(e-SH) 2 Mei -- Hakim-hakim 12:1-7 - Terbelah dari Dalam

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Sabtu, 2 Mei 2026
Ayat SH: Hakim-hakim 12:1-7

Judul: Terbelah dari Dalam

Bangsa Israel, melalui Yefta, baru saja menang atas bani Amon. Akan tetapi, alih-alih bersukacita, Yefta langsung dihadapkan pada konflik yang baru, yakni konflik dengan saudara sebangsanya.

Setelah mengalahkan bani Amon, Yefta ditantang oleh suku Efraim. Mereka marah karena mereka menganggap Yefta tidak mengajak mereka ikut berperang. Mereka bahkan mengancam akan membakar Yefta beserta rumahnya (1).

Padahal, Yefta sudah mengajak mereka. Ia meminta bantuan mereka, tetapi mereka tidak datang membantu. Ketika kemenangan sudah diraih, mereka malah tidak ikut senang, melainkan merasa iri dan berbalik memerangi Yefta (2-3). Oleh karena hal sepele seperti itulah, perang saudara terjadi dan akhirnya memakan korban sebanyak 42.000 jiwa (4-6).

Dalam hal ini kita belajar bahwa kadang kala kehancuran justru datang dari orang-orang di dekat kita. Kita bisa mengatasi persoalan yang datang dari luar. Akan tetapi, konflik dari dalam kerap kali menggerogoti persatuan dan menyebabkan perpecahan yang tak diinginkan.

Orang-orang semacam inilah yang dalam dunia masa kini disebut sebagai toxic. Mereka ingin selalu diingat, diperhatikan, dan dilibatkan dalam semua hal yang menyenangkan, tetapi mereka sendiri suka mengabaikan orang-orang di sekitar mereka. Ketika orang membutuhkan bantuan, mereka menghilang. Sebaliknya, ketika orang berhasil, mereka menjadi iri dan menyalahkan orang lain.

Hari ini gereja mungkin bisa mengatasi persoalan yang datang dari luar, seperti ajaran sesat. Kita bisa bertahan, bahkan mungkin menyerang balik. Namun, banyak gereja menjadi "rusak dan hancur" justru karena anggota jemaat yang toxic. Karena konflik sepele, seperti gosip dan tuduhan yang tidak berdasar, gereja bisa terbelah dari dalam.

Sebagai orang percaya, janganlah kita tidak senang dengan keberhasilan orang lain. Janganlah kita hidup dengan hati yang toxic, tetapi sebaliknya dengan semangat iman yang senang bersama dengan sesama kita yang senang dan saling menyemangati satu sama lain. [YGM]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/05/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Hakim-hakim+12:1-7
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Hakim-hakim+12:1-7

Hakim-hakim 12:1-7

 1  Dikerahkanlah orang Efraim, lalu mereka bergerak ke Zafon. Dan mereka berkata kepada Yefta: "Mengapa engkau bergerak untuk memerangi bani Amon dengan tidak memanggil kami untuk maju bersama-sama dengan engkau? Sebab itu kami akan membakar rumahmu bersama-sama kamu!"
 2  Tetapi jawab Yefta kepada mereka: "Aku dan rakyatku telah terlibat dalam peperangan yang hebat dengan bani Amon; lalu aku memanggil kamu, tetapi kamu tidak datang menyelamatkan aku dari tangan mereka.
 3  Ketika kulihat, bahwa tidak ada yang datang menyelamatkan aku, maka aku mempertaruhkan nyawaku dan aku pergi melawan bani Amon itu, dan TUHAN menyerahkan mereka ke dalam tanganku. Mengapa pada hari ini kamu mendatangi aku untuk berperang melawan aku?"
 4  Kemudian Yefta mengumpulkan semua orang Gilead, lalu mereka berperang melawan suku Efraim. Dan orang-orang Gilead mengalahkan suku Efraim itu. Sebab orang-orang itu mengatakan: "Kamulah orang-orang yang telah lari dari suku Efraim!" --kaum Gilead itu ada di tengah-tengah suku Efraim dan suku Manasye--.
 5  Untuk menghadapi suku Efraim itu, maka orang Gilead menduduki tempat-tempat penyeberangan sungai Yordan. Apabila dari suku Efraim ada yang lari dan berkata: "Biarkanlah aku menyeberang," maka orang Gilead berkata kepadanya: "Orang Efraimkah engkau?" Dan jika ia menjawab: "Bukan,"
 6  maka mereka berkata kepadanya: "Coba katakan dahulu: syibolet." Jika ia berkata: sibolet, jadi tidak dapat mengucapkannya dengan tepat, maka mereka menangkap dia dan menyembelihnya dekat tempat-tempat penyeberangan sungai Yordan itu. Pada waktu itu tewaslah dari suku Efraim empat puluh dua ribu orang.
 7  Yefta memerintah sebagai hakim atas orang Israel enam tahun lamanya. Kemudian matilah Yefta, orang Gilead itu, lalu dikuburkan di sebuah kota di daerah Gilead.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar