e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 14 Oktober 2026
Ayat SH: 1 Raja-raja 7:1-12
Judul: Hiduplah dengan Integritas!
Berbeda dengan Bait Suci yang didirikan dalam tujuh tahun, Salomo membutuhkan waktu 13 tahun untuk membangun istananya. Namun, keduanya memiliki kesamaan, yaitu dibangun dengan hikmat yang berasal dari Allah.
Salomo tidak hanya serius dalam membangun rumah TUHAN, tetapi juga dalam membangun istana bagi dirinya dan keluarganya. Ia tidak hanya menyediakan ruangan bagi kepentingan pribadinya, tetapi juga untuk menjalankan tugasnya sebagai seorang raja (1-6). Contohnya adalah Balai Singgasana sebagai tempat untuk mengadili dan rumah bagi putri Firaun yang adalah istrinya (7-8). Selain itu, ia juga menggunakan bahan-bahan terbaik. Semua ini sama berkualitasnya dengan apa yang digunakan dalam mendirikan Bait Suci (9-12).
Membangun Bait Suci adalah tanggung jawab Salomo sebagai orang yang dipilih Allah untuk memenuhi janji-Nya, sementara membangun istana adalah tanggung jawab Salomo kepada bangsanya dan kepada keluarganya. Keduanya ia lakukan dengan sepenuh hati menggunakan hikmat dan kemampuan yang diberikan Allah kepadanya.
Sebagaimana Allah memberikan tugas dan tanggung jawab kepada Salomo dalam kedudukannya sebagai raja, Allah juga memberikan tugas dan tanggung jawab kepada kita melalui pekerjaan dan pelayanan yang kita lakukan. Allah ingin kita menunaikan tugas dan memenuhi tanggung jawab kita dengan sepenuh hati di mana pun kita ditempatkan.
Tak ada perbedaan kualitas antara pelayanan kita bagi Tuhan maupun bagi sesama, juga antara pekerjaan rohani maupun pekerjaan bukan rohani. Keduanya harus kita lakukan dengan kesungguhan yang mencerminkan hikmat dari Tuhan. Itulah makna hidup berintegritas yang sesungguhnya. Menyembah Allah dan menghadirkan Allah di dalam segala aspek hidup kita.
Marilah kita hidup berintegritas dalam setiap pekerjaan dan pelayanan yang Allah percayakan kepada kita, baik demi kemuliaan Allah maupun untuk kebaikan sesama manusia. [MAR]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/10/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+7:1-12
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+7:1-12
1 Raja-raja 7:1-12
1 Salomo mendirikan istananya sampai tiga belas tahun lamanya, barulah selesai seluruh istananya itu.
2 Ia mendirikan gedung "Hutan Libanon", seratus hasta panjangnya dan lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya, disangga oleh tiga jajar tiang kayu aras dengan ganja kayu aras di atas tiang itu.
3 Gedung itu ditutup dari atas dengan langit-langit kayu aras, di atas balok-balok melintang yang disangga oleh tiang-tiang itu, empat puluh lima jumlahnya, yakni lima belas sejajar.
4 Ada pula tiga jajar jendela berbidai, jendela berhadapan dengan jendela, tiga kali.
5 Dan semua pintu dan jendela segi empat bangunnya; jendela berhadapan dengan jendela, tiga kali.
6 Ia membuat juga Balai Saka, lima puluh hasta panjangnya dan tiga puluh hasta lebarnya, dengan di sebelah depannya sebuah balai lagi yang bertiang dan bertangga di sebelah depannya.
7 Dibuatnya juga Balai Singgasana, tempat ia memutuskan hukum, balai pengadilan, yang ditutupi dengan kayu aras dari lantai sampai ke balok langit-langit.
8 Dan gedung kediamannya sendiri, di pelataran yang lain, lebih ke sebelah dalam lagi dari balai itu, adalah sama buatannya. Dan bagi anak Firaun, yang diambil Salomo menjadi isterinya, dibuatnya juga sebuah gedung sama dengan balai itu.
9 Tembok dari semuanya ini dibuat dari batu yang mahal-mahal, yang sesuai dengan ukuran batu pahat digergaji dengan gergaji dari sebelah dalam dan dari sebelah luar, dari dasar sampai ke atas, dan juga dari tembok luar sampai kepada tembok pelataran besar.
10 Bahkan dasar gedung-gedung itu dari batu yang mahal-mahal, batu yang besar-besar, batu yang sepuluh hasta dan batu yang delapan hasta.
11 Di bagian atas ada batu yang mahal-mahal, berukuran batu pahat, dan kayu aras juga.
12 Sekeliling pelataran besar ada tembok dari tiga jajar batu pahat dan satu jajar balok kayu aras; demikian juga sekeliling pelataran dalam rumah TUHAN dan balainya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 14 Oktober 2026
Ayat SH: 1 Raja-raja 7:1-12
Judul: Hiduplah dengan Integritas!
Berbeda dengan Bait Suci yang didirikan dalam tujuh tahun, Salomo membutuhkan waktu 13 tahun untuk membangun istananya. Namun, keduanya memiliki kesamaan, yaitu dibangun dengan hikmat yang berasal dari Allah.
Salomo tidak hanya serius dalam membangun rumah TUHAN, tetapi juga dalam membangun istana bagi dirinya dan keluarganya. Ia tidak hanya menyediakan ruangan bagi kepentingan pribadinya, tetapi juga untuk menjalankan tugasnya sebagai seorang raja (1-6). Contohnya adalah Balai Singgasana sebagai tempat untuk mengadili dan rumah bagi putri Firaun yang adalah istrinya (7-8). Selain itu, ia juga menggunakan bahan-bahan terbaik. Semua ini sama berkualitasnya dengan apa yang digunakan dalam mendirikan Bait Suci (9-12).
Membangun Bait Suci adalah tanggung jawab Salomo sebagai orang yang dipilih Allah untuk memenuhi janji-Nya, sementara membangun istana adalah tanggung jawab Salomo kepada bangsanya dan kepada keluarganya. Keduanya ia lakukan dengan sepenuh hati menggunakan hikmat dan kemampuan yang diberikan Allah kepadanya.
Sebagaimana Allah memberikan tugas dan tanggung jawab kepada Salomo dalam kedudukannya sebagai raja, Allah juga memberikan tugas dan tanggung jawab kepada kita melalui pekerjaan dan pelayanan yang kita lakukan. Allah ingin kita menunaikan tugas dan memenuhi tanggung jawab kita dengan sepenuh hati di mana pun kita ditempatkan.
Tak ada perbedaan kualitas antara pelayanan kita bagi Tuhan maupun bagi sesama, juga antara pekerjaan rohani maupun pekerjaan bukan rohani. Keduanya harus kita lakukan dengan kesungguhan yang mencerminkan hikmat dari Tuhan. Itulah makna hidup berintegritas yang sesungguhnya. Menyembah Allah dan menghadirkan Allah di dalam segala aspek hidup kita.
Marilah kita hidup berintegritas dalam setiap pekerjaan dan pelayanan yang Allah percayakan kepada kita, baik demi kemuliaan Allah maupun untuk kebaikan sesama manusia. [MAR]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/10/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Raja-raja+7:1-12
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Raja-raja+7:1-12
1 Raja-raja 7:1-12
1 Salomo mendirikan istananya sampai tiga belas tahun lamanya, barulah selesai seluruh istananya itu.
2 Ia mendirikan gedung "Hutan Libanon", seratus hasta panjangnya dan lima puluh hasta lebarnya dan tiga puluh hasta tingginya, disangga oleh tiga jajar tiang kayu aras dengan ganja kayu aras di atas tiang itu.
3 Gedung itu ditutup dari atas dengan langit-langit kayu aras, di atas balok-balok melintang yang disangga oleh tiang-tiang itu, empat puluh lima jumlahnya, yakni lima belas sejajar.
4 Ada pula tiga jajar jendela berbidai, jendela berhadapan dengan jendela, tiga kali.
5 Dan semua pintu dan jendela segi empat bangunnya; jendela berhadapan dengan jendela, tiga kali.
6 Ia membuat juga Balai Saka, lima puluh hasta panjangnya dan tiga puluh hasta lebarnya, dengan di sebelah depannya sebuah balai lagi yang bertiang dan bertangga di sebelah depannya.
7 Dibuatnya juga Balai Singgasana, tempat ia memutuskan hukum, balai pengadilan, yang ditutupi dengan kayu aras dari lantai sampai ke balok langit-langit.
8 Dan gedung kediamannya sendiri, di pelataran yang lain, lebih ke sebelah dalam lagi dari balai itu, adalah sama buatannya. Dan bagi anak Firaun, yang diambil Salomo menjadi isterinya, dibuatnya juga sebuah gedung sama dengan balai itu.
9 Tembok dari semuanya ini dibuat dari batu yang mahal-mahal, yang sesuai dengan ukuran batu pahat digergaji dengan gergaji dari sebelah dalam dan dari sebelah luar, dari dasar sampai ke atas, dan juga dari tembok luar sampai kepada tembok pelataran besar.
10 Bahkan dasar gedung-gedung itu dari batu yang mahal-mahal, batu yang besar-besar, batu yang sepuluh hasta dan batu yang delapan hasta.
11 Di bagian atas ada batu yang mahal-mahal, berukuran batu pahat, dan kayu aras juga.
12 Sekeliling pelataran besar ada tembok dari tiga jajar batu pahat dan satu jajar balok kayu aras; demikian juga sekeliling pelataran dalam rumah TUHAN dan balainya.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
0 komentar:
Posting Komentar