(e-SH) 18 Desember -- Mazmur 89:38-52 - Mendambakan Kasih Setia Tuhan

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 18 Desember 2016
Ayat SH: Mazmur 89:38-52

Judul: Mendambakan Kasih Setia Tuhan

Salah satu ciri khas pemazmur adalah ungkapan perasaannya secara terbuka dan jujur. Keterbukaan itu terkadang ditafsir sebagai sikap yang kurang ajar atau kurang santun dan hormat kepada Tuhan. Terkadang bentuknya seperti gugatan dengan kalimat yang sarkastis. Salah satunya adalah Mazmur 89 yang menjadi renungan pada hari ini.

Perasaan pemazmur mewakili kondisi umat Allah yang terbuang diungkapkan dengan kalimat yang tajam dan menggugat. Ayat 39-46 menjadi bentuk pengakuan akan kemahakuasaan dan kedaulatan Tuhan atas hidup umat-Nya. "Tetapi Engkau sendiri menolak dan membuang, menjadi gemas kepada orang yang Kauurapi, (Engkau) membatalkan perjanjian dengan hamba-Mu..." (39-40a) dan "Engkau menghentikan kegemilangannya, dan tahtanya Kaucampakkan ke bumi. Kau pendekkan masa mudanya, Kauselubungi dia dengan malu" (45-46). Pengakuan ini menjadi ungkapan kepahitan bahwa dirinya tidak berdaya. Kebanggaan bangsa Yahudi sebagai umat Allah beserta kota, Bait Suci, dan Taurat hancur dan lenyap. Harga diri mereka sirna dengan hancurnya Yerusalem dan Yehuda.

Peristiwa pembuangan menjadi tanda hilangnya martabat umat Tuhan. Mereka mengaku sudah tidak berdaya. Satu-satunya yang dapat membangkitkan kembali daya hidup mereka adalah Tuhan. Bagian akhir Mazmur 89 merupakan appeal umat kepada Tuhannya. Mereka sadar jika semuanya adalah akibat dosa mereka. Tetapi, "berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau bersembunyi terus menerus, berkobar-kobar murka-Mu laksana api?...betapa sia-sia Kauciptakan semua anak manusia!" "Di manakah kasih setia-Mu yang mula-mula, ya TUHAN, yang telah Kaujanjian dengan sumpah kepada Daud demi kesetiaan-Mu?" (47, 48, 50). Karena relasi yang intim dengan Tuhan, umat berani mengungkapkan perasaannya dengan jujur.

Tuhan tidak pernah menolak mendengar segala keluh kesah dan kepahitan umat-Nya yang diungkapkan secara jujur kepada-Nya. [SS]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2016/12/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Mazmur+89:38-52
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Mazmur+89:38-52

Mazmur 89:38-52

37  (89-38) seperti bulan yang ada selama-lamanya, suatu saksi yang setia di awan-awan." Sela
38  (89-39) Tetapi Engkau sendiri menolak dan membuang, menjadi gemas kepada orang yang Kauurapi,
39  (89-40) membatalkan perjanjian dengan hamba-Mu, menajiskan mahkotanya laksana debu,
40  (89-41) melanda segala temboknya, membuat kubu-kubunya menjadi reruntuhan.
41  (89-42) Semua orang yang lewat di jalan merampoknya, dan ia menjadi cela bagi tetangganya.
42  (89-43) Engkau telah meninggikan tangan kanan para lawannya, telah membuat semua musuhnya bersukacita.
43  (89-44) Juga Kaubalikkan mata pedangnya, dan tidak membuat dia dapat bertahan dalam peperangan.
44  (89-45) Engkau menghentikan kegemilangannya, dan takhtanya Kaucampakkan ke bumi.
45  (89-46) Kaupendekkan masa mudanya, Kauselubungi dia dengan malu. Sela
46  (89-47) Berapa lama lagi, ya TUHAN, Engkau bersembunyi terus-menerus, berkobar-kobar murka-Mu laksana api?
47  (89-48) Ingatlah apa umur hidup itu, betapa sia-sia Kauciptakan semua anak manusia!
48  (89-49) Siapakah orang yang hidup dan yang tidak mengalami kematian, yang dapat meluputkan nyawanya dari kuasa dunia orang mati? Sela
49  (89-50) Di manakah kasih setia-Mu yang mula-mula, ya Tuhan, yang telah Kaujanjikan dengan sumpah kepada Daud demi kesetiaan-Mu?
50  (89-51) Ingatlah cela hamba-Mu, ya Tuhan, bahwa dalam dadaku aku menanggung penghinaan segala bangsa,
51  (89-52) yang dilontarkan oleh musuh-musuh-Mu, ya TUHAN, yang dilontarkan mencela jejak langkah orang yang Kauurapi.

e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
     Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
              e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
           (e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org

0 komentar:

Posting Komentar