(e-SH) 12 Oktober -- Yehezkiel 33:21-33 - Setuju dan Sepakat

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 12 Oktober 2023
Ayat SH: Yehezkiel 33:21-33

Judul: Setuju dan Sepakat

Tidak mudah untuk mengutarakan kebenaran. Orang bisa setuju, tetapi belum tentu mereka sepakat. Yehezkiel diperintahkan Tuhan untuk membisu sampai pada momen ketika Yerusalem jatuh. Saat itulah Yehezkiel dapat membuka mulutnya karena umat sudah dapat mengerti maksud nubuatan dari sang nabi.

Berita kejatuhan Yerusalem menggenapi nubuatan Nabi Yehezkiel, dan saat itulah ia tahu bahwa ia harus menyampaikan firman Allah (21-22; bdk. 24:25-27).

Yeheziel juga mendengar kebebalan hati beberapa orang yang berusaha menguasai tanah yang bukan hak mereka (23-24). Maka Tuhan menegur melalui Yehezkiel dengan mengingatkan mereka akan apa yang terjadi dengan kejatuhan Yerusalem (25-26), yaitu bahwa Allah akan menghakimi mereka! (27-29).

Tuhan juga mengingatkan mereka yang menyetujui peringatan Tuhan, tetapi tidak sepakat dengan panggilan Tuhan (30). Kepentingan mereka lebih utama daripada firman Tuhan, maka mereka tidak menaati Tuhan (31-32), sampai mereka melihatnya sendiri (33).

Tidak mudah untuk meyakinkan seseorang tentang kebenaran firman Tuhan.

Mereka perlu menundukkan diri di bawah kedaulatan kuasa Tuhan, dan diajar untuk melihat bagaimana Tuhan berkarya dalam setiap detik kehidupan manusia.

Sebagai umat Allah, kita perlu mengenali identitas kita sebagai makhluk yang dicipta menurut gambar dan rupa Allah, yang mana Allah merancang manusia untuk menghadirkan teladan kebenaran Kristus dalam keseharian (lih. Kej. 1:26-27; Rm. 8:29-30). Kebenaran firman Allah mengajar kita untuk melihat waktu kehidupan sebagai bagian dari cara

Allah membentuk umat-Nya, menjadikan umat Allah sebagai saksi kebenaran dan kebesaran Allah.

Persetujuan dan kesepakatan atas kebenaran yang datang dari Allah adalah titik awal di mana manusia dapat kembali kepada kesuciannya yang asli, yaitu hakikatnya yang seturut dengan panggilan penciptaan-Nya. Di luar Tuhan, manusia tidak dapat mencapai panggilan hidupnya dengan sempurna. [IBS]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2023/10/12/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+33:21-33
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+33:21-33

Yehezkiel 33:21-33

21  Pada tahun kesebelas sesudah pembuangan kami, dalam bulan yang kesepuluh, pada tanggal lima bulan itu, datanglah kepadaku seorang yang terluput dari Yerusalem dan berkata: "Kota itu sudah ditaklukkan!"
22  Maka kekuasaan TUHAN meliputi aku pada malam sebelum kedatangan orang yang terluput itu dan TUHAN membuka mulutku pada saat menjelang kedatangan orang yang terluput itu pada pagi hari. Mulutku sudah terbuka dan aku tidak bisu lagi.
23  Lalu datanglah firman TUHAN kepadaku:
24  "Hai anak manusia, orang-orang yang tinggal pada reruntuhan-reruntuhan ini, yaitu yang di tanah Israel, berkata begini: Abraham adalah seorang diri, tatkala ia mendapat tanah ini menjadi miliknya, tetapi kita banyak, tentu tanah ini diberikan kepada kita menjadi milik.
25  Oleh karena itu katakanlah kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH: Kamu makan daging dengan darahnya, kamu melihat juga kepada berhala-berhalamu dan kamu menumpahkan darah--apakah kamu akan tetap memiliki tanah ini?
26  Kamu bersandar pada pedangmu, kamu melakukan kekejian dan masing-masing mencemari isteri sesamanya--apakah kamu akan tetap memiliki tanah ini?
27  Katakanlah begini kepada mereka: Beginilah firman Tuhan ALLAH. Demi Aku yang hidup, orang-orang yang tinggal pada reruntuhan-reruntuhan akan mati rebah oleh pedang, dan orang-orang yang di padang akan Kuberikan kepada binatang liar menjadi makanannya dan orang-orang yang di dalam kubu dan gua akan mati kena sampar.
28  Tanah ini akan Kubuat musnah dan sunyi sepi, dan kecongkakannya, yang ditimbulkan kekuatannya, akan berakhir; gunung-gunung Israel akan menjadi sunyi sepi, sehingga tidak seorangpun berani melintasinya.
29  Dan mereka akan mengetahui bahwa Akulah TUHAN, pada saat Aku membuat tanah ini musnah dan sunyi sepi, oleh karena semua perbuatan-perbuatan mereka yang keji, yang mereka lakukan.
30  Dan engkau anak manusia, teman-temanmu sebangsa bercakap-cakap mengenai engkau dekat tembok-tembok dan di pintu rumah-rumah dan berkata satu sama lain, masing-masing kepada temannya. Silakan datang dan dengar, apa yang difirmankan oleh TUHAN!
31  Dan mereka datang kepadamu seperti rakyat berkerumun dan duduk di hadapanmu sebagai umat-Ku, mereka mendengar apa yang kauucapkan, tetapi mereka tidak melakukannya; mulutnya penuh dengan kata-kata cinta kasih, tetapi hati mereka mengejar keuntungan yang haram.
32  Sungguh, engkau bagi mereka seperti seorang yang melagukan syair cinta kasih dengan suara yang merdu, dan yang pandai main kecapi; mereka mendengar apa yang kauucapkan, tetapi mereka sama sekali tidak melakukannya.
33  Kalau hal itu datang--dan sungguh akan datang! --mereka akan mengetahui bahwa seorang nabi ada di tengah-tengah mereka."


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar