(e-SH) 11 Agustus -- 1 Tawarikh 13 - Menjaga Kekudusan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 11 Agustus 2023
Ayat SH: 1 Tawarikh 13

Judul: Menjaga Kekudusan

Ketika akhirnya Daud berhasil menjadi raja atas seluruh Israel, ia punya niat yang baik untuk memindahkan tabut Allah dari Kiryat-Yearim ke Yerusalem.

Tabut Allah itu dinaikkan ke atas kereta yang ditarik oleh lembu, yang diantarkan oleh Uza dan Ahyo (7). Tak disangka, lembu-lembu itu tergelincir, sehingga Uza memegang tabut Allah supaya tidak terjatuh. Seketika itu juga, Allah menghukum mati Uza (9-10). Karena peristiwa itu, Daud menjadi takut dan akhirnya tabut Allah tidak dibawa ke Yerusalem, melainkan ditempatkan di rumah Obed-Edom (12-13).

Tabut Allah merupakan sebuah peti yang terbuat dari kayu penaga (akasia) yang dilapisi emas murni di sisi luar dan dalamnya. Tutup tabut yang disebut "tutup pendamaian" juga terbuat dari emas murni dan terdapat dua kerub di kedua ujungnya. Di dalamnya ditaruh dua loh batu yang ditulisi Sepuluh Hukum Allah, juga buli-buli emas berisi manna, dan tongkat Harun (lih. Kel. 25:10-22; 37:1-9). Tabut Allah merupakan simbol kehadiran Allah yang menyertai bangsa Israel. Maka, perlakuan mereka terhadap tabut Allah menunjukkan sikap terhadap kekudusan Allah.

Allah sudah menetapkan bahwa tabut itu harus diangkat oleh orang Lewi yang sudah menguduskan diri, dan tidak boleh didekati atau disentuh (lih. Bil. 4:15; Ul. 10:8). Dari sini kita bisa mengerti bahwa proses pemindahan tabut Allah tidak dilakukan sesuai dengan ketetapan Allah, dan itulah yang menimbulkan murka Tuhan.

Dalam hidup kristiani kita saat ini, tidak ada lagi tabut Allah, karena kehadiran-Nya telah nyata melalui Kristus yang telah menebus dan menguduskan kita. Akan tetapi, bukan berarti kita bisa hidup sesuka hati kita. Ingatlah, tubuh kita adalah bait Roh Kudus yang harus dijauhkan dari dosa dan digunakan untuk memuliakan Allah (1Kor. 6:19-20).

Kerelaan untuk menaati Tuhan harus dibarengi dengan sikap hormat terhadap kekudusan-Nya. Bangunlah relasi dengan Tuhan dalam kasih, hormat, dan kekudusan. Janganlah kita hidup menurut hawa nafsu dan pengertian kita sendiri (bdk. 1Ptr. 1:14-15). [YWA]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2023/08/11/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Tawarikh+13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tawarikh+13

1 Tawarikh 13

 1  Daud berunding dengan pemimpin-pemimpin pasukan seribu dan pasukan seratus dan dengan semua pemuka.
 2  Berkatalah Daud kepada seluruh jemaah Israel: "Jika kamu anggap baik dan jika diperkenankan TUHAN, Allah kita, baiklah kita menyuruh orang kepada saudara-saudara kita yang masih tinggal di daerah-daerah orang Israel, dan di samping itu kepada para imam dan orang-orang Lewi yang ada di kota-kota yang dikelilingi tanah penggembalaan mereka, supaya mereka berkumpul kepada kita.
 3  Dan baiklah kita memindahkan tabut Allah kita ke tempat kita, sebab pada zaman Saul kita tidak mengindahkannya."
 4  Maka seluruh jemaah itu berkata, bahwa mereka akan berbuat demikian, sebab usul itu dianggap baik oleh segenap bangsa itu.
 5  Lalu Daud mengumpulkan semua orang Israel dari sungai Sikhor di Mesir sampai ke jalan yang menuju Hamat, untuk menjemput tabut Allah dari Kiryat-Yearim.
 6  Lalu Daud dan segenap orang Israel berangkat ke Baala, ke Kiryat-Yearim, yang termasuk wilayah Yehuda, untuk mengangkut dari sana tabut Allah, yang disebut dengan nama TUHAN yang bertakhta di atas kerubim.
 7  Mereka menaikkan tabut Allah itu ke dalam kereta yang baru dari rumah Abinadab, sedang Uza dan Ahyo mengantarkan kereta itu.
 8  Daud dan seluruh orang Israel menari-nari di hadapan Allah dengan sekuat tenaga, diiringi nyanyian, kecapi, gambus, rebana, ceracap dan nafiri.
 9  Ketika mereka sampai ke tempat pengirikan Kidon, maka Uza mengulurkan tangannya memegang tabut itu, karena lembu-lembu itu tergelincir.
10  Maka bangkitlah murka TUHAN terhadap Uza, lalu Ia membunuh dia oleh karena Uza telah mengulurkan tangannya kepada tabut itu; ia mati di sana di hadapan Allah.
11  Daud menjadi marah, karena TUHAN telah menyambar Uza demikian hebatnya; maka tempat itu disebut orang Peres-Uza sampai sekarang.
12  Pada waktu itu Daud menjadi takut kepada Allah, lalu katanya: "Bagaimanakah aku dapat membawa tabut Allah itu ke tempatku?"
13  Sebab itu Daud tidak mau memindahkan tabut itu ke tempatnya, ke kota Daud, tetapi Daud menyimpang dan membawanya ke rumah Obed-Edom, orang Gat itu.
14  Tiga bulan lamanya tabut Allah itu tinggal pada keluarga Obed-Edom di rumahnya dan TUHAN memberkati keluarga Obed-Edom dan segala yang dipunyainya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar