(e-SH) 27 April -- 1 Tesalonika 4:13-18 - Mati tetapi Hidup

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Rabu, 27 April 2022
Ayat SH: 1 Tesalonika 4:13-18

Judul: Mati tetapi Hidup

Tangisan selalu mengiringi ibadah dan upacara pemakaman. Tangis dukacita itu bisa bermakna dua hal. Pertama, rasa kehilangan karena tak lagi bisa bersama. Kenangan indah muncul kembali dan duka menyeruak karena semua tak lagi bisa dialami. Kedua, rasa khawatir mengenai orang yang sudah meninggal. Ke mana rohnya pergi?

Rasul Paulus berbicara secara khusus mengenai kematian. Paulus menegaskan bahwa tak ada yang perlu dikhawatirkan mengenai orang yang telah meninggal (13). "... mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia" (14). Mereka tetap ada dalam persekutuan dengan Kristus, sama seperti saat mereka masih hidup di dunia ini.

Semua, baik yang telah meninggal atau yang masih hidup, akan disatukan kembali pada akhir zaman (17). Dengan demikian, sekalipun seorang pengikut Kristus telah mati, sebenarnya dia tetap hidup di dalam persekutuan kekal dalam Tuhan. Prinsip ini yang harus dipegang oleh orang percaya, dan sesama orang percaya harus saling mengingatkan akan hal ini sehingga masing-masing dihiburkan (18).

Nasihat Rasul Paulus itu menjadi jawaban bagi tangis dukacita yang tertumpah karena kematian. Sekarang memang tak lagi bisa bersama, tetapi kelak kita akan bersama lagi dalam persekutuan sempurna pada akhir zaman. Kalau ada kekhawatiran mengenai kondisi orang yang meninggal, ada jaminan bahwa orang yang meninggal dalam Yesus akan berkumpul bersama-sama dengan Yesus.

Kebenaran ini kiranya terpatri dalam hati kita sebagai orang percaya sehingga kita terhibur di tengah dukacita. Yang secara duniawi telah mati, sebenarnya tetap hidup di dalam persekutuan kekal dalam Tuhan.

Satu hal yang tak kalah penting adalah kesediaan untuk saling menghibur ketika kedukaan melanda. Persekutuan bukan sekadar ibadah atau doa. Persekutuan juga berarti kepedulian untuk memberikan penghiburan. Dengan demikian, duka yang mendalam tetap bisa ditanggung karena yang berduka tahu bahwa dia tidak sendirian. [KRS]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2022/04/27/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Tesalonika+4:13-18
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Tesalonika+4:13-18

1 Tesalonika 4:13-18

13  Selanjutnya kami tidak mau, saudara-saudara, bahwa kamu tidak mengetahui tentang mereka yang meninggal, supaya kamu jangan berdukacita seperti orang-orang lain yang tidak mempunyai pengharapan.
14  Karena jikalau kita percaya, bahwa Yesus telah mati dan telah bangkit, maka kita percaya juga bahwa mereka yang telah meninggal dalam Yesus akan dikumpulkan Allah bersama-sama dengan Dia.
15  Ini kami katakan kepadamu dengan firman Tuhan: kita yang hidup, yang masih tinggal sampai kedatangan Tuhan, sekali-kali tidak akan mendahului mereka yang telah meninggal.
16  Sebab pada waktu tanda diberi, yaitu pada waktu penghulu malaikat berseru dan sangkakala Allah berbunyi, maka Tuhan sendiri akan turun dari sorga dan mereka yang mati dalam Kristus akan lebih dahulu bangkit;
17  sesudah itu, kita yang hidup, yang masih tinggal, akan diangkat bersama-sama dengan mereka dalam awan menyongsong Tuhan di angkasa. Demikianlah kita akan selama-lamanya bersama-sama dengan Tuhan.
18  Karena itu hiburkanlah seorang akan yang lain dengan perkataan-perkataan ini.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar