e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 22 Maret 2026
Ayat SH: Yohanes 14:15-31
Judul: Kasih, Penghiburan, dan Bimbingan
Setiap orang pernah merasa kehilangan atau kesepian, bahkan terasing dari Tuhan. Kita sering merasa jauh dari Tuhan dan mengalami kesendirian. Perasaan jauh dari Tuhan kerap datang saat kita mengalami pergumulan berat atau tidak berhenti menghadapi berbagai persoalan. Lalu, sebagai murid Tuhan, bagaimana sikap kita menghadapi pergumulan yang terasa tak berujung?
Murid-murid Yesus merasakan hal yang sama ketika Yesus memberi tahu mereka bahwa Ia akan segera pergi. Namun, Yesus menghibur mereka dengan janji yang penuh kasih: Ia tidak akan meninggalkan mereka sebagai yatim piatu (18).
Namun, di sini Yesus juga menegaskan bahwa kasih kepada-Nya harus diwujudkan dalam ketaatan terhadap perintah-perintah-Nya. Sebagai balasannya, Ia akan meminta Bapa untuk mengirim Roh Kudus yang akan mengajarkan dan mengingatkan segala sesuatu yang telah Dia ajarkan (26). Selain itu, Yesus memberikan damai sejahtera yang berbeda dari yang diberikan dunia (27). Kasih Yesus tidak hanya dinyatakan dalam kata-kata, tetapi juga melalui kehadiran Roh Kudus yang terus membimbing orang percaya. Kehadiran Roh Kudus menjadi bukti bahwa mereka tetap terhubung dengan Kristus meski secara fisik Ia tidak lagi bersama mereka.
Hari ini kita belajar bahwa kasih sejati kepada Yesus bukanlah sekadar perasaan, tetapi diwujudkan dalam ketaatan. Kasih ini juga menghasilkan penghiburan sejati karena Yesus tidak meninggalkan kita sendirian. Kehadiran Roh Kudus memperlihatkan bahwa kita tidak pernah benar-benar sendiri. Damai yang diberikan Yesus juga bukan sekadar perasaan tenang, tetapi sebuah kepastian bahwa kita akan diajar dan dibimbing oleh Roh Kudus.
Sebagai murid Yesus, ketika kita menghadapi pergumulan berat dan seakan tiada henti, kita tidak boleh menyerah dan bersikap pasif. Kita dipanggil untuk hidup dalam ketaatan kepada-Nya. Dalam ketaatan kita, Roh Kudus selalu menyertai, membimbing, dan menghibur kita sampai kesudahannya. [RGD]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/03/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+14:15-31
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+14:15-31
Yohanes 14:15-31
15 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
18 Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.
19 Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup.
20 Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.
21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
22 Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?"
23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
29 Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
30 Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku.
31 Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini."
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 22 Maret 2026
Ayat SH: Yohanes 14:15-31
Judul: Kasih, Penghiburan, dan Bimbingan
Setiap orang pernah merasa kehilangan atau kesepian, bahkan terasing dari Tuhan. Kita sering merasa jauh dari Tuhan dan mengalami kesendirian. Perasaan jauh dari Tuhan kerap datang saat kita mengalami pergumulan berat atau tidak berhenti menghadapi berbagai persoalan. Lalu, sebagai murid Tuhan, bagaimana sikap kita menghadapi pergumulan yang terasa tak berujung?
Murid-murid Yesus merasakan hal yang sama ketika Yesus memberi tahu mereka bahwa Ia akan segera pergi. Namun, Yesus menghibur mereka dengan janji yang penuh kasih: Ia tidak akan meninggalkan mereka sebagai yatim piatu (18).
Namun, di sini Yesus juga menegaskan bahwa kasih kepada-Nya harus diwujudkan dalam ketaatan terhadap perintah-perintah-Nya. Sebagai balasannya, Ia akan meminta Bapa untuk mengirim Roh Kudus yang akan mengajarkan dan mengingatkan segala sesuatu yang telah Dia ajarkan (26). Selain itu, Yesus memberikan damai sejahtera yang berbeda dari yang diberikan dunia (27). Kasih Yesus tidak hanya dinyatakan dalam kata-kata, tetapi juga melalui kehadiran Roh Kudus yang terus membimbing orang percaya. Kehadiran Roh Kudus menjadi bukti bahwa mereka tetap terhubung dengan Kristus meski secara fisik Ia tidak lagi bersama mereka.
Hari ini kita belajar bahwa kasih sejati kepada Yesus bukanlah sekadar perasaan, tetapi diwujudkan dalam ketaatan. Kasih ini juga menghasilkan penghiburan sejati karena Yesus tidak meninggalkan kita sendirian. Kehadiran Roh Kudus memperlihatkan bahwa kita tidak pernah benar-benar sendiri. Damai yang diberikan Yesus juga bukan sekadar perasaan tenang, tetapi sebuah kepastian bahwa kita akan diajar dan dibimbing oleh Roh Kudus.
Sebagai murid Yesus, ketika kita menghadapi pergumulan berat dan seakan tiada henti, kita tidak boleh menyerah dan bersikap pasif. Kita dipanggil untuk hidup dalam ketaatan kepada-Nya. Dalam ketaatan kita, Roh Kudus selalu menyertai, membimbing, dan menghibur kita sampai kesudahannya. [RGD]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/03/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+14:15-31
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+14:15-31
Yohanes 14:15-31
15 "Jikalau kamu mengasihi Aku, kamu akan menuruti segala perintah-Ku.
16 Aku akan minta kepada Bapa, dan Ia akan memberikan kepadamu seorang Penolong yang lain, supaya Ia menyertai kamu selama-lamanya,
17 yaitu Roh Kebenaran. Dunia tidak dapat menerima Dia, sebab dunia tidak melihat Dia dan tidak mengenal Dia. Tetapi kamu mengenal Dia, sebab Ia menyertai kamu dan akan diam di dalam kamu.
18 Aku tidak akan meninggalkan kamu sebagai yatim piatu. Aku datang kembali kepadamu.
19 Tinggal sesaat lagi dan dunia tidak akan melihat Aku lagi, tetapi kamu melihat Aku, sebab Aku hidup dan kamupun akan hidup.
20 Pada waktu itulah kamu akan tahu, bahwa Aku di dalam Bapa-Ku dan kamu di dalam Aku dan Aku di dalam kamu.
21 Barangsiapa memegang perintah-Ku dan melakukannya, dialah yang mengasihi Aku. Dan barangsiapa mengasihi Aku, ia akan dikasihi oleh Bapa-Ku dan Akupun akan mengasihi dia dan akan menyatakan diri-Ku kepadanya."
22 Yudas, yang bukan Iskariot, berkata kepada-Nya: "Tuhan, apakah sebabnya maka Engkau hendak menyatakan diri-Mu kepada kami, dan bukan kepada dunia?"
23 Jawab Yesus: "Jika seorang mengasihi Aku, ia akan menuruti firman-Ku dan Bapa-Ku akan mengasihi dia dan Kami akan datang kepadanya dan diam bersama-sama dengan dia.
24 Barangsiapa tidak mengasihi Aku, ia tidak menuruti firman-Ku; dan firman yang kamu dengar itu bukanlah dari pada-Ku, melainkan dari Bapa yang mengutus Aku.
25 Semuanya itu Kukatakan kepadamu, selagi Aku berada bersama-sama dengan kamu;
26 tetapi Penghibur, yaitu Roh Kudus, yang akan diutus oleh Bapa dalam nama-Ku, Dialah yang akan mengajarkan segala sesuatu kepadamu dan akan mengingatkan kamu akan semua yang telah Kukatakan kepadamu.
27 Damai sejahtera Kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku Kuberikan kepadamu, dan apa yang Kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu.
28 Kamu telah mendengar, bahwa Aku telah berkata kepadamu: Aku pergi, tetapi Aku datang kembali kepadamu. Sekiranya kamu mengasihi Aku, kamu tentu akan bersukacita karena Aku pergi kepada Bapa-Ku, sebab Bapa lebih besar dari pada Aku.
29 Dan sekarang juga Aku mengatakannya kepadamu sebelum hal itu terjadi, supaya kamu percaya, apabila hal itu terjadi.
30 Tidak banyak lagi Aku berkata-kata dengan kamu, sebab penguasa dunia ini datang dan ia tidak berkuasa sedikitpun atas diri-Ku.
31 Tetapi supaya dunia tahu, bahwa Aku mengasihi Bapa dan bahwa Aku melakukan segala sesuatu seperti yang diperintahkan Bapa kepada-Ku, bangunlah, marilah kita pergi dari sini."
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
0 komentar:
Posting Komentar