(e-RH) 20 April -- AMSAL 25 - INFORMASI YANG SENSITIF

Posted On // Leave a Comment
e-RH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                           e-Renungan Harian
      Sarana untuk bertumbuh dalam iman & menjadi saksi Kristus
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Tanggal: Selasa, 20 April 2021
Bacaan : AMSAL 25
Setahun: 2 Samuel 23-24
Nats: Belalah perkaramu terhadap sesamamu itu, tetapi jangan buka rahasia orang lain, supaya jangan orang yang mendengar engkau akan mencemoohkan engkau, dan umpat terhadap engkau akan tidak hilang. (Amsal 25:9-10)

Renungan:

INFORMASI YANG SENSITIF

Saya memiliki beberapa sahabat, kepada mereka saya bisa menceritakan apa saja, termasuk informasi yang sensitif. Saya sebut mereka sahabat, karena mereka layak dipercaya, menjaga apa yang privat tetap privat. Mereka yang menolong saya keluar dari kebiasaan-kebiasaan buruk, membantu pernikahan saya, mendoakan dan tidak pernah menghina tindakan bodoh yang pernah saya lakukan.

Saat seseorang menceritakan informasi yang sensitif tentang dirinya, itu artinya dia memercayai kita. Dia yakin apa yang menjadi rahasianya, tidak mungkin kita ceritakan ke publik. Salah satu tantangan kita sebagai orang Kristen di zaman "now" adalah gosip menjadi sesuatu yang lumrah. Firman Tuhan memberikan panduan yang jelas, jangan buka rahasia orang lain kepada siapa pun. Kalau tidak membangun, tidak perlu diucapkan. Tuhan tidak pernah ingin kita menghancurkan hidup orang lain, karena kita tidak dapat dipercaya, dengan membuat sesuatu yang rahasia menjadi konsumsi publik. Tidak perlu ikut-ikutan orang dunia yang senang "berbagi" keburukan orang lain. Sebelum bercerita atau mengunggah apa pun di media sosial, pastikan kita tidak membuat sesuatu yang seharusnya privat menjadi publik.

Jadilah orang yang dapat dipercaya, karena kita bisa menjaga informasi sensitif yang dipercayakan seseorang. Sebagai orang Kristen, segala yang kita ucapkan hendaknya membangun hidup sesama dan hidup kita sendiri. Jangan sampai kita dianggap penggosip dan dicemooh, karena tidak bisa menyimpan informasi yang sensitif tentang seseorang. --RTG/www.renunganharian.net
   
JADILAH ORANG YANG LAYAK DIPERCAYA.

e-RH situs: http://renunganharian.net
e-RH arsip web: https://www.sabda.org/publikasi/e-rh/2021/04/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://apps.facebook.com/renunganharian/home.php?d=2021/04/20/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?AMSAL+25

AMSAL 25

 1  Juga ini adalah amsal-amsal Salomo yang dikumpulkan pegawai-pegawai Hizkia, raja Yehuda.
 2  Kemuliaan Allah ialah merahasiakan sesuatu, tetapi kemuliaan raja-raja ialah menyelidiki sesuatu.
 3  Seperti tingginya langit dan dalamnya bumi, demikianlah hati raja-raja tidak terduga.
 4  Sisihkanlah sanga dari perak, maka keluarlah benda yang indah bagi pandai emas.
 5  Sisihkanlah orang fasik dari hadapan raja, maka kokohlah takhtanya oleh kebenaran.
 6  Jangan berlagak di hadapan raja, atau berdiri di tempat para pembesar.
 7  Karena lebih baik orang berkata kepadamu: "Naiklah ke mari," dari pada engkau direndahkan di hadapan orang mulia. Apa matamu lihat,
 8  jangan terburu-buru kaubuat perkara pengadilan. Karena pada akhirnya apa yang engkau dapat lakukan, kalau sesamamu telah mempermalukan engkau?
 9  Belalah perkaramu terhadap sesamamu itu, tetapi jangan buka rahasia orang lain,
10  supaya jangan orang yang mendengar engkau akan mencemoohkan engkau, dan umpat terhadap engkau akan tidak hilang.
11  Perkataan yang diucapkan tepat pada waktunya adalah seperti buah apel emas di pinggan perak.
12  Teguran orang yang bijak adalah seperti cincin emas dan hiasan kencana untuk telinga yang mendengar.
13  Seperti sejuk salju di musim panen, demikianlah pesuruh yang setia bagi orang-orang yang menyuruhnya. Ia menyegarkan hati tuan-tuannya.
14  Awan dan angin tanpa hujan, demikianlah orang yang menyombongkan diri dengan hadiah yang tidak pernah diberikannya.
15  Dengan kesabaran seorang penguasa dapat diyakinkan dan lidah lembut mematahkan tulang.
16  Kalau engkau mendapat madu, makanlah secukupnya, jangan sampai engkau terlalu kenyang dengan itu, lalu memuntahkannya.
17  Janganlah kerap kali datang ke rumah sesamamu, supaya jangan ia bosan, lalu membencimu.
18  Orang yang bersaksi dusta terhadap sesamanya adalah seperti gada, atau pedang, atau panah yang tajam.
19  Kepercayaan kepada pengkhianat di masa kesesakan adalah seperti gigi yang rapuh dan kaki yang goyah.
20  Orang yang menyanyikan nyanyian untuk hati yang sedih adalah seperti orang yang menanggalkan baju di musim dingin, dan seperti cuka pada luka.
21  Jikalau seterumu lapar, berilah dia makan roti, dan jikalau ia dahaga, berilah dia minum air.
22  Karena engkau akan menimbun bara api di atas kepalanya, dan TUHAN akan membalas itu kepadamu.
23  Angin utara membawa hujan, bicara secara rahasia muka marah.
24  Lebih baik tinggal pada sudut sotoh rumah dari pada diam serumah dengan perempuan yang suka bertengkar.
25  Seperti air sejuk bagi jiwa yang dahaga, demikianlah kabar baik dari negeri yang jauh.
26  Seperti mata air yang keruh dan sumber yang kotor, demikianlah orang benar yang kuatir di hadapan orang fasik.
27  Tidaklah baik makan banyak madu; sebab itu biarlah jarang kata-kata pujianmu.
28  Orang yang tak dapat mengendalikan diri adalah seperti kota yang roboh temboknya.

Bacaan Alkitab Setahun: https://alkitab.sabda.org/?2+Samuel+23-24
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/2+Samuel+23-24

e-RH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Dilarang memperbanyak isi Renungan Harian® tanpa izin tertulis dari penerbit.
Renungan Harian® milik Yayasan Gloria -- Copyright © 2021 Yayasan Gloria.
- - -
Anda diberkati melalui Renungan Harian®?
Jadilah berkat dengan mendukung pelayanan Yayasan Gloria.
BCA Rekening No. 456 500 8880 a.n. YAY GLORIA

0 komentar:

Posting Komentar