(e-RH) 7 September -- KEJADIAN 42:1-23 - DIKEJAR RASA BERSALAH

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Kamis, 7 September 2023
Bacaan : KEJADIAN 42:1-23
Setahun: Yehezkiel 22-24
Nats: Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Betul-betullah kita menanggung akibat dosa kita terhadap adik kita itu: bukankah kita melihat bagaimana sesak hatinya, ketika ia memohon belas kasihan kepada kita, tetapi kita tidak mendengarkan permohonannya. Itulah sebabnya kesesakan ini menimpa kita." (Kejadian 42:21)

Renungan:

DIKEJAR RASA BERSALAH

Lebih dari 13 tahun sudah berlalu sejak anak-anak Yakub menjual Yusuf sebagai budak (Kej. 37:2; 41:46). Mereka mengarang cerita bohong kepada ayahnya untuk menutupi kejahatan itu. Sepertinya semua aman. Rahasia itu tertutup rapat. Tetapi, apa yang mereka rasakan ketika melihat Yakub hidup berkabung setiap hari (Kej. 37:35; 42:38)? Pasti, mereka dihantui rasa bersalah. Ketika kemudian terjadi kelaparan hebat dan mereka harus pergi membeli bahan pangan ke Mesir, mereka menghubungkan banyaknya kesulitan yang mereka hadapi sebagai akibat kejahatan yang dulunya mereka lakukan kepada Yusuf.

Rasa bersalah biasanya muncul di belakang. Sayangnya, banyak orang memelihara perasaan bersalah hingga berkepanjangan, bahkan membiarkannya begitu saja. Tidak ada upaya untuk melakukan pengakuan dosa, meminta maaf kepada pihak yang dirugikan, atau berusaha memperbaiki akibat buruk yang ditimbulkannya. Hasilnya ialah hilangnya damai sejahtera. Juga senantiasa diliputi rasa takut.

Sebenarnya perasaan bersalah dapat menolong kita untuk menyadari dosa, kejahatan atau kesalahan yang kita lakukan. Allah dapat menggunakan suara hati kita untuk menginsafkan kita atas dosa. Ini adalah pekerjaan Roh Kudus. Kita harus berani dengan tulus mengakui dosa atau kesalahan. Itulah langkah awal yang akan membebaskan kita. --HT/www.renunganharian.net
   
MENGAKUI DOSA SERTA BERTOBAT DENGAN SEPENUH HATI IALAH KUNCI YANG MELEPASKAN KITA DARI BELENGGU DOSA DAN RASA BERSALAH.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2023/09/07/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?KEJADIAN+42:1-23

KEJADIAN 42:1-23

 1  Setelah Yakub mendapat kabar, bahwa ada gandum di Mesir, berkatalah ia kepada anak-anaknya: "Mengapa kamu berpandang-pandangan saja?"
 2  Lagi katanya: "Telah kudengar, bahwa ada gandum di Mesir; pergilah ke sana dan belilah gandum di sana untuk kita, supaya kita tetap hidup dan jangan mati."
 3  Lalu pergilah sepuluh orang saudara Yusuf untuk membeli gandum di Mesir.
 4  Tetapi Yakub tidak membiarkan Benyamin, adik Yusuf, pergi bersama-sama dengan saudara-saudaranya, sebab pikirnya: "Jangan-jangan ia ditimpa kecelakaan nanti."
 5  Jadi di antara orang yang datang membeli gandum terdapatlah juga anak-anak Israel, sebab ada kelaparan di tanah Kanaan.
 6  Sementara itu Yusuf telah menjadi mangkubumi di negeri itu; dialah yang menjual gandum kepada seluruh rakyat negeri itu. Jadi ketika saudara-saudara Yusuf datang, kepadanyalah mereka menghadap dan sujud dengan mukanya sampai ke tanah.
 7  Ketika Yusuf melihat saudara-saudaranya, segeralah mereka dikenalnya, tetapi ia berlaku seolah-olah ia seorang asing kepada mereka; ia menegor mereka dengan membentak, katanya: "Dari mana kamu?" Jawab mereka: "Dari tanah Kanaan untuk membeli bahan makanan."
 8  Memang Yusuf mengenal saudara-saudaranya itu, tetapi dia tidak dikenal mereka.
 9  Lalu teringatlah Yusuf akan mimpi-mimpinya tentang mereka. Berkatalah ia kepada mereka: "Kamu ini pengintai, kamu datang untuk melihat-lihat di mana negeri ini tidak dijaga."
10  Tetapi jawab mereka: "Tidak tuanku! Hanyalah untuk membeli bahan makanan hamba-hambamu ini datang.
11  Kami ini sekalian anak dari satu ayah; kami ini orang jujur; hamba-hambamu ini bukanlah pengintai."
12  Tetapi ia berkata kepada mereka: "Tidak! Kamu datang untuk melihat-lihat di mana negeri ini tidak dijaga."
13  Lalu jawab mereka: "Hamba-hambamu ini dua belas orang, kami bersaudara, anak dari satu ayah di tanah Kanaan, tetapi yang bungsu sekarang ada pada ayah kami, dan seorang sudah tidak ada lagi."
14  Lalu kata Yusuf kepada mereka: "Sudahlah! Seperti telah kukatakan kepadamu tadi: kamu ini pengintai.
15  Dalam hal ini juga kamu harus diuji: demi hidup Firaun, kamu tidak akan pergi dari sini, jika saudaramu yang bungsu itu tidak datang ke mari.
16  Suruhlah seorang dari padamu untuk menjemput adikmu itu, tetapi kamu ini harus tinggal terkurung di sini. Dengan demikian perkataanmu dapat diuji, apakah benar, dan jika tidak, demi hidup Firaun, sungguh-sungguhlah kamu ini pengintai."
17  Dan dimasukkannyalah mereka bersama-sama ke dalam tahanan tiga hari lamanya.
18  Pada hari yang ketiga berkatalah Yusuf kepada mereka: "Buatlah begini, maka kamu akan tetap hidup, aku takut akan Allah.
19  Jika kamu orang jujur, biarkanlah dari kamu bersaudara tinggal seorang terkurung dalam rumah tahanan, tetapi pergilah kamu, bawalah gandum untuk meredakan lapar seisi rumahmu.
20  Tetapi saudaramu yang bungsu itu haruslah kamu bawa kepadaku, supaya perkataanmu itu ternyata benar dan kamu jangan mati." Demikianlah diperbuat mereka.
21  Mereka berkata seorang kepada yang lain: "Betul-betullah kita menanggung akibat dosa kita terhadap adik kita itu: bukankah kita melihat bagaimana sesak hatinya, ketika ia memohon belas kasihan kepada kita, tetapi kita tidak mendengarkan permohonannya. Itulah sebabnya kesesakan ini menimpa kita."
22  Lalu Ruben menjawab mereka: "Bukankah dahulu kukatakan kepadamu: Janganlah kamu berbuat dosa terhadap anak itu! Tetapi kamu tidak mendengarkan perkataanku. Sekarang darahnya dituntut dari pada kita."
23  Tetapi mereka tidak tahu, bahwa Yusuf mengerti perkataan mereka, sebab mereka memakai seorang juru bahasa.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yehezkiel+22-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yehezkiel+22-24

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2023 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar