e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 14 Januari 2026
Ayat SH: Yohanes 7:1-13
Judul: Waktu Tuhan
Pada umumnya, setiap orang suka jika kemampuannya diakui oleh orang lain. Maka tidaklah mengherankan jika banyak orang berjuang sedemikian rupa supaya diakui dan bahkan dihormati. Misalnya dengan berjuang untuk mendapatkan gelar yang tinggi, mempunyai harta melimpah, dan lain sebagainya.
Pemikiran yang serupa juga muncul pada saudara-saudara Yesus. Ketika Hari Raya Pondok Daun tiba, saudara-saudara Yesus meminta Dia untuk pergi ke Yudea (3), untuk melakukan mukjizat-mukjizat seperti yang Yesus lakukan sebelumnya di Hari Raya Paskah. Mereka berpikir akan makin banyak orang yang mengikuti Yesus dan mengenal-Nya karena dalam perayaan tersebut sangat banyak orang yang hadir.
Bisa jadi, kita juga sependapat dengan saudara-saudara Yesus apalagi jika sudah mendengar alasan mereka. Apa kata mereka? Katanya "Sebab, tidak seorang pun melakukan sesuatu di tempat tersembunyi, jika ia mau dikenal luas. " (4). Untungnya, Yesus tidak serta-merta mengikuti saran tersebut. Yesus sadar bahwa waktu-Nya belum tiba (6). Ia memang ikut ke pesta itu, tetapi diam-diam (10).
Dari kisah ini, kita dapat belajar tentang pentingnya pengendalian diri, sabar menanti waktu Tuhan, dan menahan diri supaya tidak tergoda oleh popularitas sesaat sehingga kita seakan mencuri kemuliaan Tuhan. Walaupun bagi sebagian orang, ini adalah kesempatan emas atau momentum terbaik, tetapi bagi Yesus waktu Tuhan lebih penting. Yesus tidak mau tergoda untuk melangkah lebih jauh, lebih awal dari rencana Allah. Dia hanya mau melangkah sesuai waktu yang diperintahkan Bapa.
Bukankah banyak anak Tuhan yang mempromosikan diri sebelum Tuhan sendiri yang mempromosikannya? Banyak anak Tuhan mengangkat dirinya sebelum Tuhan mengangkatnya? Hal seperti itu kerap kali terjadi. Kisah hari ini mengingatkan kita untuk belajar mengenal waktu Tuhan. Jangan kita berdalih demi kemuliaan Tuhan, padahal sesungguhnya diri kitalah yang sedang ditonjolkan. Melangkahlah sesuai waktu Tuhan! [WWO]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/01/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+7:1-13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+7:1-13
Yohanes 7:1-13
1 Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya.
2 Ketika itu sudah dekat hari raya orang Yahudi, yaitu hari raya Pondok Daun.
3 Maka kata saudara-saudara Yesus kepada-Nya: "Berangkatlah dari sini dan pergi ke Yudea, supaya murid-murid-Mu juga melihat perbuatan-perbuatan yang Engkau lakukan.
4 Sebab tidak seorangpun berbuat sesuatu di tempat tersembunyi, jika ia mau diakui di muka umum. Jikalau Engkau berbuat hal-hal yang demikian, tampakkanlah diri-Mu kepada dunia."
5 Sebab saudara-saudara-Nya sendiripun tidak percaya kepada-Nya.
6 Maka jawab Yesus kepada mereka: "Waktu-Ku belum tiba, tetapi bagi kamu selalu ada waktu.
7 Dunia tidak dapat membenci kamu, tetapi ia membenci Aku, sebab Aku bersaksi tentang dia, bahwa pekerjaan-pekerjaannya jahat.
8 Pergilah kamu ke pesta itu. Aku belum pergi ke situ, karena waktu-Ku belum genap."
9 Demikianlah kata-Nya kepada mereka, dan Iapun tinggal di Galilea.
10 Tetapi sesudah saudara-saudara Yesus berangkat ke pesta itu, Iapun pergi juga ke situ, tidak terang-terangan tetapi diam-diam.
11 Orang-orang Yahudi mencari Dia di pesta itu dan berkata: "Di manakah Ia?"
12 Dan banyak terdengar bisikan di antara orang banyak tentang Dia. Ada yang berkata: "Ia orang baik." Ada pula yang berkata: "Tidak, Ia menyesatkan rakyat."
13 Tetapi tidak seorangpun yang berani berkata terang-terangan tentang Dia karena takut terhadap orang-orang Yahudi.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
e-Santapan Harian
Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 14 Januari 2026
Ayat SH: Yohanes 7:1-13
Judul: Waktu Tuhan
Pada umumnya, setiap orang suka jika kemampuannya diakui oleh orang lain. Maka tidaklah mengherankan jika banyak orang berjuang sedemikian rupa supaya diakui dan bahkan dihormati. Misalnya dengan berjuang untuk mendapatkan gelar yang tinggi, mempunyai harta melimpah, dan lain sebagainya.
Pemikiran yang serupa juga muncul pada saudara-saudara Yesus. Ketika Hari Raya Pondok Daun tiba, saudara-saudara Yesus meminta Dia untuk pergi ke Yudea (3), untuk melakukan mukjizat-mukjizat seperti yang Yesus lakukan sebelumnya di Hari Raya Paskah. Mereka berpikir akan makin banyak orang yang mengikuti Yesus dan mengenal-Nya karena dalam perayaan tersebut sangat banyak orang yang hadir.
Bisa jadi, kita juga sependapat dengan saudara-saudara Yesus apalagi jika sudah mendengar alasan mereka. Apa kata mereka? Katanya "Sebab, tidak seorang pun melakukan sesuatu di tempat tersembunyi, jika ia mau dikenal luas. " (4). Untungnya, Yesus tidak serta-merta mengikuti saran tersebut. Yesus sadar bahwa waktu-Nya belum tiba (6). Ia memang ikut ke pesta itu, tetapi diam-diam (10).
Dari kisah ini, kita dapat belajar tentang pentingnya pengendalian diri, sabar menanti waktu Tuhan, dan menahan diri supaya tidak tergoda oleh popularitas sesaat sehingga kita seakan mencuri kemuliaan Tuhan. Walaupun bagi sebagian orang, ini adalah kesempatan emas atau momentum terbaik, tetapi bagi Yesus waktu Tuhan lebih penting. Yesus tidak mau tergoda untuk melangkah lebih jauh, lebih awal dari rencana Allah. Dia hanya mau melangkah sesuai waktu yang diperintahkan Bapa.
Bukankah banyak anak Tuhan yang mempromosikan diri sebelum Tuhan sendiri yang mempromosikannya? Banyak anak Tuhan mengangkat dirinya sebelum Tuhan mengangkatnya? Hal seperti itu kerap kali terjadi. Kisah hari ini mengingatkan kita untuk belajar mengenal waktu Tuhan. Jangan kita berdalih demi kemuliaan Tuhan, padahal sesungguhnya diri kitalah yang sedang ditonjolkan. Melangkahlah sesuai waktu Tuhan! [WWO]
e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2026/01/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yohanes+7:1-13
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yohanes+7:1-13
Yohanes 7:1-13
1 Sesudah itu Yesus berjalan keliling Galilea, sebab Ia tidak mau tetap tinggal di Yudea, karena di sana orang-orang Yahudi berusaha untuk membunuh-Nya.
2 Ketika itu sudah dekat hari raya orang Yahudi, yaitu hari raya Pondok Daun.
3 Maka kata saudara-saudara Yesus kepada-Nya: "Berangkatlah dari sini dan pergi ke Yudea, supaya murid-murid-Mu juga melihat perbuatan-perbuatan yang Engkau lakukan.
4 Sebab tidak seorangpun berbuat sesuatu di tempat tersembunyi, jika ia mau diakui di muka umum. Jikalau Engkau berbuat hal-hal yang demikian, tampakkanlah diri-Mu kepada dunia."
5 Sebab saudara-saudara-Nya sendiripun tidak percaya kepada-Nya.
6 Maka jawab Yesus kepada mereka: "Waktu-Ku belum tiba, tetapi bagi kamu selalu ada waktu.
7 Dunia tidak dapat membenci kamu, tetapi ia membenci Aku, sebab Aku bersaksi tentang dia, bahwa pekerjaan-pekerjaannya jahat.
8 Pergilah kamu ke pesta itu. Aku belum pergi ke situ, karena waktu-Ku belum genap."
9 Demikianlah kata-Nya kepada mereka, dan Iapun tinggal di Galilea.
10 Tetapi sesudah saudara-saudara Yesus berangkat ke pesta itu, Iapun pergi juga ke situ, tidak terang-terangan tetapi diam-diam.
11 Orang-orang Yahudi mencari Dia di pesta itu dan berkata: "Di manakah Ia?"
12 Dan banyak terdengar bisikan di antara orang banyak tentang Dia. Ada yang berkata: "Ia orang baik." Ada pula yang berkata: "Tidak, Ia menyesatkan rakyat."
13 Tetapi tidak seorangpun yang berani berkata terang-terangan tentang Dia karena takut terhadap orang-orang Yahudi.
e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab
0 komentar:
Posting Komentar