(e-SH) 16 Februari -- 2 Raja-raja 20:12-21 - Terpikat Kemegahan dan Kesuksesan

Posted On // Leave a Comment
e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Kamis, 16 Februari 2023
Ayat SH: 2 Raja-raja 20:12-21

Judul: Terpikat Kemegahan dan Kesuksesan

Kemegahan dan kesuksesan sangat menyilaukan, bahkan untuk orang yang paling setia sekalipun. Kesuksesan pelayanan dapat lebih kuat lagi memikat dan membutakan.

Hizkia mendapat kunjungan dari negara adidaya, yaitu Babel. Apa yang lebih membanggakan ketika seorang raja dari kerajaan yang jauh lebih besar mengagumi kesuksesanmu? Bukankah emas, perak, rempah-rempah, minyak berharga, dan senjata adalah bukti berkat Allah sendiri? Bukankah baik kalau raja Babel mengagumi karya Allah?

Di sinilah kesalahan dan kejatuhan Hizkia. Yesaya jelas dalam vonisnya: Seluruh isi istana Hizkia dan bahkan keturunannya akan diangkut dan dibuang ke Babel (16-18). Apa kesalahan Hizkia sehingga hukumannya demikian berat?

Walaupun alasan resmi yang disebutkan untuk kunjungan Merodakh-Baladan, raja Babel, adalah karena Hizkia sakit (12), tetapi tindakan Hizkia yang menunjukkan seluruh harta dan isi istananya adalah tanda bahwa Hizkia ingin membuat perjanjian dengan Babel demi melawan Asyur.

Strategi bertahan hidup ini tentu saja sangat logis. Apa strategi yang lebih jitu selain membuat perjanjian dengan Babel untuk melawan negara adidaya lainnya, yaitu Asyur? Apakah Hizkia salah kalau membuat strategi seperti itu? Bukankah wajar kalau Hizkia ingin meyakinkan raja Babel tentang kebesaran kerajaannya supaya dapat melicinkan perjanjian di antara mereka?

Bagaimanapun juga, cara kerja Allah berbeda dengan logika manusia. Hizkia memang ingin dikenal sebagai raja yang membawa kedamaian dan kestabilan dalam masa kekuasaannya (19). Bukankah itu hal yang baik? Ternyata tidak demikian di mata Allah!

Barangkali kita juga mempunyai banyak keinginan, bahkan juga ingin membesarkan pelayanan yang sedang kita lakukan dengan mengatasnamakan Tuhan. Akan tetapi, dibutuhkan kepekaan untuk mendengarkan bagaimana cara yang diinginkan Tuhan dan diperkenan oleh-Nya. Semoga Tuhan menolong kita ketika kemegahan dan kesuksesan dunia menyilaukan kita. [IHM]

e-SH versi web: https://www.sabda.org/publikasi/sh/2023/02/16/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?2+Raja-raja+20:12-21
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Raja-raja+20:12-21

2 Raja-raja 20:12-21

12  Pada waktu itu Merodakh-Baladan bin Baladan, raja Babel, menyuruh orang membawa surat dan pemberian kepada Hizkia, sebab telah didengarnya bahwa Hizkia sakit tadinya.
13  Hizkia bersukacita atas kedatangan mereka, lalu diperlihatkannyalah kepada mereka segenap gedung harta bendanya, emas dan perak, rempah-rempah dan minyak yang berharga, gedung persenjataannya dan segala yang terdapat dalam perbendaharaannya. Tidak ada barang yang tidak diperlihatkan Hizkia kepada mereka di istananya dan di seluruh daerah kekuasaannya.
14  Kemudian datanglah nabi Yesaya kepada raja Hizkia dan bertanya kepadanya: "Apakah yang telah dikatakan orang-orang ini? Dan dari manakah mereka datang?" Jawab Hizkia: "Mereka datang dari negeri yang jauh, dari Babel!"
15  Lalu tanyanya lagi: "Apakah yang telah dilihat mereka di istanamu?" Jawab Hizkia: "Semua yang ada di istanaku telah mereka lihat. Tidak ada barang yang tidak kuperlihatkan kepada mereka di perbendaharaanku."
16  Lalu Yesaya berkata kepada Hizkia: "Dengarkanlah firman TUHAN!
17  Sesungguhnya, suatu masa akan datang, bahwa segala yang ada dalam istanamu dan yang disimpan oleh nenek moyangmu sampai hari ini akan diangkut ke Babel. Tidak ada barang yang akan ditinggalkan, demikianlah firman TUHAN.
18  Dan dari keturunanmu yang akan kauperoleh, akan diambil orang untuk menjadi sida-sida di istana raja Babel."
19  Hizkia menjawab kepada Yesaya: "Sungguh baik firman TUHAN yang engkau ucapkan itu!" Tetapi pikirnya: "Asal ada damai dan keamanan seumur hidupku!"
20  Selebihnya dari riwayat Hizkia, segala kepahlawanannya dan bagaimana ia membuat kolam dan saluran air dan mengalirkan air ke dalam kota, bukankah semuanya itu tertulis dalam kitab sejarah raja-raja Yehuda?
21  Kemudian Hizkia mendapat perhentian bersama-sama dengan nenek moyangnya. Maka Manasye, anaknya, menjadi raja menggantikan dia.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar