e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 29 Maret 2026
Ayat SH: Yohanes 18:1-11
Judul: Siapakah yang Kamu Cari?
Ketika berhadapan dengan sesuatu yang membahayakan, kebanyakan orang akan menghindarinya. Akan tetapi, bagaimana Tuhan Yesus dapat menghadapi penangkapan-Nya, ketika Ia tahu bahwa penangkapan itu akan membawa Dia mati di atas kayu salib (1-11)?
Setelah merayakan jamuan Paskah bersama para murid, Tuhan Yesus mempersiapkan mereka menghadapi pengkhianatan atas diri-Nya (lih. Yoh. 13:11-26). Ia membawa murid-murid-Nya, kecuali Yudas Iskariot yang meninggalkan mereka, ke sebuah taman di seberang Sungai Kidron (1). Yudas Iskariot ternyata pergi ke sana, memimpin gabungan para penjaga Bait Allah (yang ditugaskan menangkap Tuhan Yesus) dan para prajurit Romawi (yang dipanggil untuk memastikan ketertiban penangkapan itu) (2-3).
Tuhan Yesus tahu bahwa semua itu akan terjadi, maka Ia menggenapi semua yang dinubuatkan oleh firman Tuhan (4-9). Tidak ada orang yang dapat menghalangi rencana Allah terjadi, termasuk tindakan Simon Petrus yang dapat memicu kericuhan ketika ia memutuskan telinga kanan hamba Imam Besar yang bernama Malkhus (10-11). Yudas Iskariot tidak tahu apa yang akan terjadi dengan pengkhianatannya, dan kelak ia akan menyesalinya (bdk. Mat. 27:3-5). Petrus, saat mencoba membela Sang Guru, tidak memperhitungkan dampak tindakannya yang gegabah itu (10-11). Namun, Tuhan Yesus tahu apa yang akan terjadi (4), dan Ia bisa saja dengan mudah menggunakan kuasa-Nya untuk menaklukkan mereka (4-9). Sekalipun demikian, Tuhan Yesus tidak menggunakan kuasa-Nya untuk melawan para penangkap-Nya karena Ia memutuskan untuk menggenapi nubuat firman Tuhan (9, 11).
Pada saat kita merayakan Prapaskah, kita diingatkan kepada kedaulatan kuasa Allah yang peduli kepada umat-Nya, yang mengerjakan dan menggenapi setiap rencana-Nya, dan yang memberikan kasih-Nya kepada kita melalui Tuhan Yesus Kristus, Juru Selamat kita. Apakah kita siap menyerahkan kendali hidup kita sepenuhnya kepada Tuhan? [IBS]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/03/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+18:1-11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+18:1-11
Yohanes 18:1-11
1 Setelah Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah Ia dari situ bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan Ia masuk ke taman itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
2 Yudas, yang mengkhianati Yesus, tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya.
3 Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata.
4 Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: "Siapakah yang kamu cari?"
5 Jawab mereka: "Yesus dari Nazaret." Kata-Nya kepada mereka: "Akulah Dia." Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka.
6 Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah mereka dan jatuh ke tanah.
7 Maka Ia bertanya pula: "Siapakah yang kamu cari?" Kata mereka: "Yesus dari Nazaret."
8 Jawab Yesus: "Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi."
9 Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya: "Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorangpun yang Kubiarkan binasa."
10 Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus.
11 Kata Yesus kepada Petrus: "Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?"
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 29 Maret 2026
Ayat SH: Yohanes 18:1-11
Judul: Siapakah yang Kamu Cari?
Ketika berhadapan dengan sesuatu yang membahayakan, kebanyakan orang akan menghindarinya. Akan tetapi, bagaimana Tuhan Yesus dapat menghadapi penangkapan-Nya, ketika Ia tahu bahwa penangkapan itu akan membawa Dia mati di atas kayu salib (1-11)?
Setelah merayakan jamuan Paskah bersama para murid, Tuhan Yesus mempersiapkan mereka menghadapi pengkhianatan atas diri-Nya (lih. Yoh. 13:11-26). Ia membawa murid-murid-Nya, kecuali Yudas Iskariot yang meninggalkan mereka, ke sebuah taman di seberang Sungai Kidron (1). Yudas Iskariot ternyata pergi ke sana, memimpin gabungan para penjaga Bait Allah (yang ditugaskan menangkap Tuhan Yesus) dan para prajurit Romawi (yang dipanggil untuk memastikan ketertiban penangkapan itu) (2-3).
Tuhan Yesus tahu bahwa semua itu akan terjadi, maka Ia menggenapi semua yang dinubuatkan oleh firman Tuhan (4-9). Tidak ada orang yang dapat menghalangi rencana Allah terjadi, termasuk tindakan Simon Petrus yang dapat memicu kericuhan ketika ia memutuskan telinga kanan hamba Imam Besar yang bernama Malkhus (10-11). Yudas Iskariot tidak tahu apa yang akan terjadi dengan pengkhianatannya, dan kelak ia akan menyesalinya (bdk. Mat. 27:3-5). Petrus, saat mencoba membela Sang Guru, tidak memperhitungkan dampak tindakannya yang gegabah itu (10-11). Namun, Tuhan Yesus tahu apa yang akan terjadi (4), dan Ia bisa saja dengan mudah menggunakan kuasa-Nya untuk menaklukkan mereka (4-9). Sekalipun demikian, Tuhan Yesus tidak menggunakan kuasa-Nya untuk melawan para penangkap-Nya karena Ia memutuskan untuk menggenapi nubuat firman Tuhan (9, 11).
Pada saat kita merayakan Prapaskah, kita diingatkan kepada kedaulatan kuasa Allah yang peduli kepada umat-Nya, yang mengerjakan dan menggenapi setiap rencana-Nya, dan yang memberikan kasih-Nya kepada kita melalui Tuhan Yesus Kristus, Juru Selamat kita. Apakah kita siap menyerahkan kendali hidup kita sepenuhnya kepada Tuhan? [IBS]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/03/29/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+18:1-11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+18:1-11
Yohanes 18:1-11
1 Setelah Yesus mengatakan semuanya itu keluarlah Ia dari situ bersama-sama dengan murid-murid-Nya dan mereka pergi ke seberang sungai Kidron. Di situ ada suatu taman dan Ia masuk ke taman itu bersama-sama dengan murid-murid-Nya.
2 Yudas, yang mengkhianati Yesus, tahu juga tempat itu, karena Yesus sering berkumpul di situ dengan murid-murid-Nya.
3 Maka datanglah Yudas juga ke situ dengan sepasukan prajurit dan penjaga-penjaga Bait Allah yang disuruh oleh imam-imam kepala dan orang-orang Farisi lengkap dengan lentera, suluh dan senjata.
4 Maka Yesus, yang tahu semua yang akan menimpa diri-Nya, maju ke depan dan berkata kepada mereka: "Siapakah yang kamu cari?"
5 Jawab mereka: "Yesus dari Nazaret." Kata-Nya kepada mereka: "Akulah Dia." Yudas yang mengkhianati Dia berdiri juga di situ bersama-sama mereka.
6 Ketika Ia berkata kepada mereka: "Akulah Dia," mundurlah mereka dan jatuh ke tanah.
7 Maka Ia bertanya pula: "Siapakah yang kamu cari?" Kata mereka: "Yesus dari Nazaret."
8 Jawab Yesus: "Telah Kukatakan kepadamu, Akulah Dia. Jika Aku yang kamu cari, biarkanlah mereka ini pergi."
9 Demikian hendaknya supaya genaplah firman yang telah dikatakan-Nya: "Dari mereka yang Engkau serahkan kepada-Ku, tidak seorangpun yang Kubiarkan binasa."
10 Lalu Simon Petrus, yang membawa pedang, menghunus pedang itu, menetakkannya kepada hamba Imam Besar dan memutuskan telinga kanannya. Nama hamba itu Malkhus.
11 Kata Yesus kepada Petrus: "Sarungkan pedangmu itu; bukankah Aku harus minum cawan yang diberikan Bapa kepada-Ku?"
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
0 komentar:
Posting Komentar