(e-SH) 18 Oktober -- Yesaya 10:5-19 - Menempatkan Diri sebagai Alat

Posted On // Leave a Comment

e-SH(c) ++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
                        e-Santapan Harian
      Sarana untuk menggumuli makna Firman Tuhan bagi hidup
+++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA

Tanggal: Minggu, 18 Oktober 2020
Ayat SH: Yesaya 10:5-19

Judul: Menempatkan Diri sebagai Alat

Sebagus apa pun sebuah alat tidak akan berguna jika tidak ada orang yang menggunakannya. Namun, apa yang terjadi jika alat yang dipakai menyombongkan diri kepada pemakainya? Itulah yang dilakukan Asyur kepada Tuhan yang memakainya untuk mengingatkan Israel.

Bangsa Asyur lupa diri dan jatuh dalam kesombongan, padahal Allah memakai Asyur untuk menghukum Israel. Sekarang Allah akan menghukum kesombongan dan kecongkakan Asyur karena mereka bermaksud memusnahkan umat Tuhan. Tindakan Asyur melampaui batas kekuasaannya. Kesombongan Asyur bagaikan kapak yang memegahkan diri terhadap orang yang memakainya atau gergaji yang membesarkan diri terhadap pemakainya (8-15).

Karena kesombongannya ini, maka Allah melalui nabi Yesaya menubuatkan keruntuhan Kerajaan Asyur (15-19). Hukuman Allah bersifat menyeluruh; tanah, ladang pertanian, dan perkebunan akan dimusnahkan hingga puing-puingnya dapat dihitung anak-anak kecil. Hal tersebut menunjukkan kesudahan dari kesombongan Asyur yang mencoba menentang Allah yang mahakuasa.

Karena kesombongannya, manusia cenderung membanggakan pangkat, jabatan, maupun kekayaannya, bahkan atas semua karunia yang Tuhan berikan. Terlebih lagi, orang cenderung menempatkan kepandaiannya sebagai unsur utama pembawa kesuksesannya, dan tidak mau mengakui bahwa ada Tuhan yang berkarya di balik semua itu. Kita harus ingat bahwa kita adalah alat yang dipakai Tuhan untuk menjalankan maksud dan rencana-Nya di tengah-tengah dunia ini.

Mari kita sadari bahwa Tuhan memercayai kita untuk menjadi alat-Nya dalam rencana keselamatan-Nya. Dengan menyadari bahwa kita mengemban misi yang Tuhan percayakan kepada kita, maka sudah seharusnyalah pangkat, jabatan, kekayaan, dan karunia yang kita terima, kita berikan kembali kepada Tuhan menjadi persembahan yang harum bagi misi-Nya. Kita alat Tuhan dan Dialah pemilik dan pemakainya. [NSP]

e-SH versi web:https://www.sabda.org/publikasi/sh/2020/10/18/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Diskusi renungan ini di Facebook:
https://www.facebook.com/groups/santapan.harian/
++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++
Ayat Alkitab: https://alkitab.sabda.org/?Yesaya+10:5-19
Mobile: https://alkitab.mobi/tb/passage/Yesaya+10:5-19

Yesaya 10:5-19

 5  Celakalah Asyur, yang menjadi cambuk murka-Ku dan yang menjadi tongkat amarah-Ku!
 6  Aku akan menyuruhnya terhadap bangsa yang murtad, dan Aku akan memerintahkannya melawan umat sasaran murka-Ku, untuk melakukan perampasan dan penjarahan, dan untuk menginjak-injak mereka seperti lumpur di jalan.
 7  Tetapi dia sendiri tidak demikian maksudnya dan tidak demikian rancangan hatinya, melainkan niat hatinya ialah hendak memunahkan dan hendak melenyapkan tidak sedikit bangsa-bangsa.
 8  Sebab ia berkata: "Bukankah panglima-panglimaku itu raja-raja semua?
 9  Bukankah Kalno sama halnya seperti Karkemis, atau bukankah Hamat seperti Arpad, atau Samaria seperti Damsyik?
10  Seperti tanganku telah menyergap kerajaan-kerajaan para berhala, padahal patung-patung mereka melebihi yang di Yerusalem dan yang di Samaria,
11  masakan tidak akan kulakukan kepada Yerusalem dan patung-patung berhalanya, seperti yang telah kulakukan kepada Samaria dan berhala-berhalanya?
12  Tetapi apabila Tuhan telah menyelesaikan segala pekerjaan-Nya di gunung Sion dan di Yerusalem, maka Ia akan menghukum perbuatan ketinggian hati raja Asyur dan sikapnya yang angkuh sombong.
13  Sebab ia telah berkata: "Dengan kekuatan tanganku aku telah melakukannya dan dengan kebijaksanaanku, sebab aku berakal budi; aku telah meniadakan batas-batas antara bangsa, dan telah merampok persediaan-persediaan mereka, dengan perkasa aku telah menurunkan orang-orang yang duduk di atas takhta.
14  Seperti kepada sarang burung, demikianlah tanganku telah menjangkau kepada kekayaan bangsa-bangsa, dan seperti orang meraup telur-telur yang ditinggalkan induknya, demikianlah aku telah meraup seluruh bumi, dan tidak seekorpun yang menggerakkan sayap, yang mengangakan paruh atau yang menciap-ciap."
15  Adakah kapak memegahkan diri terhadap orang yang memakainya, atau gergaji membesarkan diri terhadap orang yang mempergunakannya? seolah-olah gada menggerakkan orang yang mengangkatnya, dan seolah-olah tongkat mengangkat orangnya yang bukan kayu!
16  Sebab itu Tuhan, TUHAN semesta alam, akan membuat orang-orangnya yang tegap menjadi kurus kering, dan segala kekayaannya akan dibakar habis, dengan api yang menyala-nyala.
17  Maka Terang Israel akan menjadi api, dan Allahnya, Yang Mahakudus, akan menyala-nyala dan akan membakar dan memakan habis puteri malu dan rumputnya pada satu hari juga.
18  Keindahan hutan Asyur dan kebun buah-buahannya akan dihabiskan-Nya, dari batangnya sampai rantingnya, sehingga akan menjadi seperti seorang sakit yang merana sampai mati;
19  dan sisa pohon-pohon hutannya akan dapat dihitung banyaknya, sehingga seorang anak dapat mencatatnya.


e-SH(c) +++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++++ YLSA
Diterbitkan dan Hak Cipta(c) oleh Scripture Union Indonesia
e-SH  Ditulis oleh penulis-penulis Indonesia
(e-SH) owner-i-kan-akar-Santapan-Harian@hub.xc.org
- - -
Anda diberkati melalui Santapan Harian?
Mari mendukung pelayanan Yayasan Pancar Pijar Alkitab (PPA)
Rekening BCA cab Pintu Air no. 106.30066.22 an. Yay Pancar Pijar Alkitab

0 komentar:

Posting Komentar