(e-RH) 17 September -- Kejadian 22:1-19 - BELAJAR TAAT

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 17 September 2019
Bacaan : Kejadian 22:1-19
Setahun: Daniel 7-9
Nats: Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu." (Kejadian 22:2)

Renungan:

BELAJAR TAAT

Melepaskan sesuatu yang diperoleh dengan susah payah biasanya sangat sulit. Akan teringat berbagai perjuangan dan pengorbanan untuk mendapatnya. Namun tidak demikian bagi Abraham. Ketika ia berusia 75 tahun (Kej. 12:4), Allah memintanya meninggalkan negerinya dan berjanji menjadikannya bangsa yang besar, serta olehnya semua kaum di muka bumi akan diberkati. Padahal istrinya mandul dan sudah tua. Janji itu mulai digenapi dengan lahirnya Ishak, saat Abraham berumur 100 tahun (Kej. 21:5).

Saat Ishak beranjak remaja, ujian besar dihadapi Abraham ketika Allah memintanya mempersembahkan putranya. Abraham taat tanpa protes. Pergumulan 25 tahun untuk memperoleh Ishak tidak membuatnya mengutamakan dirinya atau anaknya lalu menomorduakan Allah. Penulis kitab Ibrani menyatakan bahwa ia melakukannya "karena iman", sebab ia tahu bahwa Allah berkuasa membangkitkan orang dari kematian (Ibr. 11:17, 19). Jadi ketaatan Abraham berasal dari pengenalannya akan Allah dan relasinya yang intim dengan Dia. Ia belajar taat pada Allah melalui proses yang panjang, disertai jatuh bangun, hingga kemudian ia menjadi "bapa semua orang percaya" (Rm. 4:11).

Jika kita tidak mengenal Allah, tentu saja mustahil menaati Dia. Semakin kita mengenal Dia, semakin kita mengerti bahwa Dia adalah Allah yang menciptakan, mengasihi, dan menebus kita. Kasih-Nya yang sempurna telah dinyatakan melalui pengorbanan Kristus. Dengan demikian, seperti Abraham, kita pun dapat berjalan dalam iman untuk menaati Dia. --HT/www.renunganharian.net
   
PENGENALAN YANG BENAR AKAN ALLAH AKAN BERBANDING LURUS DENGAN KETAATAN KITA MELAKUKAN KEHENDAK-NYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2019/09/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2019/09/17/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Kejadian+22:1-19

Kejadian 22:1-19

 1  Setelah semuanya itu Allah mencoba Abraham. Ia berfirman kepadanya: "Abraham," lalu sahutnya: "Ya, Tuhan."
 2  Firman-Nya: "Ambillah anakmu yang tunggal itu, yang engkau kasihi, yakni Ishak, pergilah ke tanah Moria dan persembahkanlah dia di sana sebagai korban bakaran pada salah satu gunung yang akan Kukatakan kepadamu."
 3  Keesokan harinya pagi-pagi bangunlah Abraham, ia memasang pelana keledainya dan memanggil dua orang bujangnya beserta Ishak, anaknya; ia membelah juga kayu untuk korban bakaran itu, lalu berangkatlah ia dan pergi ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya.
 4  Ketika pada hari ketiga Abraham melayangkan pandangnya, kelihatanlah kepadanya tempat itu dari jauh.
 5  Kata Abraham kepada kedua bujangnya itu: "Tinggallah kamu di sini dengan keledai ini; aku beserta anak ini akan pergi ke sana; kami akan sembahyang, sesudah itu kami kembali kepadamu."
 6  Lalu Abraham mengambil kayu untuk korban bakaran itu dan memikulkannya ke atas bahu Ishak, anaknya, sedang di tangannya dibawanya api dan pisau. Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
 7  Lalu berkatalah Ishak kepada Abraham, ayahnya: "Bapa." Sahut Abraham: "Ya, anakku." Bertanyalah ia: "Di sini sudah ada api dan kayu, tetapi di manakah anak domba untuk korban bakaran itu?"
 8  Sahut Abraham: "Allah yang akan menyediakan anak domba untuk korban bakaran bagi-Nya, anakku." Demikianlah keduanya berjalan bersama-sama.
 9  Sampailah mereka ke tempat yang dikatakan Allah kepadanya. Lalu Abraham mendirikan mezbah di situ, disusunnyalah kayu, diikatnya Ishak, anaknya itu, dan diletakkannya di mezbah itu, di atas kayu api.
10  Sesudah itu Abraham mengulurkan tangannya, lalu mengambil pisau untuk menyembelih anaknya.
11  Tetapi berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepadanya: "Abraham, Abraham." Sahutnya: "Ya, Tuhan."
12  Lalu Ia berfirman: "Jangan bunuh anak itu dan jangan kauapa-apakan dia, sebab telah Kuketahui sekarang, bahwa engkau takut akan Allah, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku."
13  Lalu Abraham menoleh dan melihat seekor domba jantan di belakangnya, yang tanduknya tersangkut dalam belukar. Abraham mengambil domba itu, lalu mengorbankannya sebagai korban bakaran pengganti anaknya.
14  Dan Abraham menamai tempat itu: "TUHAN menyediakan"; sebab itu sampai sekarang dikatakan orang: "Di atas gunung TUHAN, akan disediakan."
15  Untuk kedua kalinya berserulah Malaikat TUHAN dari langit kepada Abraham,
16  kata-Nya: "Aku bersumpah demi diri-Ku sendiri--demikianlah firman TUHAN--:Karena engkau telah berbuat demikian, dan engkau tidak segan-segan untuk menyerahkan anakmu yang tunggal kepada-Ku,
17  maka Aku akan memberkati engkau berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sangat banyak seperti bintang di langit dan seperti pasir di tepi laut, dan keturunanmu itu akan menduduki kota-kota musuhnya.
18  Oleh keturunanmulah semua bangsa di bumi akan mendapat berkat, karena engkau mendengarkan firman-Ku."
19  Kemudian kembalilah Abraham kepada kedua bujangnya, dan mereka bersama-sama berangkat ke Bersyeba; dan Abraham tinggal di Bersyeba.

Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?Daniel+7-9
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Daniel+7-9

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2019 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar