(e-RH) 28 Oktober -- 1 Raja-raja 21:1-16 - SAYA EGOIS?

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 28 Oktober 2020
Bacaan : 1 Raja-raja 21:1-16
Setahun: Lukas 17-18
Nats: Berkatalah Ahab kepada Nabot: "Berikanlah kepadaku kebun anggurmu itu, supaya kujadikan kebun sayur, sebab letaknya dekat rumahku ... aku akan membayar harganya kepadamu dengan uang." (1 Raja-raja 21:2)

Renungan:

SAYA EGOIS?

Sifat egois adalah penyakit rohani kronis sejak manusia jatuh dalam dosa. Manusia memberontak kepada Allah karena egois. Pembunuhan Kain terhadap adiknya adalah bukti nyata egoisme. Faktanya, tindak kejahatan kerap terjadi disebabkan seseorang yang tidak mampu menguasai egonya.

Raja Ahab adalah salah satu orang yang hidupnya dijajah dan dirusak oleh egoismenya. Kedudukan sebagai Raja tidak membuatnya menjadi orang yang menjaga kehormatan diri, tapi justru egoismenya makin besar. Apa saja yang menjadi kesukaannya harus didapatkan. Ketika keinginannya ditolak oleh Nabot, hal itu menjadi masalah besar baginya, bukan karena dia dirugikan kalau tidak mendapatkan kebun tersebut, tetapi karena egonya tidak bisa menerima penolakan Nabot. Sifat egoisnya menuntut kematian Nabot, dengan begitu tercapailah keinginannya.

Sejenak, mari kita mengingat kembali apa yang pernah dikatakan Yesus tentang syarat-syarat seseorang yang mau mengikut Dia. Ia harus mampu menyangkal dirinya, memikul salibnya, lalu mengikut Dia! Dan salah satu bentuk penyangkalan diri ini adalah kebersediaan diri kita untuk menaklukkan sifat egois dalam diri kita. Ketika kita mampu menaklukkan egoisme, maka segala bentuk perselisihan pun akan mudah diselesaikan. Bukankah hubungan dengan pasangan dalam rumah tangga akan terjaga baik ketika masing-masing bersedia mengalahkan egonya? Begitu pun dalam berelasi dengan sesama. Ketika egoisme ditaklukkan, maka roh iri hati dan kecemburuan tidak lagi mendapat tempat di hati kita. --SYS/www.renunganharian.net

KETIDAKMAMPUAN KITA MENGALAHKAN SIFAT EGOIS AKAN BERAKIBAT HAL YANG MERUSAK.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2020/10/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2020/10/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+21:1-16

1 Raja-raja 21:1-16

 1  Sesudah itu terjadilah hal yang berikut. Nabot, orang Yizreel, mempunyai kebun anggur di Yizreel, di samping istana Ahab, raja Samaria.
 2  Berkatalah Ahab kepada Nabot: "Berikanlah kepadaku kebun anggurmu itu, supaya kujadikan kebun sayur, sebab letaknya dekat rumahku. Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur yang lebih baik dari pada itu sebagai gantinya, atau jikalau engkau lebih suka, aku akan membayar harganya kepadamu dengan uang."
 3  Jawab Nabot kepada Ahab: "Kiranya TUHAN menghindarkan aku dari pada memberikan milik pusaka nenek moyangku kepadamu!"
 4  Lalu masuklah Ahab ke dalam istananya dengan kesal hati dan gusar karena perkataan yang dikatakan Nabot, orang Yizreel itu, kepadanya: "Tidak akan kuberikan kepadamu milik pusaka nenek moyangku." Maka berbaringlah ia di tempat tidurnya dan menelungkupkan mukanya dan tidak mau makan.
 5  Lalu datanglah Izebel, isterinya, dan berkata kepadanya: "Apa sebabnya hatimu kesal, sehingga engkau tidak makan?"
 6  Lalu jawabnya kepadanya: "Sebab aku telah berkata kepada Nabot, orang Yizreel itu: Berikanlah kepadaku kebun anggurmu dengan bayaran uang atau jika engkau lebih suka, aku akan memberikan kebun anggur kepadamu sebagai gantinya. Tetapi sahutnya: Tidak akan kuberikan kepadamu kebun anggurku itu."
 7  Kata Izebel, isterinya, kepadanya: "Bukankah engkau sekarang yang memegang kuasa raja atas Israel? Bangunlah, makanlah dan biarlah hatimu gembira! Aku akan memberikan kepadamu kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu."
 8  Kemudian ia menulis surat atas nama Ahab, memeteraikannya dengan meterai raja, lalu mengirim surat itu kepada tua-tua dan pemuka-pemuka yang diam sekota dengan Nabot.
 9  Dalam surat itu ditulisnya demikian: "Maklumkanlah puasa dan suruhlah Nabot duduk paling depan di antara rakyat.
10  Suruh jugalah dua orang dursila duduk menghadapinya, dan mereka harus naik saksi terhadap dia, dengan mengatakan: Engkau telah mengutuk Allah dan raja. Sesudah itu bawalah dia ke luar dan lemparilah dia dengan batu sampai mati."
11  Orang-orang sekotanya, yakni tua-tua dan pemuka-pemuka, yang diam di kotanya itu, melakukan seperti yang diperintahkan Izebel kepada mereka, seperti yang tertulis dalam surat yang dikirimkannya kepada mereka.
12  Mereka memaklumkan puasa dan menyuruh Nabot duduk paling depan di antara rakyat.
13  Kemudian datanglah dua orang, yakni orang-orang dursila itu, lalu duduk menghadapi Nabot. Orang-orang dursila itu naik saksi terhadap Nabot di depan rakyat, katanya: "Nabot telah mengutuk Allah dan raja." Sesudah itu mereka membawa dia ke luar kota, lalu melempari dia dengan batu sampai mati.
14  Setelah itu mereka menyuruh orang kepada Izebel mengatakan: "Nabot sudah dilempari sampai mati."
15  Segera sesudah Izebel mendengar, bahwa Nabot sudah dilempari sampai mati, berkatalah Izebel kepada Ahab: "Bangunlah, ambillah kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu, menjadi milikmu, karena Nabot yang menolak memberikannya kepadamu dengan bayaran uang, sudah tidak hidup lagi; ia sudah mati."
16  Segera sesudah Ahab mendengar, bahwa Nabot sudah mati, ia bangun dan pergi ke kebun anggur Nabot, orang Yizreel itu, untuk mengambil kebun itu menjadi miliknya.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Lukas+17-18
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Lukas+17-18

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2020 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar