(e-SH) 8 Desember -- Ulangan 18:9-22 - Hentikan Abuse of Power

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 8 Desember 2025
Ayat SH: Ulangan 18:9-22

Judul: Hentikan Abuse of Power

Abraham Lincoln pernah berkata, "Semua orang bisa tahan dengan kesengsaraan, tetapi untuk mengetahui karakter seseorang, berilah dia kekuasaan". Kekuasaan seperti pedang bermata dua. Orang yang rendah hati dan bijaksana menggunakannya untuk kebaikan, sedangkan orang yang culas dan berhati jahat memanfaatkannya demi keuntungan pribadi, bahkan dengan mencelakakan orang lain. Perilaku demikian dikenal sebagai abuse of power.

Dengan memiliki negeri yang diberikan TUHAN, orang Israel akan memiliki kekuasaan. Oleh karena itu, mereka diperingatkan supaya tidak lupa daratan. Jangan sampai kekuasaan mereka itu justru membuat mereka melupakan TUHAN dengan cara melakukan tenung atau mencari petunjuk bukan dari TUHAN (9-12). Demikian pula ketika seseorang ditunjuk menjadi nabi, dia memiliki kekuasaan. Kata-katanya akan dipercaya oleh umat. Maka, dia mesti hati-hati. Jangan sampai dia menggunakan kekuasaan itu untuk kepentingannya sendiri dengan cara menyampaikan hal yang bukan dari TUHAN, tetapi mengatasnamakan TUHAN.

Demikianlah, kita pun perlu menyadari bahwa ada waktu waktu tertentu kita memiliki kekuasaan. Orang tua memiliki kekuasaan terhadap anak. Pemimpin memiliki kekuasaan terhadap anak buah. Masing masing kekuasaan bisa digunakan untuk membawa kebaikan. Orang tua, dengan kekuasaannya, bisa memberikan rasa aman, gizi, dan pendidikan yang terbaik kepada anaknya. Pemimpin, dengan kekuasaannya, bisa mengarahkan dan memberdayakan anak buahnya.

Sebaliknya, kekuasaan itu juga bisa disalahgunakan. Orang tua memaksa anak memenuhi ambisi mereka, bahkan melakukan kekerasan kepada anak ketika tidak mau menurut. Pemimpin bisa asal perintah anak buahnya untuk menjalankan suatu tugas tanpa memberikan petunjuk yang jelas, bahkan mengakui hasil kerja anak buah sebagai hasil pekerjaannya.

Sadarilah kekuasaan yang kita pegang di tangan kita agar kita bisa menggunakannya untuk kebaikan dan kepentingan bersama. [KRS]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2025/12/08/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Ulangan+18:9-22
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Ulangan+18:9-22

Ulangan 18:9-22

 9  "Apabila engkau sudah masuk ke negeri yang diberikan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, maka janganlah engkau belajar berlaku sesuai dengan kekejian yang dilakukan bangsa-bangsa itu.
10  Di antaramu janganlah didapati seorangpun yang mempersembahkan anaknya laki-laki atau anaknya perempuan sebagai korban dalam api, ataupun seorang yang menjadi petenung, seorang peramal, seorang penelaah, seorang penyihir,
11  seorang pemantera, ataupun seorang yang bertanya kepada arwah atau kepada roh peramal atau yang meminta petunjuk kepada orang-orang mati.
12  Sebab setiap orang yang melakukan hal-hal ini adalah kekejian bagi TUHAN, dan oleh karena kekejian-kekejian inilah TUHAN, Allahmu, menghalau mereka dari hadapanmu.
13  Haruslah engkau hidup dengan tidak bercela di hadapan TUHAN, Allahmu.
14  Sebab bangsa-bangsa yang daerahnya akan kaududuki ini mendengarkan kepada peramal atau petenung, tetapi engkau ini tidak diizinkan TUHAN, Allahmu, melakukan yang demikian.
15  Seorang nabi dari tengah-tengahmu, dari antara saudara-saudaramu, sama seperti aku, akan dibangkitkan bagimu oleh TUHAN, Allahmu; dialah yang harus kamu dengarkan.
16  Tepat seperti yang kamu minta dahulu kepada TUHAN, Allahmu, di gunung Horeb, pada hari perkumpulan, dengan berkata: Tidak mau aku mendengar lagi suara TUHAN, Allahku, dan api yang besar ini tidak mau aku melihatnya lagi, supaya jangan aku mati.
17  Lalu berkatalah TUHAN kepadaku: Apa yang dikatakan mereka itu baik;
18  seorang nabi akan Kubangkitkan bagi mereka dari antara saudara mereka, seperti engkau ini; Aku akan menaruh firman-Ku dalam mulutnya, dan ia akan mengatakan kepada mereka segala yang Kuperintahkan kepadanya.
19  Orang yang tidak mendengarkan segala firman-Ku yang akan diucapkan nabi itu demi nama-Ku, dari padanya akan Kutuntut pertanggungjawaban.
20  Tetapi seorang nabi, yang terlalu berani untuk mengucapkan demi nama-Ku perkataan yang tidak Kuperintahkan untuk dikatakan olehnya, atau yang berkata demi nama allah lain, nabi itu harus mati.
21  Jika sekiranya kamu berkata dalam hatimu: Bagaimanakah kami mengetahui perkataan yang tidak difirmankan TUHAN? --
22  apabila seorang nabi berkata demi nama TUHAN dan perkataannya itu tidak terjadi dan tidak sampai, maka itulah perkataan yang tidak difirmankan TUHAN; dengan terlalu berani nabi itu telah mengatakannya, maka janganlah gentar kepadanya."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar