e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 19 Januari 2026
Bacaan : 2 SAMUEL 21:15-22
Setahun: Keluaran 4-6
Nats: Keempat orang itu termasuk keturunan manusia raksasa di Gat. Mereka tewas di tangan Daud dan di tangan orang-orangnya. (2 Samuel 21:22)
Renungan:
TIDAK HANYA SATU
Terdengar sorak-sorai dari pihak orang Israel setelah Daud mengalahkan Goliat. Terlihat manusia raksasa setinggi enam hasta sejengkal telah terkapar dengan kepala terpenggal (1Sam. 17:49-52). Di kemudian hari, sosok manusia raksasa muncul lagi. Asalnya juga dari Gat. Namanya Yisbi-Benob dengan senjata berupa tombak seberat 300 syikal tembaga (ay. 16). Disusul Saf, lalu Goliat yang gagang tombaknya seperti balok penggulung kain tenun (ay. 18-19). Lalu ada juga "si jari enam" (ay. 20).
Kemunculan Yisbi-Benob dan rekan-rekan seperawakannya menunjukkan bahwa tidak hanya ada satu manusia raksasa. Tidak cukup satu kali Daud menghadapi pertempuran. Demikian halnya manusia raksasa dalam kehidupan kita yang dirupakan dalam bentuk persoalan besar, jumlahnya tidak hanya satu. Tidak cukup satu kali kita berjuang dalam iman. Masih banyak tantangan atau kesukaran lain menanti di depan mata. Namun, kenyataan ini jangan membuat hati kita gentar. Alkitab mencatat keempat raksasa itu semuanya tewas (ay. 22). Artinya, kita pun akan mampu menangani seluruh persoalan di kehidupan ini.
Mungkin saat ini terpikir oleh kita, "Bagaimana caraku menangani?" Kembali persoalan besar muncul dan kita merasa tidak berdaya. Sampai di sini jangan dulu kita menyerah. Ingatlah situasi dialami Daud saat keempat raksasa muncul. Ia tidak lagi muda dan tangkas. Abisai, Sibkhai, Elhanan, dan Yonatan, orang-orangnya yang gagah perkasa maju menewaskan raksasa-raksasa itu. Demikian Tuhan dapat menggunakan tangan saudara-saudara kita seiman untuk menolong kita. Dari mereka, mungkin kita mendapatkan alternatif pemecahan masalah. Atau kita menjadi kuat karena mereka memberikan semangat dan dukungan doa. --LIN/www.renunganharian.net
PASTI KITA DIMAMPUKAN MENYELESAIKAN PERSOALAN BESAR YANG KEMBALI MENGADANG KARENA TUHAN SENANTIASA MEMBERIKAN PERTOLONGAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/01/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+SAMUEL+21:15-22
2 SAMUEL 21:15-22
15 Ketika terjadi lagi peperangan antara orang Filistin dan orang Israel, maka berangkatlah Daud bersama-sama dengan orang-orangnya, lalu berperang melawan orang Filistin, sampai Daud menjadi letih lesu.
16 Yisbi-Benob, yang termasuk keturunan raksasa--berat tombaknya tiga ratus syikal tembaga dan ia menyandang pedang yang baru--menyangka dapat menewaskan Daud.
17 Tetapi Abisai, anak Zeruya, datang menolong Daud, lalu merobohkan dan membunuh orang Filistin itu. Pada waktu itu orang-orang Daud memohon dengan sangat kepadanya, kata mereka: "Janganlah lagi engkau maju berperang bersama-sama dengan kami, supaya keturunan Israel jangan punah bersama-sama engkau."
18 Sesudah itu terjadi lagi pertempuran melawan orang Filistin di Gob; pada waktu itu Sibkhai, orang Husa, memukul kalah Saf, yang termasuk keturunan raksasa.
19 Dan terjadi lagi pertempuran melawan orang Filistin, di Gob; Elhanan bin Yaare-Oregim, orang Betlehem itu, menewaskan Goliat, orang Gat itu, yang gagang tombaknya seperti pesa tukang tenun.
20 Lalu terjadi lagi pertempuran di Gat; dan di sana ada seorang yang tinggi perawakannya, yang tangannya dan kakinya masing-masing berjari enam: dua puluh empat seluruhnya; juga orang ini termasuk keturunan raksasa.
21 Ia mengolok-olok orang Israel, maka Yonatan, anak Simea kakak Daud, menewaskannya.
22 Keempat orang ini termasuk keturunan raksasa di Gat; mereka tewas oleh tangan Daud dan oleh tangan orang-orangnya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Keluaran+4-6
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+4-6
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
e-Renungan Harian
Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 19 Januari 2026
Bacaan : 2 SAMUEL 21:15-22
Setahun: Keluaran 4-6
Nats: Keempat orang itu termasuk keturunan manusia raksasa di Gat. Mereka tewas di tangan Daud dan di tangan orang-orangnya. (2 Samuel 21:22)
Renungan:
TIDAK HANYA SATU
Terdengar sorak-sorai dari pihak orang Israel setelah Daud mengalahkan Goliat. Terlihat manusia raksasa setinggi enam hasta sejengkal telah terkapar dengan kepala terpenggal (1Sam. 17:49-52). Di kemudian hari, sosok manusia raksasa muncul lagi. Asalnya juga dari Gat. Namanya Yisbi-Benob dengan senjata berupa tombak seberat 300 syikal tembaga (ay. 16). Disusul Saf, lalu Goliat yang gagang tombaknya seperti balok penggulung kain tenun (ay. 18-19). Lalu ada juga "si jari enam" (ay. 20).
Kemunculan Yisbi-Benob dan rekan-rekan seperawakannya menunjukkan bahwa tidak hanya ada satu manusia raksasa. Tidak cukup satu kali Daud menghadapi pertempuran. Demikian halnya manusia raksasa dalam kehidupan kita yang dirupakan dalam bentuk persoalan besar, jumlahnya tidak hanya satu. Tidak cukup satu kali kita berjuang dalam iman. Masih banyak tantangan atau kesukaran lain menanti di depan mata. Namun, kenyataan ini jangan membuat hati kita gentar. Alkitab mencatat keempat raksasa itu semuanya tewas (ay. 22). Artinya, kita pun akan mampu menangani seluruh persoalan di kehidupan ini.
Mungkin saat ini terpikir oleh kita, "Bagaimana caraku menangani?" Kembali persoalan besar muncul dan kita merasa tidak berdaya. Sampai di sini jangan dulu kita menyerah. Ingatlah situasi dialami Daud saat keempat raksasa muncul. Ia tidak lagi muda dan tangkas. Abisai, Sibkhai, Elhanan, dan Yonatan, orang-orangnya yang gagah perkasa maju menewaskan raksasa-raksasa itu. Demikian Tuhan dapat menggunakan tangan saudara-saudara kita seiman untuk menolong kita. Dari mereka, mungkin kita mendapatkan alternatif pemecahan masalah. Atau kita menjadi kuat karena mereka memberikan semangat dan dukungan doa. --LIN/www.renunganharian.net
PASTI KITA DIMAMPUKAN MENYELESAIKAN PERSOALAN BESAR YANG KEMBALI MENGADANG KARENA TUHAN SENANTIASA MEMBERIKAN PERTOLONGAN.
e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2026/01/19/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+SAMUEL+21:15-22
2 SAMUEL 21:15-22
15 Ketika terjadi lagi peperangan antara orang Filistin dan orang Israel, maka berangkatlah Daud bersama-sama dengan orang-orangnya, lalu berperang melawan orang Filistin, sampai Daud menjadi letih lesu.
16 Yisbi-Benob, yang termasuk keturunan raksasa--berat tombaknya tiga ratus syikal tembaga dan ia menyandang pedang yang baru--menyangka dapat menewaskan Daud.
17 Tetapi Abisai, anak Zeruya, datang menolong Daud, lalu merobohkan dan membunuh orang Filistin itu. Pada waktu itu orang-orang Daud memohon dengan sangat kepadanya, kata mereka: "Janganlah lagi engkau maju berperang bersama-sama dengan kami, supaya keturunan Israel jangan punah bersama-sama engkau."
18 Sesudah itu terjadi lagi pertempuran melawan orang Filistin di Gob; pada waktu itu Sibkhai, orang Husa, memukul kalah Saf, yang termasuk keturunan raksasa.
19 Dan terjadi lagi pertempuran melawan orang Filistin, di Gob; Elhanan bin Yaare-Oregim, orang Betlehem itu, menewaskan Goliat, orang Gat itu, yang gagang tombaknya seperti pesa tukang tenun.
20 Lalu terjadi lagi pertempuran di Gat; dan di sana ada seorang yang tinggi perawakannya, yang tangannya dan kakinya masing-masing berjari enam: dua puluh empat seluruhnya; juga orang ini termasuk keturunan raksasa.
21 Ia mengolok-olok orang Israel, maka Yonatan, anak Simea kakak Daud, menewaskannya.
22 Keempat orang ini termasuk keturunan raksasa di Gat; mereka tewas oleh tangan Daud dan oleh tangan orang-orangnya.
Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Keluaran+4-6
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Keluaran+4-6
e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2026 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA
0 komentar:
Posting Komentar