(e-RH) 28 Januari -- HABAKUK 3 - FALSAFAH PETANI

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 28 Januari 2022
Bacaan : HABAKUK 3
Setahun: Keluaran 32-34
Nats: Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang, namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku. (Habakuk 3:17-18)

Renungan:

FALSAFAH PETANI

Berbagi kepada tetangga adalah ciri khas petani tradisional di daerah asal saya setiap kali mereka panen sesuatu (sayur, buah, cabai, dll.). Supaya tetangga mencicipi katanya. Sekalipun hasil panen mereka kurang baik (tidak balik modal) mereka tetap berbagi. Mereka juga tak pernah berhenti berjuang. Sekalipun gagal panen, mereka selalu bersemangat memulai masa tanam baru. Mereka selalu berpengharapan, bahkan ketika modal harus didapatkan dengan menjual sebagian aset sekalipun.

Falsafah serupa dihidupi oleh Nabi Habakuk. Meskipun pada masa itu keadilan muncul terbalik, Israel yang disebut-sebut sebagai bangsa pilihan harus mengalami pembuangan di Babel, ditindas oleh orang Kasdim, namun melalui doanya Habakuk menyatakan tekadnya untuk senantiasa bersukacita di dalam Tuhan. Ia tetap percaya bahwa Allah akan tetap menjadi Juru Selamat dan sumber kekuatan yang tak ada putusnya. Habakuk percaya pada pengharapan akan datangnya pemulihan bagi orang yang hidup oleh iman kepada Allah.

Iman sejati tidak akan pernah kehilangan asa. Kesulitan hidup bukan alasan kita kehilangan sukacita. Saat kita ragu akan keadilan dan kasih Allah, kita dapat bersikap seperti Habakuk yang mengingat kembali tindakan Allah pada masa lalu, akan penyertaan dan pertolongan-Nya yang diberikan tepat pada waktu-Nya. Habakuk merasakan kehadiran Allah mengubah sejarah, bahkan membuatnya menyadari bahwa ia harus bergantung bukan pada kondisi atau tanda-tanda yang tampak melainkan hanya kepada Allah yang mengatur menurut kuasa kedaulatan-Nya. --EBL/www.renunganharian.net
   
ORANG BERIMAN TETAP BERPENGHARAPAN. SENANTIASA BERSUKACITA MENANTIKAN PERTOLONGAN-NYA DI MASA KESUKARAN.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2022/01/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2022/01/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?HABAKUK+3

HABAKUK 3

 1  Doa nabi Habakuk. Menurut nada ratapan.
 2  TUHAN, telah kudengar kabar tentang Engkau, dan pekerjaan-Mu, ya TUHAN, kutakuti! Hidupkanlah itu dalam lintasan tahun, nyatakanlah itu dalam lintasan tahun; dalam murka ingatlah akan kasih sayang!
 3  Allah datang dari negeri Teman dan Yang Mahakudus dari pegunungan Paran. Sela. Keagungan-Nya menutupi segenap langit, dan bumipun penuh dengan pujian kepada-Nya.
 4  Ada kilauan seperti cahaya, sinar cahaya dari sisi-Nya dan di situlah terselubung kekuatan-Nya.
 5  Mendahului-Nya berjalan penyakit sampar dan demam mengikuti jejak-Nya.
 6  Ia berdiri, maka bumi dibuat-Nya bergoyang; Ia melihat berkeliling, maka bangsa-bangsa dibuat-Nya melompat terkejut, hancur gunung-gunung yang ada sejak purba, merendah bukit-bukit yang berabad-abad; itulah perjalanan-Nya berabad-abad.
 7  Aku melihat kemah-kemah orang Kusyan tertekan, kain-kain tenda tanah Midian menggetar.
 8  Terhadap sungai-sungaikah, ya TUHAN, terhadap sungai-sungaikah murka-Mu bangkit? Atau terhadap lautkah amarah-Mu sehingga Engkau mengendarai kuda dan kereta kemenangan-Mu?
 9  Busur-Mu telah Kaubuka, telah Kauisi dengan anak panah. Sela. Engkau membelah bumi menjadi sungai-sungai;
10  melihat Engkau, gunung-gunung gemetar, air bah menderu lalu, samudera raya memperdengarkan suaranya dan mengangkat tangannya.
11  Matahari, bulan berhenti di tempat kediamannya, karena cahaya anak-anak panah-Mu yang melayang laju, karena kilauan tombak-Mu yang berkilat.
12  Dalam kegeraman Engkau melangkah melintasi bumi, dalam murka Engkau menggasak bangsa-bangsa.
13  Engkau berjalan maju untuk menyelamatkan umat-Mu, untuk menyelamatkan orang yang Kauurapi. Engkau meremukkan bagian atas rumah orang-orang fasik dan Kaubuka dasarnya sampai batu yang penghabisan. Sela.
14  Engkau menusuk dengan anak panahnya sendiri kepala lasykarnya, yang mengamuk untuk menyerakkan aku dengan sorak-sorai, seolah-olah mereka menelan orang tertindas secara tersembunyi.
15  Dengan kuda-Mu, Engkau menginjak laut, timbunan air yang membuih.
16  Ketika aku mendengarnya, gemetarlah hatiku, mendengar bunyinya, menggigillah bibirku; tulang-tulangku seakan-akan kemasukan sengal, dan aku gemetar di tempat aku berdiri; namun dengan tenang akan kunantikan hari kesusahan, yang akan mendatangi bangsa yang bergerombolan menyerang kami.
17  Sekalipun pohon ara tidak berbunga, pohon anggur tidak berbuah, hasil pohon zaitun mengecewakan, sekalipun ladang-ladang tidak menghasilkan bahan makanan, kambing domba terhalau dari kurungan, dan tidak ada lembu sapi dalam kandang,
18  namun aku akan bersorak-sorak di dalam TUHAN, beria-ria di dalam Allah yang menyelamatkan aku.
19  ALLAH Tuhanku itu kekuatanku: Ia membuat kakiku seperti kaki rusa, Ia membiarkan aku berjejak di bukit-bukitku. (Untuk pemimpin biduan. Dengan permainan kecapi).

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Keluaran+32-34
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+32-34

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2022 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar