(e-SH) 24 September -- Mazmur 109 - Meminta Keadilan Allah atas Musuh

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 24 September 2020
Ayat SH: Mazmur 109

Judul: Meminta Keadilan Allah atas Musuh

Satu hal yang patut kita renungkan melalui perikop ini, pemazmur terkena fitnah keji dari musuh-musuhnya, namun ia tidak mengambil tindakan sendiri untuk membalas sakit hatinya. Sebaliknya, ia memohon kepada Tuhan dalam doanya (1) agar Tuhan "turun tangan" menolong dirinya.

Untuk kedua dan ketiga kalinya pemazmur berseru kembali kepada Tuhan agar segera menolongnya (21, 26). Permohonan tersebut muncul karena pemazmur merasa tidak tahan lagi dengan kondisi yang dibuat oleh musuhnya terhadap dirinya. Permohonannya ini diikuti dengan permintaan agar Tuhan segera menghukum semua musuhnya.

Coba kita perhatikan ayat 6-20; seandainya permintaan tersebut dikabulkan, itu benar-benar akan membuat musuh-musuh pemazmur hidup sengsara. Mengapa? Karena ini adalah bagian dari mazmur kutukan, yaitu mazmur yang berisi permohonan dari pemazmur agar Tuhan membinasakan musuh-musuhnya. Pertanyaannya, apakah permohonan pemazmur ini dapat dikategorikan sebagai dosa? Tentu saja tidak. Walaupun pemazmur mengharapkan adanya pembalasan terhadap para musuhnya, namun ia dengan rendah hati menyerahkan hak penghukuman kepada Tuhan. Bagaimanapun, hal ini sesuai dengan firman Tuhan yang mengatakan bahwa pembalasan adalah hak Tuhan (bdk. Ul. 32:35; Rm. 12:19; Ibr. 10:30).

Dari perikop di atas, ada nasihat penting bagi kita, yaitu kita tidak perlu membalas kejahatan orang lain dengan tindakan yang berdasarkan niat membalas dendam. Apabila kita merasa sakit hati karena perkataan atau perbuatan orang lain, hendaklah kita menyerahkannya kepada Allah untuk memberikan keadilan kepada kita; karena Dia adalah Pembela kita. Dialah yang akan bertindak menyatakan keadilan-Nya. Kita bisa menceritakan sakit hati atau kepedihan kita kepada Tuhan tanpa disertai tindakan membalas. Kita hanya memohon keadilan Tuhan saja. Serahkan semuanya kepada Dia. Dengan demikian, kita akan terlepas dari dosa yang menggerogoti kita. [RMS]

e-SH versi web:https://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/09/24/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Mazmur+109
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+109

Mazmur 109

 1  Untuk pemimpin biduan. Mazmur Daud. Ya Allah pujianku, janganlah berdiam diri!
 2  Sebab mulut orang fasik dan mulut penipu ternganga terhadap aku, mereka berbicara terhadap aku dengan lidah dusta;
 3  dengan kata-kata kebencian mereka menyerang aku dan memerangi aku tanpa alasan.
 4  Sebagai balasan terhadap kasihku mereka menuduh aku, sedang aku mendoakan mereka.
 5  Mereka membalas kejahatan kepadaku ganti kebaikan dan kebencian ganti kasihku.
 6  "Angkatlah seorang fasik atas dia, dan biarlah seorang pendakwa berdiri di sebelah kanannya;
 7  apabila dihakimi, biarlah ia keluar sebagai orang bersalah, dan biarlah doanya menjadi dosa.
 8  Biarlah umurnya berkurang, biarlah jabatannya diambil orang lain.
 9  Biarlah anak-anaknya menjadi yatim, dan isterinya menjadi janda.
10  Biarlah anak-anaknya mengembara tidak keruan dan mengemis, dan dihalau dari reruntuhan rumahnya.
11  Biarlah penagih hutang menyita segala kepunyaannya, dan orang-orang lain menjarah hasil jerih payahnya.
12  Janganlah ada orang yang tetap menunjukkan kasihnya kepadanya, dan janganlah ada orang yang sayang kepada anak-anaknya yang menjadi yatim.
13  Biarlah dilenyapkan keturunannya, dan dihapuskan namanya dalam angkatan yang kemudian.
14  Biarlah kesalahan nenek moyangnya diingat-ingat di hadapan TUHAN, dan janganlah dihapuskan dosa ibunya.
15  Biarlah itu selalu diperhatikan TUHAN, supaya ingatan kepada mereka dilenyapkan dari bumi.
16  Oleh karena ia tidak ingat menunjukkan kasih, tetapi mengejar orang sengsara dan miskin dan orang yang hancur hati sampai mereka mati.
17  Ia cinta kepada kutuk--biarlah itu datang kepadanya; ia tidak suka kepada berkat--biarlah itu menjauh dari padanya.
18  Ia memakai kutuk sebagai bajunya--biarlah itu merembes seperti air ke dalam dirinya, dan seperti minyak ke dalam tulang-tulangnya;
19  biarlah itu baginya seperti pakaian yang dikenakannya, sebagai ikat pinggang yang senantiasa dipakainya.
20  Biarlah semuanya itu dari pihak TUHAN menjadi upah orang yang mendakwa aku, dan upah orang-orang yang berkata-kata jahat terhadap aku."
21  Tetapi Engkau, ya ALLAH, Tuhanku, bertindaklah kepadaku oleh karena nama-Mu, lepaskanlah aku oleh sebab kasih setia-Mu yang baik!
22  Sebab sengsara dan miskin aku, dan hatiku terluka dalam diriku;
23  aku menghilang seperti bayang-bayang pada waktu memanjang, aku dikebutkan seperti belalang.
24  Lututku melentuk oleh sebab berpuasa, dan badanku menjadi kurus, habis lemaknya.
25  Aku telah menjadi cela bagi mereka; melihat aku, mereka menggelengkan kepalanya.
26  Tolonglah aku, ya TUHAN, Allahku, selamatkanlah aku sesuai dengan kasih setia-Mu,
27  supaya mereka tahu, bahwa tangan-Mulah ini, bahwa Engkaulah, ya TUHAN, yang telah melakukannya.
28  Biar mereka mengutuk, Engkau akan memberkati; biarlah lawan-lawanku mendapat malu, tetapi hamba-Mu ini kiranya bersukacita.
29  Biarlah orang-orang yang mendakwa aku berpakaikan noda, dan berselimutkan malunya sebagai jubah.
30  Aku hendak bersyukur sangat kepada TUHAN dengan mulutku, dan aku hendak memuji-muji Dia di tengah-tengah orang banyak.
31  Sebab Ia berdiri di sebelah kanan orang miskin untuk menyelamatkannya dari orang-orang yang menghukumnya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar