e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 21 Januari 2026
Ayat SH: Yohanes 8:21-29
Judul: Percaya kepada Kristus
Pernahkah kita bertemu dengan orang yang tidak percaya Allah? Orang yang pikiran dan logikanya tidak mampu menerima kasih karunia Allah. Meski sudah mendengar berkali-kali, tetapi tetap tidak mengerti firman Allah. Ini sama halnya dengan pemuka Yahudi yang mendengar perkataan Yesus tentang siapa diri-Nya.
Pernyataan Yesus mengenai tempat di mana Ia akan pergi disalahpahami oleh para pemuka Yahudi. Mereka menganggap bahwa Yesus akan bunuh diri (22). Yesus menjelaskan kesalahpahaman ini dengan memberitahukan kepada mereka bahwa Yesus berasal dari surga, bukan berasal dari dunia ini.
Akan tetapi, meski Yesus sudah berkali-kali menjelaskan tentang siapa diri-Nya serta konsekuensi jika mereka tidak percaya kepada-Nya, tetap saja mereka tidak memahaminya. Hal ini terbukti saat mereka kembali menanyakan siapa Yesus (25). Yesus menjelaskan kepada mereka siapa diri-Nya. Namun, mereka tetap tidak mengerti (27). Dan Yesus pun menyatakan bahwa ada saatnya di mana mereka akan mengenal siapa Dia, yaitu saat Anak Manusia ditinggikan, saat Yesus mati di atas kayu salib.
Dosa membutakan mata manusia dari kebenaran Allah. Tetapi kasih karunia Allah memampukan kita mengenal Dia. Keselamatan Allah di dalam Yesus Kristus juga berlaku bagi kita pada masa kini. Artinya, percaya kepada Kristus, menerima keselamatan hidup yang kekal. Sebaliknya, tidak percaya kepada Kristus, menerima hukuman kekal, mati di dalam dosa.
Ketaatan kepada firman Allah menjadi bukti nyata iman kita dan ungkapan syukur atas keselamatan yang kita terima. Namun, bagaimana kita menghidupi kebenaran firman Tuhan dalam setiap keadaan? Bagaimana kita tetap beriman teguh di tengah kebimbangan? Saat hidup terasa sulit dan penuh penderitaan, masihkah kita tetap percaya kepada-Nya?
Allah ingin kita benar-benar percaya kepada Kristus. Percaya Dialah Allah, Juru Selamat kita. Jadi, kita bukan sekadar menjalankan ritual keagamaan, tetapi menjalani hidup yang sepenuhnya percaya dan taat kepada-Nya. [MAR]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/01/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+8:21-29
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+8:21-29
Yohanes 8:21-29
21 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang."
22 Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?"
23 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.
24 Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu."
25 Maka kata mereka kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Jawab Yesus kepada mereka: "Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu?
26 Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia."
27 Mereka tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa.
28 Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.
29 Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya."
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 21 Januari 2026
Ayat SH: Yohanes 8:21-29
Judul: Percaya kepada Kristus
Pernahkah kita bertemu dengan orang yang tidak percaya Allah? Orang yang pikiran dan logikanya tidak mampu menerima kasih karunia Allah. Meski sudah mendengar berkali-kali, tetapi tetap tidak mengerti firman Allah. Ini sama halnya dengan pemuka Yahudi yang mendengar perkataan Yesus tentang siapa diri-Nya.
Pernyataan Yesus mengenai tempat di mana Ia akan pergi disalahpahami oleh para pemuka Yahudi. Mereka menganggap bahwa Yesus akan bunuh diri (22). Yesus menjelaskan kesalahpahaman ini dengan memberitahukan kepada mereka bahwa Yesus berasal dari surga, bukan berasal dari dunia ini.
Akan tetapi, meski Yesus sudah berkali-kali menjelaskan tentang siapa diri-Nya serta konsekuensi jika mereka tidak percaya kepada-Nya, tetap saja mereka tidak memahaminya. Hal ini terbukti saat mereka kembali menanyakan siapa Yesus (25). Yesus menjelaskan kepada mereka siapa diri-Nya. Namun, mereka tetap tidak mengerti (27). Dan Yesus pun menyatakan bahwa ada saatnya di mana mereka akan mengenal siapa Dia, yaitu saat Anak Manusia ditinggikan, saat Yesus mati di atas kayu salib.
Dosa membutakan mata manusia dari kebenaran Allah. Tetapi kasih karunia Allah memampukan kita mengenal Dia. Keselamatan Allah di dalam Yesus Kristus juga berlaku bagi kita pada masa kini. Artinya, percaya kepada Kristus, menerima keselamatan hidup yang kekal. Sebaliknya, tidak percaya kepada Kristus, menerima hukuman kekal, mati di dalam dosa.
Ketaatan kepada firman Allah menjadi bukti nyata iman kita dan ungkapan syukur atas keselamatan yang kita terima. Namun, bagaimana kita menghidupi kebenaran firman Tuhan dalam setiap keadaan? Bagaimana kita tetap beriman teguh di tengah kebimbangan? Saat hidup terasa sulit dan penuh penderitaan, masihkah kita tetap percaya kepada-Nya?
Allah ingin kita benar-benar percaya kepada Kristus. Percaya Dialah Allah, Juru Selamat kita. Jadi, kita bukan sekadar menjalankan ritual keagamaan, tetapi menjalani hidup yang sepenuhnya percaya dan taat kepada-Nya. [MAR]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/01/21/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+8:21-29
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+8:21-29
Yohanes 8:21-29
21 Maka Yesus berkata pula kepada orang banyak: "Aku akan pergi dan kamu akan mencari Aku tetapi kamu akan mati dalam dosamu. Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang."
22 Maka kata orang-orang Yahudi itu: "Apakah Ia mau bunuh diri dan karena itu dikatakan-Nya: Ke tempat Aku pergi, tidak mungkin kamu datang?"
23 Lalu Ia berkata kepada mereka: "Kamu berasal dari bawah, Aku dari atas; kamu dari dunia ini, Aku bukan dari dunia ini.
24 Karena itu tadi Aku berkata kepadamu, bahwa kamu akan mati dalam dosamu; sebab jikalau kamu tidak percaya, bahwa Akulah Dia, kamu akan mati dalam dosamu."
25 Maka kata mereka kepada-Nya: "Siapakah Engkau?" Jawab Yesus kepada mereka: "Apakah gunanya lagi Aku berbicara dengan kamu?
26 Banyak yang harus Kukatakan dan Kuhakimi tentang kamu; akan tetapi Dia, yang mengutus Aku, adalah benar, dan apa yang Kudengar dari pada-Nya, itu yang Kukatakan kepada dunia."
27 Mereka tidak mengerti, bahwa Ia berbicara kepada mereka tentang Bapa.
28 Maka kata Yesus: "Apabila kamu telah meninggikan Anak Manusia, barulah kamu tahu, bahwa Akulah Dia, dan bahwa Aku tidak berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri, tetapi Aku berbicara tentang hal-hal, sebagaimana diajarkan Bapa kepada-Ku.
29 Dan Ia, yang telah mengutus Aku, Ia menyertai Aku. Ia tidak membiarkan Aku sendiri, sebab Aku senantiasa berbuat apa yang berkenan kepada-Nya."
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
0 komentar:
Posting Komentar