(e-RH) 22 Maret -- MATIUS 26:36-46 - MEMBUNYIKAN ALARM

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 22 Maret 2026
Bacaan : MATIUS 26:36-46
Setahun: Hakim-hakim 10-12
Nats: "Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang berniat baik, tetapi tabiat manusia lemah." (Matius 26:41)

Renungan:

MEMBUNYIKAN ALARM

Seorang pria tertidur pulas di kamarnya. Tidak heran karena seharian itu ia sibuk bekerja. Besoknya pukul 05.00 ia harus berangkat ke luar kota. Sepertinya ia akan terlambat, tetapi ternyata ia dapat tepat waktu. Pukul 04.15 ia membuka matanya. Ia bangun karena mendengar bunyi alarm yang dipasangnya sebelum tidur.

Sebelum penyaliban, Tuhan Yesus berdoa di taman Getsemani. Dia membawa beserta-Nya Petrus, Yakobus, dan Yohanes. Di situ Dia mulai merasa sedih dan gelisah (ay. 37). Sampai-sampai peluh-Nya menjadi seperti titik-titik darah yang bertetesan ke tanah (Luk. 22:44). Ketiga murid tertidur karena mata mereka sudah berat (ay. 40). Singkatnya, keempat orang ini sedang dalam keadaan lemah. Di saat itu, Yesus "membunyikan alarm". Kata-Nya, "Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan; roh memang berniat baik, tetapi tabiat manusia lemah" (ay. 41). Alarm berfungsi membangunkan kesadaran. Mata menjadi terbuka, hati dikuatkan untuk menggenapi rencana Allah. Sesudah alarm dibunyikan-Nya, Dia sendiri "terbangun". Kembali Dia berdoa untuk menyatakan bahwa diri-Nya bersedia melaksanakan kehendak Bapa (ay. 42). Yesus mengharapkan hal serupa terjadi pada murid-murid-Nya. Dia berharap mereka lekas "bangun" karena sesaat lagi dimulai masa-masa yang sukar bagi mereka.

Hingga kini, Yesus terus membunyikan alarm. Dia melakukannya bagi generasi iman selanjutnya, yaitu kita. Saat mendengar alarm berbunyi, kita dapat mematikannya atau segera bangun. Namun, marilah kita mengambil pilihan kedua, karena faktanya, menjalani kehidupan di dunia ini tidak mudah. Ingatlah bahkan Yesus sendiri pernah merasa lemah. Mari senantiasa berjaga-jaga di dalam doa. Demikian kita dapat kuat menghadapi tantangan dan mampu mengelakkan godaan dosa. --LIN/www.renunganharian.net
   
BERDOA AKAN MEMBANGUNKAN ROH KITA UNTUK BERSIAGA MELAWAN SETIAP SENJATA YANG DILUNCURKAN OLEH IBLIS.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/03/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MATIUS+26:36-46

MATIUS 26:36-46

36  Maka sampailah Yesus bersama-sama murid-murid-Nya ke suatu tempat yang bernama Getsemani. Lalu Ia berkata kepada murid-murid-Nya: "Duduklah di sini, sementara Aku pergi ke sana untuk berdoa."
37  Dan Ia membawa Petrus dan kedua anak Zebedeus serta-Nya. Maka mulailah Ia merasa sedih dan gentar,
38  lalu kata-Nya kepada mereka: "Hati-Ku sangat sedih, seperti mau mati rasanya. Tinggallah di sini dan berjaga-jagalah dengan Aku."
39  Maka Ia maju sedikit, lalu sujud dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku, jikalau sekiranya mungkin, biarlah cawan ini lalu dari pada-Ku, tetapi janganlah seperti yang Kukehendaki, melainkan seperti yang Engkau kehendaki."
40  Setelah itu Ia kembali kepada murid-murid-Nya itu dan mendapati mereka sedang tidur. Dan Ia berkata kepada Petrus: "Tidakkah kamu sanggup berjaga-jaga satu jam dengan Aku?
41  Berjaga-jagalah dan berdoalah, supaya kamu jangan jatuh ke dalam pencobaan: roh memang penurut, tetapi daging lemah."
42  Lalu Ia pergi untuk kedua kalinya dan berdoa, kata-Nya: "Ya Bapa-Ku jikalau cawan ini tidak mungkin lalu, kecuali apabila Aku meminumnya, jadilah kehendak-Mu!"
43  Dan ketika Ia kembali pula, Ia mendapati mereka sedang tidur, sebab mata mereka sudah berat.
44  Ia membiarkan mereka di situ lalu pergi dan berdoa untuk ketiga kalinya dan mengucapkan doa yang itu juga.
45  Sesudah itu Ia datang kepada murid-murid-Nya dan berkata kepada mereka: "Tidurlah sekarang dan istirahatlah. Lihat, saatnya sudah tiba, bahwa Anak Manusia diserahkan ke tangan orang-orang berdosa.
46  Bangunlah, marilah kita pergi. Dia yang menyerahkan Aku sudah dekat."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+10-12
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+10-12

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar