(e-RH) 28 Maret -- Amsal 27:1-27 - KEBODOHAN YANG MELEKAT

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Sabtu, 28 Maret 2020
Bacaan : Amsal 27:1-27
Setahun: Hakim-hakim 15-17
Nats: Sekalipun engkau menumbuk orang bodoh dalam lesung, dengan alu bersama-sama gandum, kebodohannya tidak akan lenyap dari padanya. (Amsal 27:22)

Renungan:

KEBODOHAN YANG MELEKAT

Sebagian ayat di dalam Alkitab tidak dapat ditafsirkan secara harfiah, hanya dengan membaca teks yang tersurat. Namun, sebagai pembaca kita diminta untuk dapat memahami makna tersirat dari apa setiap rangkaian huruf yang kita baca di dalamnya. Salah satunya ketika Alkitab berbicara mengenai kebodohan, seperti nas renungan hari ini. Suatu pesan yang memiliki makna mendalam bagi kita yang mendapat pesan yang sangat berharga itu.

Kebodohan adalah perkara yang sulit dienyahkan dari dalam diri seseorang. Itulah yang hendak disampaikan oleh nas renungan hari ini. Sebelum orang itu sendiri menyadari akan kebodohannya, lalu melakukan sesuatu untuk mengatasi hal itu, maka tidak akan ada perubahan sama sekali. Kebodohan akan tetap melekat dalam diri orang tersebut, tidak akan lenyap, bahkan bisa dibawa sampai mati. Dampak dari kebodohan yang melekat biasanya tampak ketika seseorang melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri, misalnya berupa dosa atau kebiasaan buruk, tetapi tidak segera meninggalkan perbuatan itu. Alasannya, bisa jadi karena merasa nyaman, merasa senang atau bahagia (meskipun semu dan sesaat), dan mungkin karena mendapat keuntungan tertentu.

Adakah sampai hari ini masih jelas terdapat ciri-ciri "kebodohan yang melekat" dalam kehidupan kita? Seberapa ingin kita meninggalkannya, sekalipun prosesnya tidak mudah, bahkan penuh dengan risiko? Jika ingin kehidupan kita menjadi lebih baik, tak ada cara lain kecuali membuang kebodohan itu dan jangan pernah lagi bersentuhan dengannya! --GHJ/www.renunganharian.net
   
KEBODOHAN HANYA AKAN MEMBAWA KERUGIAN DAN KEHANCURAN HIDUP. SEGERA TINGGALKAN!

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2020/03/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2020/03/28/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Amsal+27:1-27

Amsal 27:1-27

 1  Janganlah memuji diri karena esok hari, karena engkau tidak tahu apa yang akan terjadi hari itu.
 2  Biarlah orang lain memuji engkau dan bukan mulutmu, orang yang tidak kaukenal dan bukan bibirmu sendiri.
 3  Batu adalah berat dan pasirpun ada beratnya, tetapi lebih berat dari kedua-duanya adalah sakit hati terhadap orang bodoh.
 4  Panas hati kejam dan murka melanda, tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?
 5  Lebih baik teguran yang nyata-nyata dari pada kasih yang tersembunyi.
 6  Seorang kawan memukul dengan maksud baik, tetapi seorang lawan mencium secara berlimpah-limpah.
 7  Orang yang kenyang menginjak-injak madu, tetapi bagi orang yang lapar segala yang pahit dirasakan manis.
 8  Seperti burung yang lari dari sarangnya demikianlah orang yang lari dari kediamannya.
 9  Minyak dan wangi-wangian menyukakan hati, tetapi penderitaan merobek jiwa.
10  Jangan kautinggalkan temanmu dan teman ayahmu. Jangan datang di rumah saudaramu pada waktu engkau malang. Lebih baik tetangga yang dekat dari pada saudara yang jauh.
11  Anakku, hendaklah engkau bijak, sukakanlah hatiku, supaya aku dapat menjawab orang yang mencela aku.
12  Kalau orang bijak melihat malapetaka, bersembunyilah ia, tetapi orang yang tak berpengalaman berjalan terus, lalu kena celaka.
13  Ambillah pakaian orang yang menanggung orang lain, dan tahanlah dia sebagai sandera ganti orang asing.
14  Siapa pagi-pagi sekali memberi selamat dengan suara nyaring, hal itu akan dianggap sebagai kutuk baginya.
15  Seorang isteri yang suka bertengkar serupa dengan tiris yang tidak henti-hentinya menitik pada waktu hujan.
16  Siapa menahannya menahan angin, dan tangan kanannya menggenggam minyak.
17  Besi menajamkan besi, orang menajamkan sesamanya.
18  Siapa memelihara pohon ara akan memakan buahnya, dan siapa menjaga tuannya akan dihormati.
19  Seperti air mencerminkan wajah, demikianlah hati manusia mencerminkan manusia itu.
20  Dunia orang mati dan kebinasaan tak akan puas, demikianlah mata manusia tak akan puas.
21  Kui untuk melebur perak dan perapian untuk melebur emas, dan orang dinilai menurut pujian yang diberikan kepadanya.
22  Sekalipun engkau menumbuk orang bodoh dalam lesung, dengan alu bersama-sama gandum, kebodohannya tidak akan lenyap dari padanya.
23  Kenallah baik-baik keadaan kambing dombamu, perhatikanlah kawanan hewanmu.
24  Karena harta benda tidaklah abadi. Apakah mahkota tetap turun-temurun?
25  Kalau rumput menghilang dan tunas muda nampak, dan rumput gunung dikumpulkan,
26  maka engkau mempunyai domba-domba muda untuk pakaianmu dan kambing-kambing jantan untuk pembeli ladang,
27  pula cukup susu kambing untuk makananmu dan makanan keluargamu, dan untuk penghidupan pelayan-pelayanmu perempuan.

Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+15-17
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+15-17

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2020 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA


0 komentar:

Posting Komentar