(e-SH) 22 Mei -- 1 Korintus 3:10-23 - Membangun Bait Allah

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 22 Mei 2026
Ayat SH: 1 Korintus 3:10-23

Judul: Membangun Bait Allah

Kokohnya bangunan sangat bergantung pada fondasinya. Untuk membangun fondasi kita harus mengetahui tujuan dari pembangunan tersebut. Misalnya, agar bangunan tetap kokoh berdiri di tengah gempa, kita perlu fondasi anti gempa. Jika fondasi yang tepat begitu penting bagi bangunan fisik, apa yang menjadi dasar Bait Allah?

Paulus adalah perintis jemaat di Korintus. Hal ini terlihat saat ia menceritakan bahwa ia telah meletakkan dasar yang sesuai dengan anugerah Allah, yakni Yesus Kristus. Pemimpin rohani lainnya yang meneruskan pelayanan Paulus menggunakan bahan yang berbeda, tetapi mereka membangun di atas satu dasar yang sama (10-12).

Apa yang mereka bangun? Bait Allah, tepatnya jemaat. Dalam diri merekalah Roh Kudus tinggal (16). Ia mengingatkan bahwa semua pelayanan akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah (13). Orang yang membangun dan hasilnya tahan uji akan mendapat upah (14). Namun, orang yang pekerjaannya tidak tahan uji akan rugi (15), dan yang malah menghancurkan Bait Allah akan menghadapi kebinasaan (17).

Paulus menyebut dirinya ahli bangunan yang terampil karena ia menggunakan fondasi terkuat dan bahan yang tahan uji. Kristus adalah fondasi iman orang percaya, dan orang percaya dibangun bukan dengan hikmat dunia ataupun kesombongan, melainkan hikmat Allah dan kesadaran diri sebagai milik Kristus (18-23).

Setiap orang memiliki respons berbeda-beda setelah menerima Injil. Apa pun respons kita, semuanya akan diuji oleh Allah. Hal ini tidak boleh dianggap remeh. Penting bagi kita untuk merespons firman Tuhan dengan hikmat Allah.

Setiap kali kita bergereja, ingatlah, gereja adalah satu kesatuan Bait Allah di mana Allah tinggal. Inilah tujuan gereja dibangun, yakni menjadi satu kesatuan tubuh Kristus.

Mari kita terus membuka hati kita untuk terus dibangun oleh Allah melalui karya Roh Kudus. Biarlah Kristus terus menjadi fondasi iman dan hidup kita. Biarlah kita terus bertumbuh bagai bangunan yang kokoh dan tahan uji. Kiranya Allah menolong kita untuk berpegang teguh dalam iman di tengah guncangan kehidupan. [MAR]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/22/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+Korintus+3:10-23
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/1+Korintus+3:10-23

1 Korintus 3:10-23

10  Sesuai dengan kasih karunia Allah, yang dianugerahkan kepadaku, aku sebagai seorang ahli bangunan yang cakap telah meletakkan dasar, dan orang lain membangun terus di atasnya. Tetapi tiap-tiap orang harus memperhatikan, bagaimana ia harus membangun di atasnya.
11  Karena tidak ada seorangpun yang dapat meletakkan dasar lain dari pada dasar yang telah diletakkan, yaitu Yesus Kristus.
12  Entahkah orang membangun di atas dasar ini dengan emas, perak, batu permata, kayu, rumput kering atau jerami,
13  sekali kelak pekerjaan masing-masing orang akan nampak. Karena hari Tuhan akan menyatakannya, sebab ia akan nampak dengan api dan bagaimana pekerjaan masing-masing orang akan diuji oleh api itu.
14  Jika pekerjaan yang dibangun seseorang tahan uji, ia akan mendapat upah.
15  Jika pekerjaannya terbakar, ia akan menderita kerugian, tetapi ia sendiri akan diselamatkan, tetapi seperti dari dalam api.
16  Tidak tahukah kamu, bahwa kamu adalah bait Allah dan bahwa Roh Allah diam di dalam kamu?
17  Jika ada orang yang membinasakan bait Allah, maka Allah akan membinasakan dia. Sebab bait Allah adalah kudus dan bait Allah itu ialah kamu.
18  Janganlah ada orang yang menipu dirinya sendiri. Jika ada di antara kamu yang menyangka dirinya berhikmat menurut dunia ini, biarlah ia menjadi bodoh, supaya ia berhikmat.
19  Karena hikmat dunia ini adalah kebodohan bagi Allah. Sebab ada tertulis: "Ia yang menangkap orang berhikmat dalam kecerdikannya."
20  Dan di tempat lain: "Tuhan mengetahui rancangan-rancangan orang berhikmat; sesungguhnya semuanya sia-sia belaka."
21  Karena itu janganlah ada orang yang memegahkan dirinya atas manusia, sebab segala sesuatu adalah milikmu:
22  baik Paulus, Apolos, maupun Kefas, baik dunia, hidup, maupun mati, baik waktu sekarang, maupun waktu yang akan datang. Semuanya kamu punya.
23  Tetapi kamu adalah milik Kristus dan Kristus adalah milik Allah.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar