Santapan Rohani Hari Ini: Dijual—“Apa Adanya”

Posted On // Leave a Comment

Santapan Rohani Hari Ini: Dijual—“Apa Adanya”


Dijual—“Apa Adanya”

Posted: 29 Nov 2014 09:00 AM PST

Minggu, 30 November 2014

Dijual—“Apa Adanya”

Baca: Wahyu 5:1-12

5:1 Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.

5:2 Dan aku melihat seorang malaikat yang gagah, yang berseru dengan suara nyaring, katanya: "Siapakah yang layak membuka gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya?"

5:3 Tetapi tidak ada seorangpun yang di sorga atau yang di bumi atau yang di bawah bumi, yang dapat membuka gulungan kitab itu atau yang dapat melihat sebelah dalamnya.

5:4 Maka menangislah aku dengan amat sedihnya, karena tidak ada seorangpun yang dianggap layak untuk membuka gulungan kitab itu ataupun melihat sebelah dalamnya.

5:5 Lalu berkatalah seorang dari tua-tua itu kepadaku: "Jangan engkau menangis! Sesungguhnya, singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud, telah menang, sehingga Ia dapat membuka gulungan kitab itu dan membuka ketujuh meterainya."

5:6 Maka aku melihat di tengah-tengah takhta dan keempat makhluk itu dan di tengah-tengah tua-tua itu berdiri seekor Anak Domba seperti telah disembelih, bertanduk tujuh dan bermata tujuh: itulah ketujuh Roh Allah yang diutus ke seluruh bumi.

5:7 Lalu datanglah Anak Domba itu dan menerima gulungan kitab itu dari tangan Dia yang duduk di atas takhta itu.

5:8 Ketika Ia mengambil gulungan kitab itu, tersungkurlah keempat makhluk dan kedua puluh empat tua-tua itu di hadapan Anak Domba itu, masing-masing memegang satu kecapi dan satu cawan emas, penuh dengan kemenyan: itulah doa orang-orang kudus.

5:9 Dan mereka menyanyikan suatu nyanyian baru katanya: "Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya; karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa.

5:10 Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi."

5:11 Maka aku melihat dan mendengar suara banyak malaikat sekeliling takhta, makhluk-makhluk dan tua-tua itu; jumlah mereka berlaksa-laksa dan beribu-ribu laksa,

5:12 katanya dengan suara nyaring: "Anak Domba yang disembelih itu layak untuk menerima kuasa, dan kekayaan, dan hikmat, dan kekuatan, dan hormat, dan kemuliaan, dan puji-pujian!"

Karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah. —Wahyu 5:9

Dijual—“Apa Adanya”

Sebuah rumah yang termasuk dalam daftar untuk dijual “Apa Adanya” biasanya berarti bahwa si penjual sudah tidak bisa atau tidak mau mengeluarkan uang untuk memperbaiki atau memoles rumah itu. Perbaikan apa pun yang diperlukan atau diinginkan merupakan tanggung jawab dari pembeli setelah proses jual-beli diselesaikan. Tanda “Apa Adanya” pada daftar penjualan sama artinya dengan mengatakan, “Perhatian bagi pembeli: Rumah ini mungkin membutuhkan investasi lanjutan yang cukup besar.”

Alangkah mengagumkannya ketika Yesus mati, Dia membayar harga tertinggi bagi setiap kita, tanpa memandang kondisi kita. Wahyu 5 menggambarkan sebuah adegan di surga ketika hanya “Singa dari suku Yehuda, yaitu tunas Daud” yang dapat membuka dan membaca gulungan kitab yang termeterai itu (ay.3-5). Dia muncul sebagai seekor Anak Domba dan kemudian menerima puji-pujian dalam suatu nyanyian baru, “Karena Engkau telah disembelih dan dengan darah-Mu Engkau telah membeli mereka bagi Allah dari tiap-tiap suku dan bahasa dan kaum dan bangsa. Dan Engkau telah membuat mereka menjadi suatu kerajaan, dan menjadi imam-imam bagi Allah kita, dan mereka akan memerintah sebagai raja di bumi” (ay.9-10).

Yesus Kristus dengan rela membeli kita bagi Allah dengan darah-Nya. Kita telah dibeli “apa adanya”, lengkap dengan segala cela, kekurangan, dan perbaikan yang diperlukan. Oleh iman, kita sekarang menjadi milik-Nya, dan kita sedang berada dalam proses pembentukan kembali demi kemuliaan Allah. Alangkah menakjubkannya bahwa Allah mengenal, mengasihi, dan membeli kita apa adanya. —DCM

Yesus Penebus
Umat manusia;
Noda dosa hatiku
Dihapus darah-Nya. —Hall
(Nyanyian Pujian, No. 108)

Allah mengenal kita luar-dalam. Tidak ada proyek renovasi yang terlalu berat bagi Dia.

0 komentar:

Posting Komentar