(e-RH) 9 Juni -- AYUB 1 - PENGIKUT TUHAN SEJATI

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 9 Juni 2024
Bacaan : AYUB 1
Setahun: Ayub 29-31
Nats: "Tetapi, layangkanlah tangan-Mu dan hancurkan segala yang dimilikinya. Ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu." (Ayub 1:11)

Renungan:

PENGIKUT TUHAN SEJATI

Dalam sebuah ruang tamu yang megah diletakkan 10 pot dengan aneka ragam bunga. Indah sekali bunga-bunga dalam pot-pot itu karena dibuat dari kain sutra. Namun demikian, tidak pernah seekor serangga mendekatinya. Mengapa? Karena semua bunga itu tiruan. Hanya bunga asli yang menarik minat serangga-serangga.

Bunga dapat diibaratkan pengikut Tuhan, lalu serangga ialah Iblis. Dalam dunia ini terdapat dua tipe pengikut Tuhan: asli dan tiruan. "Asli" maksudnya orang-orang yang sungguh-sungguh hidup takut akan Tuhan. Sementara "tiruan", mereka hanya mengaku mengikuti Tuhan tetapi tidak bersedia melakukan kehendak Tuhan. Manakah dari dua tipe tersebut yang menarik minat Iblis? Benar, jawabnya yang asli! Iblis gencar menggoda pengikut Tuhan sejati. Itulah alasan mengapa bertubi-tubi kemalangan menimpa Ayub. Seluruh harta kekayaannya habis, pula kesepuluh anaknya mati. Iblis mendapati Ayub sebagai seorang pengikut Tuhan sejati. Ia bukan tiruan, tetapi tipe asli. Ayub hidup saleh dan jujur. Ia takut akan Tuhan dan menjauhi kejahatan (ay. 1). Maka Iblis pun datang kepada Tuhan, meminta izin untuk mencobai Ayub.

Sekarang terjawab pertanyaan, mengapa walau sudah setia kepada Tuhan, masih juga kemalangan menimpa kita. Bukan kecewa kepada Tuhan, sebaliknya, kita berbangga diri boleh dianggap sebagai pengikut Tuhan sejati. Kita bukan tiruan, tetapi tipe asli sehingga menarik minat Iblis untuk mencobai. Seperti Ayub, kita mau tetap beriman kepada Tuhan. Pada akhirnya, keadaan Ayub dipulihkan Tuhan. Menakjubkan. Ayub menerima dua kali lipat dari segala kepunyaannya dulu (Ayb. 42:10). Demikian terjadi pada kita. Kita percaya kemalangan nanti Tuhan ubahkan menjadi keberuntungan. --LIN/www.renunganharian.net
   
PENCOBAAN TIDAK SEHARUSNYA MEMBUAT KITA TAWAR HATI, TETAPI JUSTRU BERBANGGA KARENA IBLIS MENGETAHUI KITA TAAT PADA TUHAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2024/06/09/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?AYUB+1

AYUB 1

 1  Ada seorang laki-laki di tanah Us bernama Ayub; orang itu saleh dan jujur; ia takut akan Allah dan menjauhi kejahatan.
 2  Ia mendapat tujuh anak laki-laki dan tiga anak perempuan.
 3  Ia memiliki tujuh ribu ekor kambing domba, tiga ribu ekor unta, lima ratus pasang lembu, lima ratus keledai betina dan budak-budak dalam jumlah yang sangat besar, sehingga orang itu adalah yang terkaya dari semua orang di sebelah timur.
 4  Anak-anaknya yang lelaki biasa mengadakan pesta di rumah mereka masing-masing menurut giliran dan ketiga saudara perempuan mereka diundang untuk makan dan minum bersama-sama mereka.
 5  Setiap kali, apabila hari-hari pesta telah berlalu, Ayub memanggil mereka, dan menguduskan mereka; keesokan harinya, pagi-pagi, bangunlah Ayub, lalu mempersembahkan korban bakaran sebanyak jumlah mereka sekalian, sebab pikirnya: "Mungkin anak-anakku sudah berbuat dosa dan telah mengutuki Allah di dalam hati." Demikianlah dilakukan Ayub senantiasa.
 6  Pada suatu hari datanglah anak-anak Allah menghadap TUHAN dan di antara mereka datanglah juga Iblis.
 7  Maka bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Dari mana engkau?" Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Dari perjalanan mengelilingi dan menjelajah bumi."
 8  Lalu bertanyalah TUHAN kepada Iblis: "Apakah engkau memperhatikan hamba-Ku Ayub? Sebab tiada seorangpun di bumi seperti dia, yang demikian saleh dan jujur, yang takut akan Allah dan menjauhi kejahatan."
 9  Lalu jawab Iblis kepada TUHAN: "Apakah dengan tidak mendapat apa-apa Ayub takut akan Allah?
10  Bukankah Engkau yang membuat pagar sekeliling dia dan rumahnya serta segala yang dimilikinya? Apa yang dikerjakannya telah Kauberkati dan apa yang dimilikinya makin bertambah di negeri itu.
11  Tetapi ulurkanlah tangan-Mu dan jamahlah segala yang dipunyainya, ia pasti mengutuki Engkau di hadapan-Mu."
12  Maka firman TUHAN kepada Iblis: "Nah, segala yang dipunyainya ada dalam kuasamu; hanya janganlah engkau mengulurkan tanganmu terhadap dirinya." Kemudian pergilah Iblis dari hadapan TUHAN.
13  Pada suatu hari, ketika anak-anaknya yang lelaki dan yang perempuan makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,
14  datanglah seorang pesuruh kepada Ayub dan berkata: "Sedang lembu sapi membajak dan keledai-keledai betina makan rumput di sebelahnya,
15  datanglah orang-orang Syeba menyerang dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
16  Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Api telah menyambar dari langit dan membakar serta memakan habis kambing domba dan penjaga-penjaga. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
17  Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Orang-orang Kasdim membentuk tiga pasukan, lalu menyerbu unta-unta dan merampasnya serta memukul penjaganya dengan mata pedang. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
18  Sementara orang itu berbicara, datanglah orang lain dan berkata: "Anak-anak tuan yang lelaki dan yang perempuan sedang makan-makan dan minum anggur di rumah saudara mereka yang sulung,
19  maka tiba-tiba angin ribut bertiup dari seberang padang gurun; rumah itu dilandanya pada empat penjurunya dan roboh menimpa orang-orang muda itu, sehingga mereka mati. Hanya aku sendiri yang luput, sehingga dapat memberitahukan hal itu kepada tuan."
20  Maka berdirilah Ayub, lalu mengoyak jubahnya, dan mencukur kepalanya, kemudian sujudlah ia dan menyembah,
21  katanya: "Dengan telanjang aku keluar dari kandungan ibuku, dengan telanjang juga aku akan kembali ke dalamnya. TUHAN yang memberi, TUHAN yang mengambil, terpujilah nama TUHAN!"
22  Dalam kesemuanya itu Ayub tidak berbuat dosa dan tidak menuduh Allah berbuat yang kurang patut.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Ayub+29-31
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ayub+29-31

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2024 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar