadi di masa depan, yakni kehidupan kekal.

Maut adalah jurang keputusasaan yang paling dalam. Namun, Yesus telah mengangkat kita dari sana. Mustahil Dia tidak memiliki kesanggupan untuk melepaskan kita dari pergumulan hidup. Sadari akan kebenaran ini dan kembalilah bersemangat. Apa pun kesukaran yang kini terjadi, serahkan saja kepada Tuhan di dalam doa. Harapkan mukjizat yang pasti dinyatakan oleh Tuhan, dan sesudahnya mari kita hidup secara benar-benar hidup. --LIN/www.renunganharian.net
   
YESUS MATI UNTUK MEMBERIKAN KEPADA KITA KEHIDUPAN YANG PENUH PENGHARAPAN, SEMANGAT, DAN SUKACITA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/04/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?YOHANES+19:28-30

YOHANES 19:28-30

28  Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:"Aku haus!"
29  Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
30  Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?1+Samuel+28-31
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Samuel+28-31

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar