(e-SH) 26 Februari -- Markus 10:35-45 - Melayani Sepanjang Hayat

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 26 Februari 2024
Ayat SH: Markus 10:35-45

Judul: Melayani Sepanjang Hayat

Pangkat dan kedudukan adalah incaran banyak orang. Itulah yang menjadi standar kesuksesan, yang dikejar tanpa peduli apa pun caranya. Celakanya, hal ini dapat terjadi bukan saja di dunia bisnis, tetapi juga di lingkungan gereja.

Baru saja para murid cemas dan takut karena penyataan akan penderitaan Tuhan Yesus (lih. Mrk. 10:32), kini suasana berubah dalam sekejap. Para murid, dimulai dari Yakobus dan Yohanes, meminta agar Yesus memberikan kedudukan yang terhormat kepada mereka (35-37). Mereka tidak menyadari bahwa untuk mendapat apa yang mereka minta, mereka harus melewati penderitaan yang hebat (38-39). Hal ini kemudian memancing keributan di antara para murid (41).

Walaupun keributan itu terjadi, Tuhan Yesus mengambil momen ini untuk tetap kembali kepada konteks penderitaan. Yesus mengajarkan bahwa siapa yang ingin menjadi besar justru harus menjadi pelayan dan hamba (43-44). Untuk itu, Tuhan Yesus memberi teladan sempurna. Dia yang adalah Anak Allah sekalipun, datang ke dunia untuk melayani dan memberi diri sebagai kurban penebusan (45).

Keributan ini mengingatkan kita bahwa terkadang ada pemimpin lembaga pelayanan yang bernafsu dengan jabatan sehingga ia tidak bersedia diganti atau dimutasi. Banyak pejabat yang mati-matian mempertahankan pangkatnya, mulai dari meninggikan diri sebagai yang terbaik hingga menjatuhkan orang lain. Inilah cara hidup duniawi.

Jangan kita mengejar kedudukan dengan nafsu kesombongan. Jangan juga kita menutupi nafsu akan jabatan dengan firman Tuhan sehingga segala cara dibenarkan. Jika kita percaya bahwa Tuhan yang mengaruniakan kedudukan berkenan kepada orang yang berhati hamba, biarkanlah hati kita rela jika suatu saat kita harus melepaskan kedudukan itu. Tuhan mengingatkan kita bahwa menjadi pemimpin bukan berarti berlaku keras dan kejam. Sebaliknya, kita mempersiapkan diri untuk melayani yang lain.

Semangat melayani Tuhan dan sesama, itulah yang harus dipertahankan dan digelorakan dalam diri kita sepanjang hayat. [MKD]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2024/02/26/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Markus+10:35-45
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Markus+10:35-45

Markus 10:35-45

35  Lalu Yakobus dan Yohanes, anak-anak Zebedeus, mendekati Yesus dan berkata kepada-Nya: "Guru, kami harap supaya Engkau kiranya mengabulkan suatu permintaan kami!"
36  Jawab-Nya kepada mereka: "Apa yang kamu kehendaki Aku perbuat bagimu?"
37  Lalu kata mereka: "Perkenankanlah kami duduk dalam kemuliaan-Mu kelak, yang seorang lagi di sebelah kanan-Mu dan yang seorang di sebelah kiri-Mu."
38  Tetapi kata Yesus kepada mereka: "Kamu tidak tahu apa yang kamu minta. Dapatkah kamu meminum cawan yang harus Kuminum dan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima?"
39  Jawab mereka: "Kami dapat." Yesus berkata kepada mereka: "Memang, kamu akan meminum cawan yang harus Kuminum dan akan dibaptis dengan baptisan yang harus Kuterima.
40  Tetapi hal duduk di sebelah kanan-Ku atau di sebelah kiri-Ku, Aku tidak berhak memberikannya. Itu akan diberikan kepada orang-orang bagi siapa itu telah disediakan."
41  Mendengar itu kesepuluh murid yang lain menjadi marah kepada Yakobus dan Yohanes.
42  Tetapi Yesus memanggil mereka lalu berkata: "Kamu tahu, bahwa mereka yang disebut pemerintah bangsa-bangsa memerintah rakyatnya dengan tangan besi, dan pembesar-pembesarnya menjalankan kuasanya dengan keras atas mereka.
43  Tidaklah demikian di antara kamu. Barangsiapa ingin menjadi besar di antara kamu, hendaklah ia menjadi pelayanmu,
44  dan barangsiapa ingin menjadi yang terkemuka di antara kamu, hendaklah ia menjadi hamba untuk semuanya.
45  Karena Anak Manusia juga datang bukan untuk dilayani, melainkan untuk melayani dan untuk memberikan nyawa-Nya menjadi tebusan bagi banyak orang."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar