(e-RH) 14 Agustus -- MAZMUR 88 - MENANTIKAN MAKSUD TUHAN

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Senin, 14 Agustus 2023
Bacaan : MAZMUR 88
Setahun: Yeremia 1-3
Nats: Mengapa, ya TUHAN, Kaubuang aku, Kausembunyikan wajah-Mu dari padaku? (Mazmur 88:15)

Renungan:

MENANTIKAN MAKSUD TUHAN

Meski sudah memproses pengalaman pahit masa lalu, adakalanya luka dari pengalaman itu hadir seperti sambaran petir. Ada masa-masa tidak terduga yang kembali membuat saya kesakitan dan tidak mengerti makna penderitaan tersebut, seakan-akan Tuhan meninggalkan saya. Apakah Anda pernah memiliki pengalaman serupa dengan kondisi tersebut? Lalu dalam hati dapat timbul pertanyaan, apakah Tuhan sengaja membuat saya menderita?

Mazmur 88, nyanyian pengajaran Heman, orang Ezrahi, dapat dikatakan sebagai salah satu Mazmur dengan nuansa kesedihan yang kelam. Penderitaan yang tidak tahu kapan berakhir dan jiwa yang sudah kenyang dengan malapetaka (ay. 4). Putus asa yang kuat ini disamakan dengan dunia orang mati yang terputus dari kuasa Tuhan (ay. 6). Ungkapan kejujuran perasaan karena merasa Tuhan sedang meninggalkan serta menjauhkan sahabat dan teman (ay. 19). Semua tampak gelap karena kesengsaraan yang tidak ada habisnya. Namun, pemazmur tetap tahu bahwa Tuhan tidak berubah dalam kasih dan kesetiaan-Nya yang teguh, terlepas dari rasa sakit yang belum berakhir (ay. 12-13).

Kepahitan terhadap Allah dapat muncul manakala kita tidak mengerti jalan-jalan penderitaan yang kita alami. Rasa terluka timbul karena merasa Tuhan meninggalkan. Di mana Tuhan saat kita menderita dengan hebat? Mazmur ini berakhir tanpa jawaban dari Tuhan. Seruan-seruan kesesakan yang belum dijawab Tuhan. Hai jiwa yang sedang merana, di tengah penderitaan yang tidak kelihatan ujungnya, tenangkan diri dan nantikanlah Tuhan bersuara! Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu (ay. 14). --MRD/www.renunganharian.net
   
MENGALAMI PENDERITAAN MERUPAKAN UJIAN HEBAT, MENANTIKAN MAKSUD TUHAN MERUPAKAN UJIAN PALING HEBAT.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2023/08/14/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?MAZMUR+88

MAZMUR 88

 1  Nyanyian. Mazmur bani Korah. Untuk pemimpin biduan. Menurut lagu: Mahalat Leanot. Nyanyian pengajaran Heman, orang Ezrahi. (88-2) Ya TUHAN, Allah yang menyelamatkan aku, siang hari aku berseru-seru, pada waktu malam aku menghadap Engkau.
 2  (88-3) Biarlah doaku datang ke hadapan-Mu, sendengkanlah telinga-Mu kepada teriakku;
 3  (88-4) sebab jiwaku kenyang dengan malapetaka, dan hidupku sudah dekat dunia orang mati.
 4  (88-5) Aku telah dianggap termasuk orang-orang yang turun ke liang kubur; aku seperti orang yang tidak berkekuatan.
 5  (88-6) Aku harus tinggal di antara orang-orang mati, seperti orang-orang yang mati dibunuh, terbaring dalam kubur, yang tidak Kauingat lagi, sebab mereka terputus dari kuasa-Mu.
 6  (88-7) Telah Kautaruh aku dalam liang kubur yang paling bawah, dalam kegelapan, dalam tempat yang dalam.
 7  (88-8) Aku tertekan oleh panas murka-Mu, dan segala pecahan ombak-Mu Kautindihkan kepadaku. Sela
 8  (88-9) Telah Kaujauhkan kenalan-kenalanku dari padaku, telah Kaubuat aku menjadi kekejian bagi mereka. Aku tertahan dan tidak dapat keluar;
 9  (88-10) mataku merana karena sengsara. Aku telah berseru kepada-Mu, ya TUHAN, sepanjang hari, telah mengulurkan tanganku kepada-Mu.
10  (88-11) Apakah Kaulakukan keajaiban bagi orang-orang mati? Masakan arwah bangkit untuk bersyukur kepada-Mu? Sela
11  (88-12) Dapatkah kasih-Mu diberitakan di dalam kubur, dan kesetiaan-Mu di tempat kebinasaan?
12  (88-13) Diketahui orangkah keajaiban-keajaiban-Mu dalam kegelapan, dan keadilan-Mu di negeri segala lupa?
13  (88-14) Tetapi aku ini, ya TUHAN, kepada-Mu aku berteriak minta tolong, dan pada waktu pagi doaku datang ke hadapan-Mu.
14  (88-15) Mengapa, ya TUHAN, Kaubuang aku, Kausembunyikan wajah-Mu dari padaku?
15  (88-16) Aku tertindas dan menjadi inceran maut sejak kecil, aku telah menanggung kengerian dari pada-Mu, aku putus asa.
16  (88-17) Kehangatan murka-Mu menimpa aku, kedahsyatan-Mu membungkamkan aku,
17  (88-18) mengelilingi aku seperti air banjir sepanjang hari, mengepung aku serentak.
18  (88-19) Telah Kaujauhkan dari padaku sahabat dan teman, kenalan-kenalanku adalah kegelapan.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?Yeremia+1-3
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yeremia+1-3

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Pelayanan Gloria -- Copyright © 2023 Yayasan Pelayanan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Pelayanan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAYASAN PELAYANAN GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar