(e-RH) 18 Agustus -- KELUARAN 1 - SIFRA DAN PUA

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 18 Agustus 2025
Bacaan : KELUARAN 1
Setahun: Yeremia 23-25
Nats: Tetapi, bidan-bidan itu takut akan Allah dan tidak melakukan seperti yang dikatakan raja Mesir kepada mereka, sehingga mereka membiarkan bayi-bayi itu hidup. (Keluaran 1:17)

Renungan:

SIFRA DAN PUA

Seorang karyawan yang baik kadang-kadang berada dalam posisi sulit ketika mempunyai atasan yang memintanya untuk melakukan sesuatu yang tidak benar dalam perusahaan. Jika ia mengikuti atasannya tentu hati nuraninya memberontak, tetapi jika ia tidak mengikuti bisa jadi ia akan mengalami banyak masalah, bahkan mungkin akan dipecat.

Sifra dan Pua adalah dua bidan di Mesir yang diperintahkan oleh Firaun, raja Mesir, untuk membunuh bayi laki-laki orang Ibrani saat mereka membantu persalinan perempuan Ibrani. Firaun saat itu takut karena jumlah orang Ibrani yang semakin banyak. Siapa yang berani melawan Firaun? Bisa jadi mereka akan mati kalau melawan Firaun. Namun, alangkah mengejutkan bahwa mereka disebutkan takut akan Allah, mereka berada di pihak Allah, sehingga mereka memilih yang benar dan tidak melakukan perintah Firaun. Mereka membiarkan bayi-bayi itu hidup dan karena apa yang mereka lakukan itulah, Allah berbuat baik dan membuat mereka berumah tangga.

Hidup kita selalu dihadapkan dengan banyak pilihan dan keputusan, baik dalam kehidupan pribadi, keluarga, studi, pekerjaan, ataupun pelayanan. Terkadang tidak mudah memutuskan pilihan yang benar karena banyaknya tekanan dari luar yang menekan begitu kuat untuk melakukan yang salah. Biarlah Sifra dan Pua menginspirasi kita bahwa takut akan Allah saja yang mendasari setiap pilihan dan keputusan kita, dan mengatasi setiap ketakutan kita. --ANT/www.renunganharian.net
   
TAKUT AKAN ALLAH PASTI MENDORONG KITA MEMILIH DAN MEMUTUSKAN YANG BENAR.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2025/08/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KELUARAN+1

KELUARAN 1

 1  Inilah nama para anak Israel yang datang ke Mesir bersama-sama dengan Yakub; mereka datang dengan keluarganya masing-masing:
 2  Ruben, Simeon, Lewi dan Yehuda;
 3  Isakhar, Zebulon dan Benyamin;
 4  Dan serta Naftali, Gad dan Asyer.
 5  Seluruh keturunan yang diperoleh Yakub berjumlah tujuh puluh jiwa. Tetapi Yusuf telah ada di Mesir.
 6  Kemudian matilah Yusuf, serta semua saudara-saudaranya dan semua orang yang seangkatan dengan dia.
 7  Orang-orang Israel beranak cucu dan tak terbilang jumlahnya; mereka bertambah banyak dan dengan dahsyat berlipat ganda, sehingga negeri itu dipenuhi mereka.
 8  Kemudian bangkitlah seorang raja baru memerintah tanah Mesir, yang tidak mengenal Yusuf.
 9  Berkatalah raja itu kepada rakyatnya: "Bangsa Israel itu sangat banyak dan lebih besar jumlahnya dari pada kita.
10  Marilah kita bertindak dengan bijaksana terhadap mereka, supaya mereka jangan bertambah banyak lagi dan--jika terjadi peperangan--jangan bersekutu nanti dengan musuh kita dan memerangi kita, lalu pergi dari negeri ini."
11  Sebab itu pengawas-pengawas rodi ditempatkan atas mereka untuk menindas mereka dengan kerja paksa: mereka harus mendirikan bagi Firaun kota-kota perbekalan, yakni Pitom dan Raamses.
12  Tetapi makin ditindas, makin bertambah banyak dan berkembang mereka, sehingga orang merasa takut kepada orang Israel itu.
13  Lalu dengan kejam orang Mesir memaksa orang Israel bekerja,
14  dan memahitkan hidup mereka dengan pekerjaan yang berat, yaitu mengerjakan tanah liat dan batu bata, dan berbagai-bagai pekerjaan di padang, ya segala pekerjaan yang dengan kejam dipaksakan orang Mesir kepada mereka itu.
15  Raja Mesir juga memerintahkan kepada bidan-bidan yang menolong perempuan Ibrani, seorang bernama Sifra dan yang lain bernama Pua, katanya:
16  "Apabila kamu menolong perempuan Ibrani pada waktu bersalin, kamu harus memperhatikan waktu anak itu lahir: jika anak laki-laki, kamu harus membunuhnya, tetapi jika anak perempuan, bolehlah ia hidup."
17  Tetapi bidan-bidan itu takut akan Allah dan tidak melakukan seperti yang dikatakan raja Mesir kepada mereka, dan membiarkan bayi-bayi itu hidup.
18  Lalu raja Mesir memanggil bidan-bidan itu dan bertanya kepada mereka: "Mengapakah kamu berbuat demikian membiarkan hidup bayi-bayi itu?"
19  Jawab bidan-bidan itu kepada Firaun: "Sebab perempuan Ibrani tidak sama dengan perempuan Mesir; melainkan mereka kuat: sebelum bidan datang, mereka telah bersalin."
20  Maka Allah berbuat baik kepada bidan-bidan itu; bertambah banyaklah bangsa itu dan sangat berlipat ganda.
21  Dan karena bidan-bidan itu takut akan Allah, maka Ia membuat mereka berumah tangga.
22  Lalu Firaun memberi perintah kepada seluruh rakyatnya: "Lemparkanlah segala anak laki-laki yang lahir bagi orang Ibrani ke dalam sungai Nil; tetapi segala anak perempuan biarkanlah hidup."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yeremia+23-25
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+23-25

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2025 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar