e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 13 September 2026
Ayat SH: 2 Samuel 19:31-43
Judul: Orang Baik dari Tuhan
Barzilai adalah salah satu orang yang berjasa dalam hidup Daud. Tatkala Daud dan para pengikutnya berada dalam pelarian, Barzilai dan beberapa orang lain menyambut mereka dengan kasih (lih. 2Sam. 17:27-29).
Setelah Absalom mati dan Daud kembali ke istana, Barzilai juga hadir mengantar raja kembali ke takhtanya. Daud mengingat pertolongan Barzilai dan ingin berterima kasih dengan mengundang Barzilai ke istana. Sayangnya, Barzilai tidak bisa memenuhi undangan raja karena kondisi fisiknya yang sudah lanjut usia. Ia pun memberikan anaknya untuk mengikuti Daud dan ia memperlakukan anak Barzilai dengan baik (37-38).
Barzilai bukanlah tokoh politik yang terkenal atau panglima perang yang hebat. Ia seorang kaya yang lanjut usia yang punya hati untuk menolong dengan apa yang ia punya (32). Ia memang tidak dapat membantu Daud menangani pemberontakan Absalom, tetapi kemurahan hatinya memelihara dan menghibur hati Daud. Ia tidak sanggup mengikuti raja sampai istana, tetapi ia memperlihatkan kebesaran hati yang lebih baik dibandingkan orang Israel dan orang Yehuda yang memperebutkan raja (40-43). Hal ini membuat Daud menyadari kehadiran Tuhan melalui orang-orang baik yang ada di titik terendah hidupnya.
Pernahkah Anda merasakan kebaikan dari seseorang yang tidak terpikirkan sebelumnya? Bagaimana respons Anda? Apakah Anda menyadari bahwa mereka adalah orang yang Tuhan kirim untuk menolong Anda? Sudahkah Anda juga menyatakan kebaikan Tuhan kepada mereka?
Kadang dalam hidup ini kita bertemu dengan orang-orang baik yang menolong kita di saat tak terduga. Jika kita meyakini bahwa di dalam Tuhan tidak ada yang namanya kebetulan, kita akan menyadari bahwa kehadiran orang-orang baik itu pekerjaan tangan Tuhan, bukti pemeliharaan-Nya atas kita.
Hari ini ingatlah kebaikan mereka dan ungkapkanlah kebaikan juga kepada mereka. Doakan mereka agar Tuhan hadir bagi mereka. Mari kita memohon agar Tuhan memakai kehadiran kita menjadi berkat bagi sesama. [STG]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/09/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+19:31-43
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+19:31-43
2 Samuel 19:31-43
31 Juga Barzilai, orang Gilead itu, telah datang dari Ragelim dan ikut bersama-sama raja ke sungai Yordan untuk mengantarkannya sampai di sana.
32 Barzilai itu sudah sangat tua, delapan puluh tahun umurnya. Ia menyediakan makanan bagi raja selama ia tinggal di Mahanaim, sebab ia seorang yang sangat kaya.
33 Berkatalah raja kepada Barzilai: "Ikutlah aku, aku akan memelihara engkau di tempatku di Yerusalem."
34 Tetapi Barzilai menjawab raja: "Berapa tahun lagikah aku hidup, sehingga aku harus pergi bersama-sama dengan raja ke Yerusalem?
35 Sekarang ini aku telah berumur delapan puluh tahun; masakan aku masih dapat membedakan antara yang baik dan yang tidak baik? Atau masih dapatkah hambamu ini merasai apa yang hamba makan atau apa yang hamba minum? Atau masih dapatkah aku mendengarkan suara penyanyi laki-laki dan penyanyi perempuan? Apa gunanya hambamu ini lagi menjadi beban bagi tuanku raja?
36 Sepotong jalan saja hambamu ini berjalan ke seberang sungai Yordan bersama-sama dengan raja. Mengapa raja memberikan ganjaran yang sedemikian kepadaku?
37 Biarkanlah hambamu ini pulang, sehingga aku dapat mati di kotaku sendiri, dekat kubur ayahku dan ibuku. Tetapi inilah hambamu Kimham, ia boleh ikut dengan tuanku raja; perbuatlah kepadanya apa yang tuanku pandang baik."
38 Lalu berbicaralah raja: "Baiklah Kimham ikut dengan aku; aku akan berbuat kepadanya apa yang kaupandang baik, dan segala yang kaukehendaki dari padaku akan kulakukan untukmu."
39 Kemudian seluruh rakyat menyeberangi sungai Yordan. Juga raja menyeberang, setelah berpamitan dengan Barzilai dengan ciuman. Lalu orang inipun pulanglah ke tempat kediamannya.
40 Sesudah itu berjalanlah raja terus ke Gilgal, dan Kimham ikut dengan dia. Seluruh rakyat Yehuda bersama-sama setengah dari rakyat Israel telah mengantarkan raja.
41 Tetapi seluruh orang Israel datang menghadap raja dan berkata kepada raja: "Mengapa saudara-saudara kami, orang-orang Yehuda itu, menculik raja dan membawa dia menyeberangi sungai Yordan dengan keluarganya dan semua orang Daud yang menyertai dia?"
42 Lalu semua orang Yehuda menjawab orang-orang Israel itu: "Oleh karena raja kerabat kami. Mengapa kamu menjadi marah karena hal ini? Apakah kami makan apa-apa atas biaya raja? Apakah kami mendapat keuntungan?"
43 Tetapi orang-orang Israel itu menjawab orang-orang Yehuda: "Kami sepuluh kali lebih berhak atas raja. Sebagai anak sulung kami melebihi kamu. Mengapa kamu memandang kami rendah? Bukankah kami yang pertama-tama harus membawa raja kami kembali?" Tetapi perkataan orang-orang Yehuda itu lebih pedas dari pada perkataan orang-orang Israel.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Minggu, 13 September 2026
Ayat SH: 2 Samuel 19:31-43
Judul: Orang Baik dari Tuhan
Barzilai adalah salah satu orang yang berjasa dalam hidup Daud. Tatkala Daud dan para pengikutnya berada dalam pelarian, Barzilai dan beberapa orang lain menyambut mereka dengan kasih (lih. 2Sam. 17:27-29).
Setelah Absalom mati dan Daud kembali ke istana, Barzilai juga hadir mengantar raja kembali ke takhtanya. Daud mengingat pertolongan Barzilai dan ingin berterima kasih dengan mengundang Barzilai ke istana. Sayangnya, Barzilai tidak bisa memenuhi undangan raja karena kondisi fisiknya yang sudah lanjut usia. Ia pun memberikan anaknya untuk mengikuti Daud dan ia memperlakukan anak Barzilai dengan baik (37-38).
Barzilai bukanlah tokoh politik yang terkenal atau panglima perang yang hebat. Ia seorang kaya yang lanjut usia yang punya hati untuk menolong dengan apa yang ia punya (32). Ia memang tidak dapat membantu Daud menangani pemberontakan Absalom, tetapi kemurahan hatinya memelihara dan menghibur hati Daud. Ia tidak sanggup mengikuti raja sampai istana, tetapi ia memperlihatkan kebesaran hati yang lebih baik dibandingkan orang Israel dan orang Yehuda yang memperebutkan raja (40-43). Hal ini membuat Daud menyadari kehadiran Tuhan melalui orang-orang baik yang ada di titik terendah hidupnya.
Pernahkah Anda merasakan kebaikan dari seseorang yang tidak terpikirkan sebelumnya? Bagaimana respons Anda? Apakah Anda menyadari bahwa mereka adalah orang yang Tuhan kirim untuk menolong Anda? Sudahkah Anda juga menyatakan kebaikan Tuhan kepada mereka?
Kadang dalam hidup ini kita bertemu dengan orang-orang baik yang menolong kita di saat tak terduga. Jika kita meyakini bahwa di dalam Tuhan tidak ada yang namanya kebetulan, kita akan menyadari bahwa kehadiran orang-orang baik itu pekerjaan tangan Tuhan, bukti pemeliharaan-Nya atas kita.
Hari ini ingatlah kebaikan mereka dan ungkapkanlah kebaikan juga kepada mereka. Doakan mereka agar Tuhan hadir bagi mereka. Mari kita memohon agar Tuhan memakai kehadiran kita menjadi berkat bagi sesama. [STG]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/09/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+19:31-43
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+19:31-43
2 Samuel 19:31-43
31 Juga Barzilai, orang Gilead itu, telah datang dari Ragelim dan ikut bersama-sama raja ke sungai Yordan untuk mengantarkannya sampai di sana.
32 Barzilai itu sudah sangat tua, delapan puluh tahun umurnya. Ia menyediakan makanan bagi raja selama ia tinggal di Mahanaim, sebab ia seorang yang sangat kaya.
33 Berkatalah raja kepada Barzilai: "Ikutlah aku, aku akan memelihara engkau di tempatku di Yerusalem."
34 Tetapi Barzilai menjawab raja: "Berapa tahun lagikah aku hidup, sehingga aku harus pergi bersama-sama dengan raja ke Yerusalem?
35 Sekarang ini aku telah berumur delapan puluh tahun; masakan aku masih dapat membedakan antara yang baik dan yang tidak baik? Atau masih dapatkah hambamu ini merasai apa yang hamba makan atau apa yang hamba minum? Atau masih dapatkah aku mendengarkan suara penyanyi laki-laki dan penyanyi perempuan? Apa gunanya hambamu ini lagi menjadi beban bagi tuanku raja?
36 Sepotong jalan saja hambamu ini berjalan ke seberang sungai Yordan bersama-sama dengan raja. Mengapa raja memberikan ganjaran yang sedemikian kepadaku?
37 Biarkanlah hambamu ini pulang, sehingga aku dapat mati di kotaku sendiri, dekat kubur ayahku dan ibuku. Tetapi inilah hambamu Kimham, ia boleh ikut dengan tuanku raja; perbuatlah kepadanya apa yang tuanku pandang baik."
38 Lalu berbicaralah raja: "Baiklah Kimham ikut dengan aku; aku akan berbuat kepadanya apa yang kaupandang baik, dan segala yang kaukehendaki dari padaku akan kulakukan untukmu."
39 Kemudian seluruh rakyat menyeberangi sungai Yordan. Juga raja menyeberang, setelah berpamitan dengan Barzilai dengan ciuman. Lalu orang inipun pulanglah ke tempat kediamannya.
40 Sesudah itu berjalanlah raja terus ke Gilgal, dan Kimham ikut dengan dia. Seluruh rakyat Yehuda bersama-sama setengah dari rakyat Israel telah mengantarkan raja.
41 Tetapi seluruh orang Israel datang menghadap raja dan berkata kepada raja: "Mengapa saudara-saudara kami, orang-orang Yehuda itu, menculik raja dan membawa dia menyeberangi sungai Yordan dengan keluarganya dan semua orang Daud yang menyertai dia?"
42 Lalu semua orang Yehuda menjawab orang-orang Israel itu: "Oleh karena raja kerabat kami. Mengapa kamu menjadi marah karena hal ini? Apakah kami makan apa-apa atas biaya raja? Apakah kami mendapat keuntungan?"
43 Tetapi orang-orang Israel itu menjawab orang-orang Yehuda: "Kami sepuluh kali lebih berhak atas raja. Sebagai anak sulung kami melebihi kamu. Mengapa kamu memandang kami rendah? Bukankah kami yang pertama-tama harus membawa raja kami kembali?" Tetapi perkataan orang-orang Yehuda itu lebih pedas dari pada perkataan orang-orang Israel.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
0 komentar:
Posting Komentar