(e-SH) 10 November -- Roma 11:11-24 - Cabang-Cabang Liar

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 10 November 2016
Ayat SH: Roma 11:11-24

Judul: Cabang-Cabang Liar

Bangsa Israel bukanlah bangsa yang besar, juga bukan bangsa terbaik. Hanya karena anugerah, bangsa Israel dipilih Allah untuk dijadikan umat Allah. Sesungguhnya ini merupakan hak istimewa dan kehormatan yang luar biasa. Sayangnya, mereka tidak mau memelihara hak istimewa itu.

Tetapi, Allah tidak kehilangan rencana yang luar biasa pula. Ketegaran tengkuk dan kekerasan hati bangsa Israel justru menjadi berkat yang tersembunyi. Bangsa-bangsa di luar Israel diberi kesempatan dan peluang untuk menerima Kabar Baik! Semua bangsa akan menerima kesempatan untuk menjadi percaya dan diselamatkan. Paulus menegaskan: "Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain" (11). Di sini Paulus memakai metafora dunia pertanian. Bangsa Yahudi digambarkan sebagai cabang pohon zaitun yang disayangi Allah. Karena ketidaktaatan bangsa Yahudi, Allah mengerat cabang yang disayangi itu, dan menggantinya dengan cabang pohon zaitun liar, yaitu bangsa-bangsa lain.

Paulus juga menasihati, "Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah, janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu!" (17-18). Paulus menegaskan bahwa bangsa-bangsa lain yang telah diselamatkan Allah tak boleh sombong dan menganggap diri lebih hebat dibandingkan bangsa Yahudi. Bagaimanapun, mereka hanyalah cabang liar yang disambung ke pohon zaitun. Paulus mengingatkan bahwa bukannya cabang yang memberi makan kepada akar, tetapi akarlah yang memberikan makan kepada cabang.

Memang benar bahwa bangsa-bangsa lain menempati tempat yang ditinggalkan oleh bangsa Yahudi. Kenyataan ini seharusnya membuat mereka rendah hati dan mawas diri. Jika cabang-cabang yang disayangi saja, Allah bisa mengambil tindakan tegas, terlebih kepada cabang-cabang liar! Karena itu, jangan sia-siakan keselamatan Allah. Peliharalah keselamatan itu dengan setia. [CC]

e-SH versi web:http://www.sabda.org/publikasi/sh/2016/11/10/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: http://alkitab.sabda.org/?Roma+11:11-24
Mobile: http://alkitab.mobi/tb/passage/Roma+11:11-24

Roma 11:11-24

11  Maka aku bertanya: Adakah mereka tersandung dan harus jatuh? Sekali-kali tidak! Tetapi oleh pelanggaran mereka, keselamatan telah sampai kepada bangsa-bangsa lain, supaya membuat mereka cemburu.
12  Sebab jika pelanggaran mereka berarti kekayaan bagi dunia, dan kekurangan mereka kekayaan bagi bangsa-bangsa lain, terlebih-lebih lagi kesempurnaan mereka.
13  Aku berkata kepada kamu, hai bangsa-bangsa bukan Yahudi. Justru karena aku adalah rasul untuk bangsa-bangsa bukan Yahudi, aku menganggap hal itu kemuliaan pelayananku,
14  yaitu kalau-kalau aku dapat membangkitkan cemburu di dalam hati kaum sebangsaku menurut daging dan dapat menyelamatkan beberapa orang dari mereka.
15  Sebab jika penolakan mereka berarti perdamaian bagi dunia, dapatkah penerimaan mereka mempunyai arti lain dari pada hidup dari antara orang mati?
16  Jikalau roti sulung adalah kudus, maka seluruh adonan juga kudus, dan jikalau akar adalah kudus, maka cabang-cabang juga kudus.
17  Karena itu apabila beberapa cabang telah dipatahkan dan kamu sebagai tunas liar telah dicangkokkan di antaranya dan turut mendapat bagian dalam akar pohon zaitun yang penuh getah,
18  janganlah kamu bermegah terhadap cabang-cabang itu! Jikalau kamu bermegah, ingatlah, bahwa bukan kamu yang menopang akar itu, melainkan akar itu yang menopang kamu.
19  Mungkin kamu akan berkata: ada cabang-cabang yang dipatahkan, supaya aku dicangkokkan di antaranya sebagai tunas.
20  Baiklah! Mereka dipatahkan karena ketidakpercayaan mereka, dan kamu tegak tercacak karena iman. Janganlah kamu sombong, tetapi takutlah!
21  Sebab kalau Allah tidak menyayangkan cabang-cabang asli, Ia juga tidak akan menyayangkan kamu.
22  Sebab itu perhatikanlah kemurahan Allah dan juga kekerasan-Nya, yaitu kekerasan atas orang-orang yang telah jatuh, tetapi atas kamu kemurahan-Nya, yaitu jika kamu tetap dalam kemurahan-Nya; jika tidak, kamupun akan dipotong juga.
23  Tetapi merekapun akan dicangkokkan kembali, jika mereka tidak tetap dalam ketidakpercayaan mereka, sebab Allah berkuasa untuk mencangkokkan mereka kembali.
24  Sebab jika kamu telah dipotong sebagai cabang dari pohon zaitun liar, dan bertentangan dengan keadaanmu itu kamu telah dicangkokkan pada pohon zaitun sejati, terlebih lagi mereka ini, yang menurut asal mereka akan dicangkokkan pada pohon zaitun mereka sendiri.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
     Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
              e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
           (e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org

0 komentar:

Posting Komentar