e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 13 Februari 2026
Ayat SH: Yosua 5
Judul: Pemeliharaan Tuhan Itu Pasti!
Sering kali orang merasa khawatir tentang bagaimana ia bisa menjalani hidup saat ini dan di masa yang akan datang. Perasaan itu bisa membuat orang menjadi gelisah, tidak tenteram, dan tidak bahagia. Bahkan, ada orang-orang yang kemudian sakit-sakitan karena dikuasai oleh perasaan khawatir.
Pertanyaannya, "Mengapa orang khawatir?" Padahal kekhawatiran tidak akan bisa menambah sehasta saja pun pada jalan hidup kita (bdk. Mat. 6:27). Salah satu sebab orang merasa khawatir adalah karena ia tidak percaya kepada Tuhan dan pemeliharaan-Nya yang ajaib dalam hidup manusia.
Kisah dalam Kitab Yosua 5 menuturkan bagaimana TUHAN memelihara umat-Nya dengan cara-cara yang ajaib. Pada saat umat TUHAN berada dalam perjalanan di padang gurun selama empat puluh tahun, TUHAN memelihara hidup mereka dengan memberikan manna sebagai makanan mereka. Dan tatkala umat sudah sampai di tanah Kanaan yang berlimpah susu dan madunya TUHAN memelihara hidup umat-Nya dengan hasil bumi dari negeri itu (11). Pada saat itu manna tidak lagi turun dari langit. Tak ada lagi manna bagi orang Israel (12).
Dari pengalaman umat Israel tersebut kita belajar bahwa pemeliharaan TUHAN itu pasti. Ia tak akan pernah meninggalkan umat-Nya. Ia senantiasa memelihara umat-Nya dengan berbagai cara sesuai dengan kondisi umat. Ketika ada di padang gurun, umat diberi makan manna yang turun dari langit sebab umat belum bisa bercocok tanam dan menjalani pola hidup nomaden.
Namun, setelah umat menetap di tanah Kanaan, mereka dikaruniai makanan dari hasil bumi negeri Kanaan, dan untuk selanjutnya umat dapat bercocok tanam dan memulai hidup yang baru di tanah yang baru. Dari situ kita dapat melihat bagaimana TUHAN mengatur segalanya agar umat tidak pernah lapar.
Dari penyertaan Allah yang luar biasa itu, mari kita bersyukur dan tidak khawatir sebab Allah sudah, sedang, dan akan terus memelihara hidup kita. Mari kita terus berusaha mengenali karya-karya pemeliharaan-Nya sehingga hidup kita penuh syukur. [MTH]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/02/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yosua+5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yosua+5
Yosua 5
1 Ketika semua raja orang Amori di sebelah barat sungai Yordan dan semua raja orang Kanaan di tepi laut mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air sungai Yordan di depan orang Israel, sampai mereka dapat menyeberang, tawarlah hati mereka dan hilanglah semangat mereka menghadapi orang Israel itu.
2 Pada waktu itu berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Buatlah pisau dari batu dan sunatlah lagi orang Israel itu, untuk kedua kalinya."
3 Lalu Yosua membuat pisau dari batu dan disunatnyalah orang Israel itu di Bukit Kulit Khatan.
4 Inilah sebabnya Yosua menyunat mereka: semua orang yang keluar dari Mesir, yakni yang laki-laki, semua prajurit, telah mati di padang gurun di tengah jalan, setelah mereka keluar dari Mesir.
5 Sebab, semua orang yang keluar dari Mesir itu telah bersunat, tetapi semua orang yang lahir di padang gurun dalam perjalanan sejak keluar dari Mesir, belum disunat.
6 Sebab empat puluh tahun lamanya orang Israel itu berjalan melalui padang gurun, sampai habis mati seluruh bangsa itu, yakni prajurit yang keluar dari Mesir, yang tidak mendengarkan firman TUHAN. Kepada mereka itu TUHAN telah bersumpah, bahwa Ia tidak akan mengizinkan mereka melihat negeri yang dijanjikan TUHAN dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.
7 Tetapi anak-anak mereka yang telah dijadikan-Nya ganti mereka, mereka itulah yang disunat Yosua, sebab mereka belum bersunat, karena mereka tidak disunat dalam perjalanan.
8 Setelah seluruh bangsa itu selesai disunat, maka tinggallah mereka di tempatnya masing-masing di perkemahan itu, sampai mereka sembuh.
9 Dan berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Hari ini telah Kuhapuskan cela Mesir itu dari padamu." Itulah sebabnya nama tempat itu disebut Gilgal sampai sekarang.
10 Sementara berkemah di Gilgal, orang Israel itu merayakan Paskah pada hari yang keempat belas bulan itu, pada waktu petang, di dataran Yerikho.
11 Lalu pada hari sesudah Paskah mereka makan hasil negeri itu, yakni roti yang tidak beragi dan bertih gandum, pada hari itu juga.
12 Lalu berhentilah manna itu, pada keesokan harinya setelah mereka makan hasil negeri itu. Jadi orang Israel tidak beroleh manna lagi, tetapi dalam tahun itu mereka makan yang dihasilkan tanah Kanaan.
13 Ketika Yosua dekat Yerikho, ia melayangkan pandangnya, dilihatnya seorang laki-laki berdiri di depannya dengan pedang terhunus di tangannya. Yosua mendekatinya dan bertanya kepadanya: "Kawankah engkau atau lawan?"
14 Jawabnya: "Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang." Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: "Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?"
15 Dan Panglima Balatentara TUHAN itu berkata kepada Yosua: "Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat engkau berdiri itu kudus." Dan Yosua berbuat demikian.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Jumat, 13 Februari 2026
Ayat SH: Yosua 5
Judul: Pemeliharaan Tuhan Itu Pasti!
Sering kali orang merasa khawatir tentang bagaimana ia bisa menjalani hidup saat ini dan di masa yang akan datang. Perasaan itu bisa membuat orang menjadi gelisah, tidak tenteram, dan tidak bahagia. Bahkan, ada orang-orang yang kemudian sakit-sakitan karena dikuasai oleh perasaan khawatir.
Pertanyaannya, "Mengapa orang khawatir?" Padahal kekhawatiran tidak akan bisa menambah sehasta saja pun pada jalan hidup kita (bdk. Mat. 6:27). Salah satu sebab orang merasa khawatir adalah karena ia tidak percaya kepada Tuhan dan pemeliharaan-Nya yang ajaib dalam hidup manusia.
Kisah dalam Kitab Yosua 5 menuturkan bagaimana TUHAN memelihara umat-Nya dengan cara-cara yang ajaib. Pada saat umat TUHAN berada dalam perjalanan di padang gurun selama empat puluh tahun, TUHAN memelihara hidup mereka dengan memberikan manna sebagai makanan mereka. Dan tatkala umat sudah sampai di tanah Kanaan yang berlimpah susu dan madunya TUHAN memelihara hidup umat-Nya dengan hasil bumi dari negeri itu (11). Pada saat itu manna tidak lagi turun dari langit. Tak ada lagi manna bagi orang Israel (12).
Dari pengalaman umat Israel tersebut kita belajar bahwa pemeliharaan TUHAN itu pasti. Ia tak akan pernah meninggalkan umat-Nya. Ia senantiasa memelihara umat-Nya dengan berbagai cara sesuai dengan kondisi umat. Ketika ada di padang gurun, umat diberi makan manna yang turun dari langit sebab umat belum bisa bercocok tanam dan menjalani pola hidup nomaden.
Namun, setelah umat menetap di tanah Kanaan, mereka dikaruniai makanan dari hasil bumi negeri Kanaan, dan untuk selanjutnya umat dapat bercocok tanam dan memulai hidup yang baru di tanah yang baru. Dari situ kita dapat melihat bagaimana TUHAN mengatur segalanya agar umat tidak pernah lapar.
Dari penyertaan Allah yang luar biasa itu, mari kita bersyukur dan tidak khawatir sebab Allah sudah, sedang, dan akan terus memelihara hidup kita. Mari kita terus berusaha mengenali karya-karya pemeliharaan-Nya sehingga hidup kita penuh syukur. [MTH]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/02/13/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yosua+5
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yosua+5
Yosua 5
1 Ketika semua raja orang Amori di sebelah barat sungai Yordan dan semua raja orang Kanaan di tepi laut mendengar, bahwa TUHAN telah mengeringkan air sungai Yordan di depan orang Israel, sampai mereka dapat menyeberang, tawarlah hati mereka dan hilanglah semangat mereka menghadapi orang Israel itu.
2 Pada waktu itu berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Buatlah pisau dari batu dan sunatlah lagi orang Israel itu, untuk kedua kalinya."
3 Lalu Yosua membuat pisau dari batu dan disunatnyalah orang Israel itu di Bukit Kulit Khatan.
4 Inilah sebabnya Yosua menyunat mereka: semua orang yang keluar dari Mesir, yakni yang laki-laki, semua prajurit, telah mati di padang gurun di tengah jalan, setelah mereka keluar dari Mesir.
5 Sebab, semua orang yang keluar dari Mesir itu telah bersunat, tetapi semua orang yang lahir di padang gurun dalam perjalanan sejak keluar dari Mesir, belum disunat.
6 Sebab empat puluh tahun lamanya orang Israel itu berjalan melalui padang gurun, sampai habis mati seluruh bangsa itu, yakni prajurit yang keluar dari Mesir, yang tidak mendengarkan firman TUHAN. Kepada mereka itu TUHAN telah bersumpah, bahwa Ia tidak akan mengizinkan mereka melihat negeri yang dijanjikan TUHAN dengan bersumpah kepada nenek moyang mereka akan memberikannya kepada kita, suatu negeri yang berlimpah-limpah susu dan madunya.
7 Tetapi anak-anak mereka yang telah dijadikan-Nya ganti mereka, mereka itulah yang disunat Yosua, sebab mereka belum bersunat, karena mereka tidak disunat dalam perjalanan.
8 Setelah seluruh bangsa itu selesai disunat, maka tinggallah mereka di tempatnya masing-masing di perkemahan itu, sampai mereka sembuh.
9 Dan berfirmanlah TUHAN kepada Yosua: "Hari ini telah Kuhapuskan cela Mesir itu dari padamu." Itulah sebabnya nama tempat itu disebut Gilgal sampai sekarang.
10 Sementara berkemah di Gilgal, orang Israel itu merayakan Paskah pada hari yang keempat belas bulan itu, pada waktu petang, di dataran Yerikho.
11 Lalu pada hari sesudah Paskah mereka makan hasil negeri itu, yakni roti yang tidak beragi dan bertih gandum, pada hari itu juga.
12 Lalu berhentilah manna itu, pada keesokan harinya setelah mereka makan hasil negeri itu. Jadi orang Israel tidak beroleh manna lagi, tetapi dalam tahun itu mereka makan yang dihasilkan tanah Kanaan.
13 Ketika Yosua dekat Yerikho, ia melayangkan pandangnya, dilihatnya seorang laki-laki berdiri di depannya dengan pedang terhunus di tangannya. Yosua mendekatinya dan bertanya kepadanya: "Kawankah engkau atau lawan?"
14 Jawabnya: "Bukan, tetapi akulah Panglima Balatentara TUHAN. Sekarang aku datang." Lalu sujudlah Yosua dengan mukanya ke tanah, menyembah dan berkata kepadanya: "Apakah yang akan dikatakan tuanku kepada hambanya ini?"
15 Dan Panglima Balatentara TUHAN itu berkata kepada Yosua: "Tanggalkanlah kasutmu dari kakimu, sebab tempat engkau berdiri itu kudus." Dan Yosua berbuat demikian.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
0 komentar:
Posting Komentar