(e-RH) 15 April -- 2 Tawarikh 26:16-21 - PENGUJI KARAKTER

Posted On // Leave a Comment

e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 15 April 2019
Bacaan : 2 Tawarikh 26:16-21
Setahun: 2 Samuel 13-14
Nats: Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan. (2 Tawarikh 26:16)

Renungan:

PENGUJI KARAKTER

Bagi sebagian orang, kekuasaan selalu menjadi kursi yang menggiurkan. Mereka merasa bisa melakukan apa pun dan bebas karena kekuasaannya. Tetapi kekuasaan justru menjadi tempat yang licin. Tidak sedikit yang jatuh tergelincir. Tentang kesengsaraan dan kekuasaan, Abraham Lincoln pernah berkata: "Hampir semua orang bisa menghadapi kesengsaraan, tapi jika Anda ingin menguji karakter seseorang, berikan dia kekuasaan."

Kesengsaraan menjadi ujian agar seseorang belajar tetap tangguh menghadapi kesulitan, belajar menghargai orang lain, dan teruji dalam kerendahan hati. Sebaliknya, kekuasaan akan menunjukkan karakter seseorang. Raja Uzia melewati masa-masa sulit sejak muda sehingga ia tercatat sebagai orang yang mencari Tuhan sungguh-sungguh. Tetapi ketika ia merasa diri kuat dan mendapatkan kekuasaan, hatinya berubah. Karakter yang sesungguhnya pun muncul. Ia berubah menjadi tinggi hati, melakukan tindakan yang merusak, dan tidak lagi menghormati firman Tuhan. Patut disayangkan jika di akhir hidupnya, raja Uzia harus mengakhirinya dengan buruk. Ia mati karena kusta.

Kekuasaan tidaklah salah. Namun ketika kita mendapatkannya, jika hati kita tidak siap, maka kita bisa dengan mudah berubah. Kekuasaan memang menjadi penguji karakter kita yang sesungguhnya. Karena itu penting bagi kita untuk selalu memiliki kesadaran bahwa kekuasaan hanyalah titipan dan kepercayaan yang berasal dari Tuhan. Kekuasaan diberikan untuk membahagiakan orang lain, bukan diri sendiri. Di sinilah kerendahan hati kita akan tetap terpelihara dengan baik. --SYS/www.renunganharian.net
   
KESENGSARAAN MEMBENTUK KARAKTER, KEKUASAAN MENGUJI KARAKTER.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: http://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2019/04/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
http://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2019/04/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?2+Tawarikh+26:16-21

2 Tawarikh 26:16-21

16  Setelah ia menjadi kuat, ia menjadi tinggi hati sehingga ia melakukan hal yang merusak. Ia berubah setia kepada TUHAN, Allahnya, dan memasuki bait TUHAN untuk membakar ukupan di atas mezbah pembakaran ukupan.
17  Tetapi imam Azarya mengikutinya dari belakang bersama-sama delapan puluh imam TUHAN, orang-orang yang tegas;
18  mereka berdiri di depan raja Uzia dan berkata kepadanya: "Hai, Uzia, engkau tidak berhak membakar ukupan kepada TUHAN, hanyalah imam-imam keturunan Harun yang telah dikuduskan yang berhak membakar ukupan! Keluarlah dari tempat kudus ini, karena engkau telah berubah setia! Engkau tidak akan memperoleh kehormatan dari TUHAN Allah karena hal ini."
19  Tetapi Uzia, dengan bokor ukupan di tangannya untuk dibakar menjadi marah. Sementara amarahnya meluap terhadap para imam, timbullah penyakit kusta pada dahinya di hadapan para imam di rumah TUHAN, dekat mezbah pembakaran ukupan.
20  Imam kepala Azarya dan semua imam lainnya memandang kepadanya, dan sesungguhnya, ia sakit kusta pada dahinya. Cepat-cepat mereka mengusirnya dari sana, dan ia sendiri tergesa-gesa keluar, karena TUHAN telah menimpakan tulah kepadanya.
21  Raja Uzia sakit kusta sampai kepada hari matinya, dan sebagai orang yang sakit kusta ia tinggal dalam sebuah rumah pengasingan, karena ia dikucilkan dari rumah TUHAN. Dan Yotam, anaknya, mengepalai istana raja dan menjalankan pemerintahan atas rakyat negeri itu.

Bacaan Alkitab Setahun: http://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+13-14
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+13-14

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2019 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar