(e-RH) 25 Oktober -- 1 SAMUEL 2:27-36 - JARKONI

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Rabu, 25 Oktober 2023
Bacaan : 1 SAMUEL 2:27-36
Setahun: Lukas 10-11
Nats: "Mengapa engkau memandang dengan loba kepada korban sembelihan-Ku dan korban sajian-Ku, yang telah Kuperintahkan, dan mengapa engkau menghormati anak-anakmu lebih dari pada-Ku, sambil kamu menggemukkan dirimu dengan bagian yang terbaik dari setiap korban sajian umat-Ku Israel?" (1 Samuel 2:29)

Renungan:

JARKONI

Jarkoni adalah akronim dari Bisa Ujar Ora Bisa Nglakoni (Jawa), yang artinya bisa mengajar namun tidak bisa melakukan. Istilah ini dipakai untuk mengambarkan orang-orang yang memiliki kecenderungan senang menasihati orang lain, tanpa pernah menghidupinya.

Jarkoni dilakukan Eli kepada kedua anaknya yang tak menghormati Tuhan. Eli menegur mereka lantaran memandang rendah kurban sembelihan umat kepada Tuhan. Malangnya, Eli sendiri melakukan kesalahan yang sama. Alih-alih memberi keteladanan bagi mereka, Eli justru ikut menikmati korupsi dan manipulasi. Tak heran jika Eli tak berani mengambil tindakan yang lebih tegas untuk mendisiplin Hofni dan Pinehas. Bagaimana mungkin menasihati mereka dan membawanya menuju pertobatan jika ia pun melakukan dosa yang sama? Dapat dikatakan bahwa Eli justru lebih memiliki rasa takut kepada kedua anaknya ketimbang kepada Tuhan. Akibatnya, Tuhan membatalkan janji-Nya bagi keluarga Eli. Mereka tidak dapat lagi melayani Tuhan. Bahkan, mereka dikutuk tidak memiliki umur yang panjang. Jika ada yang masih tinggal hidup dari keturunannya pun, mereka akan mengemis demi menjabat sebagai imam, demi berjuang bagi perutnya yang lapar.

Belajar dari Eli, janganlah kita mengharapkan anak-anak memiliki ketaatan kepada Tuhan, jika kita sebagai orang tua pun tak memiliki ketaatan. Alangkah baiknya kita senantiasa mengupayakan ketaatan dan kekudusan kepada Tuhan. Selain memberikan keteladanan bagi anak-anak kita, bukankah menjadi taat dan kudus adalah cara kita menghormati Allah? --EBL/www.renunganharian.net
   
KARENA PENGHORMATAN TERTINGGI KEPADA ALLAH NYATA MELALUI KEKUDUSAN DAN KETAATAN UMAT KEPADA-NYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2023/10/25/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?1+SAMUEL+2:27-36

1 SAMUEL 2:27-36

27  Seorang abdi Allah datang kepada Eli dan berkata kepadanya: "Beginilah firman TUHAN: Bukankah dengan nyata Aku menyatakan diri-Ku kepada nenek moyangmu, ketika mereka masih di Mesir dan takluk kepada keturunan Firaun?
28  Dan Aku telah memilihnya dari segala suku Israel menjadi imam bagi-Ku, supaya ia mempersembahkan korban di atas mezbah-Ku, membakar ukupan dan memakai baju efod di hadapan-Ku; kepada kaummu telah Kuserahkan segala korban api-apian orang Israel.
29  Mengapa engkau memandang dengan loba kepada korban sembelihan-Ku dan korban sajian-Ku, yang telah Kuperintahkan, dan mengapa engkau menghormati anak-anakmu lebih dari pada-Ku, sambil kamu menggemukkan dirimu dengan bagian yang terbaik dari setiap korban sajian umat-Ku Israel?
30  Sebab itu--demikianlah firman TUHAN, Allah Israel--sesungguhnya Aku telah berjanji: Keluargamu dan kaummu akan hidup di hadapan-Ku selamanya, tetapi sekarang--demikianlah firman TUHAN--:Jauhlah hal itu dari pada-Ku! Sebab siapa yang menghormati Aku, akan Kuhormati, tetapi siapa yang menghina Aku, akan dipandang rendah.
31  Sesungguhnya akan datang waktunya, bahwa Aku akan mematahkan tangan kekuatanmu dan tangan kekuatan kaummu, sehingga tidak ada seorang kakek dalam keluargamu.
32  Maka engkau akan memandang dengan mata bermusuhan kepada segala kebaikan yang akan Kulakukan kepada Israel dan dalam keluargamu takkan ada seorang kakek untuk selamanya.
33  Tetapi seorang dari padamu yang tidak Kulenyapkan dari lingkungan mezbah-Ku akan membuat matamu rusak dan jiwamu merana; segala tambahan keluargamu akan mati oleh pedang lawan.
34  Inilah yang akan menjadi tanda bagimu, yakni apa yang akan terjadi kepada kedua anakmu itu, Hofni dan Pinehas: pada hari yang sama keduanya akan mati.
35  Dan Aku akan mengangkat bagi-Ku seorang imam kepercayaan, yang berlaku sesuai dengan hati-Ku dan jiwa-Ku, dan Aku akan membangunkan baginya keturunan yang teguh setia, sehingga ia selalu hidup di hadapan orang yang Kuurapi.
36  Kemudian siapa yang masih tinggal hidup dari keturunanmu akan datang sujud menyembah kepadanya meminta sekeping uang perak atau sepotong roti, dan akan berkata: Tempatkanlah kiranya aku dalam salah satu golongan imam itu, supaya aku dapat makan sekerat roti."

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Lukas+10-11
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Lukas+10-11

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2023 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar