(e-SH) 13 Januari -- Markus 1:35-39 - Menyisih

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 13 Januari 2024
Ayat SH: Markus 1:35-39

Judul: Menyisih

Pada hari sebelumnya, Yesus baru saja melakukan pelayanan panjang dengan menyembuhkan orang-orang yang sakit dan kerasukan setan. Kemudian, Injil Markus mengarahkan pembaca kepada perbuatan Yesus yang sekilas terkesan biasa, tetapi berdampak besar.

Di kala sebagian besar orang masih beristirahat-barangkali sedang tidur-Yesus memilih untuk bangun dan pergi ke tempat yang sunyi untuk berdoa kepada Bapa-Nya.

Pertanyaannya, mengapa catatan ini perlu dimasukkan ke dalam rentetan pelayanan awal Yesus? Karena Markus ingin menunjukkan satu aspek penting dari kehidupan Yesus, yaitu Ia menyisih untuk berdoa, menyingkir sejenak dari ramainya kerumunan dan padatnya pelayanan. Catatan ini menunjukkan pilihan Yesus yang tidak didikte oleh keadaan (bdk. Mrk. 6:31-32; 46; 14:32-36).

Buahnya terlihat dalam kesadaran Yesus akan siapa diri-Nya dan untuk apa Ia hadir (38), serta bagaimana Ia harus menuntaskan misi-Nya di tengah dunia (39). Ia bahkan meninggalkan penduduk Kapernaum yang mencari-cari Dia (37).

Menyisih adalah salah satu praktik rohani yang patut dilakukan para murid Yesus. Di tengah kepadatan aktivitas, kebisingan dunia, dan kecepatan ritme hidup, menyisih merupakan tekad yang perlu dimiliki. Sama seperti Yesus, kita perlu memprioritaskan waktu untuk menyisih. Kita harus berani untuk berhenti dan menarik diri dari kesibukan kita yang terus ada tanpa henti.

Kita perlu menyisih untuk berdoa agar kita mendapat kekuatan dari Allah dan dikuatkan bagi Allah. Ini adalah ruang yang kita berikan kepada Allah untuk menemui kita dan sebaliknya. Hanya dengan menyisih, kita makin menyadari akan siapa kita, untuk apa kita hadir di tengah lingkungan kita, dan bagaimana kita sepatutnya menjalani kehidupan ini.

Karena itu, pilihlah satu waktu terbaik untuk menghentikan ritme pekerjaan, upaya pencapaian hidup, dan kegiatan pelayanan untuk menikmati relasi dengan Tuhan dalam doa dan pembacaan firman-Nya yang tenang. Lakukanlah mulai hari ini! [JMH]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2024/01/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Markus+1:35-39
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Markus+1:35-39

Markus 1:35-39

35  Pagi-pagi benar, waktu hari masih gelap, Ia bangun dan pergi ke luar. Ia pergi ke tempat yang sunyi dan berdoa di sana.
36  Tetapi Simon dan kawan-kawannya menyusul Dia;
37  waktu menemukan Dia mereka berkata: "Semua orang mencari Engkau."
38  Jawab-Nya: "Marilah kita pergi ke tempat lain, ke kota-kota yang berdekatan, supaya di sana juga Aku memberitakan Injil, karena untuk itu Aku telah datang."
39  Lalu pergilah Ia ke seluruh Galilea dan memberitakan Injil dalam rumah-rumah ibadat mereka dan mengusir setan-setan.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar