(e-SH) 3 April -- Yohanes 19:28-37 - Lihatlah Anak Domba Allah

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Jumat, 3 April 2026
Ayat SH: Yohanes 19:28-37

Judul: Lihatlah Anak Domba Allah

Di awal injil Yohanes, penulis Injil memperkenalkan Yesus sebagai "Anak Domba Allah" (Yoh. 1:29, 36). Dalam perayaan Paskah Israel kuno, seekor anak domba disembelih dan darahnya dibubuhkan pada ambang pintu sebagai tanda keselamatan (Kel. 12:1-11).

Dalam perayaan Paskah kali ini (31; Yoh. 19:14), penulis Injil menuliskan beberapa unsur yang menegaskan bahwa Yesus adalah Anak Domba Paskah Sejati. Pertama, frasa "supaya digenapi yang tertulis dalam Kitab Suci" (28, 36) menunjukkan bahwa segala sesuatu yang terjadi pada Yesus bukanlah kebetulan, melainkan penggenapan Perjanjian Lama.

Kedua, prajurit menggunakan hisop untuk memberikan anggur asam kepada Yesus (29). Hisop adalah tanaman dalam upacara penyucian yang digunakan untuk membubuhkan darah anak domba paskah (Kel. 12:22).

Ketiga, Yesus mati pada waktu yang sama dengan penyembelihan anak domba Paskah. Menurut catatan Mishnah dan sejarawan Yahudi, anak domba disembelih antara jam 2-4 sore. Kematian Yesus sekitar jam 3 sore (Mat. 27:46) menggenapi Yesus sebagai anak domba Paskah (1Kor. 5:7).

Keempat, prajurit-prajurit tidak mematahkan kaki Yesus (33). Sesuai aturan Paskah bahwa tulang anak domba Paskah tidak boleh dipatahkan (36; Kel. 12:46), ini menunjukkan bahwa Yesus adalah Anak Domba yang tak bercacat, sempurna, dan layak menjadi kurban pendamaian (bdk. 1Ptr. 1:19).

Kelima, Ia benar-benar mati di atas salib. Lambung tertikam, darah dan air mengalir keluar, serta seorang prajurit yang menjadi saksi membuktikan kematian-Nya (34-35).

Melalui unsur-unsur ini, kita disadarkan bahwa salib bukan hanya tempat penderitaan, melainkan mazbah pengurbanan Anak Domba Allah. Darah-Nya dicurahkan sebagai penghapusan dosa dan penyelamatan umat manusia.

Ketika kita merenungkan kematian Yesus hari ini, percayalah, Yesus benar-benar mati di atas salib bagi kita. Ia ditikam karena pemberontakan kita agar kita diselamatkan (Yes. 53:5). Darah-Nya yang tercurah adalah sumber keselamatan dan kehidupan kekal kita. [JMH]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/04/03/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+19:28-37
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+19:28-37

Yohanes 19:28-37

28  Sesudah itu, karena Yesus tahu, bahwa segala sesuatu telah selesai, berkatalah Ia--supaya genaplah yang ada tertulis dalam Kitab Suci--:"Aku haus!"
29  Di situ ada suatu bekas penuh anggur asam. Maka mereka mencucukkan bunga karang, yang telah dicelupkan dalam anggur asam, pada sebatang hisop lalu mengunjukkannya ke mulut Yesus.
30  Sesudah Yesus meminum anggur asam itu, berkatalah Ia: "Sudah selesai." Lalu Ia menundukkan kepala-Nya dan menyerahkan nyawa-Nya.
31  Karena hari itu hari persiapan dan supaya pada hari Sabat mayat-mayat itu tidak tinggal tergantung pada kayu salib--sebab Sabat itu adalah hari yang besar--maka datanglah orang-orang Yahudi kepada Pilatus dan meminta kepadanya supaya kaki orang-orang itu dipatahkan dan mayat-mayatnya diturunkan.
32  Maka datanglah prajurit-prajurit lalu mematahkan kaki orang yang pertama dan kaki orang yang lain yang disalibkan bersama-sama dengan Yesus;
33  tetapi ketika mereka sampai kepada Yesus dan melihat bahwa Ia telah mati, mereka tidak mematahkan kaki-Nya,
34  tetapi seorang dari antara prajurit itu menikam lambung-Nya dengan tombak, dan segera mengalir keluar darah dan air.
35  Dan orang yang melihat hal itu sendiri yang memberikan kesaksian ini dan kesaksiannya benar, dan ia tahu, bahwa ia mengatakan kebenaran, supaya kamu juga percaya.
36  Sebab hal itu terjadi, supaya genaplah yang tertulis dalam Kitab Suci: "Tidak ada tulang-Nya yang akan dipatahkan."
37  Dan ada pula nas yang mengatakan: "Mereka akan memandang kepada Dia yang telah mereka tikam."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar