(e-SH) 2 November -- Yesaya 21:1-10 - Kemahakuasaan Allah

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Senin, 2 November 2020
Ayat SH: Yesaya 21:1-10

Judul: Kemahakuasaan Allah

Doktrin kemahakuasaan Allah memang menimbulkan banyak pertanyaan. Misalnya, jika Allah Mahakuasa, mengapa masih ada penderitaan, kuasa-kuasa kegelapan, bangsa yang sombong menjadi penguasa, dan sebagainya? Jika realitasnya demikian, benarkah Allah Mahakuasa?

Dalam Alkitab, Babel sering kali disimbolkan sebagai kekuatan yang melawan Allah. Semua simbol perlawanan terhadap Allah melekat kepadanya. Misalnya, penyembahan berhala, sihir, perbuatan amoral, pelacuran, dan sebagainya. Untuk waktu tertentu, Babel seolah-olah sangat berkuasa dan menyombongkan diri. Apalagi ketika Israel sedang terbuang dalam kekuasaan Babel.

Namun, sikap perlawanan dan kesombongan di hadapan Allah pada waktunya akan hancur (9). Sehebat dan sekuat apa pun Babel, kehancurannya telah dinubuatkan. Menurut para penafsir, nubuat tentang kehancuran Babel dalam ayat itu tergenapi pada tahun 539 SM melalui serangan Persia.

Sepanjang sejarah Alkitab dan Israel, ada saja sikap perlawanan dan permusuhan seperti Babel. Namun pada waktunya, mereka pasti akan berhadapan dengan Allah yang Mahakuasa. Pada awalnya mereka menang dan seperti tak terkalahkan. Namun, cepat atau lambat kuasa dunia itu akan dikalahkan oleh kemahakuasaan Allah. Dalam Wahyu 14:8, 18:2, Babel kembali disimbolkan sebagai kekuatan yang menyesatkan dan melawan Allah. Pada akhir zaman, ayat-ayat tersebut kembali menubuatkan bahwa kuasa Allah akan merobohkan kekuatan yang melawan Allah.

Ada dua hal penting untuk kita renungkan. Pertama, kita tidak perlu pesimis kalau melihat kuasa-kuasa di dalam dunia melawan Allah. Walau sekarang mereka jemawa, akan tiba saatnya kuasa Allah menghancurkannya. Kedua, jika kita menjadi bagian dari berbagai kekuatan yang melawan Allah melalui sikap dan praktik hidup sehari-hari, maka bertobatlah! Sebab, Kerajaan Allah sudah datang! Hal itu kita lakukan supaya Allah berkenan mengampuni kita dan tidak menghancurkan kita seperti Dia menghancurkan Babel. [ABL]

e-SH versi web:https://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/11/02/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yesaya+21:1-10
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+21:1-10

Yesaya 21:1-10

 1  Ucapan ilahi terhadap "padang gurun di tepi laut". Seperti puting beliung mendesing lewat di Tanah Negeb, demikianlah datangnya dari padang gurun, dari negeri yang dahsyat.
 2  Suatu penglihatan yang kejam telah diberitakan kepadaku: "Penggarong menggarong, perusak merusak! Majulah, hai Elam, kepunglah, hai Madai! Aku hentikan semua keluh yang ditimbulkannya."
 3  Sebab itu pinggangku amat sakit, sakit mulas menimpa aku seperti sakit mulas perempuan yang melahirkan; aku terbungkuk-bungkuk, tidak mendengar lagi, aku terkejut, tidak melihat lagi.
 4  Hatiku gelisah, kekejutan meliputi aku, malam hari yang selalu kurindukan itu sekarang menggentarkan aku.
 5  Orang sibuk menyajikan hidangan, mengatur tempat-tempat duduk, makan, minum...Tiba-tiba kedengaran: "Hai para panglima! Siaplah tempur, minyakilah perisai!"
 6  Sebab beginilah firman Tuhan kepadaku: "Pergilah, tempatkanlah seorang peninjau, apa yang dilihatnya haruslah diberitahukannya.
 7  Apabila dilihatnya pasukan, pasang-pasangan orang berkuda, pasukan keledai, pasukan unta, maka haruslah diperhatikannya sungguh-sungguh, dengan penuh perhatian."
 8  Kemudian berserulah orang yang melihat itu: "Di tempat peninjauan, ya tuanku, aku berdiri senantiasa sehari suntuk, dan di tempat pengawalanku aku terpancang setiap malam."
 9  Lihat, itu sudah datang sepasukan orang, pasang-pasangan orang berkuda! Lalu berserulah ia, katanya: "Sudah jatuh, sudah jatuh Babel, dan segala patung berhalanya telah diremukkan dan bertaburan di tanah."
10  Hai bangsaku yang telah dipijak-pijak dan diinjak-injak! Apa yang kudengar dari TUHAN semesta alam, Allah Israel, telah kuberitahukan kepadamu.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar