(e-RH) 22 November -- Amsal 14:21 - MENGHINA TUHAN?

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 22 November 2020
Bacaan : Amsal 14:21
Setahun: Roma 11-13
Nats: Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita. (Amsal 14:21)

Renungan:

MENGHINA TUHAN?

Berhati-hatilah dengan perkataan kita. Salah berucap, merendahkan, atau melecehkan seseorang, bisa buruk akibatnya. Tak seorang pun menghendaki dirinya dilecehkan orang lain walau hanya dengan sebuah perkataan. Sebagai korban penghinaan atau pelecehan, kita pasti merasa sakit hati. Ketika seseorang mengalami hinaan atau pelecehan dari orang lain, ia akan bereaksi, seolah-olah hendak berkata bahwa apa yang orang lain pikirkan tentang keberadaan dirinya, tidaklah seperti demikian adanya.

Di dalam budaya kuno, seorang raja biasanya menandai daerah kekuasaannya dengan mendirikan patung yang bentuknya menyerupai dirinya. Meskipun hanya sebuah patung, hal tersebut tetap dapat merepresentasikan sang raja. Siapa pun yang merusak patung tersebut berarti menghina raja atau berusaha melawannya. Demikian gambaran hidup manusia sebagai gambar dan rupa Allah! Dan siapa pun yang melecehkan dan menghina manusia, yang adalah ciptaan Tuhan, ia tidak sedang berurusan dengan orang tersebut, tapi Allah sendiri. Orang yang menghina sesamanya, sama artinya menghina Allah.

Setiap hari kita berinteraksi dan berelasi dengan begitu banyak orang. "Siapa menghina sesamanya berbuat dosa." Kiranya nasihat ini selalu mengingatkan agar kita tidak mudah terpancing emosi sehingga di luar kendali kita mengucapkan perkataan yang menghina atau merendahkan orang lain dalam kelemahannya. Sebaliknya, kiranya kita hidup sebagai orang-orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita. --SYS/www.renunganharian.net

MAMPU MENGUASAI DIRI AKAN MENOLONG KITA UNTUK BERKATA-KATA DENGAN BIJAK.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2020/11/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2020/11/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Amsal+14

Amsal 14:1-35

 1  Perempuan yang bijak mendirikan rumahnya , tetapi yang bodoh meruntuhkannya dengan tangannya sendiri.
 2  Siapa berjalan dengan jujur, takut akan TUHAN, tetapi orang yang sesat jalannya, menghina Dia .
 3  Di dalam mulut orang bodoh ada rotan untuk punggungnya, tetapi orang bijak dipelihara oleh bibirnya.
 4  Kalau tidak ada lembu, juga tidak ada gandum, tetapi dengan kekuatan sapi banyaklah hasil.
 5  Saksi yang setia tidak berbohong, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan, adalah saksi dusta.
 6  Si pencemooh mencari hikmat, tetapi sia-sia, sedangkan bagi orang berpengertian, pengetahuan mudah diperoleh.
 7  Jauhilah orang bebal, karena pengetahuan tidak kaudapati dari bibirnya.
 8  Mengerti jalannya sendiri adalah hikmat orang cerdik, tetapi orang bebal ditipu oleh kebodohannya.
 9  Orang bodoh mencemoohkan korban tebusan, tetapi orang jujur saling menunjukkan kebaikan.
10  Hati mengenal kepedihannya sendiri, dan orang lain tidak dapat turut merasakan kesenangannya.
11  Rumah orang fasik akan musnah, tetapi kemah orang jujur akan mekar.
12  Ada jalan yang disangka orang lurus , tetapi ujungnya menuju maut.
13  Di dalam tertawapun hati dapat merana, dan kesukaan dapat berakhir dengan kedukaan.
14  Orang yang murtad hatinya menjadi kenyang dengan jalannya, dan orang yang baik dengan apa yang ada padanya.
15  Orang yang tak berpengalaman percaya kepada setiap perkataan, tetapi orang yang bijak memperhatikan langkahnya.
16  Orang bijak berhati-hati dan menjauhi kejahatan, tetapi orang bebal melampiaskan nafsunya dan merasa aman.
17  Siapa lekas naik darah, berlaku bodoh, tetapi orang yang bijaksana, bersabar.
18  Orang yang tak berpengalaman mendapat kebodohan, tetapi orang yang bijak bermahkotakan pengetahuan.
19  Orang jahat tunduk di dekat orang baik, orang fasik di depan pintu gerbang orang benar.
20  Juga oleh temannya orang miskin itu dibenci, tetapi sahabat orang kaya itu banyak.
21  Siapa menghina sesamanya berbuat dosa, tetapi berbahagialah orang yang menaruh belas kasihan kepada orang yang menderita.
22  Tidak sesatkah orang yang merencanakan kejahatan? Tetapi yang merencanakan hal yang baik memperoleh kasih dan setia.
23  Dalam tiap jerih payah ada keuntungan, tetapi kata-kata belaka mendatangkan kekurangan saja.
24  Mahkota orang bijak adalah kepintarannya; tajuk orang bebal adalah kebodohannya.
25  Saksi yang setia menyelamatkan hidup, tetapi siapa menyembur-nyemburkan kebohongan adalah pengkhianat.
26  Dalam takut akan TUHAN ada ketenteraman yang besar, bahkan ada perlindungan bagi anak-anak-Nya.
27  Takut akan TUHAN adalah sumber kehidupan sehingga orang terhindar dari jerat maut.
28  Dalam besarnya jumlah rakyat terletak kemegahan raja, tetapi tanpa rakyat runtuhlah pemerintah.
29  Orang yang sabar besar pengertiannya, tetapi siapa cepat marah membesarkan kebodohan.
30  Hati yang tenang menyegarkan tubuh, tetapi iri hati membusukkan tulang.
31  Siapa menindas orang yang lemah , menghina Penciptanya, tetapi siapa menaruh belas kasihan kepada orang miskin, memuliakan Dia.
32  Orang fasik dirobohkan karena kejahatannya, tetapi orang benar mendapat perlindungan karena ketulusannya.
33  Hikmat tinggal di dalam hati orang yang berpengertian, tetapi tidak dikenal di dalam hati orang bebal.
34  Kebenaran meninggikan derajat bangsa, tetapi dosa adalah noda bangsa.
35  Raja berkenan kepada hamba yang berakal budi, tetapi kemarahannya menimpa orang yang membuat malu.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Roma+11-13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Roma+11-13

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2020 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar