(e-SH) 7 Januari -- Yohanes 5:19-47 - Maju Tak Gentar, Membela yang Benar

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Rabu, 7 Januari 2026
Ayat SH: Yohanes 5:19-47

Judul: Maju Tak Gentar, Membela yang Benar

Ada sebuah lagu perjuangan yang diciptakan oleh Cornel Simanjuntak, berjudul "Maju Tak Gentar". Sepenggal liriknya: "Maju tak gentar, membela yang benar". Lirik ini begitu patriotik. Jika direnungkan, apakah membela yang benar mudah dilakukan? Apakah benar kita tidak akan gentar?

Perihal menyampaikan kebenaran secara tidak gentar, tak ada seorang pun yang menyerupai Yesus. Dalam perikop sebelumnya, Tuhan Yesus membuat pemuka agama Yahudi marah sehingga hendak membunuh Dia. Umumnya, orang-orang akan menghindari konflik tersebut. Namun, Tuhan Yesus tak sedikit pun gentar. Dia memberikan penjelasan kepada para pemuka Yahudi yang menambah kemarahan mereka.

Dalam penjelasan tersebut, Tuhan Yesus menegaskan relasi kesatuan-Nya dengan Bapa (19). Dia menyamakan kuasa-Nya dengan kuasa Bapa dalam hal membangkitkan orang mati (21). Dia berkata bahwa penghakiman sudah diserahkan sepenuhnya kepada-Nya (22). Yesus dan Bapa adalah kesatuan yang tak terpisahkan, oleh karena itu siapa pun yang menghormati Anak sama dengan menghormati Bapa (23). Dia datang memberikan keselamatan bagi mereka yang percaya kepada-Nya (24-30).

Perkataan itu menimbulkan kemarahan pada para pemuka agama Yahudi. Mereka sangat berang dan banyak lagi orang Yahudi ingin membunuh Yesus. Sebab, dari perspektif orang Yahudi perkataan itu adalah penistaan. Menyampaikan kebenaran memang tidak pernah mudah dan berisiko. Sudah banyak orang yang mati karena memperkatakan kebenaran. Salah satunya adalah Tuhan Yesus, kemudian murid-murid-Nya, juga Rasul Paulus, demikian pula para Bapa Gereja, dan masih banyak orang percaya yang lainnya.

Orang yang menyampaikan kebenaran, kadang kala menghadapi risiko ditentang, bahkan dimusuhi oleh orang lain yang menolak kebenaran yang disampaikannya. Lalu, bagaimana dengan kita sendiri? Apakah saat ini kita berani setia memberitakan kebenaran firman Tuhan dengan prinsip: maju tak gentar, membela yang benar? [YGM]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/01/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+5:19-47
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+5:19-47

Yohanes 5:19-47

19  Maka Yesus menjawab mereka, kata-Nya: "Aku berkata kepadamu, sesungguhnya Anak tidak dapat mengerjakan sesuatu dari diri-Nya sendiri, jikalau tidak Ia melihat Bapa mengerjakannya; sebab apa yang dikerjakan Bapa, itu juga yang dikerjakan Anak.
20  Sebab Bapa mengasihi Anak dan Ia menunjukkan kepada-Nya segala sesuatu yang dikerjakan-Nya sendiri, bahkan Ia akan menunjukkan kepada-Nya pekerjaan-pekerjaan yang lebih besar lagi dari pada pekerjaan-pekerjaan itu, sehingga kamu menjadi heran.
21  Sebab sama seperti Bapa membangkitkan orang-orang mati dan menghidupkannya, demikian juga Anak menghidupkan barangsiapa yang dikehendaki-Nya.
22  Bapa tidak menghakimi siapapun, melainkan telah menyerahkan penghakiman itu seluruhnya kepada Anak,
23  supaya semua orang menghormati Anak sama seperti mereka menghormati Bapa. Barangsiapa tidak menghormati Anak, ia juga tidak menghormati Bapa, yang mengutus Dia.
24  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya barangsiapa mendengar perkataan-Ku dan percaya kepada Dia yang mengutus Aku, ia mempunyai hidup yang kekal dan tidak turut dihukum, sebab ia sudah pindah dari dalam maut ke dalam hidup.
25  Aku berkata kepadamu: Sesungguhnya saatnya akan tiba dan sudah tiba, bahwa orang-orang mati akan mendengar suara Anak Allah, dan mereka yang mendengarnya, akan hidup.
26  Sebab sama seperti Bapa mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri, demikian juga diberikan-Nya Anak mempunyai hidup dalam diri-Nya sendiri.
27  Dan Ia telah memberikan kuasa kepada-Nya untuk menghakimi, karena Ia adalah Anak Manusia.
28  Janganlah kamu heran akan hal itu, sebab saatnya akan tiba, bahwa semua orang yang di dalam kuburan akan mendengar suara-Nya,
29  dan mereka yang telah berbuat baik akan keluar dan bangkit untuk hidup yang kekal, tetapi mereka yang telah berbuat jahat akan bangkit untuk dihukum.
30  Aku tidak dapat berbuat apa-apa dari diri-Ku sendiri; Aku menghakimi sesuai dengan apa yang Aku dengar, dan penghakiman-Ku adil, sebab Aku tidak menuruti kehendak-Ku sendiri, melainkan kehendak Dia yang mengutus Aku.
31  Kalau Aku bersaksi tentang diri-Ku sendiri, maka kesaksian-Ku itu tidak benar;
32  ada yang lain yang bersaksi tentang Aku dan Aku tahu, bahwa kesaksian yang diberikan-Nya tentang Aku adalah benar.
33  Kamu telah mengirim utusan kepada Yohanes dan ia telah bersaksi tentang kebenaran;
34  tetapi Aku tidak memerlukan kesaksian dari manusia, namun Aku mengatakan hal ini, supaya kamu diselamatkan.
35  Ia adalah pelita yang menyala dan yang bercahaya dan kamu hanya mau menikmati seketika saja cahayanya itu.
36  Tetapi Aku mempunyai suatu kesaksian yang lebih penting dari pada kesaksian Yohanes, yaitu segala pekerjaan yang diserahkan Bapa kepada-Ku, supaya Aku melaksanakannya. Pekerjaan itu juga yang Kukerjakan sekarang, dan itulah yang memberi kesaksian tentang Aku, bahwa Bapa yang mengutus Aku.
37  Bapa yang mengutus Aku, Dialah yang bersaksi tentang Aku. Kamu tidak pernah mendengar suara-Nya, rupa-Nyapun tidak pernah kamu lihat,
38  dan firman-Nya tidak menetap di dalam dirimu, sebab kamu tidak percaya kepada Dia yang diutus-Nya.
39  Kamu menyelidiki Kitab-kitab Suci, sebab kamu menyangka bahwa oleh-Nya kamu mempunyai hidup yang kekal, tetapi walaupun Kitab-kitab Suci itu memberi kesaksian tentang Aku,
40  namun kamu tidak mau datang kepada-Ku untuk memperoleh hidup itu.
41  Aku tidak memerlukan hormat dari manusia.
42  Tetapi tentang kamu, memang Aku tahu bahwa di dalam hatimu kamu tidak mempunyai kasih akan Allah.
43  Aku datang dalam nama Bapa-Ku dan kamu tidak menerima Aku; jikalau orang lain datang atas namanya sendiri, kamu akan menerima dia.
44  Bagaimanakah kamu dapat percaya, kamu yang menerima hormat seorang dari yang lain dan yang tidak mencari hormat yang datang dari Allah yang Esa?
45  Jangan kamu menyangka, bahwa Aku akan mendakwa kamu di hadapan Bapa; yang mendakwa kamu adalah Musa, yaitu Musa, yang kepadanya kamu menaruh pengharapanmu.
46  Sebab jikalau kamu percaya kepada Musa, tentu kamu akan percaya juga kepada-Ku, sebab ia telah menulis tentang Aku.
47  Tetapi jikalau kamu tidak percaya akan apa yang ditulisnya, bagaimanakah kamu akan percaya akan apa yang Kukatakan?"


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar