(e-SH) 15 Januari -- Yohanes 7:14-24 - Menghakimi dengan Adil

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 15 Januari 2026
Ayat SH: Yohanes 7:14-24

Judul: Menghakimi dengan Adil

Perikop kita saat ini adalah kisah ketika Tuhan Yesus mengajar di dalam Bait Allah (14). Yesus mengajar dengan penuh kuasa dan hikmat sehingga orang-orang Yahudi menjadi heran karena yang mereka tahu Dia itu bukanlah orang yang berpendidikan seperti mereka (15).

Karena itu, Yesus menjelaskan kepada mereka bahwa ajaran-Nya itu berasal dari Bapa yang telah mengutus-Nya. Ia juga mengajak mereka semua untuk tidak menghakimi hanya dengan dasar apa yang tampak, tetapi perlu untuk bersikap adil (24). Lalu, apa yang dimaksud Tuhan Yesus perihal menghakimi dengan adil?

Kata menghakimi yang digunakan Tuhan Yesus dalam perikop ini dalam teks aslinya (Yun.: Krino) artinya adalah menilai, membedakan, dan menghukum. Jika disesuaikan dengan konteks bacaan, dapat dimengerti bahwa yang dimaksud oleh Tuhan Yesus adalah tentang bagaimana menilai seseorang.

Jangan terlalu cepat menyalahkan orang lain tanpa menyelidiki dengan baik. Tertulis, "Jangan menghakimi menurut apa yang tampak, ..." (24), hal ini menunjukkan bahwa penghakiman bukanlah tindakan yang sepenuhnya dilarang, asalkan dilakukan dengan cara yang benar dan adil. Selain itu, menghakimi dan menilai terdengar sama, tetapi sesungguhnya berbeda. Artinya, boleh menilai, tetapi jangan terburu-buru menghakimi. Dengan demikian, Anak Tuhan akan lebih bijak mengendalikan pikiran dan penilaiannya terhadap seseorang.

Dalam hidup ini, ada saja situasi di mana kita dituntut untuk menilai baik atau tidaknya sesuatu atau seseorang. Di sinilah hikmat dari Tuhan kita butuhkan agar kita tidak terburu-buru menghakimi saat menilai. Tugas kita sebagai anak Tuhan adalah menyadarkan, bukan mencari-cari kesalahan orang lain, bukan pula menjatuhkan dan mempermalukan orang lain.

Waspadalah! Jka kita terlalu banyak menghabiskan waktu menilai orang lain, kita menjadi kekurangan waktu mengasihi mereka. Jika ada yang berbuat salah, tegurlah dan ajarlah dalam kebenaran agar kita bersama-sama dimenangkan di dalam Tuhan. [WWO]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/01/15/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+7:14-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+7:14-24

Yohanes 7:14-24

14  Waktu pesta itu sedang berlangsung, Yesus masuk ke Bait Allah lalu mengajar di situ.
15  Maka heranlah orang-orang Yahudi dan berkata: "Bagaimanakah orang ini mempunyai pengetahuan demikian tanpa belajar!"
16  Jawab Yesus kepada mereka: "Ajaran-Ku tidak berasal dari diri-Ku sendiri, tetapi dari Dia yang telah mengutus Aku.
17  Barangsiapa mau melakukan kehendak-Nya, ia akan tahu entah ajaran-Ku ini berasal dari Allah, entah Aku berkata-kata dari diri-Ku sendiri.
18  Barangsiapa berkata-kata dari dirinya sendiri, ia mencari hormat bagi dirinya sendiri, tetapi barangsiapa mencari hormat bagi Dia yang mengutusnya, ia benar dan tidak ada ketidakbenaran padanya.
19  Bukankah Musa yang telah memberikan hukum Taurat kepadamu? Namun tidak seorangpun di antara kamu yang melakukan hukum Taurat itu. Mengapa kamu berusaha membunuh Aku?"
20  Orang banyak itu menjawab: "Engkau kerasukan setan; siapakah yang berusaha membunuh Engkau?"
21  Jawab Yesus kepada mereka: "Hanya satu perbuatan yang Kulakukan dan kamu semua telah heran.
22  Jadi: Musa menetapkan supaya kamu bersunat--sebenarnya sunat itu tidak berasal dari Musa, tetapi dari nenek moyang kita--dan kamu menyunat orang pada hari Sabat!
23  Jikalau seorang menerima sunat pada hari Sabat, supaya jangan melanggar hukum Musa, mengapa kamu marah kepada-Ku, karena Aku menyembuhkan seluruh tubuh seorang manusia pada hari Sabat.
24  Janganlah menghakimi menurut apa yang nampak, tetapi hakimilah dengan adil."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar