(e-SH) 10 Februari -- 2 Samuel 13:1-22 - Noblesse Oblige

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 10 Februari 2020
Ayat SH: 2 Samuel 13:1-22

Judul: Noblesse Oblige

Noblesse oblige. Makna harfiahnya kewajiban seorang bangsawan. KBBI menerjemahkannya sebagai "kewajiban luhur". Itulah yang tidak terlihat dari ketiga bangsawan, yaitu Amnon, Absalom, dan Daud.

Amnon bin Daud jatuh cinta kepada Tamar. Tampaknya penulis Kitab Samuel dengan sengaja menuliskan "Amnon bin Daud" dan "Absalom bin Daud" (1). Kedua anak laki-laki itu dinyatakan sebagai anak Daud. Sehingga ketika Amnon jatuh cinta kepada Tamar, adik Absalom, penulis menyuratkan bahwa perasaan itu bukanlah hal yang wajar. Amnon mencintai saudara satu bapak lain Ibu. Amnon sepertinya tidak dapat mengendalikan keinginannya, yang berpengaruh kepada fisiknya (2). Saking kasmarannya, Amnon sendiri setuju dengan usulan Yonadab untuk menjebak Tamar dan memperkosanya. Dengan mengusir Tamar, Amnon memang tidak bermaksud memperistri Tamar, dia hanya ingin melecehkannya.

Absalom yang mendengar hal itu meminta Tamar untuk menyimpan aib yang menimpanya (2). Meski sangat membenci Amnon, namun Absalom menyimpan kebencian itu dalam hatinya. Tindakan Absalom yang meminta Tamar untuk mendiamkan perkara itu hanya membuat persoalan tidak terselesaikan. Jelaslah, ia pun tidak mengindahkan perasaan Tamar.

Tak hanya mereka berdua, Daud pun tak luput dari kesalahan. Memang penulis Kitab 2 Samuel mencatat bahwa Daud marah. Akan tetapi, Daud tidak mengambil tindakan apa-apa terhadap Amnon. Tindakan Daud itu memberikan alasan kuat bagi Absalom untuk membunuh Amnon. Yang pasti, tindakan Daud ini pastilah melukai perasaan Tamar. Para bangsawan dalam perikop ini tidak memperlihatkan citra diri sebagai bangsawan: Amnon yang bertindak semaunya, Absalom yang memupuk dendam, dan Daud yang tidak tegas terhadap kelakuan anaknya sendiri. Tamar hanyalah korban dari tindakan ketiga laki-laki itu-orang-orang dekatnya sendiri.

Doa: Tuhan, mampukan kami menjalani kehidupan kami sebagai pengikut-Mu! [YMI]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/02/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+13:1-22
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+13:1-22

2 Samuel 13:1-22

 1  Sesudah itu terjadilah yang berikut. Absalom bin Daud mempunyai seorang adik perempuan yang cantik, namanya Tamar; dan Amnon bin Daud jatuh cinta kepadanya.
 2  Hati Amnon sangat tergoda, sehingga ia jatuh sakit karena Tamar, saudaranya itu, sebab anak perempuan itu masih perawan dan menurut anggapan Amnon mustahil untuk melakukan sesuatu terhadap dia.
 3  Amnon mempunyai seorang sahabat bernama Yonadab, anak Simea kakak Daud. Yonadab itu seorang yang sangat cerdik.
 4  Katanya kepada Amnon: "Hai anak raja, mengapa engkau demikian merana setiap pagi? Tidakkah lebih baik engkau memberitahukannya kepadaku?" Kata Amnon kepadanya: "Aku cinta kepada Tamar, adik perempuan Absalom, saudaraku itu."
 5  Lalu berkatalah Yonadab kepadanya: "Berbaringlah di tempat tidurmu dan berbuat pura-pura sakit. Apabila ayahmu datang menengok engkau, maka haruslah engkau berkata kepadanya: Izinkanlah adikku Tamar datang memberi aku makan. Apabila ia menyediakan makanan di depan mataku, sehingga aku dapat melihatnya, maka aku akan memakannya dari tangannya."
 6  Sesudah itu berbaringlah Amnon dan berbuat pura-pura sakit. Ketika raja datang menengok dia, berkatalah Amnon kepada raja: "Izinkanlah adikku Tamar datang membuat barang dua kue di depan mataku, supaya aku memakannya dari tangannya."
 7  Lalu Daud menyuruh orang kepada Tamar, ke rumahnya, dengan pesan: "Pergilah ke rumah Amnon, kakakmu dan sediakanlah makanan baginya."
 8  Maka Tamar pergi ke rumah Amnon, kakaknya, yang sedang berbaring-baring, lalu anak perempuan itu mengambil adonan, meremasnya dan membuat kue di depan matanya, kemudian dibakarnya kue itu.
 9  Sesudah itu gadis itu mengambil kuali dan mengeluarkan isinya di depan Amnon, tetapi ia tidak mau makan. Berkatalah Amnon: "Suruhlah setiap orang keluar meninggalkan aku." Lalu keluarlah setiap orang meninggalkan dia.
10  Lalu berkatalah Amnon kepada Tamar: "Bawalah makanan itu ke dalam kamar, supaya aku memakannya dari tanganmu." Tamar mengambil kue yang disediakannya itu, lalu membawanya kepada Amnon, kakaknya, ke dalam kamar.
11  Ketika gadis itu menghidangkannya kepadanya supaya ia makan, dipegangnyalah gadis itu dan berkata kepadanya: "Marilah tidur dengan aku, adikku."
12  Tetapi gadis itu berkata kepadanya: "Tidak kakakku, jangan perkosa aku, sebab orang tidak berlaku seperti itu di Israel. Janganlah berbuat noda seperti itu.
13  Dan aku, ke manakah kubawa kecemaranku? Dan engkau ini, engkau akan dianggap sebagai orang yang bebal di Israel. Oleh sebab itu, berbicaralah dengan raja, sebab ia tidak akan menolak memberikan aku kepadamu."
14  Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan perkataannya, dan sebab ia lebih kuat dari padanya, diperkosanyalah dia, lalu tidur dengan dia.
15  Kemudian timbullah kebencian yang sangat besar pada Amnon terhadap gadis itu, bahkan lebih besar benci yang dirasanya kepada gadis itu dari pada cinta yang dirasanya sebelumnya. Lalu Amnon berkata kepadanya: "Bangunlah, enyahlah!"
16  Lalu berkatalah gadis itu kepadanya: "Tidak kakakku, sebab menyuruh aku pergi adalah lebih jahat dari pada apa yang telah kaulakukan kepadaku tadi." Tetapi Amnon tidak mau mendengarkan dia.
17  Dipanggilnya orang muda yang melayani dia, katanya: "Suruhlah perempuan ini pergi dari padaku dan kuncilah pintu di belakangnya."
18  Gadis itu memakai baju kurung yang maha indah; sebab demikianlah puteri-puteri raja yang masih perawan berpakaikan baju kurung panjang. Kemudian pelayan itu menyuruh dia keluar, lalu mengunci pintu di belakangnya.
19  Lalu Tamar menaruh abu di atas kepalanya, mengoyakkan baju kurung yang maha indah yang dipakainya, meletakkan tangannya di atas kepalanya dan pergilah ia sambil meratap dengan nyaring.
20  Bertanyalah Absalom, kakaknya, kepadanya: "Apakah Amnon, kakakmu itu, bersetubuh dengan engkau? Maka sekarang, adikku, diamlah saja, bukankah ia kakakmu, janganlah begitu memikirkan perkara itu." Lalu Tamar tinggal di rumah Absalom, kakaknya itu, seorang diri.
21  Ketika segala perkara itu didengar raja Daud sangat marahlah ia.
22  Dan Absalom tidak berkata-kata dengan Amnon, baik tentang yang jahat maupun tentang yang baik, tetapi Absalom membenci Amnon, sebab ia telah memperkosa Tamar, adiknya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab


0 komentar:

Posting Komentar