(e-SH) 4 April -- Yohanes 19:38-42 - Di Balik Keheningan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 4 April 2026
Ayat SH: Yohanes 19:38-42

Judul: Di Balik Keheningan

Tetiba suasana sore itu menjadi hening. Teriakan sirna. Kerumunan pergi. Golgota sunyi, Yesus dan kedua orang di sebelahnya telah mati. Namun, dua orang mendekati salib Yesus: Yusuf dari Arimatea dan Nikodemus.

Setelah mendapatkan izin dari Pilatus, Yusuf menurunkan mayat Yesus (38). Nikodemus datang membawa campuran minyak mur dan minyak gaharu kira-kira 30 kg beratnya (39). Mereka pun memperlakukan mayat Yesus menurut adat orang Yahudi dan menguburkan-Nya di gua kubur yang baru (40-42).

Penguburan-sesuai tradisi Yahudi-adalah ungkapan kasih dan hormat. Pada umumnya, penjahat yang tersalib dibiarkan membusuk di atas salib atau dikubur di kuburan massal. Namun, kedua tokoh ini ingin memberikan penguburan yang layak bagi Yesus. Menurut tradisi, kubur kosong yang baru hanya dimiliki kaum bangsawan dan campuran minyak kira-kira 30 kg adalah berat yang dipakai untuk menguburkan anggota kerajaan atau bangsawan. Tindakan mereka menjadi pemenuhan hukum Taurat (Ul. 21:22-23) dan penggenapan nubuat Perjanjian Lama (Yes. 53:9).

Keduanya berasal dari kelompok yang terpandang (lih. Luk. 23:50; Yoh. 3:1) dan memanfaatkan keistimewaan itu untuk melakukan yang terbaik kepada Yesus. Namun, yang paling menyentuh bukan hanya tindakan mereka, melainkan suasana di mana tindakan itu dilakukan. Mereka tidak datang ketika Yesus dielu-elukan orang banyak. Mereka hadir saat Yesus mati, saat tidak ada lagi mukjizat, saat semuanya diam. Iman dan kesetiaan mereka tidak dinyatakan di tengah keramaian atau dipengaruhi oleh keramaian.

Apa yang mereka tunjukkan menjadi kritik bagi iman dan kesetiaan kita, murid Tuhan masa kini. Janganlah kita sibuk melayani, tetapi tidak rindu berdoa secara intim dan merenungkan firman-Nya. Gantilah kebiasaan melayani supaya dipuji orang lain menjadi melayani dalam ketulusan sekalipun minim pujian.

Dalam keheningan Sabtu Teduh ini, kiranya iman dan kesetiaan kita tidak senyap, tetapi terus kita nyatakan melalui tindakan riil kita. [JMH]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/04/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+19:38-42
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+19:38-42

Yohanes 19:38-42

38  Sesudah itu Yusuf dari Arimatea--ia murid Yesus, tetapi sembunyi-sembunyi karena takut kepada orang-orang Yahudi--meminta kepada Pilatus, supaya ia diperbolehkan menurunkan mayat Yesus. Dan Pilatus meluluskan permintaannya itu. Lalu datanglah ia dan menurunkan mayat itu.
39  Juga Nikodemus datang ke situ. Dialah yang mula-mula datang waktu malam kepada Yesus. Ia membawa campuran minyak mur dengan minyak gaharu, kira-kira lima puluh kati beratnya.
40  Mereka mengambil mayat Yesus, mengapaninya dengan kain lenan dan membubuhinya dengan rempah-rempah menurut adat orang Yahudi bila menguburkan mayat.
41  Dekat tempat di mana Yesus disalibkan ada suatu taman dan dalam taman itu ada suatu kubur baru yang di dalamnya belum pernah dimakamkan seseorang.
42  Karena hari itu hari persiapan orang Yahudi, sedang kubur itu tidak jauh letaknya, maka mereka meletakkan mayat Yesus ke situ.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar